0

Diguyur Dana Rp10 Miliar

Rabu, 26 Agustus 2009.
JELANG musim 2009/2010, Sriwijaya terus bernapas lega. Pasalnya, dengan mengucurnya dana APBD Sumsel ke KONI Sumsel sebesar Rp15 miliar, Sriwijaya akan kebagian jatah kisaran Rp10 miliar.
”Saya belum mendapat kabar soal dana APBD ke KONI. Tapi, kalau memang untuk KONI Sumsel Rp15 miliar, kemungkinan dana untuk Sriwijaya juga akan naik kisaran Rp3-4 miliar,” kata Wakil Ketua II, Dhenie Zainal.
Hal ini sesuai dengan musim 2008-2009 lalu dengan dana yang di terima Sriwijaya dari KONI Sumsel sebesar Rp7 miliar. Saat itu, KONI Sumsel sendiri mendapat dana APBD kisaran Rp10 miliar.
Musim 2009-2010 nanti, tim berjuluk Laskar Wong Kito ini mempersiapkan dana sebesar Rp26 miliar. Maklum, musim depan Sriwijaya menargetkan juara double winner. Sehingga, pembelian pemain meningkat dari Rp14 miliar menjadi Rp16 miliar.
Peningkatan pembelian pemain ini disebabkan meningkatnya gaji pemain lama yang rata-rata naik 10-20 persen. Selain itu, Sriwijaya juga banyak merekrut pemain Timnas. Praktis, pemain Timnas ini berbanderol tinggi yang kisaran dari Rp750 juta-Rp1 miliar lebih.
Data yang dihimpun Sumatera Ekspres, saat ini Sriwijaya sudah mengumpulkan dana sebesar Rp13,6 miliar. Bersunber dari PT Bukit Asam Rp2 miliar, PT Bank Sumsel Rp4 miliar, PT Pusri Rp 1 M, PT Semen Baturaja Rp1 miliar dan Reebok Rp2 miliar. Ditambah dana hasil lelang tiket Rp3,6 miliar.
”Saat ini kami sudah yakin bisa menjalani kompetisi sampai akhir. Apalagi bila nanti ada dana dari APBD. Setidaknya, menjalani kompetisi musim ini bakal ringan,” ujar Manajer Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin. (mg43)
Sumber:http://www.sumeks.co.id
Selanjutnya...
1

RD Tes Oliver Makor

PALEMBANG - Tidak ingin membeli kucing dalam karung, demikian istilah yang diungkapkan pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan terkait persoalan rekrutmen striker timnas Liberia Oliver Makor. Sehingga "RD" sapaannya akan melakukan serangkaian tes bagi pemain yang kini mengenakan ban kapten timnas Liberia ini saat datang ke Palembang. "Kita tetap akan tes Oliver Makor, terutama soal kebugaran dan kesehatannya. Kalau soal skill saya lihat rekam jejaknya tentu tidak diragukan lagi," ujar Rahmad via ponsel, Rabu (26/8).

Sebagai pemain Timnas Liberia, tidak ada yang meragukan kemampuan Makor dalam hal olahbola, insting mencetak gol, dan pengalamannya. Oliver Makor memiliki caps paling banyak memperkuat Timnas Liberia. Dia pun sudah malang melintang di beberapa Liga negara eropa. Terakhir rekan Timnas Zah Rahan Krangar ini, memperkuat salah satu klub Divisi II Yunani. Selain berposisi sebagai striker, Oliver juga bisa menjalankan peran sebagai playmaker. Namun faktor usialah yang membuat keraguan publik Sumsel, apakah pemain berusia 36 tahun ini sanggup mengarungi kompetisi yang terbilang cukup padat bersama SFC di musim kompetisi mendatang.

"Kita lihat nanti. Dalam tes yang akan kita lakukan saat dia tiba di Palembang," ujar RD sapaannya. Sebab pelatih yang juga disapa Cekmad ini menegaskan, usia tidak masalah baginya. Sebab yang paling utama adalah kebugaran dan kondisi fisik pemain. Meski usainya tua, tetapi jika dia mampu menjaga kebugaran dan tetap fit, kecepatannya tidak berkurang, dan stamina bagus, maka tidak ada halangan bagi SFC untuk merekrutnya.

