0

JADWAL SFC DI AFC & ISL

Jumat, 26 Februari 2010.
SISA JADWAL PERTANDINGAN ISL SRIWIJAYA FC


Sriwijaya FC vs Bontang FC
Minggu, 7 Maret 2010
Sriwijaya FC vs Persema
Sabtu, 20 Mei 2010
Sriwijaya FC vs Arema
Sabtu, 20 Maret 2010
PSPS vs Sriwijaya FC
Sabtu, 27 Maret 2010
Persijap vs Sriwijaya FC
Kamis, 1 April 2010
Persela vs Sriwijaya FC
Sabtu, 10 April 2010
Persitara vs Sriwijaya FC
Sabtu, 24 April 2010
Sriwijaya FC vs Persiwa
Minggu, 2 Mei 2010
Sriwijaya FC vs Persipura
Rabu, 5 Mei 2010
Persib vs Sriwijaya FC
Minggu, 16 Mei 2010
Pelita Jaya vs Sriwijaya FC
Minggu, 20 Mei 2010
Sriwijaya FC vs PSM
Rabu, 26 Mei 2010
Sriwijaya FC vs Persiba
Minggu, 30 Mei 2010

JADWAL SFC GRUP F AFC CUP 2010

23 Feb 2010 Victory SC vs Sriwijaya FC
16 Maret 2010 Sriwijaya FC vs Selangor
24 Maret 2010 Srwijaya FC vs Binh Duong
06 April 2010 Binh Duong vs Sriwijaya FC
21 Aril 2010 Sriwijaya FC vs Victory
28 April 2010 Selangor vs Sriwijaya FC



Selanjutnya...
0

Adu Tajam Pavel Solomin vs Tinton

PALEMBANG - Mengisi kekosongan kompetisi Sriwijaya FC mengajak juniornya SFC U-21 melakukan ujicoba di Gelora Jakabaring, Rabu (3/3). Ujicoba ini dilakukan dengan maksud menguji kemampuan Pavel Solomin. Sementara SFC junior akan menguji ketajaman Tinton Suharto yang baru saja bergabung.

"Kalau Bang Rahmad ingin mencoba Pavel Solomin. Hal sangat bagus bagi kami (SFC U-21, Red). Dalam kondisi sekarang sangat sulit mencari lawan sepadan. Maka menghadapi SFC senior adalah pembelajaran sekaligus saya ingin melihat kemampuan anak-anak," ujar Kas.

Hal serupa juga diungkapkan pelatih Rahmad Darmawan. Ujicoba sangat diperlukan oleh Kayamba cs. Selain ingin melihat kemampuan Pavel, ia juga ingin mengisi kekosongan kompetisi.

"Istirahat panjang tanpa kompetisi juga menjadi kendala bagi saya. Makanya kita mengajak ujicoba untuk melihat koordinasi tim. Ujicoba ini besar manfaatnya bagi tim," tegas RD.

Menurut RD, kondisi pemainnya sangat bugar karena mendapatkan istirahat panjang. Latihan perdana akan dimulai pada Minggu (28/2). Tentunya yang paling utama adalah koordinasi lini depan bagaimana melakukan serangan dan konsentrasi lini belakang.

"Masalah kita terletak kepada penyelesaian akhir. Meski saya memiliki alternatif serangan dari lini kedua, tetapi ketajaman lini depan harus perhatikan," ujarnya.

SUMBER HTTP://SRIPOKU.COM
Selanjutnya...
0

Sriwijaya Belum Tentu Turunkan Striker Barunya

Palembang - Sriwijaya FC memiliki striker anyar yakni Pavel Solomin yang berasal dari Uzbekistan. Meskipun Transfer Certificate (ITC) selesai dan PT Liga Indonesia mengesahkan pemain itu, tapi dia belum tentu diturunkan saat melawan Bontang FC pada 7 Maret 2010 mendatang.

Pelatih Rahmad Darmawan sendiri masih akan melihat kemungkinan itu dari proses latihan. Termasuk pula apakah Solomin akan diturunkan sebagai starter maupun sebagai pengganti.

"(Kita) lihat dalam latihan," katanya melalui pesan singkat via ponsel, Kamis (25/02/2010) malam.

Lalu, jika diturunkan, kira-kira Pavel Solomin akan diduetkan dengan striker yang mana? Rahmad menyebut, semua penyerang Sriwijaya, Anaoure Obiora, Rahmat Rivai (Poci) dan Kith Kayamba Gumbs, semuanya bisa diduetkan dengan Solomin.

"Bisa dengan Obiora, Poci atau Gumbs," katanya.

Sumber http://www.detiksport.com
Selanjutnya...
0

Solomin Janji Angkat Sriwijaya

Bomber anyar Sriwijaya FC Pavel Solomin mengaku siap mengangkat prestasi Sriwijaya FC yang sempat terpuruk di awal musim untuk merebut gelar ganda pada Superliga Indonesia 2009/10.

Hal itu diungkapkan Pavel usai secara resmi melakukan penandatanganan kontrak dengan manajemen Sriwijaya FC di Palembang, Minggu [21/2]. Kabarnya, Solomin dikontrak senilai Rp600 juta untuk setengah musim kompetisi.

“Saya akan memberikan yang terbaik buat Sriwijaya. Apa yang menjadi target Sriwijaya juga menjadi target saya. Saya juga siap dijadikan sebagai target man di barisan deoab Sriwijaya,” tegas Solomin.

Sementara Dodi Reza Alex, direktur PT Sriwijaya Optimis Mandiri [SOM], mengatakan, setelah penandatanganan kontrak ini pihaknya berharap Solomin bisa segera disahkan sebagai anggota Sriwijaya FC, mengingat Laskar Wong Kito bakal menjalani serangkaian jadwal padat mulai Maret nanti.

“Kami snagat bersyukur, akhirnya Sriwijaya FC bisa melengkapi kuota pemain asing yang diberikan Liga. Sriwijaya memang membutuhkan pemain bagus di lini depan. Saya berharap dia bisa berperan sebagai striker murni,” kata Dodi
SUMBER HTTP://GOAL.COM
Selanjutnya...
0

Resmi Dikontrak Separuh Musim

Minggu, 21 Februari 2010.
Sriwijaya FC akhirnya sukses meminang pemain buruannya, Pavel Solomin. Kemarin (21/2) di sekretariat Sriwijaya FC, kompleks PS Mall, pemain kelahiran 15 Juni 1982 menandatangani kontrak di hadapan Presiden Klub, Dodi Reza Alex.
”Kami bersyukur akhirnya bisa merekrut Pavel Solomin. Ini merupakan hasil kerja keras manajemen dan pihak lainya untuk memenuhi kebutuhan tim yang saat ini sangat butuh satu striker lagi,” kata Dodi Reza, usai penandatanganan kontrak.
Dodi berharap, dengan bergabungnya mantan pemain Lokomotiv Tashkent ini bisa menambah daya gebrak Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya). Hal ini sekaligus memenuhi kuota pemain 5 pemain asing yang ditetapkan.
Pavel menemani 4 pemain asing yang telah lebih dulu nyanggong di Laskar Wong Kito, yakni Zah Rahan Krangar, Obiora Richard, Keith Kayamba Gambs dan Precious Emuejeraye. ”Mudah-mudahan dengan bergabungnya Pavel Solomin bisa memperkuat daya gedor tim kita,” lanjut anggota DPR RI ini.

