0

Obat Sakit Hati Obi

Sabtu, 26 Desember 2009.
Penantian Obiora Richard untuk tampil di kancah Asia sepertinya akan terkabul. Ya, musim 2009-2010 ini, pemain kelahiran Akuma Nigeria, 4 April 1986 ini masuk daftar pemain yang didaftarkan Sriwijaya FC ke Liga Champion Asia (LCA) bersama tiga pemain asing lainya. Yakni, Keith Kayamba Gambs, Zah Rahan Krangar, dan Precious Emuejeraye.
"Saya sangat senang bisa bermain di LCA. Ini merupakan kesempatan saya untuk bermain di level yang lebih tinggi, yakni Asia. Saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini," kata Obiora Richard, kemarin (25/12).
Musim 2008-2009 lalu, Obiora merupakan satu-satunya pemain asing yang diparkir oleh coach Rahmad Darmawan pada pentas sepak bola tertinggi di Asia ini. Ya, Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC), mendaftarkan empat pemain asing lainya, yakni, Ngon a Djam, Keith Kayamba Gambs, Zah Rahan Krangar dan Jacques Joel Tsimi.

Maklum di awal musim Obiora mengalami cedera panjang hampir setengah musim. Tak hanya itu, mantan pemain PSDS Deli Serdang ini peformanya sedikit menurun, yakni hanya mengoleksi 7 gol di ISL, dan 7 gol di Copa. "Sebenarnya saya sangat sakit hati tidak bisa bermain di LCA musim lalu. Tapi, itu semua sudah berlalu. Terpenting saat ini saya bisa bermain di LCA," lanjut pemain berjersey nomor 9 ini.
Obi sendiri bertekad untuk menunjukan kemampuanya saat tampil di LCA nanti. Mantan pemain Power All Stars FC ini akan berusaha keras untuk bisa menjadikan Sriwijaya menjadi yang terbaik. Saat ini, Obiora sudah menciptakan 3 gol untuk Sriwijaya.
"Saya tidak mau egois untuk menargetkan gol. Terpenting saya akan menjadikan Sriwijaya menjadi juara. Jadi, saya akan tetap memberi bola siapa yang lebih berpeluang untuk menciptakan gol," imbuh pemain berpostur 170 cm ini.
Sementara itu, menurut pelatih Sriwijaya Rahmad Darmawan, semua pemain berpeluang untuk memberikan yang terbaik untuk Sriwijaya. Termasuk empat pemain asing yang dimiliki Sriwijaya. "Empat pemain asing semuanya sudah kami daftarkan, termasuk Obiora. Jadi tidak ada yang kami tinggal untuk LCA nanti," timpal, Rahmad Darmawan, kemarin (25/12). (mg43)

Nama Lengkap : Anaore Obiora Richards
TTL : Akuma Nigeria, 4 April 1986
Posisi : Gelandang/Striker
No Punggung : 9
Tinggi/Berat : 183cm/70kg
Ayah : Chief James Anoure
Ibu : Lolo Anaestasia Anoure
Hobi : Membaca buku agamis, dan novel
Pemain Idola : Zinedine Zidane, Jay-Jay Okocha
Klub Idola : Barcelona dan SFC
Perjalanan Karir
Jaspor United FC Onitsha Nigeria (2003)
Power All Stars FC Onitsha Nigeria (2004)
PSDS Deli Serdang (2005-2006)
Sriwijaya FC (2007)
Sumber http://sumeks.co.id

Selanjutnya...
0

SFC Tanpa Pemain Timnas Lawan Negeri Sembilan

PALEMBANG - Sriwijaya Football Club (SFC) dipastikan tanpa enam pemain Timnasnya pada laga uji coba melawan Negeri Sembilan Football Assotiation (FA) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan, 2 Januari 2009.

Pelatih SFC Rahmad Darmawan yang dihubungi dari Palembang, Jumat malam, mengatakan,enam pemain SFC yang berlabel timnas itu harus berkumpul di pemusatan latihan sejak 27 Desember 2009 untuk persiapan menghadapi laga kandang menjamu Oman di Pra Piala Asia 2011, di Jakarta, 6 Januari 2009.

"Pada uji coba nanti kita tidak dapat full team. Tapi, itu tidak masalah karena apapun bentuknya suatu ujicoba pasti bermanfaat bagi tim," ujar Rahmad.

Dia menyebutkan keenam pemain itu, Ferry Rotinsulu (penjaga gawang), Charis Yulianto (bek), Isnan Ali (bek), Christian Worabay (bek), M Nasuha (gelandang) dan Ponaryo Astaman (gelandang).

"Uji coba ini dapat dijadikan sebagai pertandingan pemanasan tim sebelum menjamu PSPS Pekanbaru tanggal 9 Januari nanti di Palembang," ujar dia.

Dia menambahkan, uji tanding ini juga menjadi kesempatan skuad "Laskar Wong Kito" lapis dua untuk membuktikan kemampuan.

"Keadaan seperti ini, bisa saja terjadi pada pertandingan sebenarnya. Artinya, kita harus mempersiapkan diri jika minus pemain timnas, dan inilah kesempatan untuk mencobanya," ujar dia.

Dia mengatakan, manajemen Negeri Sembilan FA menginformasikan akan bertolak dari Malaysia ke Palembang, Jumat (1/1) mendatang.

"Negeri Sembilan FA sudah memastikan akan melakukan uji coba dengan kita. Pelatihnya telah mengontak saya beberapa kali, dan meminta untuk dipesankan beberapa kamar hotel untuk mereka menginap di Palembang," ujar dia.

Saat ini para pemain SFC sedang menjalani liburan akhir tahun dan Natal selam empat hari terhitung 24-28 Desember 2009.
Sumber http://sripoku.com

Selanjutnya...
0

Ingin Perbaiki Penampilan, Sriwijaya FC Jajal Tim Malaysia

Presiden Sriwijaya FC Dodi Reza Alex menegaskan, pihaknya menerima tawaran ujicoba yang diajukan tim Negeri Sembilan FA asal Malaysia.

Hal tersebut karena penampilan skuad "Laskar Wong Kito" dalam beberapa laga terakhir di Superliga edisi kedua musim ini tidak begitu menggembirakan.

Termasuk saat gagal membawa pulang poin dari Malang, karena dihajar tuan rumah Persema dengan skor tipis 1-0 dan dilumat Arema tiga gol tanpa balas di laga berikut.

Menurut Dodi, tantangan uji tanding dari tim negara tetangga itu yang sesuai jadwal digelar
di Stadion Jakabaring, Palembang, Sabtu (2/12), bisa dijadikan bahan evaluasi pelatih untuk melihat kelemahan yang harus diperbaiki.

“Setelah menerima tantangan Perlis FA, kami akan kembali berujicoba dengan tim asal Malaysia lainnya, yakni Negeri Sembilan FA," jelas Dodi.

"Ujicoba ini adalah rangkaian persiapan kami menghadapi laga lanjutan di Superliga, pasca
menjalani libur tahun baru," tambahnya.

Selain itu masih kata Dodi, ujicoba internasional seperti ini diharapkan bisa meningkatkan promosi, dan nilai jual Sriwijaya FC di mata tim luar negeri.
Sumber http://goal.com

Selanjutnya...
0

RD: Sriwijaya Harus Tambah Pemain Asing

Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan, meminta supaya manajemen klub menambah satu legiun asing lagi menyambut putaran kedua Superliga Indonesia 2009/10 tahun depan. Satu pemain asing tambahan untuk melengkapi empat legiun asing yang sudah dimiliki Sriwijaya.

Menurut Rahmad, hingga kini ia masih berusaha mendapatkan pemain asing kelima Sriwijaya. Sebagai pelatih, RD, sapaan Rahmad, membutuhkan tim dalam kekuatan maksimal untuk meraih hasil terbaik di setiap kompetisi yang diikuti.

“Di putaran kedua, Sriwijaya kemungkinan akan menjalani jadwal pertandingan yang padat, karena menghadapi tiga kompetisi sekaligus, yakni Superliga, Copa, dan kompetisi level Asia, baik berlaga di Liga Champions Asia atau Piala AFC,” ujar RD.

“Saat ini kita baru memiliki empat pemain asing, masih ada tempat kosong untuk satu pemain lagi. Jika diputaran pertama tidak dapat dipenuhi, maka pada putaran kedua nanti adalah suatu keharusan,” tambahnya.

Saat ini, Sriwijaya sedang melakukan negosiasi dengan Uluguk Bakaev. Kejelasan striker Uzbekistan itu merapat ke Palembang baru akan diterima manajemen pada awal Januari 2010.
Sumber http://goal.com

Selanjutnya...
0

SFC Krisis Kiper

PALEMBANG --Laga tanpa bintang dan krisis kiper dialami Sriwijaya FC menjelang laga ujicoba lawan Negeri Sembilan FA di Stadion Gelora Jakabaring, 2 Januari nanti. Enam pemain timnas bakal absen.

"Khususnya pada ujicoba nanti kita tidak kekurangan kiper. Sejauh ini kondisi Hendro Kartiko masih meragukan," ujar pelatih SFC, Rahmad Darmawan, Sabtu (26/12).

Seperti diketahui, ada 6 pemain utama SFC yang masuk timnas yakni, Ferry Rotinsulu (kiper) Charis Yulianto (bek), Isnan Ali (bek sayap), Christian Worabay (bek sayap), M Nasuha (gelandang) dan Ponaryo Astaman (gelandang). Mereka diwajibkan mengikuti Pelatnas 27 Desember 2009-5 Januari 2010.

Masuknya Ferry ke Timnas membuat stok kiper SFC berkurang, sebab kondisi Hendro Kartiko masih belum fit. Rahmad mengandalkan kiper belia Andritany. Belakangan kiper muda ini makin matang. Sementara stok penyerang, Cekmad sapaannya memiliki Arif Suyono yang tidak dipanggil Timnas. Apalagi menurut RD, laga ini merupakan ujicoba sehingga ada atau tidaknya pemain utama akan memberikan manfaat bagi tim.

"Ujicoba sangat dibutuhkan. Saya justru ingin melihat kemampuan tim jika tanpa 6 pemain itu. Makanya laga ujicoba ini akan besar manfaatnya bagi tim," ujar RD.

Menurut RD, Negeri Sembilan FA merupakan tim kuat dan memiliki materi pemain bagus. Tim yang asuh pelatih Wan Jamak Wan Hasan ini merupakan tim papan atas Malaysia. Prestasi klub ini menjadi runner up Liga Primer Malaysia. "Maka dalam ujicoba ini saya ingin menguji kemampuan anak asuh saya menjaga konsentrasi hingga menit akhir, terutama untuk lini tengah dan belakang," ujar RD.

Sasaran utama dari ujicoba ini adalah pemanasan menjelang derdy duo Sumatera dan pemanasan menghadapi Liga Champions Asia. "Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi saya untuk membuktikan kemampuan," tegasnya.

Khusus LCA, pelatih kelahiran Metro Lampung ini mengaku masih membutuhkan satu lagi tambahan pemain asing lagi. Ia berharap striker Ulugbek Bakayev bisa menjadi bagian dari SFC. Meski proses negosiasi berlangsung alot, sebab sang pemain mematok harga Rp 1,3 miliar. Namun RD yang terus menjalin komunikasi dengan agen sang pemain, Abdul Salam."Untuk Bakayev akan kita putuskan saat ujicoba lawan Negeri Sembilan. Sebab agennya Abdul Salam akan ke Indonesia bareng tim," ujar RD.

Menurut RD, para pemain Timnas akan segera masuk Pelatnas sejak 27 Desember 2009-5 Desember 2010. Sedangkan para pemain tidak tergabung dalam Timnas seperti 4 pemain asing Zah Rahan, Kayamba, Precious, dan Obiora serta pemain lokal seperti Arif Suyono diberikan waktu liburan."Kita menggelar latihan perdana pada 28 Desember nanti," ujar RD.
Sumber http://sripoku.com

Selanjutnya...
0

Andalkan Serangan Balik Lawan Persema

Kamis, 17 Desember 2009.
PALEMBANG- Variasi bertahan dan menyerang secara cepat menjadi andalan Sriwijaya FC meladeni permainan cepat tuan rumah Persema Malang, 20 Desember nanti. Rahmad "RD" Darmawan counter attack untuk mendapatkan poin penuh.

"Persema memiliki pola serangan cepat dan memiliki pemain-pemain yang memiliki kecepatan. Sehingga memperkuat lini pertahanan menjadi bagian dari strategi," ujar RD, Kamis (17/12).

