** KLASMEN LIGA SUPER INDONESIA **
KLUB PWDLGDPTS
PERSIPURA34255481-2580
PERSIWA342131057-3266
PERSIB34206863-4066
PERSIK341671153-4655
SRIWIJAYA FC341591060-4554
PERSELA341661241-3554
PERSIJA341581161-4853
PSM341312942-4451
PELITA JAYA341471336-3549
AREMA341381340-4247
PERSIJAP3412101242-4046
PERSIBA341371440-4246
PUPUK KALTIM349101543-5437
PERSITARA34991641-5036
PSMS346131541-5431
DELTRAS34781930-5529
PERSITA34672126-6525
PSIS34492117-6221

Sabtu, 2009 Juli 11

Rp 26 M Target Double Winner

UNTUK bersaing di musim kompetisi mendatang dan meraih double winner, manajemen Sriwijaya FC menyiapkan anggarn sebesar RP 26 miliar untuk melakoni kompetisi musim depan.

“Kita menganggarkan sekitar Rp 26 miliar lebih untuk tim,” ujar Dirut PT SOM, Dodi Reza Alex didampingi Wakil Manajer Hendri Zainudin kepada wartawan, Jumat (10/7) kemarin.

Ditambahkan Dodi, anggaran sebesar 26 miliar itu, untuk biaya operasianal, kelengkapan tim dan kontrak pemain. Khusus untuk kontrak pemain, Dodi mengatakan berkisar Rp 11 miliar lebih. Dana senilai itu hampir sama dengan yang digunakan musim kompetisi lalu.

“Sekitar Rp 11 miliar atau lebih untuk kontrak pemain. Namun jumlah itu bisa bertambah atau berkurang sesuai dengan proses negosiasi pemain,” ujar putra sulung Gubernur Alex Noerdin itu.

Menurut anggota DPR RI ini, target Sriwijaya ke depan sudah jelas yakni, mempertahankan piala Copa Dji Sam Soe dan merebut Piala Liga Super dari Persipura di musim kompetisi mendatang.

Untuk mewujudkan impian itu, pihaknya memerlukan anggaran yang besar. “Sebab tidak hanya dua gelar itu yang hendak kita raih. Tetapi even-even lainnya ditingkat Asia juga menjadi target di musim mendatang,” ujar Dodi.

Saat ditanyakan mengapa SFC termasuk paling aktif memburu pemain dibandingkan klub-klub lainnya yang tampak loyo, Dodi mengatakan melakukan perburuan sejak awal merupakan strategi tim untuk mendapatkan pemain-pemain berkualitas dan berharga pantas.

“Langkah ini kita ambil agar mengefisienkan dana dan dapat di manfaatkan semaksimal mungkin. Sehingga tim tidak perlu mengeluarkan dana yang tidak perlu,” ujar Dodi
sumber:http:sripoku.com

Selengkapnya...

Jumat, 2009 Juli 10

Boaz Merapat ke SFC

STRIKER lincah Boaz Solossa diam-diam merapat dan menyatakan minatnya bergabung bersama Sriwijaya FC di musim kompetisi mendatang. Belum diketahui apa yang menjadi daya pikat sehingga top skor Indonesia Super League itu tertarik dengan Laskar Wong kito.

Hal ini diungkapkan Ketua Tim 5 yang juga Wakil Manajer SFC, Hendri Zainudin kepada wartawan Jumat (10/7). Menurut dia, tim 5 terus melakukan kontak dengan Boaz yang saat ini tengah fokus memperkuat timnas.”Boaz menyatakan ketertarikannya untuk bergabung,” ujar Hendri.

Pernyataan ini dipertegas Dirut PT SOM, Dodi Reza Alex yang menyatakan dia sudah menerima laporan bahkan tengah melakukan kontak terkait dengan soal nilai kontrak. “Kita memang melakukan kontrak dengan Boaz. Tentunya hal ini cukup bagus untuk tim,” ujarnya.

Menurut Dodi, pemain-pemain yang bakal mengisi skuad SFC di masa mendatang adalah pemain yang berprestasi, menunjukan loyalitas yang tinggi, dan menunjukan sikap yang baik serta memiliki prestasi di kancah nasional.

“Hal ini sudah jelas, kita merekrut pemain berkualitas dan berprestasi, juga memiliki sikap yang baik,” ujar Dodi.

Jika benar Boaz akan bergabung bersama SFC maka klub Sumsel ini akan kembali merogok kocek yang tidak sedikit untuk mengontrak pemain yang musim lalu memperkuat Persipura ini, diperkirakan harga untuk pemain Timnas berkisar antara Rp 800 juta-900 juta.

Selain merapatnya Boaz, pihak manajemen terus membidik pemain buruannya seperti nama beken macam Bambang Pamungkas, Ponaryo Astaman yang saat ini masih dalam proses negosiasi, kiper Tema Mursadat dan Erol Iba. Sedangkan untuk nama-nama pemain asing pihak manajemen tengah membidik nama Ambasa, Agus Cashmir dan dua nama pemain Thailand yang masih dirahasiakan namanya.”Kini pembicaraan dengan para pemain ini terus kita lakukan. Khusus untuk nama Ambasa dan Agu Cashmir tetap prioritas untuk memenuhi kuota di musim mendatang,” ujar Dodi.