"Kalau dia seperti Kayamba dan tetap fit. Meski usianya sudah 40 tahun tetap kita kontrak," ujar Rahmad. Seperti diketahui saat merekrut Ketih Kayamba Gumbs dua musim lalu, banyak pihak yang menganggap RD dan manajemen SFC tengah melakukan perjudian besar. Sebab usai Kayamba yang sudah uzur. Tetapi RD mampu menjawab keraguan itu, Kayamba tampil impresif dan memiliki andil besar dalam skema permainan SFC. Kini pemain paling senior ini memegang ban kapten tim wong kito.


Selanjutnya...
0

SFC Terus Bujuk Ambrizal

Rabu, 19 Agustus 2009.
PALEMBANG - Tidak jelasnya keberadaan bek tangguh Abanda Herman membuat manajemen Sriwijaya kembali membujuk Ambrizal untuk bergabung. Pemain yang musim lalu memerkuat Laskar Wong Kito ini diharapkan melunak dan bisa kembali bergabung bersama Charis Cs.

"Kita belum bisa berkomentar banyak soal Abanda. Nantinya tunggu beberapa hari lagi. Sejauh ini kita masih berusaha membujuk Ambrizal untuk bergabung bersama SFC," ungkap Manajer SFC, Hendri Zainuddin, Selasa (18/8).

Menurut Hendri terlepas dari bergabung atau tidak Abanda, pihaknya memang membutuhkan tenaga Ambrizal yang sudah klop dengan Charios Yulianto. "Tenaga Ambrizal sangat dibutuhkan. Sebagai pemain lokal dia sudah menunjukkan kemampuannya di lini belakang SFC musim lalu," ujar Hendri.

Musim lalu kecerdasan Ambrizal sudah teruji dengan mengatarkan SFC meraih double winner musim 2008 dan mempertahankan gelar Copa Dji Sam Soe di tahun 2009.

Namun untuk musim mendatang Ambrizal tiba menarik diri. Pemain bergelar Sarjana Muda ini tiba-tiba meralat keinginan bergabung bersama SFC dengan alasan keluarga. Sehingga lebih memilih pinangan PSPS Pekan Baru, tim yang baru promosi ke Liga Super. Namun belakangan status PSPS tidak jelas lantaran tidak memenuhi persyaratan sebagai peserta ISL. Kondisi membuat posisi Ambrizal gamang.

Secara terpisah Ambrizal belum mau berkomentar banyak terkait dengan kondisi ini."Saya baru dikontak PSPS, tetapi juga ada ajakan dari SFC untuk bergabung. Nantinya akan saya pikirkan. Jika benar-benar jelas nantinya saya beritahu," elak Ambrzial
Sumber: http://sripoku.com

Selanjutnya...
0

Pengaturan Tempo Sriwijaya FC Masih Kurang

Selasa, 18 Agustus 2009.
SFC 3 - 0 PERLIS FA

PALEMBANG, KOMPAS.com - Keterampilan mengatur tempo permainan oleh pemain Sriwijaya dinilai perlu peningkatan. Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengatakan hal itu usai pertandingan uji coba melawan Perlis FA (Malaysia) di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Selasa (18/8) yang dimenangkan Sriwijaya FC 3-0 (2-0).

Rahmad Darmawan menuturkan, pengaturan tempo permainan merupakan persoalan yan g harus dicari penyelesaiannya. Dalam pertandingan tersebut, pemain Sriwijaya FC belum bisa mengontrol tempo permainan terutama saat menguasai bola.

"Kontrol tempo permainan ini penting supaya kita tidak cepat kehilangan bola. Saya tadi melihat anak-anak bermain terlalu cepat," kata Rahmad.

Pelatih Perlis FA, Irfan Bakti mengatakan, kekalahan yang dialami tim asuhannya karena kualitas tim lawan lebih baik. Pemain Perlis FA tidak bisa berkutik karena pemain Sriwijaya FC menekan tanpa henti.

Gol pertama untuk Sriwijaya FC terjadi pada menit ke-6 oleh Rahmad Rivai. Gol kedua dicetak oleh Otavianus pada menit ke-18, dan Mustofa Aji menambah satu gol pada menit ke-68.
Sumber:http://bola.kompas.com

Selanjutnya...
0

Kayamba Cs Siap Serang

Senin, 17 Agustus 2009.
Pelatih Rahmad Darmawan mulai mempersiapkan strategi menjelang laga melawan Perlis FA di Stadion Gelora Sriwijaya, Selasa (18/8). Meski tidak memasang target, namun RD, sapaannya, menerapkan permainan ofensif dengan pola 4-4-2. Kayamba cs akan full menyerang menghadapi tim elit Malaysia ini.