Tapi, meski sudah resmi milik Laskar Sriwijaya, pemain yang dibanderol di kisaran Rp600 juta dalam setengah musim ini, belum bisa dipastikan bisa bermain saat melawan Bontang FC (7/3) nanti. Pasalnya, pemain timnas Uzbekistan ini belum mendapat pengesahan dari pihak PT Liga Indonesia (PTLI). Hal ini terkait beberapa persyaratan yang belum beres. Salah satunya belum menyertakan surat tanda tangan kontrak ke pihak PTLI.
”Terhambatnya pengesahan administrasi Pavel ini karena banyaknya administrasi dan instansi yang harus diselesaikan. Ini menjadi tugas tersendiri bagi manajemen yang diutus untuk mengurus legalitas Pavel. Kami berharap hal ini tidak terlalu lama sehingga bisa segera dimainkan,” pungkas putra sulung Gubernur Sumsel. (mg43)

Nama : Pavel Solomin
TTL : Uzbekistan, 15 Juni 1982
Tinggi Badan : 176 Cm
Karir klub: Laga (Gol)
2003-2005Traktor Tashkent 53 (23)
2005FC Pakhtakor Tashkent 12 0(6)
2006Traktor Tashkent 30 (21)
2007FC Saturn Moscow Oblast 02 0(0)
2008Navbahor Namangan 0 (0)
2009- Lokomotiv Tashkent
2006 Timnas Uzekinstan sejak 12 (2)
SUMBER HTTP://SUMEKS.CO.ID

Selanjutnya...
0

Sriwijaya FC Optimis Rebut Poin Di Maladewa

Sabtu, 20 Februari 2010.
Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan menegaskan, dirinya cukup optimis bisa membawa pulang poin dari kandang Victory SC Maladewa, saat bentrok di babak 32 besar Piala AFC, Selasa (23/2).

Ditemui usai memimpin skuad timnya bentrok dengan Persija Jakarta dalam laga lanjutan putaran kedua Superliga 2009/10 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (18/2), Rahmad membeberkan optimisme dirinya itu.

"Insya Allah kami bisa membawa pulang poin dari Maladewa. Sebab dari video rekaman pertandingan Victory, saya sangat optimis anak-anak bisa mengatasi tim tersebut," katanya.

Ditambahkan, dari evaluasi rekaman tim lawan, pihaknya mengambil kesimpulan harus lebih dahulu mengambil inisiatif menyerang. Maklum saja karena tim yang akan dihadapi memiliki penyerang yang cukup berbahaya dan patut diwaspadai.

Masih kata Rahmad, meski timnya cukup kelelahan usai melakoni jadwal padat di kompetisi reguler, hal itu dipastikan tidak akan memengaruhi penampilan mereka. Sebab rotasi tetap ia lakukan untuk menjaga agar pemain yang tampil tetap fresh.

"Seperti pada laga melawan Persija hari ini, kami sengaja memainkan enam pemain yang absen di laga sebelumnya. Kami bersyukur karena materi pemain yang merata, sehingga rotasi bisa dilakukan dengan baik," pungkas Rahmad.

Seperti diketahui, pada babak 32 besar, "Laskar Wong Kito" berada di Grup F bersama Victory SC (Maladewa), Binh Doung (Vietnam), dan Selangor FC (Malaysia).

Pada laga perdana kejuaraan sepakbola kasta kedua di Asia ini, Sriwijaya yang di atas kertas masih diunggulkan dari rumah Victory SC akan memulai debutnya dalam upaya membuktikan diri masih yang terbaik.
SUMBER HTTP://GOAL.COM

Selanjutnya...
1

RD Hitung Kekuatan Victory SC

PALEMBANG - Persiapan dilakukan pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan menjelang pertandingan menghadapi Maldives Victory SC di laga perdana fase grup F AFC Cup, di Maldive, Selasa (23/2). Salah satu yang dilakukan RD adalah mempelajari dan menghitung kekuatan tim asal Maladewa itu.

"Saya mempunyai beberapa rekaman pertandingan Maldive, yang menjadi referensi saya untuk menentukan strategi yang dipakai nanti. Saya juga telah menontonnya beberapa kali," kata Rahmad, Sabtu (20/2).

Menurut RD, Maladewa memiliki kekuatan merata di semua lini. Tim yang solid dengan mengandalkan kolektivitas permainan. Materi tim lawan pun terbilang mumpuni yakni, memiliki striker bagus dan pertahanan yang solid, juga senantiasa menerapkan strategi permainan yang sederhana.

"Tim ini menggunakan strategi sederhana, tetapi bermain sangat efektif. Sehingga kita perlu menerapkan stretegi khusus menghadapi dengan permain seperti ini," kata RD.
Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

Firman Utina Hempaskan Sriwijaya

Jumat, 19 Februari 2010.
Kekhawatiran Sriwijaya FC terhadap pengaruh Firman Utina dalam permainan Persija Jakarta akhirnya terbukti. Gol tunggal Firman membuat pemain Sriwijaya FC gagal mendapatkan bonus Rp105 juta, karena Laskar Wong Kito menelan kekalahan 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.

Pada pertandingan itu, peran Firman cukup dominan. Pemain bertubuh mungil ini membuat Persija mempunyai variasi serangan dari lini tengah. Bahkan Firman sempat mengancam gawang Sriwijaya FC ketika laga baru berjalan lima menit. Namun tendangannya masih melebar.

Tuan rumah kembali mengancam pertahanan Sriwijaya pada menit ke-13. Tapi peluang tersebut dibuang percuma oleh Bambang Pamungkas, karena bola melebar tipis di kanan gawang Hendro Kartiko.

Gelombang serangan Persija akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-33. Firman berhasil menjebol gawang Hendro memanfaatkan kemelut yang terjadi di depan gawang Laskar Wong Kito. Hingga babak pertama usai, skor masih tetap 1-0.