Melihat deretan nama-nama pemain di atas dan jika mereka dapat bergabung di musim kompetisi mendatang, maka dipastikan klub yang diasuh Rahmad Darmawan ini menjadi kekuatan yang menakutkan di kompetisi Liga Super Indonesia mendatang. Kuat dan kreatif di tengah, kecepatan pemain sayap dan tajamnya lini depan. Kekuatan ini ditopang dengan ketangguhan lini belakang.

“Tetapi semuanya masih dalam proses negosiasi. Tentunya akan terus ada kejutan dipekan-pekan ini. Tunggu saja siapa pemain-pemain yang bakal kita kontrak,” ujar Dodi.
Sumber:http://sripoku.com

Selengkapnya...

Zah-Gumbs SFC Sejati

PALEMBANG, SRIPO — Kepastian nasib dua punggawa Sriwijaya FC Keith Kayamba Gumbs dan Zah Rahan Krangar terjawab sudah. Kedua pemain yang sebelumnya dikabar bakal hengkang ini, akhirnya menandatangani kontrak, di Sekretariat SFC di Komplek Palembang Square, Jumat (10/7). Disaksikan sejumlah pengurus seperti, Dirut PT SOM, Dodi Reza Alex, Wakil Manajer, Hendri Zainudin, dan Faisal Musyid, keduanya teken kontrak. Kapten Sriwijaya Keith Kayamba Gumbs lebih dulu teken kontrak yang disetujui Dodi. Tampak Kayamba sedikit terharu saat membubuhkan tandatangannya untuk kontrak 1 musim ke depan. Setelah itu giliran Zah. Seperti kebiasaannya, pemain asal Nigeria ini menandatangai kontrak tanpa ekspresi.

Usai acara teken kontrak yang diliput media lokal dan nasional, keduanya mengaku lega dan terjawab sudah penantian selama beberapa hari terakhir ini. Sebab sejak awal, baik Kayamba maupun Zah mengaku tidak terpengaruh dengan isu dan rumor yang beredar bahwa mereka berpaling ke klub lain. “Jelasnya saya lega, sudah ada kepastian. Sejak awal saya bertekad untuk bertahan di Sriwijaya,” ujar Gumbs.

Hal yang sama diungkapkan Zah, pemain lincah ini mengaku sejak kompetisi berakhir dia sudah lama menunggu-nunggu moment ini.”Saya tidak ada keinginan lain selain bertahan di klub ini, saya ingin meraih double winner,” ujarnya.

Sedangkan Dirut PT SOM usai mengamankan kedua pemain andalan SFC ini mengatakan, dengan diperpanjangnya kontrak tersebut, ia berharap menjadi awal yang baik bagi Tim SFC untuk mewujudkan target-target di musim depan. “Sebab kita memiliki ambisi untuk mempertahankan Gelar Copa dan merebut kembali Liga Super,” ujar Dodi.

Menurut anggota DPR RI ini selain target diatas, SFC juga ingin meneruskan tradisi kejayaan Sriwijaya yang diperhitungkan di tingkat Asia. “Selain itu target kita di even-even lain terutama Champion Asia,” ujar Dodi.

Saat ditanyakan berapa kisaran nilai kontrak kedua pemain ini, Dodi sudah berjanji dengan kedua pemain untuk tidak menyebutkan nilai kontrak kepada media. Namun jika merujuk kepada kontrak kedua pemain di musim lalu, Zah dikontrak dengan nilai Rp 1,2 miliar, sementara Gumbs berkisar Rp 1 miliar.

Kalaupun ada kenaikan artinya sekitar selisih Rp 100 juta-200 juta. “Namun sekedar bayangan nilai tidak jauh dari musim lalu,” ujar Dodi. Selanjutnya pemain asing yang bakal memperpanjang kontrak adalah Obiora. Pihak manajemen kini fokus kepada pemain yang berperan mengantaskan SFC meraih gelar Copa.”Setelah kedua pemain ini, kita tengah menghubungi Obiora,” ujar Dodi.

Sedangkan pemain asing Asia, pihak manajemen tengah membidik pemain naturalisasi Hongkong, Ambasa, dan Singapura, Agu Cashmir. Adapun dua nama pemain Thailand menjadi cadangan. “Khusus untuk nama Ambasa dan Agu Cashmir prioritas untuk memenuhi kuota di musim mendatang,” tegas Dodi.
Sumber:http://sripoku.com

Selengkapnya...

Selangkah Lagi Tema Berkostum Sriwijaya FC

Santernya berita keinginan Sriwijaya FC merekrut penjaga gawang Persib Bandung, Tema Mursadat, tampaknya tak dibantah manajemen tim Sriwijaya FC. Hal itu diungkapkan, Ketua tim lima, Hendri Zainuddin, yang mengaku pihaknya memang sedang mendekati mantan kiper Persikota Tangerang tersebut.

“Kami bukan hanya pendekatan, tetapi sejauh ini sudah mencapai kesepakatan hingga 90 %. Selangkah lagi Tema akan bergabung bersama kami. Selain Tema, kami juga sudah mencapai kesepakatan dengan lima pemain nasional Persija, Tapi maaf kami tak bisa menyebutkan namanya,” kata Hendri kepada antvsports.com.

Menurut sumber antvsports.com yang bisa dipercaya, kelima pemain Persija yang tengah diburu Sriwijaya FC, diantaranya; Ponaryo Astaman, Bambang pamungkas, dan Ismet Sopyan.

Tim lima, yang dibentuk manajemen Sriwijaya FC, PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) memang bertugas "meracik" skuad Laskar Wong Kito, julukan Sriwijaya FC musim depan, kini juga tengah memburu Boas Salossa. “Kami saat ini terus memburu Boas, karena kami sangat tertarik untuk merekrutnya,” tambah Hendri lagi.
Sumber:http://Antvsports.com

Selengkapnya...

