0

Bantai Selangor, Sriwijaya Juara Grup F Piala AFC

Rabu, 28 April 2010.
Sriwijaya FC akhirnya tampil sebagai pemimpin klasemen akhir Grup F Piala AFC 2010 setelah dalam laga pamungkas menggasak wakil Malaysia Selangor FC 4-0 di Stadion Shah Alam.

Hasil tersebut membuat Sriwijaya FC mengumpulkan poin 13. Raihan angka Sriwijaya sama dengan Binh Duong [Vietnam] yang menggilas Victory SC 5-0, namun Laskar Wong Kito unggul selisih gol. Keberhasilan memuncaki klasemen ini membuat Sriwijaya FC bisa terhindar dari tim tangguh di babak 16 Besar.

Dalam pertandingan ini, Selangor banyak menurunkan pemain pelapis, akibat absennya sejumlah pilar karena cedera dan menjalani sanksi akumulasi kartu. Kendati demikian, mereka tetap menerapkan permainan menyerang.

Hanya saja, Sriwijaya FC yang bermaterikan pemain berpengalaman mampu memanfaatkan kondisi itu. Tim tamu sudah unggul lebih dulu pada menit ke-26 melalui Kayamba Gumbs untuk menaklukkan Iqbal Suhimi setelah menerima umpan terobosan dari Richard Obiora.

Tiga menit sebelum babak pertama usai, Obiora memperbesar keunggulan Sriwijaya FC melalui tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti yang membuat Iqbal mati langkah.

Selangor yang berusaha tidak kehilangan muka di hadapan pendukungnya sendiri mencoba memberikan perlawanan. Namun hingga pertandingan memasuki menit ke-80, sejumlah peluang yang didapat tidak membuahkan hasil.

Sebaliknya, Sriwijaya mampu memperbesar keunggulan pada menit ke-82 lewat Ponaryo Astaman yang menyarangkan bola ke gawang Selangor usai menerima umpan matang dari Kayamba. Kayamba akhirnya mencetak gol keduanya di laga ini saat injury time, sehingga memastikan Sriwijaya meraih kemenangan 4-0.

Sumber http://goal.com
Selanjutnya...
0

RD: Kami Sudah Lupakan Kekalahan!

Senin, 26 April 2010.
Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan berani menjamin bahwa skuad tim besutannya telah melupakan kekalahan memalukan 5-1 di kandang Persitara Jakarta, pada laga lanjutan putaran kedua Superliga, 24 April lalu.

Menurut mantan pelatih Persija Jakarta dan Persipura Jayapura ini, kondisi psikologis Charis Yulianto dkk berangsur-angsur membaik dalam beberapa hari terakhir, seiring dengan pulihnya kondisi fisik yang sempat didera kelelahan.

"Anak-anak memang saya tekankan untuk melupakan kekalahan kemarin, karena untuk apa diingat-ingat lagi," kata Rahmad dihubungi GOAL.com dari Palembang, Senin (26/4).

"Ini sepakbola dan semua berlangsung demikian cepat, kadang kalah dan kadang menang. Tampaknya para pemain bisa memaknai ucapan saya ini."

Kondisi membaik ini jelas disambut gembira pelatih yang akrab disapa RD tersebut. Maklum saja, hanya berselang empat hari setelah kekalahan itu, Laskar Wong Kito dijadwalkan melakoni laga terakhir di fase grup F AFC Cup 2010, yakni kontra Selangor FA di Malaysia, 28 April 2010.

Partai ini adalah laga penentuan untuk menentukan posisi akhir di grup. Sementara, Sriwijaya FC sejak awal bertekad merebut posisi juara grup demi hasrat menjadi tuan rumah AFC Cup pada babak 16 besar nanti.

Seperti diketahui, Sriwijaya FC saat ini bercokol di puncak klasemen dan hanya terpaut dalam selisih gol dengan penghuni tempat kedua, Becamex Binh Doung (Vietnam).

"Kami berharap pemain fokus dan konsentrasi untuk bertanding menghadapi Selangor. Ini adalah kesempatan terakhir di fase grup, dan pemain harus benar-benar berhati-hati," ujar pelatih berusia 43 tahun ini.

Sriwijaya FC telah bertolak dari Jakarta ke Selangor, Senin pagi, pukul 0900 WIB dengan membawa 18 pemain.

Sedangkan, pemain yang tidak diplot dalam tim adalah AA Ngurah Wahyu Trinajaya, Mustofa Aji, Hendro Kartiko, Precious Emurajeraye, dan Amirul Mukminin.