Di babak kedua, Sriwijaya mulai berani menerapkan permainan terbuka untuk mengejar ketertinggalan. Tim tamu menguasai permainan, sedangkan Persija lebih sering mengandalkan serangan balik.

Namun sejumlah peluang Sriwijaya FC terbuang percuma, termasuk sundulan Richard Obiora yang masih melambung di atas mistar gawang Persija, kendati gawang sudah kosong. Hingga pluit panjang ditiupkan wasit, skor 1-0 untuk kemenangan Persija tidak mengalami perubahan.

Dengan kemenangan ini, Persija naik ke posisi lima klasemen sementara Superliga Indonesia 2009/10 dengan nilai 32 dari 20 pertandingan. Raihan angka itu masih berselisih dua poin dengan Sriwijaya yang menempati peringkat keempat.

Sumber https://www.goal.com
Selanjutnya...
0

Laga Berat

Kamis, 18 Februari 2010.
Sriwijaya FC (SFC), menjadi tim yang sempurna pada putaran ke-2 Indonesia Super League (ISL) musim ini. Tiga laga putaran ke-2 Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) mampu memetik poin sempurna.
Masing-masing unggul 2-0 atas Persebaya Surabaya (10/2), menang 1-0 atas Persik Kediri (13/2), dan terakhir mampu menumbangkan tim los galacticos Indonesia, Persisam Putra Samarinda (16/2) dengan skor 3-0.
Kini, tim besutan Rahmad Darmawan ini kembali membidik tiga poin. Menghadapi Persija Jakarta, besok (19/2), di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Tony Sucipto dan kawan-kawan bertekad bisa kembali menorehkan kemenangan.
“Kami sukses mengawali pertandingan pada putaran ke-2 ISL musim ini dengan sangat memuaskan. Kemenangan saat melawan Persisam (16/2) lalu akan menjadi modal tersendiri bagi kami untuk melawan Persija,” kata pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan.

Tapi, tim juara double winner 2007 ini akan melakoni laga yang berat. Macan Kemayoran julukan Persija jelas bermain di atas angin, karena di kandang sendiri dengan dukungan suporter fanatiknnya. Plus, Bambang Pamungkas dan kawan-kawan sduah mempunyai modal besar. Yakni mampu menahan imbang 1-1 dari tuan rumah Persisam Samarinda, (13/2). Praktis ini menjadi motivasi tersendiri bagi skuadra Benny Dollo.
Kesulitan lain Sriwijaya yakni, Persija akan bermain full team. Beberapa pemain terbaik tim juara runner up Copa Indonesia tahun 2005 ini juga siap diturunkan. Seperti Bambang Pamungkas, Ismed Sofyan, dan beberapa pemain bintang lainnya.
Meski dari segi head to head kedua tim berimbang, yakni, masing-masing menang empat kali, dan satu kali seri dari sembilan laga, Sriwijaya kurang diuntungkan. Ini setelah pada putaran pertama musim ini, Laskar Wong Kito ditahan 1-1 di kandang sendiri, Stadion Gelora Sriwijaya (13/1) lalu.
Hal yang menjadi momok terbesar bagi Sriwijaya saat menghadapi Persija adalah recovery. Skuadra Rahmad Darmawan ini telah menjalani tiga pertandingan yang waktunya mepet.
Antara lain, melawan Persebaya Surabaya, (10/2), dilanjutkan melawan Persik Kediri (13/2) dan melawan Persisam (16/2). Sedangkan Persija terakhir malakoni pertandingan melawan Persisam (13/2) lalu. Sehingga, Ismed Sofyan dan kawan-kawan mempunyai recovery hingga 5 hari.
“Kami harus menjalani tiga laga yang waktunya mepet. Bukan hanya jadwal pertandingan, kami juga dipaksa melakoni perjalanan yang lumayan melelahkan. Di mana anak-anak harus menjalani perjalanan darat hingga berjam-jam dan mengangkat-angkat barang,” imbuh pelatih berpangkat kapten marinir ini.
Belum lagi, lima pilar terbaik Sriwijaya harus mengalami kram saat melawan Persisam (16/2) lalu. Yakni, Ferry Rotinsulu, Obiora Richard, Ponaryo Astaman, dan Isnan Ali. Praktis hal ini menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi Coach Rahmad Darmawan untuk mencari pengganti.
Beruntung, Laskar Sriwijaya masih mempunyai beberapa pemain bintang yang sempat disimpan saat menjamu Persisam Putra Samarinda (16/2) lalu. Seperti, Charis Yulianto, Hendro Kartiko, dan Ambrizal yang siap turun.
“Kami akan mencoba melakukan rotasi pemain. Ini adalah satu-satunya cara kami untuk bisa keluar dari permasalahan ini. Mudah-mudahan anak-anak bisa bermain seperti apa yang kami harapkan,” tambah mantan pelatih Persipura ini.
Kontradiktif dengan Persija. Di atas kertas, Macan Kemayoran (julukan Persija) “hampir pasti” menang. Semua amunisi full power. Kuartet asing, Abanda Herman, Baihakki Khaizan, Mustafic Fachrudin siap tempur. Apalagi, tim ibu kota ini bertambah amunisi baru yang sangat berbahaya, yakni Firman Utina yang baru diboyong dari Pelita Jaya.
“Kami tidak ingin kecolongan di laga kandang. Kami akan berusaha keras bisa memetik poin penuh saat melawan Sriwijaya nanti. Apalagi, kami akan bermain full team. Ini menjadi modal tersendiri bagi kami,” ujar pelatih Persija, Benny Dollo.
Namun, ada catatan buruk Persija yang bisa dijadikan cermin bagi Sriwijaya FC. Persija pernah ditumbangkan Sriwijaya pada laga ISL musim lalu. Tim runner-up Liga Indonesia 2005 ini harus tunduk 3-4 dari Sriwijaya (10/5/09) lalu. Artinya, masih ada kans mencuri poin bagi Sriwijaya meski sangat berat

Sumber http://sumeks.co.id
Selanjutnya...
0

MAKIN GARANG!