Kamis, 2009 Juli 09

Dialihkan ke Obiora

NAMA Obiora Richard dilirik lagi seiring “kaburnya” Greg Nwokolo ke Eintracht Frankfurt—klub papan bawah Bundesliga Jerman. Tim 5 tidak mau ambil resiko terlambat melengkapi kuota 3 asing non Asia.Sebelumnya, Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya) resmi mempertahankan dua asingnnya, Keith Kayamba Gumbs dan Zah Rahan Krangar. “Kualitas Obiora, tidak kalah dari Greg. Meski dari sisi produktifitas gol musim ini, Greg lebih bagus,” ungkap ketua tim 5, Hendri Zainuddin, kemarin (8/7).Obigol-julukan Obiora Richard, tidak diragukan lagi loyalitasnya. Pemain kelahiran Akuma, Nigeria, 4 April mengenakan jersey Sriwijaya sejak Agustus 2006 lalu. Musim 2008/09, pria yang mengidolakan Zinedine Zidane (legenda hidup Prancis), mencetak 14 gol. Masing-masing 7 gol di Djarum Indonesia Super League (DISL) I dan 7 gol di Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) IV.

Gelar the best player CDSSI IV, adalah bukti bahwa anak Chief James Anoure adalah pemain berkualitas. Tropi CDSSI IV pun tidak lepas dari perannya. Demikian juga tahun 2007 lalu. Gelar double winners, juga hasil kontribusi pemilik jersey 9. “Semua begitu cepat terjadi. Makanya, kami selalu membuat alternatif-alternatif buruan. Misalnya, Greg gagal, dialihkan ke Obiora. Gagal dengan Ponaryo, bisa tetap mempertahankan Wijay,” pungkas Hendri.

Performa Obigol memang sempat down. Pada DISL I, dia hanya mencetak 7 gol. Kontradiktif dibanding musim 2007 lalu, yang mengemas 14 gol (termasuk 4 di CDSSI III).
Bahkan, Obigol termasuk pemain yang masuk dalam daftar coret musim 2010 mendatang. Rencana pendepakan tersebut sudah bergulir sejak Kamis, 13 Nopember 2008. Atau 10 pekan jelang bergulirnya putaran II DISL I. (mg2/mg43)

Nama : Anaore Obiora Richards
Lahir : Akuma Nigeria,4April1986
Posisi: midfielder/Striker
Jersey :9
Postur :183cm/70kg
Ayah:Chief JamesAnoure
Ibu:Lolo Anaestasia Anoure
Hobi: Membaca buku agamis,novel,nonton film,danMusik
Pemain Idola:ZinedineZidane, Jay-Jay Okocha
Klub Idola: Barcelona dan Sriwijaya FC

PerjalananKarir

Jaspor United FC, Nigeria(2003)
PowerAllStars FC, Nigeria(2004)
PSDS Deli Serdang (2005-2006)
Sriwijaya FC (sejak 2007)

Sumber:http://www.sumeks.co.id
Selengkapnya...

Minggu, 2009 Juli 05

SFC Pertahankan si Piton

PALEMBANG – Produktivitas Budi Sudarsono selama memperkuat Sriwijaya FC memang sangat minim. Selama setengah musim mengenakan jersey Sriwijaya, mantan pemain Persik Kediri ini ”hanya” mencetak dua gol. Namun kondisi ini tidak menyurutkan minat menejemen Sriwijaya untuk mempertahankan si Piton julukan Budi Sudarsono musim depan.
“Kami belum bisa memastikan apakah Budi tetap dipertahankan. Sejauh ini, kami masih dalam tahap negoisasi,” kata Direktur Bidang Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM), Hendri Zainuddin.
Ya, Meski kurang subur saat membela Sriwijaya Musim ini, Budi gol julukan Budi Sudarsono tetap punya kontribusi signifikan. Walaupun hanya mencetak dua gol untuk Sriwijaya, tapi tidak jarang assist-assist yang diberikan mantan pemain Persebaya ini, banyak membuahkan gol untuk Laskar Wong Kito.
Sejauh ini, nogoisasi antara tim lima (yang bertugas merekrut dan menyeleksi pemain) dengan Budi masih terkendala pada harga. Maklum, striker kelahiran Kediri, 19 September 1979 ini sebelumnya berbandrol Rp1,1 Milyar saat masih memperkuat Persik Kediri.

“Kami masih mempertimbangkan kembali jika Budi tetap mematok harga lama. Kemungkinan kami hanya bisa memberi harga di bawah Rp1 Milyar,” imbuh anggota DPRD banyuasin ini.
Saat di konfirmasi tetang perpanjangan kontrak, Budi mengatakan dirinya dengan pihak Sriwijaya masih dalam tahap negoisasi. Meski sudah banyak tim yang menawar dirinya untuk bergabung, pemain Timnas Senior ini tetap memprioritaskan Sriwijaya. “Kalau soal harga kita lihat nanti. Belum tahu apakah akan turun atau naik nanti,” kata Budi lewat telepon selulernya kemarin.
Lain halnya dengan Anoure Obiora Richard. Pemain terbaik saat final Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) IV ini cukup produktif namun tidak mendapatkan tempat lagi di Sriwijaya. Obi sendiri mampu menciptakan 7 gol pada ISL dan 7 gol pada copa (top skor di Sriwijaya). Begitu juga dengan Ngon a Djam, pemain asal Kamerun ini mampu menciptakan 22 gol di ISL, tapi itu tidak menjamin tetap di pertahankan di SFC. Pasalnya, peluang dua pemain asing ini sudah tidak ada lagi setelah Sriwijaya merekrut Greg Nwokolo. (mg43)