Sumber http://goal.com
Selanjutnya...
0

Cedera Paha, Ponaryo Absen Lawan Selangor

Minggu, 25 April 2010.
Gelandang serang andalan Sriwijaya FC Ponaryo Astaman dipastikan absen pada laga terakhir fase grup F AFC Cup 2010 kontra Selangor FA, di Malaysia, 28 April ini.

Mantan pemain Persija Jakarta ini, terkena cedera paha kanan yang cukup parah karena bertabrakan dengan salah satu pemain Persitara Jakarta Utara, pada pertandingan Sabtu (24/4).

Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan memprediksi mantan kapten timnas ini tidak akan pulih dalam waktu dekat.

Sehingga, mau tak mau dia harus menyiapkan alternatif pemain pengganti yang berkualitas sepadan, mengingat laga ini menentukan untuk posisi akhir di klasemen grup.

Seperti diketahui, Laskar Wong Kito sementara ini berada di puncak klasemen grup dengan torehan 10 poin dari hasil tiga kali menang, satu kali seri dan satu kali kalah.

Raihan ini ditempel ketat oleh Becamex Binh Doung (Vietnam) yang berada di tempat kedua dengan poin yang sama dan hanya selisih dalam koleksi gol.

"Cedera Ponaryo cukup parah. Itulah saat pertengahan pertandingan kemarin saya tarik keluar. Yang dibutuhkan dia saat ini adalah istirahat agar cederanya segera pulih," kata Rahmad yang dihubungi GOAL.com dari Palembang, Minggu (25/4).

"Kondisi ini sebenarnya tidak terlalu mengkhawatirkan untuk tim karena kita masih memiliki Tony (Sucipto) dan Alamsyah (Nasution) yang biasa menggantikan posisi Ponaryo," kata mantan pelatih Persija dan Persipura ini.

Ponaryo Astaman adalah sosok pemain penting dalam tim kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan ini, serupa dengan perannya saat menjadi jenderal lapangan tengah Persija Jakarta.

Bersama Sriwijaya FC di musim ini, Ponaryo tetaplah seorang jenderal lapangan tengah yang perannya tak dapat digantikan oleh pemain lain.

Meski pun posisinya ini mulai akrab bagi dua pemain Sriwijaya FC lainnya, Tony Sucipto atau Alamsyah Nasution, Ponaryo tetap menjadi pilihan utama pelatih Rahmad Darmawan di setiap laga.

Hanya kondisi emergency saja yang terkadang memaksa Rahmad untuk memarkir pemain sempat merumput di Malaysia ini
Sumber http:/goal.com
Selanjutnya...
0

RD Rancang Strategi Redam Amunisi Selangor

Sabtu, 24 April 2010.
Pelatih Rahmad Darmawan mengajak anak asuhnya melupakan kekalahan terbesar sepanjang sejarah perjalanan Sriwijaya FC selama mengikuti kompetisi di Indonesia. Pertandingan lebih berat sudah menunggu di depan mata. Kayamba Gumbs cs akan menghadapi Selangor FA di ajang Asian Football Confederation (AFC) Cup, Rabu (28/4).

Tentunya pelatih RD sudah memiliki cara untuk secepatnya mengembalikan mental dan performa pemain. Kemudian meramu starategi jitu menghadapi barisan amunisi Selangor yang agresif dan kerap merepotkan barisan belakang Laskar Wong Kito.

"Saya secepatnya mengembalikan mental dan kepercayaan diri pemain. Tentunya mereka malu dengan kekalahan kemarin. Tetapi saya yakin mereka akan mampu menghadapi pertandingan lawan Selangor. Saya katakan kepada mereka biarlah kekalahan lawan Persitara adalah tanggungjawab saya," ujar RD, Minggu (25/4).

Pelatih kelahiran Metro Lampung mengatakan, pasukannya akan berangkat pada Senin (26/4) pagi. Selain untuk kebutuhan recovery pemain, ia juga menggelar latihan menyusun strategi di Jakarta. Sementara pemain akan di bawa sebanyak 18 orang. "Kita akan membawa 20 pemain dan berangkat Senin pagi," kata RD.

Disinggung tentang penyebab kekalahan kemarin, RD beralasan anak asuhannya memang tidak mampu mengembangkan permainan menghadapi Persitara. Buruknya kondisi lapangan menjadi kendala. Dibutuhkan adaptasi dan proses penyesuaian lantaran Zah Rahan cs memang jarang menghadapi kondisi seperti itu. "Sebab saya lihat kemarin pemain tidak mampu menikmati permainan, sementara lawan bisa mengembangkan permainan," ujar RD.

Namun menghadapi Selangor, RD yakin akan asuhnya tidak ada kendala, sebab kondisi lapangan di Selangor juga sangat refrensentatif. Kemudian kepercayaan diri pemain terus meningkat seiring keberangkatan menuju Selangor.