Rabu, 17 Februari 2010.
Sriwijaya FC semakin garang melakoni laga Indonesia Super League (ISL) putaran ke-2 musim 2009-2010 ini. Ya, setelah sukses memetik poin 6 pada dua laga tur Jawa Timur (Jatim), yakni menang 2-0 atas Persebaya (10/2) dan menang 1-0 atas Persik (13/2) lalu, kini Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) kembali memetik poin penuh.
Ini setelah, tim besutan Rahmad Darmawan sukses membungkam tim tamu, Persisam Putra Samarinda, dengan skor akhir 3-0 (1-0), di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, kemarin sore (16/2).
“Kami bersyukur bisa mengawali pertandingan perdana di kandang dengan hasil maksimal. Hasil ini merupakan kerja keras para pemain yang mampu menerapkan permainan dengan baik,” kata pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan, kemarin (16/2).
Dari peluit kick off di tiup oleh wasit Fiator Ambarita, kedua tim langsung tampil menyerang. Berbagai peluang terus tercipta dari ke dua tim. Tapi, semuanya belum maksimal. Baru pada menit ke-20 striker Sriwijaya FC, Keith Kayamba mampu memecahkan kebuntuan lewat tendangan bebas di luar titik penalti. Tertinggal satu gol, Persisam terus menaikkan tempo. Pada menit ke-27, striker Persisam, Choi Dong Soo sempat mengancam lini pertahanan Sriwijaya lewat skill individunya. Tapi, berhasil di kandaskan kiper Ferry Rotinsulu.

Bermain di hadapan ribuan suporter, Laskar Sriwijaya tidak mau tertekan. Skuadra Rahmad Darmawan berbalik menyerang. Tapi, semuanya masih kandas. Yakni, tendangan Rachmat ”Poci” Rifai pada menit ke-33 masih melambung. Begitu juga dengan tendangan Arif Suyono pada menit ke-35 dan menit ke-45 masih melebar. Skor 1-0 untuk Sriwijaya hingga turun minum.
Memasuki babak ke-2, Laskar Sriwijaya terus menaikan tempo. Al hasil pada menit ke-51, tendangan keras Keith Kayamba Gumbs yang mendapat umpan terobosan dari Poci memaksa kiper Wawan Hendrawan harus memungut bola dari gawangnya.
Terus tertekan, Elang Borneo (julukan Persisam) balik menekan. Yakni, lewat tendangan Zainal Arif pada menit ke-56, tapi masih bisa dimentahkan Ferry Rotinsulu. Begitu juga tendangan keras Choi Dong Soo dari luar kotak penalti pada menit ke-72 kembali di tepis kiper asal Palu ini.
Tapi, petaka justru datang pada menit ke-81. Ini setelah Keith Kayamba Gumbs di langgar kiper Wawan Hendrawan di dalam kotak penalti. Akhirnya wasit memberikan tendangan penalti bagi Sriwijaya dan membarikan kartu kuning kepada Wawan. Rachmat”Poci” Rivai yang didaulat sebagai eksekutor akhirnya mampu mengeksekusi dengan baik. Hasil berubah 3-0 hingga laga bubar.
Meski sukses memetik poin tiga, Laskar Sriwijaya tetap bercokol di peringkat ke-4 dengan poin 34. Sebab, dua tim rivalnya, Persipura mampu menang 3-1 atas pelita (16/2) dan naik satu strip ke peringkat ke-2 dengan 35. sedangkan peringkat ke-3 diduduki oleh Persiba dengan poin 34 tapi unggul selisih gol dengan plus 11 gol dari Sriwijaya.
Sukses menekuk Persisam, skuadra Rahmad Darmawan langsung fokus pada laga selanjutnya. Ya, tim juara double winner 2007 ini akan bertamu ke Persija Jakarta (19/2). Bahkan, Hari ini (17/2), Charis Yulianto dan kawan-kawan akan langsung bertolak ke Jakarta.
”Kami akan langsung fokus pada laga melawan Persija. Kami harus benar-benar bisa mengatur kondisi fisik pemain. Sebab, ini yang menjadi permasalahan kami saat ini” tambah pelatih berpangkat kapten marinir ini.
Tapi, meski faktor recovery menjadi momok terbesar bagi Sriwijaya, pelatih asal Metro Lampung ini tetap optimis bisa mencuri poin saat melawan Macan Kemayoran (julukan Persija).
”Anak-anak sudah bermain maksimal. Mereka bisa meraih sukses dalam tiga laga terakhir. Dan kemenangan ini bisa menjadi modal tersendiri bagi kami,” imbuh mantan pelatih Persipura ini.
Sementara itu, pelatih Persisam, Aji Santoso menanggapi dingin dengan kekalahan ini. Mantan pelatih Persebaya Surabaya ini menilai permainan anak asuhnya tidak terlalu buruk.
Menurut Aji sapaan Aji Santoso, absennya beberapa pilar terbaiknya juga salah satu faktor kekalahan Persisam. Seperti Danillo Fernando (akumulasi), Hamka Hamza dan M Robby (cedera). ”Anak-anak sudah bermain maksimal. Salah satu sebab kekalahan ini karena faktor kelelahan. Di sisi lain, absenya tiga pilar terbaik kami juga sangat mempengaruhi permainan anak-anak. Sebab, kualitas pemain inti dengan pemain pengganti jelas berbeda,” timpal Aji

Sumber http://sumeks.co.id
Selanjutnya...
1

Kayamba Motori Kemenangan SFC atas Persisam

Palembang - Keith Jerome Kayamba Gumbs menjadi motor kemenangan Sriwijaya FC saat menekuk Persisam Samarinda 3-0 dalam lanjutan Indonesian Super League di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Selasa (16/2/2010).

Dalam kemenangan itu Kayamba yang merupakan kapten Sriwjaya FC menyumbang dua gol. Satu gol lainnya dicetak tandem Kayamba di lini depan, Rahmat Rivai.

Kayamba mengukir gol pertamanya di menit ke-20. Gol ini tercipta melalui tendangan bebas di luar kota penalti pertahanan Persisam. Tendangan keras penyerang asal negara St. Kitts-Nevis itu tak mampu diantisipasi kiper Wawan Hendarwan.

Memasuki babak kedua, Sriwijaya FC terus melakukan tekanan terhadap lawannya. Di menit 52, Anoure Obiora menusuk pertahanan kiri Persisam, lalu memberi umpan kepada Kayamba yang kemudian menaklukkan lagi Wawan Hendarwan.

Unggul 2-0 tidak membuat para pemain Sriwijaya FC mengendurkan tempo permainan. 'Laskar Wong Kito' memperoleh hadiah penalti setelah Kayamba dijatuhkan Wawan di kotak terlarang. Rahmad Rivai sukses mengalgojoi penalti tersebut dan mengubah skor menjadi 3-0.

Tambahan tiga poin ini membuat Sriwijaya FC telah mengumpulkan nilai 34 dari 20 pertandingan dan berada di posisi keempat di klasemen sementara. Perolehan angka mereka sama dengan Persiba Balikpapan, dan terpaut lima dan satu poin dari Arema Indonesia dan Persipura Jayapura.