Biodata
Nama : Budi Sudarsono
Lahir : Kediri, 19 September 1979
Posisi: Striker
Karir Klub
1999-2000 : Persebaya Surabaya
2000-2001 : Persija Jakarta
2001-2002 : Deltras Sidoarjo
2003-2004 : Persija Jakarta
2005-2008 : Persik Kediri
2008-2009 : Sriwijaya FC

Karir Timnas
2001 : Timnas Pra Kualifikasi Piala Dunia
2001 : SEA Games
2002 : Piala Tiger (Piala AFF)
2004 : Piala Asia
2006 : Piala AFF
2007 : Piala Asia
2008 : Piala Kemerdekaan
2008 : Piala AFF

Sumber:http://www.sumeks.co.i
Selengkapnya...

Rabu, 2009 Juli 01

SFC Pertahankan Gelar Copa

PALEMBANG, MINGGU - Setelah menunggu lebih dari satu jam, kesebelasan Sriwijaya FC ditetapkan sebagai juara Copa Dji Samsoe 2008-2009. Ketetapan ini sekaligus menjadikan SFC sebagai tim kedua yang berhasil meraih dua kali juara Copa selain kesebelasan Arema Malang.

Ketua PSSI, Nurdin Halid mengatakan sesuai peraturan maka jika pemain keluar dari arena maka dinyatakan WO. "Aturan ini harus dihormati dan ditegakkan, ditaati. Jika tidak, maka tidak bisa jadi otoritas tertinggi," katanya.

Kemenangan bagi SFC ini setelah satu gol berhasil dilesakkan Obiora ke gawang Jendri sebelum aksi walkout pemain Persipura. Gol ini juga yang menjadikan piala Copa tetap berada di Bumi Sriwijaya untuk dua tahun berturut-turut setelah musim lalu SFC juga memenangi ajang ini dengan lawan yang sama Persipura, Jayapura.

Grup rock lawas, God Bless tampil membawakan beberapa lagu milik mereka untuk menyemarakkan suasana sebelum laga final yang digelar di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang ditutup secara resmi.

Atas keberhasilan ini anak-anak asuh Rahmad Darmawan ini berhak mendapat uang pembinaan Rp 2 miliar. Gubernur Sumsel H Alex Noerdin sebelumnya juga menyatakan akan memberikan bonus bagi tim laskar Wong Kito jika berhasil memenangi Copa.
Sumber:www.sripoku.com

Selengkapnya...

Jumat, 2009 Juni 26

Mencetak Sejarah Lagi

Sriwijaya v Persipura Besok (28/6)
pukul 19.00 WIB, live TVOne


PALEMBANG - Selalu ada sejarah baru sepanjang Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) bergulir. Edisi I (2005), Arema Malang, tim pertama yang tampil sebagai kampiun. Edisi II (2006), lagi-lagi Singo Edan (julukan Arema), mencetak sejarah sebagai tim pertama yang dua musim berturut menjadi juara.Edisi III (2007/08), sejarah diciptakan Sriwijaya FC (SFC) sebagai kampiun anyar (sekaligus juara liga). Musim ini, edisi IV (2008/09), sejarah pun bakal tercipta lagi.Yah, dua finalis yang akan berduel—Sriwijaya FC versus Persipura—di Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) besok (28/6), kembali akan menciptakan sejarah. Jika Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) tampil sebagai pemenang, akan menyamai rekor Arema.“Sriwijaya adalah tim muda (berdiri 2004, red). Sementara Persipura sudah ada sejak 1950. Tapi, itu tidak akan menghalangi kami untuk mengulang prestasi seperti Copa musim lalu (2007/08),” ungkap Coach Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan, kemarin (26/6).