“Ujicoba lawan Perlis FA ini adalah bagian dari program tim untuk persiapan menghadapi pertandingan sebenarnya di musim kompetisi mendatang. Jadi kita akan ofensif,” kata pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan di Palembang, Minggu (16/8).

Menurut RD, kesempatan memantapkan komposisi pemain terutama untuk pembentukan tim antara pemain yang baru bergabung dengan pemain lama. Meskipun partai ini ujicoba, tapi Rahmad mengaku mempersiapkan tim serius. “Apalagi ini pertandingan internasional yang membawa nama negara,” ujar pelatih terbaik copa 2007/2008.

Pelatih kelahiran Metro Lampung ini menambahkan, laga ini juga bermanfaat untuk persiapan timnya dalam melakoni pertandingan di ajang Asia Football Confederation (AFC) Cup dan Asian Champions League (ACL).

Pelatih yang dikenal pintar meramu strategi itu akan menurunkan semua pemain, dengan lebih fokus pada penerapan organisasi permainan. “Saya akan melihat potensi dari pemain serta tim,” kata anggota Marinir aktif ini.

Dari lini belakang, kiper utama Ferry Rotinsulu atau Hendro Kartiko akan mulai bersaing. Sedangkan di jajaran bek akan diisi Charis Yulianto bersama pemain yang baru bergabung seperti Bobby Satria, atau AA Ngurah Wahyu Trisnajaya. Di sisi kiri masih mengandalkan Isnan Ali dan Cristian Worabay di sisi kanan. Sementara Tony Sucipto atau M Nasuha akan memperkuat lini tengah bersama Ponaryo Astaman sebagai gelandang bertahan. Masuknya tenaga baru Arif Suyono di sini kanan sebagai gelandang serang bersam Zah Rahan, akan menambah daya gempur tim wong kito. Sedangkan duet lini depan, RD akan mengandalkan Kayamba dan Rahmat Rivai yang baru direkrut dari Persitara. Mustofa Aji juga bersaing memerebutkan tempat utama di lini depan.

Sementara itu, tim asal Malaysia, Perlis FC akan diperkuat 23 pemain. Tim ini akan tiba di Palembang Senin (17/8) siang. Kemungkinan tim berjuluk Singa asal Malaysia ini tidak melakukan ujicoba lapangan mengingat waktu yang mepet.

Manajer SFC Hendri Zainudin mengatakan, ke-23 pemain ini akan didampingi sembilan ofisial. Laga ini merupakan bagian dari try in SFC. Menurut dia tim asuhan RD ini juga akan mengikuti sejumlah pertandingan seperti Turnament Inter Island 4-17 September dan turnament community shield atau pertandingan antar juara ISL dan Copa Dji Sam Soe. “Kita akan kembali melawan Persipura Jayapura di copa,” kata Hendri.
Sumber:http://sripoku.com

Selanjutnya...
0

Sriwijaya Berpaling ke Ambrizal

Kuota Asing Tetap 3+2

PALEMBANG - Setelah gagal memboyong Abanda Abanda Herman ke Palembang. Sriwijaya akhirnya akan kembali merekrut Ambrizal. Tim berjuluk Laskar Wong Kito ini sudah mulai melakukan pendekatan dengan stopper Sriwijaya ini.”Kami akan terus membujuk Ambrizal untuk bisa bergabung di Sriwijaya. Kemarin malam (14/8) kami bertemu di acara penganugerahan Copa. Kami juga membicarakan hal itu (Bergabung, red),” kata Manajer Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin.Perekrutan pemain kelahiran Teluk Kuantan Riau, 1 Februari 1981 ini cukup beralasan. Ya, mantan pemain Semen Padang ini tidak diragukan lagi kualitas dan loyalitasnya di Sriwijaya. Terbukti, juara double winner 2007 dan Copa 2008-2009 juga tidak lepas dari peranan pemain ber-jersey 19 ini.Tak hanya itu, suami dari Marliana Kesuma Ningsih ini tidak jarang menjadi pemain inti di Sriwijaya. ”Sebenarnya, kepergian Ambrizal kemarin bukan karena hal lain. Tapi, karena persoalan keluarga. Mudah-mudahan Ambrizal bisa berubah pikiran,” imbuhnya.Perekrutan Ambrizal ini juga lantaran kuota asing yang diajukan Sriwijaya ke PSSI ditolak. Sebelumnya Sriwijaya mengajukan kuota asing berubah dari 3+2 (3 pemain asing dan 2 pemain Asia) menjadi 4+1. Sehingga, tim juara double winner 2009 ini merubah beberapa skenario.