Sumber http://www.detiksport.co
Selanjutnya...
0

Pilih Nomor 23

Jumat, 12 Februari 2010.
Pemain anyar Sriwijaya FC, Pavel Solomin sudah hampir 100 persen bergabung bersama Sriwijaya FC. Bahkan, mantan pemain Lokomotiv Tashkent ini sudah memesan jersey nomor 23.
Menurut pemain kelahiran Uzbekistan, 15 Juni 1982 ini dirinya memilih nomor 23 karena terinspirasi ingin seperti pemain favoritnya, David Beckham semasa masih memperkuat Real Madrid.
“Meski di klub lama yakni Lokomotiv Tashkent saya memakai nomor 11, tapi di Sriwijaya saya akan memakai nomor 23. Karena saya ingin seperti David Beckham yang menjadi bintang dan sering mencetak gol,” kata Solomin, kemarin (11/2).
Mantan pemain Navbahor Namangan ini menambahkan, sesuai dengan tugasnya sebagai striker, dirinya akan berusaha keras untuk bisa menciptakan gol dan akan bermain maksimal dan memberikan yang terbaik bagi Sriwijaya.
“Secara fisik saya sudah siap untuk bermain bersama Sriwijaya. Saya akan berusaha keras untuk bisa membantu Sriwijaya menjadi yang terbaik. Terpenting saya akan bekerja maksimal,” lanjutnya.

Ya, di lihat dari perjalanan karirnya, Solomin merupakan pemain yang mempunyai naluri mencetak gol. Terbukti, saat memperkuat Traktor Tashkent, pemain berpostur 176 cm ini telah mencetak 23 gol dari 53 laga, begitu juga masih bersama Pakhtaor Taskent telah mencetak 6 gol dari 12 laga. Terakhir mencetak 21 gol dari 30 laga.
Begitu juga saat bermain di Timnas, saat Uzbekistan melawan Arab Saudi pada laga piala Asia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta (22/7/07) dengan skor 1-2. gol satu-satunya Uzbekistan tercipta dari tandukan kakinya pada menit ke-81.
Pavel Solomin menambahkan, bukan hanya siap di tempatkan sebagai striker, dirinya juga siap di tempatkan di mana saja. Seperti playmaker atau sayap. “Bila ada pemain ada yang cedera atau tidak bisa diturunkan, saya siap untuk mengisi posisi itu,” lanjutnya.
Mengapa Anda memilih Sriwijaya? “Sebenarnya saya ingin dikontrak lagi dengan Lokomotiv Tashkent. Tapi, setelah saya banyak tahu tentang Sriwijaya lewat agen maupun internet, saya lebih memilih Sriwijaya,” pungkasnya. (mg43)

Nama: Pavel Solomin
TTL: Uzbekistan, 15 Juni 1982
Tinggi Badan: 176 cm
Karir klub: Laga (Gol)
2003-2005Traktor Tashkent 53 (23)
2005FC Pakhtakor Tashkent 12 0(6)
2006Traktor Tashkent 30 (21)
2007FC Saturn Moscow Oblast 02 0(0)
2008 Navbahor Namangan 0 (0)
2009- Lokomotiv Tashkent
2006 Timnas Uzekinstan sejak 12 (2)

Sumber http://sumeks.co.id
Selanjutnya...
0

Ferry Rotinsulu: Saya Tetap Di Sriwijaya FC

Ferry Rotinsulu, kiper Sriwijaya FC, memastikan dirinya tetap akan membela "Laskar Wong Kito" hingga akhir musim ini, meski beberapa tim sudah mengajaknya untuk pindah.

Dikatakan Ferry, sebagai pemain sepakbola profesional, dirinya akan bersikap profesional dengan menyelesaikan kontrak yang ia telah sepakati bersama manajemen Sriwijaya FC.

Karena itu imbuhnya, ia tidak akan kemana-mana setidaknya hingga kontraknya dengan tim kebanggaan masyarakat Palembang dan Sumatera Selatan berakhir musim ini.

"Saya tetap di Sriwijaya FC hingga akhir musim. Memang ada ajakan untuk pindah, salah satunya dari Persib (Bandung). Tapi saya harus menghargai kontrak hingga akhir musim ini," kata Ferry saat berbincang dengan GOAL.com di Palembang, Rabu (3/1).

"Sebetulnya, tawaran pindah itu juga cukup menarik, tapi saya tidak ingin mengecewakan Sriwijaya FC, meski kondisi tim sempat tidak kondusif akibat krisis finansial. Tapi sekarang sudah mulai membaik, meski belum sepenuhnya seperti dulu."

Ditanya apakah musim depan dirinya akan bermain di Persib, kiper asal Palu Sulawesi Tengah ini mengaku akan melihat nanti. Hal tersebut menyangkut siapa pelatih yang menukangi tim itu, karena terkait karirnya ke depan.

Sumber http://goal.com
Selanjutnya...
0

Honey Moon Solomin di Palembang

Kamis, 11 Februari 2010.
Pavel Solomin memastikan diri menetap di Palembang dan memperkuat Sriwijaya FC hingga akhir putaran kedua 2009/20010. Komitmen striker berdarah Uzbekistan ini, ditunjukkan dengan membawa istrinya Anastasya yang baru dinikahi 3 bulan lalu. Ia mengaku kedatangannya ke Palembang sekaligus berbulan madu.

Solomin tiba di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Kamis (11/2) pukul 18.00. Ia ditemani agennya Abdul Salam, Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Faisal Mursyid dan offisial tim, Amir.

Alhamdulillah ia sudah datang dan kita secepatnya mengurus persyaratannya termasuk soal Kitas (Kartu Izin Tinggal Sementara) dan ITC (Internasional Transfer Certifikat). Besok (Jumat) kami akan menyelesaikan semuanya dan langsung ke Jakarta,” ujar Faisal Mursyid.

Hal yang sama juga diungkapkan Manajer SFC Hendri Zainuddin. Manajemen sempat membuat was-was, karena sudah memasuki tahap akhir transfer pemain. Beruntung semuanya sudah ada

kemajuan dengan kedatangan sang penyerang. “Kita bergerak cepat untuk menyelesaikan semua proses yang diperlukan agar dia segera memperkuat tim,” ujar Hendri.

Faisal menambahkan, khusus untuk proses pengurus ITC dan KITAS paling lama memakan waktu sekitar 2 hingga 3 minggu. Tetapi karena yang bersangkutan pemain Asia, maka prosesnya bisa lebih cepat. “Mudah-mudahan tidak ada halangan dan prosesnya cepat selesai,” ujar Faisal.