Tak hanya menyamai rekor Arema, Sriwijaya FC juga menciptakan sejarah lagi. Yaitu tim pertama yang bisa meraih tiga trofi (treble winner) dalam dua musim. Maklum, sejak liga era Perserikatan bergulir 1979/80-1993/94, dilanjutkan Ligina edisi 1994/95-2007, plus era DISL I edisi 2008/09, tak ada tim yang meraih treble winner dalam dua musim.
“Kami tak akan menjadikan final sebagai beban. Justru kami berusaha untuk enjoy. Harus diakui, Persipura adalah tim kuat. Tapi, kami bertekad memang karena kami tidak ingin mengecewakan fans,” sambung pelatih 42 tahun ini.
Tak sekadar soal tim, ada juga ambisi pribadi Rahmad. Jika juara, pelatih kelahiran 26 Nopember 1966 akan mencetak quadruple. Yaitu pelatih pertama yang meraih 4 trofi juara. Sebelum double winner (2007/08) bersama Sriwijaya FC, Rahmad juga juara liga bersama Persipura edisi 2005 lalu.
“Banyak tim yang kurang beruntung saat berambisi untuk mempertahankan gelar juara. Tapi kami akan mencoba untuk membuat sejarah baru dengan mempertahankan mahkota yang direbut tahun lalu,” pungkas pelatih berlatar militer ini.
Satu keberuntungan Sriwijaya FC, karena Persipura tidak full power. Tim asuhan Jacksen Tiago minus Alberto “Beto” Goncalves karena akumulasi kartu. Tak ada lagi “Trisula Maut” di lini depan. Yang tersisa hanya duet Ernest “Jerry” Jeremiah dan Boas “Boci” Solossa.
Rahmad bisa mengandalkan Ambrizal atau Tsimi Jacques untuk menghentikan Jerry. Sementara, Charis Yulianto lebih dari cukup untuk mematahkan serangan Boci. “Tak ada celah untuk mereka (Jerry dan Boci, red). Saya pikir, final musim ini tetap milik Sriwijaya,” tukas Charis Yulianto.
Sementara itu, Persipura juga menggebu. Edward Ivak Dalam dkk memang berambisi menjadi double winner. Mereka mengakui, inspirasi tersebut justru datang dari Sriwijaya FC sendiri.
“Saya masih penasaran di Copa. Kami dua kali masuk final (musim 2006 dan 2007, red), tapi selalu gagal menjadi juara. Itulah yang membuat kami bersemangat untuk menang di Jakabaring,” tukas Edward Ivak Dalam.
Yah, pada CDSSI III, 13 Januari 2008, Persipura justru kandas “di tangan” Sriwijaya FC dengan skor 1-4 via adu penalti. Sebelumnya pada CDSSI II, 16 September 2007, Persipura juga kalah 0-2 di partai pamungkas dari Arema Malang. ”Musim ini, kami sudah menjadi juara liga. Tapi, tak lengkap tanpa jadi juara Copa,” timpal Coach Jacksen Tiago.
Betapapun besarnya spirit Persipura, tapi statistika head to head lebih berpihak pada Sriwijaya FC. Sepanjang liga bergulir sejak 1994/1995, telah terjadi 9 kali sua antara Sriwijaya FC dan Persipura. Termasuk ketika Sriwijaya FC masih bernama Persijatim FC dan Solo FC.
Ternyata, Sriwijaya FC mengemas 4 kali memang. Sementara Persipura hanya 2 kali. Sisa 3 laga berlangsung imbang. Tak ada dalam sejarah, Persipura bisa menang di kandang Sriwijaya FC (termasuk ketika bernama Persijatim dan Solo FC). (mg2/mg42/mg43)
Sumber:http://www.sumeks.co.id
Selengkapnya...

Kamis, 2009 Juni 25

Rahmad Darmawan Kecolongan Kartu Kuning Isnan

PALEMBANG, KAMIS - Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan kecewa karena tak dapat memainkan bek andalan Isnan Ali pada laga final Copa Dji Sam Soe Indonesia lawan Persipura Jayapura. Isnan harus menjalani skors akibat akumulasi kartu kuning saat melawan Persijap Jepara di semifinal, Rabu (25/6).

"Pada pertandingan melawan Persijap ini, saya sengaja menyimpan beberapa pemain yang telah mengantongi satu kartu kuning, seperti (Keith) Kayamba dan Wijay untuk menjaga mereka supaya tidak mendapat kartu kuning kedua yang berujung tidak bisa main di final," kata Rahmad.

"Tapi, saya benar-benar kecolongan dengan kartu kuning yang didapat Isnan Ali," kata mantan pelatihyang pernah mengantar Persipura juara Liga Indonesia 2005 itu.

Tanpa Isnan, "Laskar Wong Kito" akan menghadapi kesulitan menahan gempuran Boaz Solossa dan Ernest Jeremiah. Kedua pemain itu telah menyumbangkan delapan gol di ajang CDSSI dan 44 gol di Liga Super selama semusim.

Meski demikian, SFC juga diuntungkan oleh keputusan panitia menunjuk Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring sebagai tempat adu kekuatan di partai puncak, Minggu (28/6). Rahmad mengakui, ia belum bisa menyimpulkan formasi terbaik yang akan ia gunakan untuk melawan tim "Mutiara Hitam" nanti.
sumber:www.sripoku.com
Selengkapnya...

Rabu, 2009 Juni 24

Sriwijaya FC ke Final, Bertemu Persipura

PALEMBANG, KOMPAS.com — Sriwijaya FC akan bertemu Persipura Jayapura dalam final Copa Dji Sam Soe 2008 setelah menundukkan Persijap Jepara 3-1 (2-0), Rabu (24/6) di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan.

Gol pertama Sriwijaya FC dihasilkan melalui tendangan striker Budi Sudarsono. Pada menit ke-27, Sriwijaya FC menciptakan gol kedua melalui tendangan Obiora.

Persijap mendapatkan peluang membalas gol melalui tendangan penalti oleh Pablo Frances pada menit ke-53, tetapi tendangan Pablo terlalu melambung. Gol ketiga Sriwijaya FC terjadi pada menit ke-74 hasil tandukan Obiora.

Satu-satunya gol balasan Persijap diciptakan Pablo Frances tiga menit sebelum pertandingan bubar hasil umpan silang Enjang Rohiman.

Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan merasa puas dengan penampilan anak asuhnya. Menurut Rahmad, saat ini yang harus dilakukan adalah menjaga motivasi pemain tetap di puncak.

Pelatih Persijap Junaidi mengungkapkan, pihaknya tidak terlalu menargetkan dapat tampil di final karena kalah kelas. Sekarang Persijap fokus menghadapi laga perebutan tempat ketiga melawan Deltras.
Sumber:http://bola.kompas.com

Selengkapnya...