Meski demikian, bukan berarti RD akan bertahan total. Strategi 3-5-2 yang menjadi andalannya bisa berganti menjadi agresif dan cepat. Pola permainan ini pernah diterapkan RD kala melawat ke kandang Persipura di Makasar 20 Desember lalu. Pola 3-5-2 dengan mendalkan 3 bek sejajar plus gelandang menjadi ciri khasnya. Mengandalkan wing bek Isnan Ali dan Cristian Worabay di kanan kiri dan gelandang serang Arif Suyono dan Zah Rahan membuat Ponaryo Astaman mampu dengan leluasi mengatur ritme permainan.

"Target kita meraih poin penuh, sehingga bertahan dan mengandalkan serangan balik (counter attack) dengan mengandalkan kecepatan bagin dari strategi," tandasnya.
Sumber http://sripoku.com

Selanjutnya...
0

Gumbs-Obi Tumpuan Lini Depan


Bomber Sriwijaya FC Keith “Kayamba” Gumbs makin tajam. Buktinya, pada tiga laga terakhir pemain kelahiran St Kitts-Nevis, 11 September 1972 ini, selalu menciptakan gol. Yakni 3 gol ke gawang Persijap Jepara (6/12), 2 gol ke gawang Persela Lamongan (9/12) dan 1 gol ke gawang Persib Bandung (12/12) lalu.
Oleh karena itu, tak heran jika pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan masih mengandalkan Kayamba untuk membombardir pertahanan Persema Malang (20/12) nanti. Tak hanya itu, selaih pandai menciptakan gol mantan pemain Hull City ini, memiliki pergerakan yang cukup baik dan lihai membuka ruang.

“Beberapa kali saya sudah bilang Kayamba adalah sosok pemain penting di Sriwijaya. Meskipun usianya sudah 36 tahun, Kayamba memiliki fisik yang cukub prima. Bahkan, saat tes fisik Kayamba selalu nomor satu,” kata pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan, kepada Sumatera Ekspres, kemarin, (17/12).
Pelatih yang akrab disapa RD ini, menambahkan striker Sriwijaya lain Anaore Obiora Richards juga menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan. Ya, pasalnya, Obiora awalnya sempat diragukan, karena kondisi kebugaran fisik yang belum membaik. Itu terjadi karena, pemain kelahiran Akuma Nigeria, 4 April 1986 ini, harus menjalani libur kompetisi yang cukup panjang.
Wajar jika saat ini duet Kayamba dan Obiora bakal menjadi andalan RD di lini depan. Terlebih tim berjuluk Laskar Wong Kito bakal bertindak sebagai tamu. Praktis pelatih kelahiran Metro, Lampung 28 November 1966 ini, hanya akan mengandalkan serangan balik. Tak hanya itu, RD juga bakal memanfaatkan servis dari bola-bola mati.
“Saya rasa duet Kayamba dan Obiora cukup baik pada tiga laga kandang sebelumnya. Keduanya bisa saling mengisi. Bahkan, kerja sama satu dua juga kerab merepotkan lini belakng lawan. Tak hanya itu, Obiora juga bisa jadi solusi bola-bola atas,” pungkasnya. (mg42)
Sumber http://sumeks.co.id

Selanjutnya...
0

Tonny Disahkan PT LI

Rabu, 16 Desember 2009.
Midfielder Sriwijaya FC (SFC) Tonny Sucipto kemarin, (15/12) melakoni latihan perdana. Ya, pasalnya, pemain kelahiran, Surabaya, 12 Desember 1986 ini, harus absen hingga laga ke-9 di ajang Indonesia Super League (ISL), lantaran harus membela tim nasional (timnas) U-23 di ajang SEA Games XXV Laos 2009.
Tonny dipastikan bisa kembali membela Sriwijaya FC setelah mendapat surat pengesahan dari PT Liga Indonesia (PT LI) dengan nomor: 058/BLI-Kompetisi/LS/XII-09 yang datang ke Sekretariat Sriwijaya FC kompleks Palembang Sguare (PS), Kampus kemarin.
"Alhamdulillah Tonny sudah disahkan oleh PT LI. Dengan demikian otomatis Tonny dapat di mainkan saat melawan Persema (20/12) nanti. Ya, mudah-mudahan dengan hadirnya Tonny lini tengah Sriwijaya akan semakin solid," kata manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin kepada Sumatera Ekspres, kemarin, (15/12).

Di lain pihak, Tonny tak banyak komentar saat dijumpai usai latihan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ). "Ya senang saja bisa kembali berlatih bersama rekan-rekan yang lain," timpal Tonny Sucipto kepada wartawan, kemarin.
Diakui, Tonny sangat penasaran dengan kompetisi ISL musim ini. Oleh karena itu, Tonny berharab bisa di mainkan saat melawan Persema nanti. Selain itu bertekad untuk bermain maksimal pada laga perdananya di ajang ISL musim ini.
"Ya, mudah-mudahan pada pertandingan melawan Persema nanti saya bisa diberi kepercayaan oleh pelatih Sriwijaya FC (Rahmad Darmawan, red). Namun, saya tidak terlalu berharap. Karena, seorang pelatih memiliki kebijakan penuh untuk itu. Sebagai pemain kami harus dapat memakluminya," tembah Tonny.
Sementara itu, Rahmad Darmawan menyambut gembira kehadiran Tonny. Bahkan, saat ditanyai seputar kehadiran Tonny, pelatih yang akrab disapa RD ini, selalu menjawabnya dengan tersenyum.
"Sriwijaya beruntung punya pemain sekaliber Tonny. Selain memiliki kualitas yang bagus Tonny juga dapat bermain di beberapa posisi. Mulai dari defender, wing bek, wing, midfielder hingga striker. Wajar jika Tonny dipercaya menjadi kapten timnas U-23," pungkas RD. (mg42)
Sumber http://sumeks.co.id

Selanjutnya...
0

Jaga Emosi Keceng!

Winger kanan Sriwijaya FC Arif Suyono adalah salah satu pemain yang paling kerap menerima kartu. Buktinya baru laga ke-9 Djarum Indonesia Super League (DISL) edisi II pemain kelahiran Batu, Malang, 3 Januari 1984 ini, sudah mengantongi 1 kartu merah dan 2 kartu kunig. Bahkan, mantan pemain Persema Malang ini, harus absen pada dua laga sebelumnya.
Kartu merah arif didapat saat tim Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) bertandang ke Persiba (14/10) lalu. Bahkan saat itu, Kayamba Gumbs dan kawan-kawan harus memetik hasil buruk lantaran kalah telak 0-4.
Sedangkan, kartu kuning Keceng (julukan Arif Suyono) pertama musim ini didapat saat Sriwijaya FC menjamu Persijap Jepara (06/12) yang di dapat pada menit ke-82. Sedangkan kartu kuning kedua diperoleh saat meledeni Persela Lamongan (9/12) pada menit 64.

”Ya, seorang pemain memang wajib menjaga emosi di lapangan. Sebab, apabila emosi tidak terkontrol maka yang terkena dampaknya adalah tim. Apa lagi jika pemain tersebut harus diganjar kartu merah,” kata pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan kepada wartawan, kemarin, (16/12).
Diakui pria kelahiran Metro, Lampung, 28 November 1966 ini, kontribusi Arif sangat dibutuhkan saat menghadapi Persema Malang nanti. Sebab, Arif merupakan mantan pemain Persema yang secara psikologis mempunyai kepercayaan diri yang cukup tinggi.
”Kami belum bisa pastikan Arif akan diturunkan pada laga lawan Persema nanti. Yang jelas, Arif memiliki tenaga yang lebih fresh lantaran absen saat menghadapi Persib (12/12) lalu,” pungkasnya.
Sementara itu, Arif menambahkan, sulit untuk menjaga emosi saat bertanding. Wajar, sebab, Arif sendiri sering menjadi sasaran gempuran pemain belakang lawan. Tak jarang mendapatkan dorongan dan sleding yang cukup keras.
”Tak mudah untuk mengalahkan Persema di Stadion Gajahyana Malang. Namun, sebagai mantan pemain Persema saya yakin Persema masih bisa dikalahkan, Saya harus tetap profesional dan bermain maksimal untuk meraih tiga poin,” timpal Arif. (mg42)

Profil
Nama : Arif “Keceng” Suyono
TTL : Batu, Malang, 3 Januari 1984
Tinggi : 174 cm
Posisi : Wing Kanan
Karir Klub : Arema Junior, Persema Junior, Persema (2005-2007), Arema (2007-2009), Sriwijaya FC (2009-?)
Sumber http://sumeks.co.id

Selanjutnya...
0

SFC Siapkan dana di LCA

PALEMBANG - PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku manajemen Sriwijaya FC (SFC) telah menyiapkan dana untuk tim yang dimanejerinya berlaga di ajang Liga Champions Asia (LCA), Januari 2010.
Direktur Utama PT SOM H Dodi Reza Alex mengatakan di Palembang, Rabu (16/11), sebagai kontestan yang berlaga di babak play off LCA, SFC akan mendapat subsidi dari Asian Football Confederation (AFC).

“Kita tidak ada masalah dengan dana, karena memang sudah dianggarkan. Apalagi, kita juga mendapat bantuan subsidi dari AFC setiap melakukan pertandingan,” kata Dodi.
Dia menerangkan, AFC akan memberikan subsidi sebesar 30 ribu dolar atau sekitar Rp330 juta untuk setiap pertandingan, berdasarkan pengalaman musim kompetisi lalu.

“Musim lalu, subsidi Rp330 juta dirasa kurang karena kita melakoni pertandingan ke Jepang dan Korea Selatan yang membutuhkan dana Rp400-500 juta per pertandingan. Tapi, musim ini dirasa mencukupi karena pertandingan tidak dilakukan di negara itu,” ujar dia.

Pertanyaan mengenai kesiapan dana SFC muncul, mengingat PT SOM masih berkutit pada tunggakan pembayaran gaji pemain dan utang manajemen lama yang masih menyisakan Rp5 miliar.
“Memang manajemen sedang fokus dalam penyelesaian urusan operasional klub, termasuk masalah gaji pemain. Tapi, ini hanya bersifat sementara, karena setelah dana APBD dicairkan, semua tunggakan akan dibayarkan. Untuk LCA memang sudah dianggarkan,” ujar dia.

Direktur Keuangan PT SOM Augie Bunjamin yang diwawancarai dalam kesempatan berbeda mengatakan sedang melakukan perhitungan spesifikasi biaya yang dibutuhkan tim untuk mengikuti LCA. Dia memperkirakan perhitungan total biaya itu akan rampung pada pertengahan Desember 2009
Sumber http://sripoku.com

Selanjutnya...
0

Persolid Lini Belakang

Lini belakang Sriwijaya FC (SFC) sedang mendapat kajian yang serius dari coach Rahmad Darmawan. Mengingat hingga pekan ke-9 putaran 1 Indonesia Super League (ISL) tim berjuluk Laskar Wong Kito kebobolan 14 gol dan hanya mampu menciptakan 14 gol. Jadi, rata-rata kebobolan anak asuh Rahmad Darmawan mencapai 1,55 gol per pertandingan.
"Kami rasa lini belakang Sriwijaya FC berangsur-angsur mulai membaik. Lagipula beberapa gol yang tercipta ke gawang Sriwijaya FC bukan murni dari kesalahan pemain belakang. Sepak bola adalah tim jadi memiliki satu kesatuan mulai dari pemain depan hingga belakang," kata pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan kepada wartawan, saat latihan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, kemarin, (15/12).

Meskipun demikian, pelatih yang akrab disapa RD ini, tak mau timnya kebobolan lebih banyak pada pertandingan ke depan. Oleh karena itu, pada sesi latihan kemarin, pelatih 43 tahun ini, lebih fokus pada pembenahan koordinasi lini belakang. Tak hanya itu, RD juga berharab lini belakang Sriwijaya FC untuk dapat bermain lebih disiplin.
Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi pada pertandingan selanjutnya. Ya, pasalnya, Laskar Wong Kito bakal menjalani laga tur Jatim. Yakni melawan Persema Malang di Stadion Gajahyana Malang (20/12) dan Arema Indonesia (23/12) nanti.
"Kami sudah mempersiapkan fisik dan taktik untuk pertandingan nanti. Untuk mengantisipasi kondisi kebugaran kami akan coba melakukan recovery terhadap beberapa pemain. Di samping itu, kami lebih diuntungkan karena memiliki waktu recovery yang cukup bila di bandingkan Persema yang besok (hari ini, red) masih harus bertanding," jelas mantan pelatih Persija ini.
Peluang Sriwijaya pada pertandingan melawan tim Laskar Ken Arok (julukan Persema) masih fifty-fifty. Itu, kalau dilihat dari head to head kedua kesebelasan. Terlebih Laskar Wong Kito tak pernah kalah bermain di Gajahyana. Yakni imbang 0-0 pada laga uji coba (17/6) dan menang 1-0 pada putaran 1 Divisi Utama (13/2/2007) lalu.
"Saat ini anak-anak memiliki kepercayaan diri yang cukup tinggi. Kami berharap mereka bisa bermain tanpa beban pada pertandingan nanti. Ya, mudah mudahan kami dapat memperoleh poin maksimal," pungkasnya
Sumber http://sumeks.co.id

Selanjutnya...
0

Misi Charis Cs Pertahankan 3 Besar

PALEMBANG - Secara perlahan namun pasti, tim-tim yang berada di zona 10 besar mulai memperbaiki perolehan poin dan memperbaiki peringkat di Klasemen Liga Super Indonesia (ISL), kondisi ini mengancam Sriwijaya FC di posisi tiga besar. Maklum Charis Yulianto cs baru melakoni pertandingan lawan Persema di Malang 20 Desember mendatang.