Bagaimana dengan Solomin? Ia mengaku tidak ada masalah dengan kondisi cuaca di Indonesia, sebab hampir memiliki kemiripan dengan Uzbekistan. Bahkan suhunya mencapai 47 derajat. Ia sangat antusias bergabung dan bermain bersama Laskar Wong Kito, setelah melihat referensi dan

keterangan agennya tentang SFC. “Saya pikir SFC merupakan klub bagus, sehingga saya tertarik bermain di sini. Selain itu kesempatan untuk bermain lebih besar untuk menjaga penampilan saya,” ujarnya.

Namun saat ditanya tentang atmosfir pemain Liga Super Indonesia, Pavel mengaku tidak begitu tahu. Namun ia yakin mampu beradaptasi meski belum bisa berbahasa Indonesia. “Saya bisa menggunakan bahasa tubuh baik meminta bola maupun bermain secara tim,” ujarnya.

Disoal tentang rumah tangganya, Solomin mengaku baru saja menikahi istrinya Anastasya 3 bulan lalu. Pemain Timnas Uzbekistan ini masih menikmati kebersamaan dengan sang istri. Pernikahan membuatnya lebih bersemangat lagi untuk terus bermain. Solomin menganggap kontraknya

bersama SFC adalah bulan madu gratis baginya. “Sehingga saya lebih termotivasi untuk bermain bagus dan mencetak gol untuk klub,” ujarnya.

Menurut agennya Abdul Salam sesuai kesepakatan pemain usia 27 tahun ini menandatangani sejumlah kesepakatan kontrak setengah musim bersama SFC di Sekretarit SFC Kompleks Pelembang Square (PS), Jumat (12/2) pagi.

Rencananya hari ini, tetapi datangnya sore, maka kita jadwalkan besok. Segera mengurus keperluan lainnya mulai dari KITAS dan ITC-nya agar segera bermain bersama SFC,” tegasnya. sripo

Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

Dukungan dan Doa Kemenangan SFC Lawan Persik

Suporter Singa Mania Indonesia (Simanis) telah berada di Kediri untuk memberikan dukungan saat Sriwijaya FC menghadapi Persik di Kediri, Sabtu (13/2) nanti. Namun ada sedikit kekhawatirkan yang dirasakan mereka pasca kekalahan Persik atas Persik dengan skor 1-3, membuat pendukung Persik mengamuk sehingga menewaskan salah seorang pendukung Persik.

Hal ini diungkapkan Presiden Simanis Qusoy, Kamis (11/2). Menurut dia sebanyak 20 anggotanya sudah bertolak menuju Kediri dan berencana memberikan dukungan. "Kita tengah mengadakan upaya silaturahmi dengan Pesik Mania. Semoga semuanya berjalan lancar, sebab selama ini kita memang memiliki hubungan yang baik dengan semua suporter," ujar Qusoy.

Menurut Qusoy, pihaknya akan berusaha memberikan dukungan kepada Laskar Wong agar meraih kemenangan menghadapi Persik."Sebab dengan kemenangan akan membawa tim kita ke posisi 4 besar dan bersaing memperebutkan juara Liga," tegas Qusoy.

Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

Bobby Siap Bersaing

MESKI akrab di bangku cadangan defender Sriwijaya FC Bobby Satria tidak kehilangan kemampuan terbaiknya. Setidaknya kemampuannya itu ditunjukkan saat Laskar Sriwijaya mengalahkan Persebaya Surabaya, Rabu (10/2).
Bobby menunjukkan kemampuan konsistennya sepanjang pertandingan. Gerakannya yang tenang dan taktis sukses mematikan striker Persebaya Korinus Pingkrew dan Andi Oddang.

Beberapa kali pemain kelahiran Padang ini membuat frustasi Korinus. Kecepatannya pun patut diacungi jempol."Dia adalah pemain potensial dan pemain penting bagi SFC," ujar pelatih Rahmad Darmawan, Kamis (11/2).
RD mengaku tidak pernah membedakan pemain. Dimatanya semua pemain baik cadangan maupun starter sama.

Apalagi musim ini dia menerapkan sistem rotasi untuk seluruh pemain mengingat padatnya jadwal kompetisi Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010."Saya mengatakan ini merupakan sistem rotasi dan tergantung dalam standar latihan sejauhmana dia menunjukkan kemampuannya," ujar RD.

Secara terpisah Bobby Satria mengaku senang diturunkan. Sejak awal kedatangan bersama Sriwijaya FC, ia memang siap bersaingan dengan bek-bek terbaik SFC. Makanya dia memilih meninggalkan Persebaya Surabaya, tim yang selalu menjadikannya starter."Intinya saya siap bersaing. Tetapi semuanya berlangsung secara sehat. Sebab saya juga belajar dari para senior saya dan menghormati mereka," ujar Bobby.

Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

Sriwijaya Taklukkan "Bajul Ijo"

Rabu, 10 Februari 2010.
Tanpa penonton, Persebaya Surabaya seperti kehilangan giginya. Mereka tak bisa berbuat banyak saat menjamu Sriwijaya FC dan dipaksa menyerah 0-2, Rabu (10/2), di Stadion Gelora 10 Nopember.

Persebaya pun gagal membalas kekalahan yang mereka alami saat melawat ke kandang Sriwijaya di putaran pertama, Oktober 2009. Saat itu, Persebaya menyerah 1-2.

Sebenarnya, Persebaya mengawali permainan dengan baik dan terus menekan. Peluang pun langsung tercipta lewat Andi Odank, tapi gagal dikonversi menjadi gol. Demikian juga peluang di menit ke-25 lewat John Tarkpor. Tapi, bola tendangannya berhasil ditepis kiper Sriwijaya, Ferry Rotinsulu.

Jelang pertengahan babak pertama usai, Sriwijaya gantian menekan. Tercatat dua peluang berhasil diciptakan Sriwijaya, melalui Arif Suyono dan Keith Kayamba Gumbs. Namun, Sriwijaya baru mencetak gol pada menit ke-37, setelah Ambrizal sukses menanduk bola tendangan penjuru.