Menurut RD, pertandingan lawan Selangor sangat penting mengingat menjadi penentuan perjalanan menuju babak 16 besar. SFC memang sudah lolos, tetapi pelatih asal Metro Lampung ini bertekad memenangi pertandingan untuk mengamankan posisi Ponaryo cs di puncak Klasemen. "Sebab ini merupakan laga penentuan untuk juara Grup F. Kita harus mampu memenangkan pertandingan," kata RD.

Disinggung mengenai kekuatan tim lawan, menurut RD meski tim asuhan K Devan itu baru saja mengalami kekalahan 4-0 dari Binh Duong, tetapi tidak mengurangi kewaspadaaannya terhadap tim asal Selangor itu. Tim itu memiliki materi pemain yang bagus dan penyerang muda dari Timnas Malaysia.

"Mereka akan sangat kuat ketika bermain di kandang. Mereka mampu menahan Binh Duong dan mengalahkan Victory dengan skor 5-0, artinya tim ini sangat kuat ketika bermain di kandangnya," kata RD.
Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

SFC Hajar Persikabo

Minggu, 18 April 2010.
Sriwijaya FC berhasil melibas Persikabo Bogor 3-1 pada fase Grup A Piala Indonesia, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (18/4/2010) petang.

Sejak menit awal kedua tim tampil dengan tempo sedang, dan tidak menurunkan kekuatan penuh. Peluang pertama Sriwijaya FC (SFC) baru tercipta di menit 10 melalui Rahmat Rivai, tapi bola masih melambung di atas mistar gawang Persikabo.

SFC unggul dalam penguasaan bola, namun justru tim tamu yang berhasil memimpin lebih dahulu. Tandukan gelandang serang Persikabo, Septian Suharlan, berhasil menjebol gawang SFC di menit ke-15. Kedudukan 1-0 untuk Persikabo.

Menit ke-21, "Laskar Wong Kito" nyaris menyamakan kedudukan andai saja Rahmat Rivai lebih tenang melakukan eksekusi di areal kotak penalti.

Akhirnya "Laskar Wong Kito" dapat menyamakan kedudukan di menit ke-38 berkat sontekan Arief Suyono yang memanfaatkan umpan matang Oktavianus. Kedudukan berubah imbang 1-1 untuk kedua tim.

Menit ke-42, wasit menganulir gol hasil tendangan Rahmat Rivai yang dinyatakan berada dalam posisi offside. Hingga penambahan waktu satu menit, kedudukan ini tidak berubah sampai turun minum.

Memasuki babak kedua, SFC menaikkan tempo permainan. Peluang emas SFC terjadi di menit ke-59, namun karena Obiora kurang sigap menendang bola, kesempatan ini pun terbuang percuma.

Persikabo juga mendapat peluang di menit ke-64, melalui Jejen Zainal Abidin, tapi masih dapat ditangkap Hendro Kartiko. SFC akhirnya dapat menambah keunggulan melalui Pavel Solomin yang memanfaatkan umpan silang Obiora di menit 78. Kedudukan berubah 2-1 untuk Sriwijaya FC.

Menit ke-87, Sriwijaya FC menambah keunggulan menjadi 3-1 berkat tendangan Arief Suyono. Kedudukan ini tidak berubah hingga akhir pertandingan

Sumber http://bola.kompas.com
Selanjutnya...
0

SFC Bantai Semen Padang

Jumat, 16 April 2010.
Sriwijaya FC membantai Semen Padang 3-0 dalam fase Grup A Piala Indonesia di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (16/4/2010).

Sejak menit awal Sriwijaya FC (SFC) agresif melakukan serangan. Di menit ke-7, tendangan gelandang serang SFC, Toni Sucipto, membentur tangan pemain belakang Semen Padang. Wasit memberikan hadiah tendangan penalti untuk kesebelasan "Laskar Wong Kito". Kapten SFC, Keith Kayamba Gumbs, berhasil melaksanakan tugasnya sebagai eksekutor, membawa SFC unggul 1-0.

Setelah melakukan serangkaian serangan dan hanya menghasilkan peluang, pada menit ke-34 SFC berhasil menambah keunggulan menjadi 2-0 melalui tendangan keras M Nasuha. Ia dengan cerdik memanfaatkan umpan matang Kayamba.

Semen Padang bukannya tak melakukan perlawanan. Bahkan, beberapa serangan Semen Padang sempat membahayakan pertahanan SFC. Tendangan Marcio Souza nyaris mengubah kedudukan di menit ke-37, andai saja bola gagal ditepis kiper SFC, Ferry Rotinsulu.