Sebut saja Persiwa Wamena yang berada di peringkat 4 dengan nilai 16 dari 10 pertandingan, kemudian Persela Lamongan dan Persema yang berada di uturan 5 dan 6 juga dengan poin yang sama. Kemudian Persebaya berada di uturan ke-7 dengan poin 13, tetapi berpotensi menggeser SFC dari uturan 3. Meski kompetisi baru berjalan, tetapi pantas jika Laskar Wong Kito berhati-hati agar tidak tergelincir.

"Target kita mempertahankan posisi 3 besar dan memperbaiki peringkat," ujar Charis Yulianto.

Wajar saja Charis mengingatkan rekan-rekan untuk bersikap waspada, sebab SFC baru melakoni partai tandang lawan Persema Malang pada 20 Desember, sementara Persiwa Wamena akan menjamu PSPS Perkan Baru Rabu (16/12) malam ini, peluang Persiwa sangat berat untuk meraup 3 poin karena bertandingan di kandang, begitu juga Persela Lamongan yang menjamu tim kuat Arema Malang. Maka pertandingan lawan Persema sangat menentukan posisi SFC di klasemen Liga Super.

Dalam pertandingan nanti, Charis pun sudah memiliki cara sendiri agar SFC mampu meraup poin maksimal terutama lawan Persema. Selain menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan, dia juga akan menerapkan zona marking bagi para pemain kunci Persema seperti Robbie Gaspar, Feliciano Damasio, dan Siswanto yang kerap bergerak cepat dan menusuk langsung ke kotak Penalti.

"Kami harus menerapkan zona marking dengan menjaga beberapa pemain mereka seperti Gaspar dan Feliciano, serta Pitono," tegas Charis.
Sumber http://sripoku.com

Selanjutnya...
0

Precious Pulang Kampung

Defender anyar Sriwijaya FC (SFC) harus kembali ke Singapura. Itu lantaran, pemain kelahiran Nigeria 21 Maret 1983 ini, akan membuat visa baru. Tak lain akan digunakan untuk melengkapi syarat administrasi yang bakal digunakan untuk didaftarkan ke Asian Football Cofederation (AFC) untuk mengikuti kompetisi di Liga Champion Asia (LCA) ataupun di AFC Cup.
Sebelumnya Precious juga sempat tertunda membela tim Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC), karena syarat dokumentasinya belum lengkap. Yakni, Internasional Transfer Certificate (ITC). Oleh karena itu, pemilik jersey 20 ini, di sarankan untuk segera melengkapi dukumennya. Mengingat batas akhir pendaftaran LCA bakal dilakukan 30 Desmber nanti.

“Hari ini, (kemarin, red) Precious kembali ke Singapura. Ya mungkin besok (hari ini, red) Precious sudah bisa menyelesaikan urusan administrasinya. Dan lusa (17/12) Precious sudah kembali tiba di Palembang,” kata asisten menejer Sriwijaya FC Jamaluddin kepada Wartawan, kemarin, (15/12).
Semenatara itu, coach Rahmad Darmawan menambahkan, Precious merupakan pemain yang cepat beradaptasi. Tak heran, meskipun baru dua bulan bergabung bersama Charis Yulianto dan kawan-kawan, Precious mampu menjaga kekompakan lini belakang.
“Saya rasa Precious merupakan pemain muda yang cukup berpengalaman. Oleh karena itu, tenaganya sangat dibutuhkan di Sriwijaya pada laga yang berlevel internasional seperti LCA tersebut,” timpal pelatih yang akrab disapa RD ini.
Lanjut pelatih kelahiran Metro Lampung, 28 November 1966 ini, kehadiran Precious membuat lini belakang SFC semakin bervarisi. Paling tidak bisa mempermudah untuk melakukan rotasi pemain di barisan belakang. Tak hanya itu, pada beberapa laga terakhir Precious juga tampil menawan.
”Kami memilki 5 pemain yang berposisi sebagai center defender. Yakni Ambrizal, Charis, Nana, Bobby dan Precious sendiri. Namun, siapa yang bakal kami mainkan? Itu tergantung dengan kesiapan pemain menjelang pertandingan,” pungkasnya. (mg42)

Profil
Nama : Precious Emuejeraye
Tanggal Lahir : Nigeria, 21 Maret 1983
Tinggi : 186 cm
Posisi : Defender
Nomor Jersey : 4
Karir bermain : 2002-2003: Jurong FC, 2003-2006: Young Lions, 2006-2008: Gombak United FC, 2009- Woodlands Wellington FC dan Timnas Singapura: 2006-Sekarang
Sumber http://sumeks.co.id

Selanjutnya...
0

Arif Suyono Jadi Kartu As Lawan Persema

Selasa, 15 Desember 2009.
MESKI tampil dengan kekuatan komplit dan fresh lantaran mendapatkan rehat selama satu pekan, namun Sriwijaya FC membutuhkan amunisi simpanan. Sebab menghadapi klub sekelas Persema pasukan Rahmad "RD" Darmawan harus siap baik secara teknis maupun psikologis.
Salah satu amunisi simpanan itu adalah Arif Suyono. Kekuatan skill dan kondisi psikoligis mantan pemain Persema Malang ini sangat dibutuhkan sebagai kartu As permainan Laskar Wong Kito.

"Dalam lawatan ke Malang nanti Arif Suyono sudah bisa diturunkan, tentu tenaganya akan semakin fresh setelah mendapatkan istirahat selama satu minggu," ujar Rahmad Darmawan.

Wajar saja Arif menjadi andalan RD, pengalamannya selaku pemain asal Malang dan lama merumput bersama Persema sangat berguna bagi irama permainan tim. Dari segi kulitas permainan tidak ada yang meragukan kemampuan pemain yang karib di sapa Kecenk ini.

Arif dianugerhi kecepatan di atas rata-rata, kemudian ditunjang dribel yang cukup bagus untuk melewati satu hingga dua pemain lawan. Pemain kelahiran 3 Januari 1884 ini pun diam-diam memiliki tendangan jarak jauh yang akurat dan pandai mencetak gol.

Namun Kecenk tetapilah manusia biasa. Ia memiliki kelemahan yakni, emosinya yang kerap meledak-ledak kala bermain di lapangan. Dengan postur 174 berat 60 kg, Arif terbilang tinggi kurus, Kecenk adalah perwakilan dari posturnya yang menjulang tetapi kecil. Namun jangan dikira dia lemah beradu fisik. Arif justru sangat kuat duel satu lawan satu. Sehingga tak jarang menjurus keras dan berbuah pelanggaran.
Catatan buruk karir Arif saat menerima kartu merah kala membela SFC menghadapi Persema Malang dalam partai ujicoba 16 September lalu.

Tidak hanya bersama SFC, bersama klub sebelumnya pemain binaan Malang ini kerap bermasalah dengan emosinya. Ketika membela Arema Arif juga menerima kartu merah saat dikalahkan PSIM Yogyakarta 0-2 musim 2006/2007. Ia pun pernah menerima sanksi beruapa denda Rp 15 juta dari Komisi Disiplin PSSI, karena memukul pemain Persebaya Surabaya Marwal Iskandar. Buruknya permainan Arif memang memberikan pengaruh kepada permainan tim yang diperkuat.

Tetapi, jika dia dalam permainan terbaik, maka kreasi, akselerasi dan gocekannya sangat membantu ritme permainan. Bahkan Arif pun pandai mencetak gol untuk kemenangan timnya. Kini tergantung kepada Kecenk. Lawatan ke Malang nanti profesionalisme dan kemampuannya diuji.

Secara terpisah, Arif pun mengakui kadang-kadang tidak mampu menjaga emosi. Sebab kerap menjadi sasaran tekel keras pemain lawan. Namun dalam lawatan ke Persema nanti pemain usia 25 tahun berjanji mengontrol emosi dan memberikan permainan terbaiknya demi meraup poin maksimal.

"Bertanding lawan Persema dan Arema merupakan pertandingan berat. Tetapi saya tetap profesional dan akan bermain maksimal untuk meraih tiga poin maksimal," kata Arif.
S7umber http://sripoku.com

Selanjutnya...
0

Siapkan Strategi Set Piece

Pelatih Sriwijaya FC (SFC) Rahmad Darmawan mulai menyiapkan strategi khusus. Menghadapi Persema Malang pada laga ke-10 ISL musim ini, di Stadion Gajahyana (20/12), pelatih yang kerap disapa RD ini, mengaku bakal mengunakan strategi efektivitas dalam memanfaatkan set piece (antisipasi bola-bola mati).
“Pada sesi latihan hari ini, (kemarin, red), kami lebih fokus pada koordinasi pertahanan dan set pieces. Strategi yang bakal kami gunakan sangat wajar. Itu karena, Persema sering menciptakan gol dari memanfaatkan tendangan bebas,” kata pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan kepada wartawan kemarin, (14/12).
Pelatih kelahiran, Metro Lampung, 28 November 1966 ini, tetap mewaspadai tiga pemain tim Laskar Ken Arok (julukan Persema) yang memiliki tendangan akurasi dari luar kotak penalti. Yakni, midfielder Bima Sakti, wing Suswanto dan playmaker Robby Gaspar.

Oleh karena itu, mantan pelatih Persija Jakarta ini berharap anak asuhnya tidak terlalu banyak melakukan pelanggaran terutama di daerahnya sendiri. Meskipun demikian, RD tidak terlalu cemas lantaran tim berjuluk Laskar Wong Kito ini, memiliki trio center bek (Charis Yulianto, Precious, dan Ambrizal, red) yang notabene memiliki postur yang lumayan tinggi. Tentunya sangat diharapkan bisa memenangkan duel bola-bola atas.
“Kami belajar banyak dari kesalahan pada laga terakhir lawan Persib (12/12) lalu. Kala itu Persib berhasil menciptakan gol dari sebuah servis tendangan bebas. Yang kami tahu, Persema Malang juga selalu mengandalkan strategi set pieces. Dengan begitu, kami harapkan para pemain dapat mengantisipasi hal tersebut,” tegas anggota marinir TNI yang berpangkat kapten ini.
Sehubungan dengan itu, RD tetap optimistis pada laga nanti. Pelatih yang turut mengantarkan Sriwijaya FC meraih double winner musim kompetisi 2007 ini, berharap Kayamba Gumbs dan kawan-kawan dapat tampil lepas. Tentunya bisa memenangkan pertandingan.
“Ya, kami rasa seorang pelatih harus selalau punya rasa optimistis. Kalau target pasti semua tim pasti menginginkan 3 poin. Namun, kami juga tahu Persema adalah tim yang tak mudah dikalahkan apabila bermain di kandang. Meskipun demikian, kami akan berusaha dengan maksimal untuk memenangkan pertandingan,” pungkas RD
Sumber http://sumeks.co.id

Selanjutnya...
0

SFC 2 - 1 PERSELA

Rabu, 09 Desember 2009.
Pertandingan Sriwijaya FC lawan tamunya Persela berakhir dengan kemenangan Laskar Wong Kito 2-1, pertandingan ini berlansung di Gelora Jakabaring (9/12). Menit-menit awal Obiora, penyerang laskar wong kito mengejutkan pertahanan Persela, tiga pemain mampu dilewati tapi tendangan mampu ditepis kiper persela, Fauzal Mubaraq.

Menit ke-13 Kurniawan Mencoba kekuatan bertahan SFC, dengan melepaskan tendangan keras kearah Hendro Kartiko, kiper SFC, namum tendangan tersebut masih mampu ditepis kiper gaek tersebut.

Masuki menit-menit akhir babak pertama, Gangga Mudada, pemain Persela terkena Hansball di luar kotak penalti, namun peluang gagal dimanfaatkan para pemain Sriwijaya FC.