Memasuki babak kedua, Persebaya berusaha kembali menekan dan menyamakan kedudukan. Mereka memasukkan Corinus Fingkreuw untuk menggantikan Josh Maguire. Permainan Persebaya memang sedikit tajam. Namun, mereka tetap gagal membobol gawang lawan. Bahkan, pada masa injury time babak kedua, Zah Rahan Krangar membobol gawang Persebaya dan memastikan Sriwijaya FC menang 2-0

Sumber http://bola.kompas.com
Selanjutnya...
0

Laga Perdana Harus Berkesan

Selasa, 09 Februari 2010.
PLAYMAKER andalan Sriwijaya FC, Zah Rahan Krangar menegaskan, timnya harus meraih tiga poin mengawali laga perdana putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI). Sebab kesempatan bagi Laskar Wong Kito sangat besar lantaran meladeni tim tuan rumah Persebaya dalam partai usiran, di Malang 10 Februari nanti.Laga itu merupakan partai usiran. Jadinya tanpa penonton dan tidak bermain di kandang mereka. Makanya, kita harus mampu memaksimalkannya,” kata Zah Rahan, Sabtu (6/2).

Menurut pemain berdarah Liberia ini, sudah sepantasnya SFC mengakhiri masa suram dengan meraih kemenangan demi kemenangan untuk menjaga peluang juara di putaran kedua Liga Super. Sebab, menurut dia, selisih poin antara peringkat satu Arema hanya 11 angka.
Artinya peluang itu terbuka bagi SFC dan semua tim yang berada di 10 besar klasemen Liga Super. Kita juga jika tidak hati-hati bisa tergelincir,” ujar pemain yang disebut-sebut sebagai ruh serangan SFC.

Pemain usia 24 tahun ini menegaskan, persaingan putaran kedua akan sangat ketat mengingat semuanya berpeluang. Khususnya SFC akan menghadapi ujian besar karena melawat ke kandang tim-tim besar yakni, Persija, Persik, Persib, dan beberapa tim kuat lainnya. “Tetapi tim-tim lain juga patut diwaspadai, karena mereka juga memiliki ambisi yang sama,” tegas Zah.

Ketika ditanya apa ambisi pribadinya dalam laga ini, Zah mengaku sangat termotivasi untuk memenangkan laga menghadapi Persebaya dan Persik. Sebab kemenangan ini bukan hanya dari sisi teknis, tetapi juga sisi psikologis atau moral tim.
Memulai start dengan baik adalah modal penting bagi kami. Sebab turut memberikan motivasi dan semangat serta moral tim,” ujarnya.

Seperti diketahui Zah merupakan anggota skuad Timnas Liberia. Talenta pemuda kelahiran Liberia ini ditemukan pertama kali oleh pelatih Subangkit yang merekrutnya bersama Deltras. Setelah dua musim dia memperkuat tim asal Sidoarjo itu, ia kemudian menerima pinangan dari SFC.
Bersama klub asal Sumsel ini, ia sukses mempersembahkan double winner musim pertamanya 2007/2008, mempertahankan piala Copa Dji Sam Soe (sekarang Piala Indonesia). Tetapi musim ini Zah cs mengalami masa suram. Hanya mampu mengumpulkan 25 poin dari 17 kali pertandingan selama putaran pertama.

Permainan anak-anak SFC seperti mudah dibaca lawan. Khususnya Zah kerap mati kutu lantaran di kepung pemain tim lawan berbadan besar. Meski demikian dengan kecerdasannya, Zah kerap keluar dari tekanan dan mampu mengkreasi setiap serangan.

Ketika ditanya apa persiapannya menghadapi Persebaya, pemain terbaik Liga Indonesia musim 2007/2008 ini menegaskan, ia sudah tahu kekuatan tim asuhan Danurwindo itu, baik kelemahan maupun kelebihannya. “Musim putaran pertama kami sudah bertemu, saya dan teman-teman tahu bagaimana cara menghadapi Persebaya,” tandas Zah

Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

Persebaya Berambisi Balas Kekalahan

Aroma revans mulai menyeruak di Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya. Persebaya berambisi membalas kekalahan dari Sriwijaya FC dalam laga balas dendam yang digelar tanpa penonton, Rabu (10/2/2010).

Pada pertemuan di putaran pertama, Bajul Ijo ditekuk 1-2 di kandang Sriwijaya. Meskipun sempat unggul berkat gol Korinus Fingkreuw, pasukan Surabaya gagal mempertahankan konsistensi hingga akhirnya Sriwijaya membalas dua gol buah karya Keith Kayamba dan Rahmad Rivai.

"Baik Persebaya maupun Sriwijaya sama-sama belum merombak skuad. Kami sama-sama tahu materi masing-masing. Tapi kami di kandang sendiri. Meskipun tanpa penonton, ini keuntungan buat kami," kata Pelatih Persebaya Danurwindo, Selasa (9/2/2010).

Pelatih Sriwijaya Rahmad Darmawan mengakui bahwa kualitas kedua tim berimbang. Bahkan, timnya cukup kerepotan ketika menjamu Persebaya. "Pemain mereka cepat-cepat, mulai dari lini tengah hingga depan, semuanya berbahaya," katanya.

Namun, Rahmad mengatakan bahwa Persebaya punya masalah pertahanan yang selama ini belum terselesaikan. "Celah di lini belakang itu yang akan kami manfaatkan," ujarnya.

Meski digelar tanpa penonton, laga akan disiarkan langsung di Antv pukul 15.30.

Sumber http://bola.kompas.com
Selanjutnya...
0

Jamu SFC, Persebaya Tetap Tanpa Penonton

Persebaya Surabaya tetap harus berduel dengan Sriwijaya FC besok tanpa penonton di kandang, sebab hingga kini keputusan Peninjauan Kembali (PK) belum turun dari tangan ketua umum PSSI.

"Sampat saat ini saya belum membahas soal PK itu, karena untuk menurunkan PK saya harus merapatkan ini dengan EXCO (Komite Eksekutif)," ucap orang nomor satu di PSSI, Nurdin Halid, kepada wartawan di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Selasa (9/2/2010) siang WIB.

Seperti diwartakan sebelumnya, Persebaya mengajukan PK atas hukuman pertandingan tertutup di kandang sendiri sebagai buntut kericuhan di luar stadion saat melawan Arema Indonesia pada 16 Januari lalu.

Dilanjutkan Nurdin, ada hukuman yang diberikan Komdis tidak bisa dibanding, namun semua itu bisa ditinjau kembali lewat hak prerogatif ketua umum, termasuk kemungkinan Persebaya menggelar pertandingan tertutup melawan Sriwijaya FC (SFC) di Stadion Gelora 10 November hari Rabu (10/2) besok.

"Kalau soal itu tanyakan saja ke PT Liga, karena hukuman komdis itu yang menjadi eksekutornya adalah PT Liga," tukas Nurdin.

Sementara itu PT Liga mengatakan selama belum ada PK dari ketua umum PSSI, maka hukuman tersebut harus tetap dilaksanakan, apalagi sudah tidak ada waktu untuk menggelar rapat.