Maklum, saat ini Sriwijaya sudah mempunyai dua pemain asing non Asia. Yakni, Zah Rahan Krangar dan Keith kayamba Gambs. Praktis, tim yang berdiri tahun 2004 ini tinggal mempunyai peluang satu pemain asing non Asia lagi. ”Ini skenario awal kami. Mudah-mudahan skenario ini bisa berhasil. Sehingga, kami bisa mencari Striker asing non-Asia,” lanjutnya.
Apabila Ambrizal berhasil direkrut, Sriwijaya akan merekrut pemain asing non Asia. Yakni, salah satu striker Timnas Liberia. ”Saya tidak tahu namanya, yang pasti masih kerabat Zah Rahan,” ungkapnya.
Tapi, apabila rencana awal ini gagal. Tim besutan Rahmad Darmawan ini akan merubah strategi. Yakni, Sriwijaya akan memburu striker non Asia dan defender Asia. Tapi, bisa juga, memburu striker Asia dan defender Asia. Maklum sampai saat ini Ambrizal senter di kabarkan akan merapat ke PSPS Pekan Baru.
”Semua bisa terjadi sehingga kami harus mempunyai beberapa rencana. Sampai saat ini kami terus mencari alternatif-alternatif untuk menghadapi segala kemungkianan,” pungkasnya. (mg43)

Nama: Ambrizal, Amd,Ak
TTL: Teluk Kuantan Riau, 1 Februari 1981
Posisi: Stoper/Wing bek
Tinggi/berat : 183 cm/ 70Kg
Nomor Kostum :19
Anak : Pertama dari enam bersaudara
Ayah : Muhammad Darul
Ibu : Sadariah (Alm)
Istri : Marliana Kesuma Ningsih
Hobi : Bola Voli, Bliar, main PS
Pemain idola : AC Milan, sriwijaya FC
Karir Sepak Bola : Tim suratin Teluk Kuantan (1996-1997), PS Riau Post (2001), Tim Porwil Riau (2003), PSPS Pekanbaru (2002-2005), Semen Padang (2006), sriwijaya FC (2007-2009

Sumber:http://www.sumeks.co.id
Selanjutnya...
0

SFC Bertabur Bintang

Rabu, 05 Agustus 2009.
Palembang - Pelatih Rahmad Darmawan mengatakan tidak ada pemain bintang di skuad Sriwijaya FC yang diperlakukan khusus. Baginya semua pemain sama, dan perlakuan pada mereka pun tidak dibeda-bedakan.

Pernyataan Rahmad ini menanggapi opini sebagian masyarakat Palembang yang khawatir bahwa banyaknya pemain bintang bisa merusak keutuhan dan keharmonisan timnya.

"Semua pemain sama, tidak ada pemain bintang di SFC," kata Rahmad kepada wartawan di sekretariat SFC, Jalan POM IX, Palembang, Senin (03/08/2009).

Dalam masa reses pasca kompetisi 2009 ini Sriwijaya memang jor-joran memburu pemain. Mereka telah menggaet kiper veteran Hendro Kartiko, setelah sebelumnya memboyong Ponaryo Astaman, Abanda Herman, Rahmat Rivai, dan Arif Suyono.

Tak hanya itu, mereka juga disebut-sebut masih mengincar Boaz Solossa dan Bambang Pamungkas.

Bisa dibayangkan betapa Sriwijaya FC bisa seperti Los Galacticos-nya Indonesia, karena mereka pun tetap diperkuat pemain-pemain timnas macam kiper Ferry Rotinsulu, Charis Yulianto, Budi Sudarsono, Toni Sucipto dan Isnan Ali. Leigun asing yang menghuni Gelora Sriwijaya pun tergolong berkelas, yakni Zah Rahan dan Keith Kayamba Gumbs.

"Kalau bicara bintang, sebelumnya orang menganggap sepele Charis, Isnan, Tony. Tetapi setelah tim ini juara, maka mereka dengan sendirinya menjadi bintang," ujar Rahmad.

Ditegaskan Rahmad, semua pemain akan diperlakukan sama dan harus mengikuti aturan dan disiplin. "Bagi saya mereka sama. Kalaupun ada yang bandel itu adalah bagian dari dinamika menjadi pelatih, dan saya yakin bisa membina mereka," ujarnya.ujarnya.