Selasa, 2009 Juni 23

COPA: Sriwijaya v Persijap

Besok (24 Juni 2009)
pukul 15.30 WIB live TVOne
PALEMBANG - Sriwijaya FC (SFC) di ambang juara. Tim berjuluk Laskar Wong Kito hanya butuh “satu” langkah untuk mempertahankan trofi kampiun Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) IV 2008/09.Yaitu harus memenangkan laga pamungkas, Minggu (28/6) nanti di Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ). Lawannya, pemenang antara Deltras Sidoarjo dan Persipura Jayapura yang akan berlaga hari ini, Selasa (23/6).Sebenarnya masih “dua” langkah. Tapi, satu langkah sebelum final diprediksi sedikit “santai”. Yaitu menjamu Persijap Jepara besok (24/6) di Jakabaring. Duel leg ke-2 semifinal akan digelar pukul 15.30 WIB. Rencana disiarkan langsung TVOne.Dibilang santai karena skuadra Rahmad Darmawan punya modal besar. Yaitu menang 2-0 di Gelora Bumi Kartini-kandang Persijap, Sabtu (20/6) lalu. Praktis, asal tidak kalah 0-3 di Jakabaring, tim double winner (edisi 2007), sudah melenggang mulus ke final.

“Kami tidak meremehkan Persijap. Segala sesuatu bisa saja terjadi. Tapi, kami jelas tidak ingin mengecewakan suporter. Kami tetap berhasrat menang, tanpa memedulikan kemenangan 2-0 di Jepara,” jelas Coach Rahmad Darmawan, kemarin (22/6).
Tapi, Sriwijaya FC diprediksi unggul. Sebab, dua laga sisa CDSSI IV semua digelar di Jakabaring yang notabene kandang Sriwijaya FC sendiri. Rekor Jakabaring sendiri mentereng.
Dua musim terakhir (2007 dan 2008/09) dikenal paling angker. Satu-satunya kecolongan saat dikalahkan Persija Jakarta 1-2 pada Djarum Indonesia Super League (DISL), 10 Agustus 2008 lalu.
Selebihnya steril dari kekalahan. Bahkan, tak ada satu pun tim medioker sekelas Persijap yang bisa dapat sebiji poin di Jakabaring. Apalagi 45 ribu lebih suporter siap meluber di Jakabaring pada dua pertandingan terakhir.
“Kami harap suporter terus mendukung kami di Jakabaring. Keberadaan mereka di Jakabaring sangat penting. Ada spirit lebih jika suporter terus meneriakkan yel-yel mendukung kami,” timpal Manajer Sriwijaya FC, MC Baryadi.
Minus Cristian Worabay dan Tsimi Jacques yang kena akumulasi kartu, sama sekali tidak mengurangi power Sriwijaya FC. Justru, para supersub seperti Slamet Riyadi dan Syafruddin siap tampil 100 persen lawan Laskar Kalinyamat (julukan Persijap). “Tak ada istilah kami main santai. Untuk lebihn aman, kami harus menang lawan Persijap,” pungkas Slamet Riyadi.
Sementara itu, Persijap bakal bermain normal. Namun, Coach Junaidi belum bisa memastikan akan turun full power. Sebab, tim asal Kota Ukir lebih konsenterasi pada perebutan juara ke-3, Minggu (28/6) nanti.
“Kami harus realistis. Memang 3-0 di Jakabaring sangat sulit. Mungkin, kami lebih baik menghemat tenaga di final perebutan juara ke-3,” tukas Junaidi.
Namun, pelatih 44 tahun tetap ambisius. Selagi ada kesempatan, mereka akan berjuang maksimal. Meski di atas kertas sangat mustahil bisa menang (walau selisih satu gol) dari Sriwijaya.
Terbukti, pelatih asal Sragen akan mengusung patron 3-5-2. Tapi, dia belum memastikan siapa yang akan berduet sebagai ujung tombak. “Bisa saja saya akan duetkan Ilham (Hasan) dengan Nurhadi atau Fablo (Frances),” pungkas Junaidi. (mg2/mg43)
Sumber:http://www.sumeks.co.id

Selengkapnya...

Duel SFC-Persipura Makin Nyata

PALEMBANG, SRIPO — Pertarungan dua juara, Sriwijaya FC dan Persipura Jayapura di partai final untuk memerebutkan gelar Copa Dji Sam Soe 2009 semakin nyata. Langkah Sriwijaya FC semakin mudah melenggang ke partai puncak, setelah Ngon cs berhasil menekuk Persijap Jepara 2-0 pada leg pertama semifinal Copa Dji Sam Soe IV 2008/2009 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jateng, Sabtu (20/6).

Hasil ini menjadi modal positif Laskar Wong Kito saat menjamu Laskar Kaliyamat --julukan Persijap-- di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring pada leg kedua, (24/6). Dua gol SFC tercipta di menit 57 oleh Ngon A Djam (striker) dan menit ke 90 oleh Keith Kayamba Gumbs (striker).

Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan mengaku bangga dengan kemasan dua gol yang didapat skuad besutannya.

“Sebenarnya, hasil draw saja sudah hasil yang baik untuk kita. Tapi, ternyata kita bisa punya modal dua gol. Saya bangga dengan perjuangan anak-anak meladeni permainan cepat Persijap,” ucap RD, sapaannya.

RD juga mengakui, pada laga ini menerapkan pola permainan baru dengan skema 3-5-2 untuk mengantisipasi strategi menyerang Persijap. “Kita biasa memakai 4-4-2 atau 4-3-3, tapi teryata tim sukses menerapkan pola baru ini dengan disiplin. Namun, pada laga leg kedua kita tidak akan diperkuat Tsimi (defender) dan Warobay (defender) yang terganjal hukuman kartu,” ucap mantan pelatih Persija dan Persipura ini.