"Selama belum ada pengampunan dari ketua umum, maka hukuman itu akan tetap berjalan," tegas Direktur Utama PT Liga, Andi Darussalam.

"Dan Liga tidak ada kewenangan untuk mengubah keputusan karena Liga hanya menjalankan keputusan Komdis karena ini sifatnya terikat," sambungnya.

Sumber http://www.detiksport.com
Selanjutnya...
0

SFC Target Juara Grup

Selasa, 02 Februari 2010.
PALEMBANG - Menghadapi AFC Cup, Sriwijaya FC menargetkan juara grup F. Sebab melihat tim-tim yang ada, sepertinya Keith Kayamba cs bisa menang dengan mudah.

"Pastinya kita sangat senang, ada 4 tim di grup F. Kita akan memanfaatkan peluang yang ada dengan maksimal. Ini pertandingan internasional. Melihat 4 tim ini, tentunya memiliki kans dan kesempatan yang sama. Kita juga memiliki kans besar untuk terus melaju ke babak berikutnya," ujar RD.

Namun menurut RD, berbicara masalah kekuatan tim, RD mengatakan semua tim patut diwaspadai. Sebab rata-rata merupakan tim juara dalam kompetisi domestik di negara masing-masing. Tetapi yang diwaspadainya adalah Becamex Binh Doung FC yang memiliki prestasi cukup mentereng di ajang AFC."Semua tim kuat dan patut diwaspadai," ujar RD.

Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

Tuntaskan Transfer Solomin Satu Pekan

PALEMBANG - Pelatih Rahmad Darmawan menegaskan akan menuntaskan transfer Pavel Solomin dalam watku satu pekan. Sebab persoalan dan kebutuhan akan sosok pemecah kebuntuan sangat mendesak.
"Kita harapkan semuanya sudah tuntas dalam waktu satu pekan ini," ujar RD.

Hal serupa juga diungkapkan Manajer SFC Hendri Zainuddin, jika tidak ada aral melintang, Solomin bisa saja datang pada 6 Februari nanti untuk mengurus segala keperluan dan administrasinya. Juga untuk urusan draf kontraknya.
Meski nanti kontrak berjalan lancar bisa jadi Solomin tidak langsung memperkuat SFC saat menghadapi Persebaya nanti. Hal ini disebabkan persoalan Kitas yang belum dikantongi sang pemain.

"Kita berusaha secepat mungkin menyelesaikan segala persoalan agar kita maksimal menjalani putaran kedua musim kompetisi 2009/2010 nanti," tegasnya.

Info SOLOMIN
Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
1

Rahmad Berharap Trio Sriwijaya Bertahan

Palembang - Berhembus kabar tiga pilar Sriwijaya FC yang selama ini menjadi andalan yakni Ferry Rotinsulu, Ponaryo Astaman dan Isnan Ali akan hengkang ke Persib Bandung. Pelatih
Rahmad Darmawan berharap ketiganya dapat bertahan dan menghormati kontraknya.

Untuk sisa musim ini, Persib tidak lagi diperkuat oleh kiper Sintawechai "Kosin" Hatairatanakool. Untuk itulah manajemen Maung Bandung mencari penjaga gawang baru.

Ferry diharapkan dapat menggantikan Kosin. Keinginan merangkul kiper kelahiran 28 Desember 1982 itu disampaikan manajer Persib, Umuh Mukhtar, Sabtu (30/01/2010) lalu.

Selain Ferry, Persib juga mendekati Isnan Ali dan Ponaryo Astaman untuk memperkuat posisi gelandang dan sayap.

Ferry, Ponaryo, dan Isnan digoda manajemen Persib Bandung untuk pindah selama setengah musim. Kabarnya manajemen "kota Kembang" ini menawarkan nilai kontrak lebih untuk satu musim.

Arsitek 'Laskar Wong Kito', Rahmad Darmawan berharap ketiga pilar itu tetap berada di Gelora Bumi Sriwijaya. "Kita berharap mereka tetap bertahan bersama Sriwijaya FC hingga akhir kompetisi," kata Rahmad kepada pers, Senin (01/02/2010).

Meski begitu Rahmad tetap menyerahkan keputusan yang terbaik kepada para pemainnya. "Meskipun saya berharap mereka bertahan, tetapi semuanya tetap saya serahkan kepada para pemainnya," tuntasnya.

Sumber http://www.detiksport.com

Selanjutnya...
0

Ferry Tersenyum Soal Gabung Persib

Senin, 01 Februari 2010.
Setelah diwarnai isu hengkang sejumlah pemain pilarnya, cobaan kembali menerpa Sriwijaya FC. Kali ini mengenai isu kepergian kiper Ferry Rotinsulu menuju Persib Bandung. Kabar ini menjadi pembicaraan hangat lantaran publik Laskar Wong Kito tidak ingin kehilangan kiper kesayangan dan menjadi ikon klub asal Sumsel.
Kabar ini datang dari jajaran manajemen Persib Bandung yang memang mengincar Ferry untuk dikontrak setengah musim. Kiper timnas ini rencanaya diplot sebagai pengganti Kosin, kiper Persib yang kembali ke negaranya Thailand.

Ditanya mengenai kabar ini, pelatih Rahmad Darmawan mengatakan, semua tergantung kepada Ferry, saya ingin dia tetap bertahan. Tetapi kita mencari jalan terbaik semuanya. "Semuanya saya serahkan kepada mereka, karena itu mereka. Tetapi saya ingin mereka tetap bersama kami," ujar RD.

Kabar ini menjadi isu hangat, lantaran Ferry dikabarkan berminat menggantikan posisi Kosin. Sementara itu, Ferry yang kemarin secara kebetulan mengunjungi Sekretariat SFC hanya terlihat bercengkrama dengan pemain. Namun, saat ditanya soal isu kepindahannya menuju Persib. Ferry hanya tersenyum berlalu. Tidak jelas apa senyuman sang ikon lantaran dia tidak membantahnya ataupun mengiyakan.

Kabar kepindahan Ferry Santer terdengar setelah manajer Persib Bandung Ummuh Mukhtar, Sabtu (30/1) lalu menyatakan, meminati sang pemain lantaran krisis kiper. Selain Ferry, Persib juga meminati Isnan Ali dan Ponaryo Astaman.

Sejauh ini Isnan mengatakan, masih menghormati kontraknya bersama SFC. Bahkan dia mengatakan tidak akan pindah sekalipun digaji dua kali lipat. "Intinya saya menghormati kontrak saya di sini," tegasnya.

Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
 
Blog Laskar Wong Kito © Copyright 2010 | Design By Gothic Darkness |