Ujocoba lawan klub Malaysia

Sementara itu, untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, 'Laskar Wong Kito' akan melakukan pertandingan persahabatan melawan tim top Malaysia, Perlis FC, di Stadion Gelora Sriwijaya pada 17 Agustus.

"Perlis FC dari Malaysia akan mengirimkan 22 pemain. Mereka tiba di Palembang pada 17 Agustus dan kembali pada 19 Agustus," ujar sekretaris tim SFC, Faisal Mursyid. SFC dan Perlis FC sama-sama berstatus runner up liga masing-masing.

Untuk pertandingan ini panitia menetapkan tarif tertinggi adalah Rp 75 ribu untuk kelas VVIP. Harga kelas lain adalah Rp 40 ribu untuk VIP, Rp 25 ribu (tribun timur), dan termurah Rp 15 ribu. Panitia menyiapkan 25 ribu lembar tiket dan fans bisa memesannya langsung ke stadion.
Sumber:http://www.detiksport.com/sepakbola/

Selanjutnya...
0

Tetap Cinta SFC

Minggu, 02 Agustus 2009.
MUSIM kompetisi mendatang fans dan pendukung tidak menyaksikan aksi bek tangguh Ambrizal bermain bersama Sriwijaya FC. Sebab pemain yang berandil besar mengantarkan tim wong kito meraih trible winner memilih hengkang ke PSPS Pekan Baru.
Saat dihubungi Sripo, Sabtu (1/8) malam, Ical sapaannya membenarkan tidak lagi bergabung bersama SFC untuk musim kompetisi mendatang. Alasannya bukan karena nilai kontrak atau berselisih dengan manajemen, tetapi karena faktor keluarga. Dia ingin lebih mencurahkan kasih sayang kepada anak-istrinya.
“Saya tetap cinta SFC dan Palembang. Tetapi saat ini saya ingin fokus kepada keluarga,” ujar Ambrizal.
Menurut pemain asal Riau ini, dia sangat kasihan kepada istrinya Marlina dan anaknya yang kerap ditinggalkan. Untuk itu pinangan PSPS Pekan Baru langsung ia terima.
“Sejak tahun 2006 saya berpisah dengan istri, kini saya ingin dekat dan memperhatikan dia. Apalagi saat ini dia ingin melanjutkan kuliah S2. Salah satu cara yang paling baik adalah dekat dengannya,” ujar Ical.
Nama Abrizal sudah dikenal sejak lama sebagai pesepakbola profesional. Dia sempat malang melintang di beberapa klub seperti PS Semen Padang sebelum memutuskan bergabung bersama SFC.
Bersama SFC dan dibawah arahan pelatih Rahmad Darmawan membuatnya semakin bersinar. Kemampuannya bertahan dan menjegal penyerang lawan menjadi ciri khasnya. Bahkan pemain kelahiran 1 Februari 1981 ini berani naik membantu serangan. Namanya kian bersinar tatkala berhasil membantu tim wong kito meraih double winner musim 2007-2008 dan mempertahankan gelar Copa Dji Sam Soe tahun 2008-2009. Kini dia tak lagi bersama SFC.”Saya tetap cinta SFC. Suatu saat pasti saya kembali gabung dan bermain di Palembang,” janji pemain yang dikenal sikap suka isengnya. (ndr)
Sumber:http://sripoku.com

Selanjutnya...
21

Kirim Dukungan, Saran & Kritik Membangun

Untuk "SRIWIJAYA MANIA" Yang ingin mengirimkan saran,dukungan,pujian dan kritik yang sifatnya membangun untuk Sriwijaya FC Pada Managemen SFC dan Harian Sumatera ekspres, Palembang Pos dan Palembang Ekpres menyediakan ruang untuk kita.