Masuki babak kedua, SFC meningkatkan serangan, usaha ini berhasil dengan terciptanya gol dari Keith Kayamba Gumbs dimenit ke-52 memanfaatkan umpan silang Octavianus.

Pertandingan semakin keras, terlihat dari keluarnya kartu merah untuk pemain Persela, I Wayan Gangga, setelah tekelnya terhadap pemain SFC, Arif Suyono. Selang beberapa menit giliran Arif yang terkena kartu tapi kali ini yang keluar kartu kuning.

Usaha Persela untuk menyamakan kedudukan akhirnya berhasil, Zainal Arifin lolos dari pengawalan Charis Yulianto dan mengarahkan bola ke gawang SFC, dan gol terjadi bagi Persela, score 1-1 untuk kedua tim.

Menit-menit akhir Laskar SFC mampu menambah gol lewat Kayamba Gumbs, gol kedua Kayamba di pertandingan ini terjadi di menit ke-90. Gol ini makin menasbihkan Kayamba sebagai mesin gol SFC dengan 5 gol dan sumbangan ini terbanyak bagi timnya SFC. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan usai, score 2-1 untuk tuan rumah Sriwijaya FC atas tamunya Persela.

Dengan kemenangan ini SFC naik peringkat tiga di klasemen sementara ISL.
Sumber http://12paz.blogspot.com

Selanjutnya...
0

KAYAMBA CS JANGAN LENGAH

Selasa, 08 Desember 2009.
PALEMBANG - Pelatih Sriwijaya FC Rahmad "RD" Darmawan mengingatkan anak asuhnya agar jangan lengah dan meremehkan lawan. Sebab lawan yang dihadapinya adalah Persela Lamongan di Stadion Jakabaring Rabu (9/12) besok, tim yang memiliki amuniasi merasa di semua lini.

"Justru pertandingan yang ada depan mata merupakan target kita meraih poin penuh. Lawan Persela kita tidak boleh lengah," kata Rahmad Darmawan, Selasa (8/12).

Menurut RD, Persela banyak mengalami perubahan dan menunjukkan kemajuan di musim kompetisi 2009/2010 sehingga patut diwaspadai. Ia memberikan contoh kekalahan Persiba Balikpapan atas tamunya Persitara Jakarta Utara dengan skor 1-2. Padahal Persiba menjadi tuan rumah dan memiliki materi pemain yang bagus. Terlebih lagi tim asal Balikpapan itu lebih bugar."Kita tidak boleh meremehkan lawan dan lengah seperti Persiba," ujar RD.

Maka dalam laga nanti RD tetap melakukan rotasi, setidaknya sekitar 2 atau 3 pemain. Mereka akan digantikan pemain lainnya sesuai kebutuhan tim."Sebab performa tim menjadi acuan saya," kata RD.

Seperti diketahui Persela Lamongan baru saja kalah satu kali dari Persib Bandung. Kekalahan ini pun karena Persela mengalami kelelahan kala bertanding. Kini tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini bertekad memenangkan laga tandang lawan SFC. Kebangkitan para pemain Persela usai kekalahan justru menjadi batu sandungan bagi SFC untuk masuk ke empat besar.

Untuk menghadapi ini RD akan mempertahankan kondisi terbaik dengan taktik dan strtegi dan sudah disiapkan. Menurut dia semua pemain dalam kondisi terbaik, kecuali kiper Ferry Rotinsulu yang agak diragukan. Namun kiper andalan Timnas ini sudah menunjukkan kemajuan dan mulai mengikuti latihan bersama SFC."Untuk kondisi Ferry kita lihat perkembangannya apakah dapat diturunkan atau tidak. Tetapi secara keseluruhan tim dalam kondisi terbaik saat ini," tegasnya.
Sumber http://sripoku.com

Selanjutnya...
0

SFC Terpaksa Belanja Lebih Awal

Sriwijaya FC terpaksa belanja pemain lebih awal di transfer window II Indonesia Super League (ISL) II. Jika kontestan lainnya baru bisa berburu pemain setelah putaran pertama usai, tidak untuk tim berjuluk Laskar Wong Kito. Mereka harus belanja pemain mulai sekarang.
Kebijakan khusus yang diberikan PT Liga Indonesia atau Liga kepada jawara Piala Indonesia dua kali itu tak lepas dari statusnya sebagai kontestan Liga Champions Asia (LCA) atau AFC Cup. Dalam peraturan AFC, Sriwijaya FC (SFC) harus melakukan pendaftaran pemain dan ofisial ke induk organisasi sepak bola Asia pada 30 Desember. Praktis, untuk mencari pemain main di level Asia, SFC hanya memiliki waktu kurang dari sebulan.

”Selain pemain dan ofisial, mereka juga harus mendaftarkan media, marketing, dan panpel yang sudah ikut workshop. Kalau tidak, fail. Tapi, mungkin registrasi pemain yang membuat tim keteteran karena waktunya relatif pendek. Karena itulah kami berikan dispensasi dalam mencari pemain dengan waktu lebih cepat dan lebih lama dari kontestan lainnya,” terang CEO Liga Joko Driyono di kantornya kemarin (7/12).
Dan, Liga memberikan perlakuan khusus dalam mencari pemain mulai sekarang hingga akhir Maret. Dispensasi ini juga berlaku untuk dua tim yang memeriahkan gawenya AFC, Persipura Jayapura dan Persiwa Wamena. Sementara tim ISL lainnya hanya diberi waktu berburu pemain sejak putaran I berakhir pada 27 Januari hingga 14
Februari.
Namun, Untuk pemain yang didaftarkan ke AFC, adalah pemain yang sebelumnya sudah disahkan Liga. Jika SFC atau Persipura dan Persiwa menambah pemain untuk ikuti gawenya AFC, pemain tersebut hanya bisa main di ISL mulai putaran II digeber.
Charis Yulianto dkk sendiri baru akan memastikan langkah main di AFC Cup atau LCA pada 30 atau 31 Januari. Babak playoff pertama itu harus dijalani SFC untuk bisa main di LCA. Jika menang, tim asuhan Rahmad Darmawan ini masih harus lakoni laga playoff kedua yang bakal digeber pada 6 Februari. ”Jika menang lagi, mereka main di LCA. Tapi jika di playoff perdana kalah, maka SFC langsung main di AFC Cup dan jadwalnya menyesuaikan,” terang Joko.
Untuk menyesuaikan jadwal di putaran II ISL II dengan even AFC, kemarin Joko memanggil perwakilan dari tiga klub itu ngobrol di Liga. Dari Sriwijaya diwakili Asisten Manajer Jamaluddin, Asisten Manajer Persipura Anthon Imbenai mewakili Persipura, sementara Asisten Pelatih Joko Susilo mewakili Persiwa.
Dikatakan Joko, tiga tim yang akan bermain pertandingan di level Asia memiliki jadwal padat di putaran II nanti. Nah, untuk mengakomodasi waktu recovery yang memadai, Joko akan memberikan waktu istirahat mulai tiga hingga 7 hari dari laga satu ke laga lainnya. Jatah recovery itu berlaku bagi setiap tim untuk persiapan laga tandang maupun kandang di liga domestik atau Asia. ”Waktu ini sudah ideal. Recovery ini agar dimanfaatkan betul oleh klub. Mereka harus bisa menyiasati padatnya jadwal di tiga even, ISL, Piala Indonesia, dan LCA atau AFC Cup,” ujarnya
sUMBER http://12paz.blogspot.com

Selanjutnya...
0

Ferry Kembali Cedera

Senin, 07 Desember 2009.
Sriwijaya FC siap-siap harus kehilangan kiper utama Ferry Rotinsulu. Ya, FR12 (julukan Ferry) mengalami cedera telapak kaki saat menghadapi Persijap Jepara pada menit ke-73. Suami Annnisa Katarima ini harus keluar lapangan setelah mengalami nyeri dan langsung digantikan Hendro Kartiko.
Cedera FR12 ini merupakan cedera baru. Sebelumnya kiper timnas senior ini absen lama tahun lalu setelah mengalami cedera tendon menicus. “Ya, mudah-mudahan cedera Ferry lekas sembuh. Kami belum bisa pastikan kondisi Ferry. Tapi, Kali ini, Ferry cedera telapak kaki. Ferry sendiri mengaku telapak kakinya sering nyeri,” ujar Rahmad Darmawan usai pertandingan kemarin.
Namun mantan pelatih Persija Jakarta ini tetap menaruh harapan besar kepada Ferry untuk melakoni laga-laga selanjutnya. ”Kita lihat besok sore (sore ini red), apakah kondisi Ferry sudah membaik atau belum. Jika bisa latihan lagi maka siap diturunkan,” lanjut Rahmad.

Sementara itu untuk mempersiapkan diri menghadapi dua laga home, Laskar Wong Kito tetap akan melakukan rotasi pemain. Tak hanya itu, sebelumnya anak asuh Rahmad Darmawan juga harus melakoni perjalanan yang cukup melelahkan tur ke Papua.
Untuk itu, coach Sriwijaya FC Rahmad Darmawan harus jeli melihat kondisi kebugaran fisik pemain. Bukan tidak mungkin pemain bakal dibekab cedera karena faktor keletihan.
“Kami terus melakukan rotasi pemain pada setiap pertandingan. Bagi kami di tim Sriwijaya semua adalah pemain inti. Yang jelas kami akan menurunkan pemain yang lebih siap,” kata pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan kepada Sumatera Ekspres, kemarin (6/12).
Saat menjamu Persijap di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) kemarin, (6/12), beberapa tiga pilar Sriwijaya dibangkucadangkan. Yakni, Charis Yulianto, Rahmad “Poci” Rivai, Hendro Kartiko dan Muhammad Nasuha. Poci, Hendro dan Nasuha masih sempat diturunkan pada babak kedua. Namun, untuk Charis sama sekali tidak diturunkan.
“Saat melawan Persipura (2/12) lalu, Arif Suyono dan Oktavianus tidak saya turunkan sama sekali. Untuk pertandingan melawan Persijap kali ini, keduanya kami maksimalkan sejak menit awal,” pungkasnya.
Sumber http://sumeks.co.id

Selanjutnya...
0

Sriwijaya Siap Hadapi Play-off LCA

PALEMBANG, KOMPAS.com - Sriwijaya FC (SFC) melakoni laga perdana babak play-off Liga Champions Asia (LCA) 2010 dengan tandang ke Singapura menghadapi Singapore Armed Force (SAF) FC, 31 Januari 2010.

Informasi ini diberikan Direktur Keuangan PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku manajemen SFC, Augie Bunyamin, yang dihubungi dari Palembang, sesaat setelah menghadiri undangan undian LCA di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (7/12) malam.

"Berdasarkan drawing LCA, Sriwijaya FC akan menghadapi juara Liga Singapura Singapore Armed Force (SAF) FC di pertandingan pertama play-off. Jika menang pada pertandingan, maka babak play-off kedua akan dimainkan di kadang kita, Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang," kata Augie.

Dia melanjutkan, jika lolos ke babak kedua ini, SFC dijadwalkan akan menghadapi pemenang babak play-off lainnya, klub asal Vietnam Da Nang lawan Muang Thong United (thailand). Play-off kedua akan digelar pada 6 Februari 2010.

Jika meraih kemenangan lagi, perjalanan SFC berlanjut ke babak utama LCA bersama 31 tim lainnya. Berdasarkan hasil drawing, tim play-off akan masuk ke dalam Grup G, bersama Henan Jianye (juara Liga Super Cina), Gamba Osaka (Jepang), dan Suwon Samsung Blumwing (Korea).

Jadwal telah menetapkan, laga perdana tim play off di LCA dimulai dengan menjajal Henan Jianye, di China, 24 Februari 2010. Kemudian, partai kedua dan ketiga digelar di kandang tim play off, 10 Maret 2010 dan 23 Maret 2009. Sementara untuk laga keempat dijadwalkan di gelar di kandang Gamba Osaka, 3 Maret 2010.

"Kita harapkan SFC terus meraih kemenangan di babak play off sehingga dapat berlaga di LCA. Jika hal ini terwujud, artinya ada tiga laga yang akan digelar di Stadion Jakabaring," kata dia.

Dia mengatakan, manajemen mentargetkan tim lolos babak play off, karena lebih menginginkan tim berlaga di LCA, bukan sekedar AFC Cup.

"Sebentar laga LCA akan dimulai, target awal manajemen adalah menang atas SAF FC dulu. Masalah nanti akan berlaga di LCA atau AFC Cup akan terlihat sendiri arahnya seiring dengan apa yang diraih tim," kata Direktur BUMND Hotel Swarna Dwipa ini.