Pada laga ini, Ambrizal yang sempat absen dalam dua laga terakhir SFC di Copa, diturunkan Rahmad Darmawan. Sementara, pemain andalan Pesijap, Souza yang mengalami cedera beberapa waktu lalu telah diplot oleh Djunaedi di lapangan.

Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung Laskar Kaliyamat, tak membuat Ngon cs ciut. Malahan, sejak sejak menit-menit awal, Ngon cs meladeni irama menyerang Persijap sehingga beberapa peluang gol pun tercipta.

Seperti tendangan langsung dari jarak 30 meter Keith Kayamba Gumb di menit ke-9 yang masih ditepis Danang, kiper Persijap. Kemudian, tendangan Ngon A Djam di menit ke-12 yang masih terlalu melebar dari gawang.

Wasit pun sempat merogoh kartu kuning di menit ke-21 saat Zah Rahan ditekel keras oleh gelandang Persijap.

Dipertengahan babak pertama, M Nasuha mencoba memecahkan konsentrasi lawan dengan shooting langsung bola ke gawang. Tapi, aksi gemilang Danang dengan menepis bola tak dapat mengubah keadaan. Kedudukan skor 0-0 ini, bertahan hingga turun minum.

Di awal babak kedua, SFC mulai menaikan tempo permainan sehingga Obiora (gelandang sayap) yang diplot sebagai striker berulang kali mendapat peluang emas.

Namun, yang benar-benar menjadi gol terjadi di menit ke 57, saat Ngon A Djam mendapat umpan silang dari Zah Rahan tepat di areal kotak penalti. Gol pembuka ini memecahkan kebuntuan gol sejak awal babak sehingga skor berubah 1-0 untuk Laskar Wong Kito.

Tertinggal satu gol, membangkitkan semangat anak-anak asuhan Djunaedi untuk tampil agresif dalam menyerang. Beberapa kali, gawang SFC yang dijaga Ferry Rotinsulu terancam. Terlebih, kiper utama SFC ini, sering melakukan blunder yang bermula dari tangkapan yang tak sempurna. Beruntung, kesempatan kedua ini kurang termanfaatkan oleh skuad Laskar Kaliyamat.

Rahmad Darmawan mengubah komposisi pemain di pengujung babak kedua, Obiora diganti dengan Alamsyah, Warobay diganti dengan Benben Berlian dan Ngon diganti dengan Budi Sudarsono.

Strategi ini pun membuahkan gol badi SFC di menit ke- 90. Aksi Individu Keith Kayamba Gumb yang lepas dari perangkap offiside setelah menerima umpan matang dari Zah Rahan menyempurnakan kemenangan menjadi 2-0 untuk Laskar Wong Kito
Sumber:http://sripoku.com

Selengkapnya...

Rabu, 2009 Juni 17

Link Download Foto Kren Laskar Wong Kito


Ingin Memiliki Wallpaper SFC Klik Link Download Berikut


http://www.ziddu.com/download/5203600/harimau-sumatera.jpg.html

http://www.ziddu.com/download/5203597/laskar-wong-kito-sfc.jpg.html

http://www.ziddu.com/download/5203596/_wallpaper--FR12.jpg.html

http://www.ziddu.com/download/5203595/sfc-laskar-wong-kito.jpg.html

http://www.ziddu.com/download/4979119/CHARIS-YULIANTO.jpg.html

http://www.ziddu.com/download/4886353/SFC.jpg.html

http://www.ziddu.com/download/4886351/ferry-wallpaper1.jpg.html

http://www.ziddu.com/download/4878064/ZAH-RAHAN-KRANGER.jpg.html

http://www.ziddu.com/download/4878063/LATAR-SFC.jpg.html



http://www.ziddu.com/download/4047515/HARIMAU-SUMATERA.jpg.html

http://www.ziddu.com/download/4156813/fssriwijayafc.jpg.html

http://www.ziddu.com/download/4057239/FERRYROTINSULU.jpg.html

http://www.ziddu.com/download/4057013/WALLPAPER-LASKAR-WONG-KITO.gif.html

http://www.ziddu.com/download/4047516/WALLPAPERKEITHKAYAMBA.png.html

http://www.ziddu.com/download/4516717/cafe-11.jpg.html

http://www.ziddu.com/download/4267935/ZAH-RAHAN-KRANGAR.gif.html

http://www.ziddu.com/download/4266438/FERRY-COPA.gif.html

http://www.ziddu.com/download/4047458/WALLPAPER-KEITH-KAYAMBA.png.html

http://www.ziddu.com/download/4047457/WALLPAPER-KEITH-KAYAMBA.gif.html

http://www.ziddu.com/download/2862009/formasi4-4-2.jpg.html

http://www.ziddu.com/download/2862008/FORMASISFCcopy.jpg.html

http://www.ziddu.com/download/2861936/FORMASISRIWIJAYAFC.jpg.html

Selengkapnya...

Charis Cs Masih Lengah

Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan akan konsentrasi dalam pembenahan lini belakang Laskar Wong Kito dalam menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (20/6). Persijap akan menjadi lawan SFC di leg 1 babak semifinal Copa Dji Sam Soe IV 2008/2009. Di babak delapan besar SFC berhasil menjegal Persibo Bojonegoro dengan agregat gol 7-2. Sedangkan Persijap menggulingkan Persitaraengan agregat 3-2.