WEB SRIWJAYA FC

Untuk yang punya akun twitter, sila menambahkan hashtag: #sriwijayafc agar twit kamu bisa masuk otomatis ke dalam live-twit di atas

Jangan lupa follow @sriwijayafc

Untuk yang punya akun facebook, sila bergabung juga di Sriwijaya FC Fans Page

Pertanyaan? sila kirim surel ke sfc@sriwijaya-fc.com atau ke admin@sriwijaya-fc.com, terima kasih


PALEMBANG EKSPRES


Kirim Pujian, Saran,Dukungan dan Kritik yang sifatnya membangun untuk SFC melalui Harian Palembang Ekspres "LASKAR WONG KITO HOT LINE" Kirim melalui SMS Ke 0711-7737360 dan Email :plg.ekspres@gmail.com. Kirim beserta data diri dan poto anda


Kirim Pujian,dukungan,Saran dan kritik yang sifatnya membangun untuk kemajuan SRIWIJAYA FC melalui harian Palembang Pos " SFC HOT LINE" Caranya kirim SMS anda Ke 0711-7957186

Kirim Dukungan,Saran,Pujian dan Kritik yang sifatnya membangun untuk SFC melalui Harian Sumatera Ekspres "SMS OLAHRAGA" Caranya ketik Olahragadukungan/saran anda.Kirim ke :0812-7353-1555

Selanjutnya...
0

SFC Resmi Miliki Kostum dan Logo Baru

PALEMBANG - Jersey atau kostum plus logo baru Sriwijaya FC resmi diluncurkan. Bertempat di Sekretariat SFC Palembang Square (PS) Jumat (31/7) sekitar pukul 14.30, kostum produk Reebok ini diresmikan sebagai kostum untuk setiap laga yang dilakoni SFC. Ada dua kostum yang akan digunakan SFC yakni, kostum away berwarna hitam dan putih sebagai perlambang netral untuk menghindari kesamaan dengan kostum tim lain saat melakoni laga tandang. Sedangkan untuk laga home SFC mengenakan kostum warna kuning sebagai warna yang menjadi identitas SFC selama ini. Ada pula kostum warna hijau khusus untuk kostum kiper.

"Acara ini ada dua yakni, lauching logo dan jersey juga untuk menandai kerjasama dengan reebook. Ini merupakan hasil lomba logo. Kostum ini yang terakhir untuk musim ini," kata Manajer SFC Hendri Zainudin.

Sedangkan Manajer Reebok, PT Mitra Adi Perkasa, Ratna P Sari berharap dengan kerjasama ini mudah-mudahan dengan adanya kerjasama ini dapat memanjukan SFC ke depan.

"Saya yakin SFC berhasil menjadi juara. Sebab materi pemainnya bagus, targetnya jelas dan pendukungnya banyak. Kita harapkan SFC menjadi lokomotif industri sepakbola Sumsel dan nasional," ujar Ratna. Adapun harga untuk pemain sekitar Rp 300 ribu. Sedangkan untuk umum dan suporter Rp 60 ribu. Harga ini bisa terjangkau dan bisa didapatkan di Counter SFC di PS. Ditambahkan Ratna kerjasama ini, Reebok akan memberikan baju, sepatu, tas, dan peralatan pertandingan. Khusus untuk pemain akan mendapatkan diskon jika berbelanja di Reebok."Total bantuan kita Rp 2 miliar," ujar Ratna.
Sumber:http://sripoku.com

Selanjutnya...
0

Hendro Kartiko Kiper Baru SFC

PALEMBANG - Setelah melalui proses negosiasi selama 24 jam, kiper tim nasional Hendro Kartiko resmi menjadi milik Sriwijaya FC. Mantan kiper Persija ini sepakat bergabung dengan tim wong kito setelah berkomunikasi dengan pelatih Rahmad Darmawan.

"Terhitung hari ini pukul 22.00 Hendro Kartiko resmi bergabung dengan SFC," ujar Manajer SFC kepada wartawan di Sekretariat SFC Kompleks Palembang Square (PS) Kamis (30/7).

Menurut Ketua Tim Lima ini, polemik siapa yang akan direkrut antara Tema Mursadat dan Ahmad Kurniawan sudah selesai. Ternyata Hendro Kartiko yang berjodoh dengan SFC.

"Hendro lah berjodoh dengan kita. Selain Hendro Bambang dan Ismet bergabung," ujar Hendri.

Namun Hendri mengatakan, hingga saat ini pihak memastikan BP dan Ismet tandatangan kontrak. Langkah ini harus dilakukan sebab dalam proses transfer pemain segala kemungkinan bisa saja terjadi.

"Sebab mainnya per detik. Setiap saat selalu negosiasi. Ada pemain yang selalu kita kontak tetapi tidak gabung, tetapi seperti Hendro hanya dalam 24 jam dia sudah sepakat," ujar Hendri.
Sumber:http://sripoku.com

Selanjutnya...
 
Blog Laskar Wong Kito © Copyright 2010 | Design By Gothic Darkness |