Pada musim lalu (2008-2009), Indonesia meloloskan dua tim untuk berlaga di kompetisi tingkat Asia, yakni SFC yang berlaga di LCA dan PSMS Medan di AFC Cup.

SFC yang kali pertama berlaga di ajang LCA itu, tak dapat banyak bicara karena berada satu grup dengan juara-juara Liga di Asia seperti Gamba Osaka, Shandong Luneng, dan Seoul FC, sehingga tidak lolos dari babak penyisihan grup.
Sumber http://Bola.kompas.com

Selanjutnya...
0

Sriwijaya FC Panen Gol

PALEMMBANG, KOMPAS.com - Sriwijaya FC panen gol atas tamunya Persijap Jepara 4-0 (2-0), dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (6/12).

Pemain Persijap memberikan perlawan yang cukup solid selama 30 menit babak pertama. Namun, setelah itu Sriwijaya FC memegang kendali atas pertandingan. Sepanjang babak kedua, pemain Persijap seolah lumpuh sehingga mereka menjadi bulan-bulanan.

Dua gol pertama Sriwijaya FC diciptakan melalui tendangan jarak pendek Obiora pada menit 35 dan menit 52. Kedua gol terjadi setelah Obiora mempecundangi barisan pertahanan Persijap, sehingga Obiora bisa mendekati gawang dan menceploskan bola tanpa dapat dicegah.

Selang dua menit setelah Obiora mencetak gol pertama, Keith Kayamba menambah koleksi gol Sriwijaya FC dengan mengeksekusi tendangan penalti. Dua menit menjelang pertandingan bubar, Keith Kayamba menciptakan gol keempat dengan aksi menggocek bola di depan gawang.

Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengakui, motivasi anak asuhnya sedang memuncak. Sedangkan pelatih Persijap Junaidi mengutarakan, kekalahan tersebut karena pemainnya terlalu lama tidak berlaga dan kurang latihan tanding
Sumber http://kompas.com
Selanjutnya...
0

Puas Bobol Persipura

Kamis, 03 Desember 2009.
Rasa senang dan gembira menyelimuti hati playmaker Sriwijaya FC, Zah Rahan Krangar. Betapa tidak mantan pemain Persekabpas Pasuruan ini akhirnya bisa mencetak gol ke gawang Persipura. Tendangan keras Zah pada menit ke-53 mampu menembus jala kiper Jendri Pitoy.
“Saya senang sekali bisa mencetak gol ke gawang Persipura. Karena selama membela Sriwijaya saya belum pernah menciptakan gol ke gawang Persipura. Tapi hari ini (kemarin, red) rasa penasaran saya sudah hilang dan sangat puas apalagi Sriwijaya bisa menang atas Persipura,” ujar Zah Rahan kepada Sumatera Ekspres usai pertandingan kemarin (2/12).

Pemain asal Liberia ini juga tidak lupa atas pencapaian bermain saat menghadapi Persipura. Ya, pemilik jersey 10 ini mendedikasikan golnya kepada ibu tercinta Hawa Smith. “Gol yang saya ciptakan ini saya dedikasikan kepada ibu saya. Selain itu juga kepada suporter Sriwijaya FC,” lanjut pemain terbaik Liga Indonesia edisi 2007-2008 ini.
Sementara itu Rahmat “Poci” Rivai yang juga punya andil besar atas kemenangan Sriwijaya juga tidak lupa memberikan apresiasi golnya kepada pelatih Rahmad Darmawan. Bagaimana tidak mantan pemain Persiter Ternate ini sebenarnya ingin memberi kado kemenangan saat menghadapi Persiwa Wamena. Tapi sayang Sriwijaya harus kalah 0-3 atas tuan rumah Persiwa.
“Ya, saya baru bisa memberikan kado manis kepada pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan yang sedang ultah ke-43 tahun. Mudah-mudah gol ini menjadi motivasi tambahan kepada saya pribadi untuk terus menciptakan gol ke gawang lawan,” ujar Poci.
Meski gagal memberi kado pelatih, tapi Poci justru memberi kado manis bagi dirinya sendiri. Sebab, pada 11 Desember mendatang di genap berusia 32 tahun. “Kemenangan ini untuk saya juga,” pungkasnya. (31)
Sumber http://sumeks.co.id
Selanjutnya...
0

Sriwijaya FC Buka Rahasia Kalahkan Persipura

Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengaku sejak awal sudah mengincar kemenangan saat menghadapi tuan rumah Persipura Jayapura, dalam laga lanjutan putaran pertama Superliga.

Terlebih karena tim berjuluk "Mutiara Hitam" ini tidak mendapat dukungan penuh suporter fanatiknya, karena harus memainkan laga kandangnya di Stadion Andi Mattalatta, Mattoanging, Makassar, Rabu (2/12).

Dikatakan Rahmad, karena mengincar poin dari Persipura, pihaknya harus pandai-pandai mengatur strategi. Salah satunya dengan cara mengistirahatkan beberapa pemain pilar.

Dijelaskan, ada lima pemain intinya yang langsung menuju Makassar, dan tidak diikutkan saat Sriwijaya FC harus melakoni perjalanan jauh ke Wamena, menghadapi tuan rumah Persiwa.

"Strategi ini cukup jitu, karena semua pemain kami yang tidak ikut tur Papua bisa tampil lebih fresh saat melawan Persipura," tandas Rahmad.
Sumber http://Goal.com

Selanjutnya...
0

PERSIPURA 1 - 2 SFC

Rabu, 02 Desember 2009.
Sriwijaya FC kembali membuktikan diri sebagai tim papan atas Superliga Indonesia edisi kedua musim ini, yang patut diwaspadai.

Hal itu setelah mereka sukses menghajar juara bertahan kompetisi kasta tertinggi sepakbola nasional Persipura Jayapura, yang kali ini bertindak selaku tuan rumah.

Ya, tim berjuluk "Mutiara Hitam" itu dihajar tamunya 2-1 pada laga yang tersaji di Stadion Andi Mattalatta, Mattoanging, Makassar, Rabu (2/12).

Dua gol kemenangan Sriwjaya FC dicetak striker anyar Rahmad Rivai pada menit ke-39, dan gelandang asing andalan Zah Rahan pada menit ke-53.

Sementara gol balasan dari Persipura dicetak Alberto Goncslves tujuh menit jelang bubaran, yang membuat kedudukan berakhir 2-1 untuk Sriwijaya FC.
Sumber http://goal.com

Selanjutnya...
0

Gaji Mandeg, Charis Cs Terganggu

PALEMBANG,-Hingga satu hari menjelang laga Persipura Jayapura di Makassar (2/12), skuad Laskar Wong Kito belum menerima pembayaran tunggakan gaji bulan November 2009. Kondisi ini dikhawatirkan akan memengaruhi penampilan Charis dkk petang ini.

Pelatih Sriwijaya FC (SFC) Rahmad Darmawan, yang dihubungi Selasa, tak membantah kabar tersebut. Diakuinnya bahwa hal tersebut akan mempengaruhi kondisi psikologis skuad besutannya. Dia pun mengaku mempunyai siasat sendiri untuk mengatasi masalah non-teknis ini.

“Sebelum berlaga, setiap pemain akan saya tanyai satu per satu, apakah siap main atau tidak. Jika tidak siap, mereka harus berkata jujur, sehingga saya dapat menurunkan pemain yang siap,” kata Rahmad.
Dia juga menerapkan hal ini, pada sesi latihan. “Jika pemain masih terganjal karena gaji tidak dibayar, lebih baik tidak latihan. Karena kondisi psikologis tidak baik dari seorang pemain akan mempengaruhi pemain lain yang mungkin pada hari itu ingin berlatih serius,” ujar RD, sapaan dia.

Namun, terlepas dari kendala itu, selaku pelatih dia senantiasa memberikan dorongan kepada pemain untuk tetap bersikap profesional dan bersabar.

“Pengertian-pengertian ini yang selalu saya berikan kepada pemain, tapi jika mereka tidak bisa menahan lagi, saya pun tidak dapat memaksa,” ucap mantan pelatih Persija dan Persipura itu.
Dia pun enggan membicarakan soal tunggakan gaji ini, dan terlihat lebih bersemangat menceritakan kesiapan timnya berlaga melawan “Mutiara Hitam”.
“Saya sudah malas bicara soal gaji, lebih baik bicara soal tim saja,” kata dia singkat.

Direktur keuangan PT SOM yang baru, Augie Bunjamin, mengatakan manajemen telah menerima suntikan dana segar dari pihak ketiga yang mau membantu krisis keuangan dialami perusahaan, sehingga dapat menyelesaikan tunggakan gaji.

“Kita tidak ada masalah lagi dengan pembayaran gaji pemain, tinggal menunggu bank buka saja. Kebetulan beberapa hari ini tutup karena libur hari raya, jadi tidak dapat mentransfer uang,” ujar Augie, (27/11).
Namun, saat dijumpai hari Senin (30/11) di Hotel Swarna Dwipa Palembang, dia berujar pembayaran gaji pemain akan dibayar sebelum tanggal 10 Desember 2009.

“Kita tidak ada masalah lagi dengan gaji, akan dibayar seperti biasa tepat tanggal 10 pada setiap bulannya,” ujar Augie, tanpa menjelaskan pembayaran gaji akan langsung dibayar dua bulan atau tidak.

Setelah sempat menyelesaikan tunggakan tiga bulan gaji pemain SFC yakni bulan Agustus, September, dan Oktober, pada tanggal 6 November 2009 lalu, manajemen SFC kembali tertunda memenuhi kewajiban gaji pemain untuk bulan November ini. Sesuai kesepakatan, manajemen SFC seharusnya sudah mentransfer gaji bulan setiap tanggal 10, namun hingga Selasa (1/12) rekening pemain SFC belum terisi.

Selain tunggakan gaji untuk bulan ini, manajemen SFC juga belum menyelesaikan kewajiban kepada pemain musim lalu, berupa bonus Copa dan gaji bulan terakhir, yakni bulan Juli untuk skuad lama.
Sumber http://sripoku.com

Selanjutnya...
0

Gumbs Sosok Pemain Penting

Senin, 30 November 2009.
Bomber Sriwijaya FC (SFC) Keith “Kayamba” Gumbs masih belum produktif. Terbukti, hingga laga ke-5 Djarum Indonesia Super League (DISL) edisi II konta Persiwa kemarin, (29/11), pemain kelahiran St Kitts, 11 September 1972 ini, belum berhasil mencetak gol. Meskipun selal0u tampil, full time.
Tapi, pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan menyangkal, kalau Gumbs berada di penghujung karir sepak bolanya. Meskipun, usianya sudah menginjak 37 tahun. ”Saya rasa Kayamba pemain yang memiliki fisik prima. Meskipun usiannya sudah tidak muda lagi,” kata Rahmad Darmawan, kepada Sumatera Ekspres, saat dihubungi via ponsel kemarin, (29/11).
Diakui mantan pelatih Persija ini, pada dua laga kandang tim berjuluk Laskar Wong Kito ini, Gumbs bermain cukup baik. Saat menjamu Persitara (21/11) assist-nya berbuah gol bagi Poci. Sedangkan saat melawan Pelita Jaya (24/11) lalu umpan terukurnya sangat memanjakan Obiora untuk menciptakan gol.

“Kayamba merupakan sosok striker pekerja keras. Pergerakan tanpa bolanya sangat bagus. Itu, yang memmudahkan pemain Sriwijaya lainnya untuk menciptakan gol,” imbuh pria yang gemar memakai topi ini.
Ditambahkan pelatih yang akrab disapa RD ini, Kayamba merupakan sosok pemain penting di tim SFC. Meskipun kontribusinya masih sangat diharapkan di dalam tim saat ini. ”Kita rasa bukan suatu kekeliruan, Kayamba menyandang ban kapten Sriwijaya,” tegasnya.
Lanjut pria kelahiran Metro, Lampung, 28 November 1966 ini, kehidupan sehari-hari Kayamba juga terbilang baik. Banyak hal positif dilakukannya. Mulai dari tidak merokok, jarang keluar malam dan tak pernah menenggak minuman keras.
”Wajar jika kayamba menjadi panutan bagi pemain SFC lainnya, baik didalam maupun di luar lapangan,” pungkasnya. (mg42)
Profil
Nama : Keith “Kayamba” Gumbs
Lahir : 11 September 1972 / 35 tahun
Negara : St. Kitts-Nevis –Negara di zona CONCACAF-
Caps Timnas : 131/47 gol
Karir Klub : (1989-1996) Newtown United FC, 1996 FC Twente 1998 Oldham Athletic, 1999 Panionios, 2000 Hull City, 2000 Sturm Graz, 2001 Palmeiras, 2001 San Juan Jabloteh, (2001-2003) Happy Valley (2003-2004) Sabah Rhinos, (2004-2007) Kitchee
(2007- ?) Sriwijaya FC
Sumber http://sumeks.co.id

Selanjutnya...
0

Baryadi “Terbang” ke Makassar

Hari Kamis, tepatnya 23 Juli lalu adalah hari terakhir MC Baryadi mengakhiri jabatan manajer Sriwijaya FC secara resmi. Setelah itu, pria asal Sleman (Jogjakarta) vakum lebih dari 4 bulan.
Namun, Jumat (27/11) lalu, pria yang telah memberi 3 tropi buat Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya) comeback. Jabatannya sekarang adalah wakil presiden PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM).
Sayang, Baryadi masih tertutup pada pers. Satu-satunya kalimat yang terlontar dari mulutnya hanya pada rapat PT SOM di Griya Agung, Jumat (27/11). Saat itu, dia mengungkapkan akan mencari striker asing lagi.
Intinya, pada transfer window Januari 2010 nanti, Sriwijaya akan merekrut pemain yang diinginkan coach Rahmad Darmawan. Termasuk kemungkinan mendatangkan striker Uzbekistan, Ulugbek Bakaev. “Meski mahal, tapi kalau kualitasnya bagus dan bisa mengangkat prestasi Sriwijaya, maka akan kami rekrut,” ucap Baryadi.