Menurut RD, sapaannya, pembenahan lini pertahanan penting untuk memetik hasil maksimal di pertemuan pertama yang akan menjadi modal leg kedua di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Rabu (24/6).

“Kita berkaca dari hasil imbang atas Persibo yang beberapa keadaan terkadang lini belakang kita masih lengah, terutama saat transisi antara menyerang dan bertahan,” kata mantan pelatih Persija dan Persipura ini.

Pada laga terakhir, Ngon cs dapat ditahan dengan skor 2-2 oleh Laskar Angling Dharma, julukan Persibo. Menurut RD, hasil ini tak seharusnya terjadi, meskipun beberapa skuad inti tidak diturunkan saat itu.

Kendati masih diliputi kegundahan akan performa lini belakangnya pada akhirnya nanti, tapi pelatih asal Metro, Lampung ini gembira karena salah satu skuad SFC, Ambrizal (defender) sudah dapat diturunkan menyusul berakhirnya hukuman dari Komisi Disiplin PSSI yang melarang berlaga di dua pertandingan Copa.

“Kita kemungkinan belum bisa menurunkan Isnan Ali yang masih belum pulih dari cedera, tapi beruntung Ambrizal sudah dapat diturunkan,” ucap pelatih yang mendapat penghargaan gelar the best coach versi Copa Dji Sam Soe musim lalu ini.

Sementara Persiap Jepara, dipastikan tidak akan diperkuat oleh Fablo Alejandro Frances (stiker) dan Enjang Rohiman (gelandang) yang terkena akumulasi kartu kuning.

Kedua pemain ini jadi andalan Laskar Kaliyamat--julukan Persijap, karena terkenal piawai dalam mencetak gol.

Fablo Frances, tercatat sebagai top skor Persijap di Copa dengan torehan enam gol, sedangkan Enjang, kendati bukan striker murni, berhasil mengemas enam gol.

“Saya tidak akan melihat ini sebagai keuntungan bagi tim, karena saya tahu Persijap memiliki materi pemain yang bagus dan merata dan ini membuat mereka berbeda dengan tim-tim lain,” kata Rahmad.

Beberapa awal kesempatan lalu, RD sempat melontarkan pujian kepada tim besutan Junaidi ini, sebagai tim yang akan bersinar di kompetisi musim ini. Prediksi pelatih 42 tahun ini, terbukti benar dengan berhasilnya Laskar Kaliyamat merangsek ke semifinal copa dengan menghancurkan harapan Persitara Jakarta Utara di babak delapan besar.(cr1)
Sumber:www.sripoku.com
Selengkapnya...

Tsimi Resmi ke Persisam

SRIWIJAYA FC dipastikan tidak diperkuat Tsimi Jacques Joel Patrick musim 2009/2010 mendatang. Sebab, defender kelahiran Kamerun, 9 Januari 1984 memilih bergabung dengan Persisam Samarinda, klub promosi di Djarum Indonesia Super League (DISL)II edisi 2009/2010.Hengkangnya Tsimi ke klub berjuluk Elang Borneo, dibenarkan manajer Persisam, Aidil Fitri. Menurutnya, mantan pemain Canone Spirit Younde FC (Liga utama Kamerun), harus segera bergabung selambatnya, Senin (20/7) mendatang.“Sekarang dia (Tsimi, red) masih ada tugas bersama Sriwijaya hingga usai Copa. Setelah itu dia harus segera bergabung,” ungkap Aidil Fitri kepada Sumatera Ekspres, kemarin (16/6).Di tim berdiri sejak 1925, Tsimi dibanderol Rp 900 juta per musim. Sementara, saat di Sriwijaya dia dibanderol Rp 500 juta untuk durasi 9 bulan. Rinciannya, dari Oktober 2008 hingga Juni 2009.

“Musim 2009/2010, kami memang membentuk dream team. Kami tidak sombong, tapi semua pemain yang kami rekrut mayoritas pemain timnas,” pungkas manajer yang membawa Persisam juara I divisi utama 2008/2009.
Hengkangnya Tsimi ke Persisam, tidak dipermasalahkan Sriwijaya. Menurut manajer Sriwijaya, MC Baryadi, semua pemain diberi kebebasan untuk memilih klub. ”Tapi, kami tetap pada komitmen. Pemain mana yang bakal dilepas dan dipertahankan, akan diumumkan resmi Senin, 29 Juni nanti,” tegas Baryadi.
Urusan merekrut pemain, tim berjuluk Laskar Wong Kito masih kalah “gila-gilaan” dari Persisam. Terbukti, beberapa buruan tim double winner (edisi 2007) lepas. Dua yang pasti, Hamkah Hamzah dan Muhammad Robby. Kedua mantan pemain Persik Kediri, juga bergabung dengan Persisam.
Tiga buruan Sriwijaya lainnya terancam lepas lagi. Yaitu Ahmad Kurniawan (Persik), Firman Utina (Pelita Jaya Jabar), dan Greg Henry Nwokolo (Persija Jakarta).
Sriwijaya juga dipastikan gagal merekrut striker naturalisasi Singapura, Agu Casmir. Sebab, pria asal Kamerun terikat kontrak dua musim (hingga 2009 hingga 2010) dengan klubnya, Gombak FC raksasa di Liga Singapura. “Yah, saya ke Persisam. Tapi, saya saat ini masih membela Sriwijaya dan berharap tim ini bisa juara,” tukas Tsimi. (mg2)

Sumber:http://www.sumeks.co.id
Selengkapnya...