Sayang, debut perdana come beck-nya suami Rismawati diwarnai dengan kekalahan 0-3 dari Persiwa Wamena (29/11). Namun, menurut coach Rahmad Darmawan, Baryadi sudah melakukan kontak dengannya.
Dia akan datang ke Makassar untuk memberi support saat Sriwijaya meladeni Persipura Jayapura, Rabu (2/12) nanti. “Pak Baryadi sudah janji mau datang ke Makassar. Dia sudah menelepon saya,” ucap Rahmad Darmawan.
Jika betul Baryadi datang ke Makassar, maka spirit Sriwijaya akan berlipat ganda. Fulus dari penggemar wayang kulit, “biasanya” akan mengalir ke kocek Ferry Rotinsulu dkk. Seperti yang dia lakukan di musim-musim sebelumnya.
Sumber http://sumeks.co.id
Selanjutnya...
0

Precious Akui Sulit Lawan Persipura

PALEMBANG - Meski terbilang baru dua pekan mencicipi kerasnya Liga Super Indonesia (ISL), tetapi bek asing Precious Emuegeraye mengakui laga berat adalah mengadapi Persipura di Makasar Rabu (2/11) nanti. Sebab Persipura merupakan tim yang kuat dan memiliki kualitas.

"Meski saya baru di Indonesia. Tetapi saya sering melihat televisi pertandingan di Indonesia. Lawan Persipura adalah laga berat dan melelahkan," ujar Precious, Senin (30/11).

Precious pernah mengungkapkan, ketika masih merumput bersama Klub Liga Singapura Woodland Wellingthon, ia kerap membuka chanel tayangan televisi di Indonesia. Melalui layar kaca itu pemain berdarah Nigeria ini kerap menyaksikan klub-klub Indonesia beraksi.

Dalam penilaiannya, Sriwijaya FC dan Persipura tim terbaik, sebab memiliki materi pemain yang merata dan pelatih berpengalaman. Namun ia lebih tertarik bermain bersama Sriwijaya FC. Makanya saat tawaran dari klub bermarkas di Palembang ini datang, Precious langsung menyetujuinya.

Kembali soal penilaiannya dan persiapannya menghadapi Persipura nanti, Precious akan mewaspadai gerakan Alberto Goncalves dan Edward Ivakdalam. Menurut pemain Timnas Singapura ini kedua pemain ini merupakan pemain kunci dan menjadi penentu. Beto sapaannya merupakan kreator ulung. Pergerakan tanpa bola dan gocekan khas Brazilnya sangat mumpuni. Sementara Edwar Ivakdalam kerap maju hingga ke kotak penalti dan mencetak gol.

"Maka saya katakan ini laga berat, karena dua tim terbaik akan bertemua. Tentunya kami akan tampil habis-habisan lawan Persipura," tandas Precious.
Sumber http://sripoku.com

Selanjutnya...
0

SFC Tagih Bantuan 14 Kabupaten-Kota

PALEMBANG - Krisis keuangan yang dialami Sriwijaya FC membuat manajemen bekerja keras mencari dana bantuan baik sponsor mapun dari pemprov Sumsel dan pemerintah kabupaten/kota di Sumsel.

Tercatat ada 14 kabupaten/kota yang diharapkan memberikan bantuan. "Kita mengharapkan akan ada bantuan untuk SFC dari kabupaten/kota. Seperti musim lalu kita mendapatkan bantuan dan tahun ini dana masukan dari pihak kabupaten/kota belum ada," ujar Presiden Klub SFC, Dodi Reza Alex, Senin (30/11).

Seperti diketahui, pada tahun ada 13 kabupaten/kota yang memberikan bantuan untuk Sriwijaya FC. Menurut informasi dana yang diberikan sekitar Rp 200 juta perkabupaten, sehingga total dana yang terkumpul sekitar Rp 2,6 miliar.

Untuk persoalan ini Dodi mengharapkan bantuan dari MC Baryadi yang kini menjadi wakil Presiden Klub SFC."Kita harapkan nanti pak Baryadi yang menertibkan dan membereskan administasinya," ujar Dodi.

Dodi yakin SFC mampu keluar dari krisis keuangan. Untuk saat ini ia bersama jajaran manajemen bahu membahu mencari dana bantuan dan mengalurkan dana pribadi untuk mengatasi kekosongna dana. Tetapi kekosongan hanya untuk sementara lantaran dana dari pihak sponsor belum masuk.

"Perusahaan-persuhaan yang menjadi sponsor memang belum memberikan bantuan tahun ini karena terkendala pembukuan dari anggaran mereka. Tetapi awal tahun 2010 tepat pada Januari nanti dana-dana itu sudah masuk ke kantong SFC," ujar Dodi.

Seperti diketahui, SFC mendapatkan bantuan dari PTBA, Pusri, Pertamina, dan Bank Sumsel selaku penyumbang terbesar. Kemudian dari sektor pengelolaan tiket untuk laga home SFC. Masih ada lagi bantuan dari kabupaten/kota."Ke depan agar SFC semakin mandiri akan memaksimalkan bidang usaha dan sponsorship. Sehingga kita tidak lagi bergantung kepada APBD. Untuk tahun ini saja kita menekan bantuan dari APBD dari 15 miliar tahun lalu menjadi Rp 5-7 miliar," ujar Dodi
Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

PERSIWA 3 - 0 SFC

Minggu, 29 November 2009.
Persiwa Wamena kembali mendulang poin penuh di kandang, setelah sukses melibas tamunya Sriwijaya FC, dalam laga lanjutan putaran pertama Superliga edisi kedua musim ini.

Tidak tanggung-tanggung, "Laskar Wong Kito" dilibas tiga gol tanpa balas, pada laga yang tersaji di Stadion Pendidikan, Wamena, Minggu (29/11) petang.

Tiga gol kemenangan Persiwa dibukukan Erick weeks pada menit ke-20, Pieter Romaropen pada menit ke-35 dari titik putih, serta Eddie Foday pada menit ke-63.

Atas kemenangan ini, Persiwa mampu naik beberapa strip dan menempati posisi keenam klasemen sementara kompetisi kasta tertinggi sepakbola nasional musim ini, dengan torehan sepuluh poin dari enam laga.

Sementara bagi tim tamu Sriwijaya FC, kekalahan tersebut membuat mereka masih tertahan di papan bawah, karena baru mengoleksi tujuh poin dari lima laga.
Sumber http://goal.com

Selanjutnya...
0

RD Syok SFC Batal ke LCA

PALEMBANG - Wacana pembatalan Sriwijaya FC sebagai peserta Liga Champions Asia (LCA) 2010 membuat pelatih Rahmad Darmawan syok dan kecewa berat. Namun pelatih kelahiran Metro Lampung ini berharap itu hanya sebatas wacana.

"Sebab undangan sudah kita terima untuk mengikuti babak play off. Kita berharap itu hanya sebatas wancana saja. Namun jika benar kabar ini kami sangat kecewa," ujar RD Rabu (25/11).

Menurut pria dua anak ini, pertandingan internasional sekelas LCA atau AFC sangat berarti buat SFC, pemain, pelatih, manajemen dann terutama Sumsel.

"Sebab sangat penting artinya bagi suatu tim mengikuti even internasional. Apalagi tahun ini kita lebih siap," ujar RD.

Menurut RD manfaat bagi adalah sebagai promosi bagi itu sendiri dan daerah Sumsel. "Mudah-mudahan berita itu salah," ujarnya.

RD menegaskan nilai promosi bagi suatu tim dan daerah sangat besar sebab bisa mengangkat nilai-nilai promosi di suatu daerah. Artinya nilai pertandingan memiliki nilai jual tinggi."Maka kalau kita batal mengikuti LCA, saya selaku pelatih merasa sedih," ujarnya.
Sumber http://sripoku.com

Selanjutnya...
0

RD Rotasi Penjaga Gawang

Senin, 23 November 2009.
Rahmad Darmawan, pelatih Sriwijaya FC, merasa bersyukur dengan hadirnya Hendro Kartiko di bawah mistar Laskar Wong Kito. Keberadaan Hendro membuat RD, sapaan Rahmad, lebih memudah melakukan rotasi di sektor penjaga gawang agar beban Ferry Rotinsulu tidak terlalu berat.

Menurut Rahmad, sistem rotasi ini akan menguntungkan jika Sriwijaya terkena masalah tak terduga yakni krisis kiper, seperti yang terjadi musim lalu. Saat itu, Ferry dan Aprianto mengalami cedera secara bersamaan. Akibatnya, RD tak ada pilihan lain kecuali memanfaatkan Dede Sulaiman yang kurang jam terbang.

Ferry dan Hendro hanya berbeda nama saja. Secara kualitas mereka sama. Jadi tidak ada beda antara Ferry dan Hendro, dan ini akan menguntungkan tim. Perkara siapa yang diturunkan, adalah saya yang paling tahu karena mereka bersama saya setiap hari,” ujar Rahmad.

“Saya berkaca pada pengalaman musim lalu, beban Ferry terlalu berat. Jadi, untuk mengatasinya rotasi harus jalan. Saya harap suporter tetap memberikan dukungan kepada setiap kiper yang diturunkan, apakah Hendro atau Ferry.”

Sumber http://goal.com

Selanjutnya...
0

Sriwijaya FC Kalahkan Persitara 3-2

Sabtu, 21 November 2009.
Tuan rumah Sriwijaya FC berhasil mengalahkan Persitara 3-2 di Stadion Gelora Jaka Baring, Palembang, Sabtu (21/11) malam ini, dalam pertandingan lanjutan Indonesia Super League (ISL). Ketiga gol Sriwijaya FC disumbangkan Rahmad Rivai , M Nasuha, dan Obiora. Sedangkan dua gol Persitara disumbangkan pemain asing Afshin Parsaelan Rad.

Melalui kemenangan ini, Sriwijaya FC berhasil mengembalikan performa tim. Ini mengingat pada dua pertandingan sebelumnya, Sriwijaya FC mengalami sekali hasil seri melawan PSM Makassar dan sekali kalah melawan Persiba.

Gol pertama tercipta pada menit ke-20, melalui tendangan Rahmad Rivai. Mantan striker Persitara ini memainkan pola 1-2 bersama Zah Rahan dengan tempo cepat. Hasil ini terus bertahan hingga pertandingan babak pertama usai.

Selama babak pertama, Sriwijaya FC nyaris menguasai pertandingan. Tim asuhan Rahmad Darmawan memiliki lebih dari lima kali peluang menciptakan gol. Namun karena penyelesaian akhir yang kurang sempurna, hanya satu gol saja yang tercipta.

Sebaliknya, Persitara juga memiliki dua kali peluang gol, namun tidak bisa diselesaikan dengan baik oleh penyerang Afshin Parsaelan Rad dan Prince Kabir Bello.

Pada awal hingga pertengahan babak kedua, Sriwijaya FC masih terus mendominasi permainan melalui penguasaan bola dan peluang menciptakan gol. Kemudian pada menit ke-55, Sriwijaya FC berhasil menambah gol melalui tendangan keras M Nasuha dari sisi kanan gawang. Tendangan keras ini tidak dapat diantisipasi oleh penjaga gawang Persitara Wawan Dermawan sehingga posisi skor berubah menjadi 2-0 .

Namun selang tiga menit, Persitara berhasil memperkecil ketinggalan melalui gol sundulan kepala yang dilakukan Afshin Parsaelan Rad. Sundulan yang berasal dari umpan pemain tengah Tantan ini tidak bisa diantisipasi oleh penjaga gawang Hendro Kartiko sehingga posisi skor pun berubah 2-1.

Pada menit ke-84, strategi Rahmad Darmawan mengganti Rahmad Rivai dengan Obiora ternyata membuahkan hasil. Tidak lama setelah pergantian pemain itu, hasil permainan cepat antara Obiora dan Zah Rahan berhasil diselesaikan dengan baik oleh Ob iora. Gawang Persitara berhasil dijebol dan skor berubah 3-1.

Sayangnya di menit terakhir yaitu menit 89, penjaga gawang Sriwijaya FC melakukan pelanggaran terhadap penyerang Persitara Afshin Parsaelan Rad di kotak penalti . Wasit akhirnya menghadiahkan tendangan penalti bagi Persitara yang be rhasil diselesaikan dengan baik oleh Afshin. Skor 3-2 untuk kemenangan Sriwijaya FC ini bertahan hingga akhir pertandingan.
Sumber http://kompas.com
Selanjutnya...
0

Sriwijaya FC Yakin Atasi Persitara

Senin, 16 November 2009.
Rahmad Darmawan, arsitek Sriwijaya FC, menyatakan pihaknya yakin bisa mengatasi Persitara Jakarta Utara di laga kandang pertama timnya di Stadion Gelora Jakabaring
Palembang, 21 November mendatang.

Keyakinan itu lanjut Rahmad, karena dalam beberapa pertemuan di kandang Sriwijaya FC, tim berjuluk 'Laskar Si Pitung' selalu takluk dan belum sekali pun mampu membawa pulang poin.

"Kemenangan atas Persitara mutlak harus bisa dilakukan karena kami telah kehilangan banyak poin di beberapa laga awal Superliga. Terlebih karena ini laga perdana kami di kandang," kata Rahmad.

Ditambahkan, selain mengincar poin penuh dari Persitara, pihaknya juga membidik hal yang sama saat menjamu lawan berikutnya, yakni Pelita Jaya empat hari kemudian.

Dengan dukungan penuh semua elemen yang ada masih kata pelatih yang dua musim lalu mempu mengantar Sriwijaya FC meraih double winner (juara Liga dan Copa Indonesia), target meriah poin penuh di dua laga kandang bisa diperoleh.
Sumber http://goal.com

Selanjutnya...
0

Obi Masih Kegemukan

PALEMBANG - Striker Sriwijaya FC Anoure Obiora Richard terlihat kurang maksimal dalam laga ujicoba lawan Timnas U-23 di Gelora Jakabaring, Minggu (15/11) kemarin. Meski dribelnya tetap yahud, tetapi kelenturan dan kecepatannya sedikit berkurang.

Obigol terlihat kegemukan pasca liburan di kampungnya di Nigeria dan baru saja menikah 5 September lalu. Dalam pertandingan kemarin, gerakan Obi terlihat lamban. Bobot tubuhnya membuatnya kesulitan bergerak cepat.

"Fisik Obi memang tidak terlihat maksimal. Dia bermain bagus mendribel bola dan taktis, tetapi dia baru saja liburan lama," ujar RD.

Mantan pelatih Persija ini, akan memberikan program latihan khusus bagi pemainnya agar kembali dalam penampilan terbaiknya.

Obiora merupakan pemain yang sudah dua musim memperkuat SFC. Kecepatan dan kelincahannya mengolah sikulit bundar membuatnya menjadi pilihan utama RD dalam setiap laga.

Secara terpisah Obi mengakui kondisi fisiknya. Tetapi dia merasa tidak terganggu. Namun harus diakuinya dalam laga ujicoba kemarin dia kurang maksimal lantaran baru bergabung latihan."Untuk itu saya akan berlatih keras agar tampil klop dan mampu memberikan kemenangan untuk SFC," ujar Obigol sapaannya.
Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

Gol Kayamba Perkecil Kekalahan

Minggu, 15 November 2009.
PALEMBANG - Tim nasional U-23 akhirnya meraih kemenangan dalam pertandingan uji coba setelah berkali-kali menderita kekalahan. Pada uji coba lawan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Minggu (15/11), Timnas U-23 menaklukkan menang 2-1 (1-0) .

Pertandingan berlangsung dengan tempo lambat. Sampai 15 menit babak pertama, tak satu pun peluang diciptakan oleh kedua tim.

Pemain Sriwijaya, Keith Kayamba Gumbs,mengakhiri kebuntuan serangan dengan menciptakan gol pada menit ke-43. Barisan belakang Timnas lengah mengantisipasi Kayamba yang dengan leluasa melesatkan bola dari depan gawang. Tim Merah Putih berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti oleh Sultan Samma pada menit ke-53.

Gol penentu kemenangan Timnas dicetak Dendi Santoso pada menit ke-75 melalui sebuah serangan balik. Kali ini giliran pemain Sriwijaya FC yang lengah sehingga Dendi bisa mendekati gawang.
Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

Sriwijaya Kalah Historis

Sabtu, 14 November 2009.
Terpaksa Sriwijaya FC (SFC) harus memaksimalkan 4 pemain asingnya, pada putaran 1 Djarum Indonesia Super League (DISL) II musim kompetisi 2009/2010. Itu karena, tim berjuluk Laskar Wong Kito ini, kembali gagal merekrut pemain asing yang menjadi bidikannya.
Rupanya bomber timnas Uzbekistan, Ulugbek Bakayev berpaling. Lebih memilih klub raksasa Kazakhstan FC Tobol. Klub yang pernah dibelanya selama empat musim, yaitu 2004 hingga 2007.
“FC Tobol secara histori lebih paham dengan Bakaev. Tak hanya itu, presiden klub Tobol pun langsung turun tangan,” kata pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan kepada wartawan saat dijumpai di Hotel Swarna Dwipa, kemarin, (13/11).
Sangat disayangkan, karena striker kelahiran Uni Soviet, 28 November 1978 ini sudah didaftarkan ke PT Liga Indonesia 30 Oktober lalu. Tak hanya itu, agenya Abddul Salam pun awalnya menyatakan Bakaev siap terbang ke Palembang. ”Kalau awalnya oke, lalu bilang mau berpikir dulu yang kita mau gimana lagi,” tegas mantan pelatih Persija Jakarta ini.
Pelatih yang akrab disapa RD ini sangat menyayangkan mepetnya waktu perekrutan Bakaev. Karena tidak gampang melakukan negosiasi dengan pemain asing dengan waktu yang terbilang singkat. ”Dua hari pasca gagalnya Duric kita baru lakukan negosiasi dengan Bakaev,” imbuhnya.

Faktor harga menjadi penyebab Bakaev berlabuh ke Bumi Sriiwjaya. Sriwijaya hanya membanderol Bakaev tidak lebih dari Rp1,1 M per musim. Sementara, Tobol sendiri dikabarkan membanderol di atas Rp1,5 M. “Kalau sudah begitu, peluang Sriwijaya mendapatkan Bakaev sangat berat,” ujar pria yang gemar memakai topi ini.
Kegagalan merekrut Bakaev, berarti SFC hanya memiliki 4 legiun asing. Yaitu Zah Rahan, Keith Kayamba, Precious Emuejeraye, dan Obiora Richard. Untuk melengkapai kuota, Sriwijaya harus menunggu hingga putaran I usai, yaitu pertengahan Januari 2010 mendatang. “Saya akan tempatkan Obiora sebagai striker murni. Itupun sesuai dengan kebutuhan tim,” pungkasnya. (mg42)

Profil
Nama : Ulugbek Bakayev
TTL : Uni Sofyet, 28 Nopember 1978
Posisi : Striker
Tinggi : 183 cm
Nomor Punggung : 10
Karir Klub : FJ buxoro (Uzbekistan), CSKA Moscow (Rusia), FC Torpedo Zil Moscow (Rusia) FK Andijan (Uzbekistan), FC Neftekhimik (Rusia), FC Tobol (Kazakhstan), dan Quruvchi Tashkent (Uzbekistan).
Sumber http://sumeks.co.id
Selanjutnya...
0

Sriwijaya Gagal Dapatkan Ulugbek Bakaev (Uzbekistan)

Jumat, 13 November 2009.
Sriwijaya FC gagal menambah pemain asing. Pemain asal Uzbekistan buruannya minta kontrak terlalu mahal.

Negosiasi Salam, utusan manajemen Sriwijaya FC dengan Ulugbek Bakaev gagal mendapat kesepakatan. Pemain asal Uzbekistan ini minta nilai kontraknya di atas Rp 1,1 miliar. Dengan demikian, Laskar Wong Kito hanya bisa diperkuat empat pemain asing pada putaran 1 Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010.

"Awalnya, saya berharap negoisasi bisa berjalan dengan lancar. Pasalnya, saya kepincut dengan Bakaev setelah melihat rekaman pertandingannya. Negoisasi pada Rabu (11 November 2009) gagal karena ia minta harga tinggi. Harga yang tidak bisa dijangkau manajemen," terang Pelatih Sriwijaya, Rahmad Darmawan kepada GOSport.

Meski Sriwijaya kini sudah memiliki banyak pemain depan, namun Rahmad tetap berharap besar Bakaev bisa bergabung.

"Soal pengaruh pasti ada dengan tidak bergabungnya Bakaev, namun mungkin tidak terlalu besar. Saya pun harus memaksimalkan pemain yang sudah ada. Saya masih berharap ada tambahan pemain asing pada putaran kedua," katanya.

Kini, Sriwijaya diperkuat empat ekspatriat, yaitu Anoure Obiora Richard, Precious Emuejeraye, Zah Rahan Krangar dan Keith Kayamba. Pada dua laga awal, hanya Zah Rahan dan Kayamba yang bisa turun, sedangkan sisanya tersangkut ITF maupun KITAS.

Untuk posisi striker, Sriwijaya punya Obiora, Rahmat Riva'i, Mustopha Aji dan Kayamba. Namun, Kayamba dan Mustopha akan dimainkan di posisi gelandang. Sedangkan Riva'i dan Obiora sebagai goal getter.

Menghadapi Persitara Jakarta Utara pada 21 November 2009 di Stadion Gelora Bumi Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Rahmad terus melakukan pembenahan pembenahan pasukannya. Pada laga uji coba Rabu, Sriwijaya menang tipis 2-1 atas Sriwijaya U-21.

Bagi Rahmad hasil itu tak begitu penting karena hanya punya 12 pemain. Suasanapun dibuat santai. Beda halnya ketika melawan timnas U-23 pada 15 November 2009 lalu.

"Saya akan kondisikan layaknya kompetisi, dimana dua hari sebelum ujicoba saya akan siapkan taktik dan strategi agar konsentrasi pemain terjaga dengan baik," papar mantan pembesut Persipura Jayapura dan Persija Jakarta ini.
Sumber http://12paz.blogspot.com
Selanjutnya...
0

Finansial Sriwijaya FC Masih Bermasalah

Krisis finansial yang dialami manajemen Sriwijaya FC belum berakhir, membuat gaji dan bonus pemain masih tersendat.

Penampilan glamour Sriwijaya FC di pentas Superliga edisi kedua musim ini sedikit bermasalah, menyusul krisis finansial yang mereka alami.

Parahnya karena masalah ini menyebabkan gaji pemain dan ofisial tim beberapa bulan beserta bonus juara Copa Indonesia 2008, yang merupakan hak pemain masih tersendat.

Hal tersebut dibenarkan arsitek Sriwijaya FC Rahmad Darmawan, yang menurutnya sedikit banyak sangat berpengaruh terhadap kondisi mental pemainnya.

Meski demikian, pelatih yang sukses memberikan double winner (juara Liga dan Copa Indonesia) dua musim lalu ini mengaku, punya kiat khusus untuk menanggulangi masalah keterlambatan gaji tersebut.

"Kami memberikan toleransi kepada pemain untuk tidak ikut latihan, bagi mereka yang merasa terganggu dengan keterlambatan pembayaran gaji ini," kata Rahmad.

"Hal ini kami lakukan, karena kami tidak ingin ada pemain yang tidak sungguh-sungguh berlatih. Semua pemain kami sudah diajak bicara mengenai kondisi yang dihadapi saat ini, sehingga tidak ada alasan lagi untuk tidak serius menjalani sesi latihan."
Sumber https://www.goal.com
Selanjutnya...
0

Nana Mulai Gantikan Tony

Dengan absennya beberapa pilarnya. Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan mulai memutar otak. Yakni, mulai merotasi pemainnya yang siap di tempatkan ke posisi yang kosong. Salah satunya, Ngurah “Nana” Wahyu Trisna Jaya yang sebelumnya menjadi senter bek kini mulai diproyeksikan menjadi gelandang bertahan menggantikan Tony Sucipto.
“Saya lihat Nana mempunyai potensi untuk mengisi posisi gelandang bertahan. Hal ini kami lakukan. Sebab, Tony bakal absen hingga bulan Desember nanti untuk mengikuti timnas U-23,” kata pelatih Sriwijaya, Rahmad Darmawan.
Coach Rahmad mulai memercayakan Nana mengantikan Tony Sucipto sejak, Laskar Wong Kito (julukan Sriwjaya FC), melakoni uji coba melawan Persimuba, Musi Banyuasin, Sabtu, (7/11), lalu.

“Nana bisa bermain cukup baik. Buktinya, Sriwijaya mampu menang 7-0 atas Persimuba. Kami berharap Nana bisa semakin menunjukan kaulitas dengan posisi barunya,” lanjut pelatih berpangkat kapten marinir ini.
Sriwijaya sendiri mempunyai beberapa pemain yang mempunyai kualitas utility. Seperti, M Nasuha, yang bisa di plot sebagai wing bek atau gelandang. Keith Kayamba Gambs dan Obiora Richard yang bisa pada posisi striker maupun di sayap. Dan beberapa peamin lainya yang mempunyai multi posisi.
“Inilah fungsinya kami mempunyai pemain yang utility. Sebab, bila ada pemain yang absen, pemain lainya bisa mengisi kekosongan posisi tersebut,” imbuh mantan pelatih Persipura ini.
Sementara itu, bagi Ngurah “Nana” Ngurah posisi baru ini menjadi tantang tersendiri baginya. Sebab, dengan di berpindahnya posisi dirinya perlu banyak belajar. “Bagi saya ini tidak ada masalah. Mau ditempatkan di mana saja saya akan menjalani. Terpenting tidak sebagai kiper,” timpal Nana
Sumber http://sumeks.co.id
Selanjutnya...
0

Precious-obi Diturunkan Saat Jamu Persitara

PALEMBANG - Manajemen Sriwijaya FC memastikan striker Anoure Obiora Richard dan defender Precious Emuejeraye diturunkan dalam kala SFC meladeni tim tamu Persitara di Stadion Gelora Jakabaring 21 November mendatang.

"Insyaallah. Jika tidak ada aral melintang kedua pemain ini turun dalam laga melawan Persitara Jakarta Utara," kata Presiden Klub H Dodi Reza Alex, Selasa (10/11).

Ungkapan manajemen ini cukup beralasan, sebab urusan administasi kedua pemain ini dipastikan rampung. Untuk Precious memastikan diri turun dalam 21 November itu usai memperkuat Timnas Singapura yang akan bertemu Timnas Indonesia dalam laga pra Piala Asia di Jakarta 18 November. Hal ini dipastikan agen Onana Jules yang menemani Precious saat mengunjungi Sekretariat SFC di Kompleks Palembang Square (PS) Senin (9/11) kemarin.

Precious pun mengaku sudah tak sabar ingin bermain bersama SFC dan memberikan kemenangan untuk Laskar Wong Kito kala menjamu Persitara nanti. Hanya saja Precious yang diwawancari wartawan kemarin mengaku butuh adaptasi dan penyesuasian dalam program latihan bersama RD.

Sedangkan Obiora dipastikan tiba di Palembang Rabu (12/11) malam besok. Kepastian ini menyusul sudah selesaikan proses pengurusan Kitas dan aministrasi serta segala macam keperluan sang pemain di negerinya. Obi hari ini bertolak dari Abizar (ibukota Nigeria) menuju Jakarta.

Berdasarkan perhitungan waktu perjalanan, sang pemain akan tiba di Palembang Rabu malam.
"Kita tidak ingin mengecewakan fans dan pendukung SFC. Kita berharap tidak ada halangan agar pemain ini segera bergabung bersama kita di Palembang," ujar Dodi.

Secara terpisah Precious mengungkapkan jika dirinya tidak sabar ingin bermain bersama Ponaryo Astaman cs. Ia mengaku sedih mendengar kekalahan SFC dalam laga Persiba Balik Papan. Namun ia yakin itu merupakan permulaan bagi SFC untuk menuju titel double winner."Saya yakin target tim tetap tercapai," ujar Precious.
Sumber http//sripoku.com
Selanjutnya...
0

Obigol Dijadikan Target Man

PALEMBANG - Tidak ada Aleksandar Duric atau pun Ulugbek Bakaev, dua striker yang diharapkan bergabung dan menjadi target man atau striker tunggal di lini depan Sriwijaya FC. Kini skuad asuhan Rahmad "RD" Darmawan hanya memiliki Obiora sebagai alternatif di lini depan.

Pemain berdarah Nigeria ini merupakan pemain utility atau bisa menempati beberapa posisi. "Dia bisa menjadi striker tunggal atau target man, bisa pula menjadi pemain sayap. Tergantung kebutuhan," ujar Pelatih Rahmad Darmawan, Jumat (13/11).

Untuk sementara ini RD sapaannya akan mengandalkan Obiora sebagai striker murni di lini depan. Sebab striker bertipe seperti Ngon A Jam atau Duric belum didapatkan."Dia bisa diandalkan," ujar RD.

Bukan tanpa alasan RD mengandalkan Obigol sapaannya dilini depan. Sebab kemampuan itu sudah dibuktikannya saat membela SFC di musim lalu. Diturunkan sebagai striker tunggal di lini depan Obi sukses menjalankan tugasnya membawa SFC mempertahankan gelar Copa Dji Sam Soe."Dia kita optimalkan di posisi ini. Sebab dia memiliki potensi untuk itu (striker)," ujar RD.

Sementara secara terpisah Obiora pun tak masalah di pasang baik sebagai sayap maupun sebagai striker. Sebab dia sudah terbiasa di posisi itu."Di Copa musim lalu saya dipasang di sana dan tidak masalah. Doakan saya bisa membawa SFC juara," ujar Obi.

Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

Obiora Ikuti Latihan SFC

PALEMBANG - Penantian fans dan publik Sriwijaya FC akan kedatangan Obiora terjawab sudah. Pemain asal Nigeria ini tiba di Palembang Jumat (13/11) sekitar pukul 14.00. Ia langsung bergabung latihan bersama rekan-rekannya sore ini.

"Benar saya langsung gabung latihan hari ini, sudah kangen bermain bersama teman-teman," ujar Obiora.

Kedatangan Obigol sapaannya memang dinantikan sejak lama. Sebab ia diharapkan menjadi alternatif dan variasi daya gedor SFC selama mengarungi kompetisi 2009/2010 ini. Sebagai orang yang ditunggu-tunggu Obi pun sadar. Dia pun tidak ingin lama beristirahat dii Hotel Swarna Dwipa. Baginya cukup merebahkan diri selama setengah jam, makan nasi goreng favoritnya plus buah-buahan.

"Tadi saya langsung makan nasi goreng plus buah-buahan. Sore ini saya langsung latihan," ujar Obi.

Sebagai pemain yang telah 2 tahun merumput bersama SFC, Obi tahu betul tenaganyaa dibutuhkan. Terutama untuk meraih kemenangan dalam dua laga home yakni lawan Persitara dan Pelita Jaya. Setidaknya tim membutuhkan kemenangan untuk meningkat moral. Namun ia tidak ingin besar kepala, menurutnya permainan SFC tidak bergabung kepadanya seorang.

Sebab kerjasama tim adalah yang utama. Sehingga tanpa kekompakan dan permainan tim, Laskar Wong Kito tidak akan memenangkan pertandingan."Saya yakin SFC menang lawan Persitara dan Pelita Jaya di laga home. Saya karena di sini ada Kayamba, Rahmat Rivai, teman-teman semua dan terutama pelatih Rahmad Darmawan," ujar Obi.

Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

Tebar Pesona plus Nobar Garuda di Dadaku

Minggu, 08 November 2009.
Sriwijaya FC bikin Heboh di Sekayu

SEKAYU-Sriwijaya FC bikin heboh di Sekayu, Muba. Kedatangan skuadra Rahmad Darmawan bak artis yang disambut ribuan fans. Tak sekadar ujicocoba dengan Persimuba Muba, tim berjuluk Laskar Wong Kito juga tebar-tebar pesona. Termasuk royal berbagi tanda tangan. Atau sekadar bersalaman dan berfoto bersama.
Bahkan, Keith Kayamba Gumbs dkk sempat nobar film Garuda di Dadaku bersama-sama fans di auditorium Pemkab Muba. “Kami berterimakasih kepada Sriwijaya FC, karena telah memenuhi undangan kami. Kami berharap dengan kedatangan Sriwijaya dan nonton bareng ini bisa menambah semangat para pemuda Muba,” kata Bupati Muba, Pahri Azhari, kemarin (7/11).
Ujicoba sendiri digelar sebagai salah satu agenda memperingati hari Sumpah Pemuda yang jatuh 28 Oktober lalu, Hari Olahraga Nasional 9 September, serta Hari Pahlawan 10 November.

Acara ini juga diisi dengan acara perkenalan pemain yang dibawa Pelatih Rahmad Darmawan ke Sekayu. Tak hanya itu, acara ini juga diisi dengan pemberian bonus kepada atlet berpretasi, pemuda berprestasi, dan pemberian santunan kepada panti asuhan yang ada di daerah Muba.
“Pemkab Muba sangat konsen dalam pengembangan dunia olahraga dengan membangun infrastruktur olahraga yang representatif. Selain itu pembinaan atlet sejak usia dini juga kita kedepankan dengan program beasiswa atlet dan sekolah-sekolah olahraga. Sehingga kita harapkan Muba bisa menjadi gudang atlet dari berbagai tingkatan usia,” ujar Pahri.
Sementara itu, Manajer Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin yang memimpin pasukan SFC kemarin juga menyatakan salut atas perhatian besar Bupati Muba kepada pengembangan olahraga khususnya sepak bola. Bahkan beberapa pemain yang mengisi skuad SFC U-21 ada yang berasal dari Muba terutama lulusan Sekayu Youth Soccer Academy (SYSA). “Semoga perhatian ini terus berlanjut ke depan. Sehingga stok talenta pemain muda berbakat asal Sumsel bisa terus dijaga ketersediaannya,” tutur anggota DPRD Kabupaten Banyuasin ini.
Usai nobar, hadirin yang didominasi anak sekolah pun mengerumuni pemain-pemain SFC untuk meminta tanda tangan atau berfoto bersama. Namun kegiatan itu dibatasi karena pemain SFC harus beristirahat untuk pertandingan melawan Persimuba sore harinya. “Seneng sekali bisa nonton Garuda di Dadaku dan ketemu langsung pemain SFC. Saya sendiri sangat mengidolakan Kayamba,” ujar Putri, salah seorang siswa SMA Negeri 1 Sekayu
Sumber http://sumeks.co.id

Selanjutnya...
0

Nikah Dulu, Obiora Telat Gabung Sriwijaya FC

INILAH.COM, Palembang - Sriwijaya FC telah lama menunggu kedatangan pemain asing andalannya Anoure Obiora Ricard. Obiora telat bergabung karena tengah melangsungkan pernikahan dan menunggu KITAS.

"Saya baru menikah di sini, istri saya orang Nigeria juga," Obiora menjelaskan. "Selain itu pengurusan KITAS (Kartu Izin Tinggal Sementara) saya dimulai dari awal, bukan hanya memperpanjang. Jadi lama, lebih dari satu bulan," ucap pemain terbaik Copa musim lalu ini kepada wartawan Antara.

Dia menuturkan, hal ini tak lain karena SFC semula melepasnya sebagai pemain.

"Jika SFC sejak awal menyatakan akan memperpanjang kontrak saya, mungkin tak serumit ini. Bisa jadi, saat laga perdana saya sudah bisa main, sama seperti Kayamba dan Zah Rahan. Tapi, karena baru dihubungi lagi pada awal September, jadi membuat saya tidak dapat langsung cepat bergabung," ucap dia.

Obiora telah menjalani sidang pengurusan KITAS dan diperkirakan tiba di Palembang pada minggu kedua November ini.

"Setelah membereskan semuanya, secepatnya saya ke Palembang," tutup Obi, sapaanya.

SFC dan Obiora belum mengikat kontrak resmi. Keduanya baru mengadakan persetujuan secara lisan.

Laskar Wong Kito sebenarnya berniat melepas Obiora dengan alasan penyegaran, namun karena belum juga mendapatkanpenggantinya waktu pendaftaran pemain hampir berakhir, SFC akhirnya kembali memanggil pemain asal Nigeria itu

Sumber http://inilah.com

Selanjutnya...
 
Blog Laskar Wong Kito © Copyright 2010 | Design By Gothic Darkness |