Terlalu bernafsu mengejar ketinggalan, Semen Padang malah kecolongan lagi. M Nasuha memastikan kemenangan SFC 3-0, setelah membobol gawang lawan dengan memanfaatkan umpan silang Zah Rahan di menit ke-40.

Pada babak kedua, Semen Padang kepalang tanggung. Mereka tampil menyerang habis-habisan, hingga membuat SFC kesulitan. Namun, pertahanan yang kuat dari SFC akhirnya memastikan kemenangan 3-0.

Sumber http://kompas.com
Selanjutnya...
0

Laga Perdana Piala Indonesia, SFC Minus Tiga Pilar

Senin, 12 April 2010.
Sriwijaya FC dipastikan tidak akan diperkuat oleh tiga pilar saat melakoni laga perdana Copa Indonesia yakni melawan PSPS Pekanbaru, di Palembang, 14 April nanti.

Ketiga pemain itu, Arif Suyono (gelandang), Rahmat Rivai (striker), dan Anoure Obiora Richard (striker), berada dalam kondisi yang meragukan sehingga tidak mungkin diturunkan pada laga fase grup A Copa Indonesia itu.

Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin mengatakan Arif Suyono, mengalami cedera tumit saat membela tim melawan PSPS Pekanbaru, 1 April lalu.

Kemudian, Rahmat Rivai mengalami cedera engkel kanan saat berlaga melawan Persela Lamongan, 10 April lalu. Dan, Anoure Obiora yang masih menjalani perawatan di Jakarta, karena mengalami sobek otot di bawah dengkulnya.

"Tiga pemain ini tidak dapat diturunkan, karena sedang masa penyembuhan. Obiora malahan tidak ikut pulang ke Palembang sehabis laga tandang melawan Persela," kata Hendri kepada GOAL.com di Palembang, Senin (13/4).

Absennya tiga pemain ini dipastikan membuat Sriwijaya FC sedikit kerepotan.
Maklum saja, gelandang seperti Arif Suyono sangat diandalkan di sektor sayap kanan, untuk berperan sebagai second striker.

Begitu pula halnya dengan Obiora dan Rahmat Rivai yang sangat dibutuhkan untuk sektor depan.

Bahkan, absennya dua pemain depan ini, praktis membuat Rahmad Darmawan hanya mengandalkan Keith Kayamba Gumbs, Pavel Solomin dan Mustafa Aji.

"Pelatih pasti telah memiliki siasat untuk mengatasi hal ini. Apalagi, rotasi pemain yang selama ini dilakukan, berjalan cukup efektif"

"Disatu sisi mungkin kita mengalami kerugian karena ada beberapa pemain cedera, tapi di satu sisi kita mendapat suatu keuntungan karena menjadi tuan rumah. Ini yang akan kami manfaatkan secara maksimal," ujar dia.

Sriwijaya FC bertindak sebagai tuan rumah fase grup A Copa Indonesia yang terdiri dari empat klub, Sriwijaya FC, Semen Padang, PSPS Pekanbaru, dan Persibo Bojonegoro

Sumber http://Goal.com
Selanjutnya...
0

Sriwijaya FC Lupakan Gelar Superliga

Minggu, 11 April 2010.
Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan kecewa berat atas kegagalan timya menambah poin, usai dipermak tuan rumah Persela Lamongan 3-1, pada laga lanjutan putaran kedua Superliga 2009/10.

Menurut Rahmad, kekalahan tersebut secara otomatis membuat peluang timnya merebut trophy kompetisi kasta tertinggi sepakbola nasional musim ini tipis, karena terpaut 16 poin dari Arema Indonesia yang sementara bertengger di posisi puncak.

Dengan tinggal menyisahkan empat laga kandang dan dua tandang, Keith Kayamba Gumbs dkk butuh keajaiban untuk bisa menyalib perolehan poin Arema, yang sudah mengemas 57 angka. Terlebih karena trend away Sriwijaya FC musim ini kurang baik.

Karena itu, Laskar Wong Kito mengalihkan bidikan di ajang turnamen Piala Indonesia yang mulai akan digulirkan pada 14 April mendatang. Terlebih karena Sriwijaya FC merupakan juara bertahan turnamen yang mempertemukan tiga tim dari kasta berbeda ini.

Mengenai kekalahan timnya di Stadion Surajaya, Lamongan, kemarin (10/4), Rahmad berdalih dirinya salah dalam menerapkan pola permainan. Terutama dalam mengantisipasi serangan balik lawan yang membuat gawang Hendro Kartiko di bobol tiga kali.

“Penampilan Persela di luar perkiraan kami. Sebab saya pikir mereka akan tampil terbuka. Ternyata mereka juga bertahan. Kami memang gagal membendung counter attack mereka, yang membuat peluang kami juara musim ini tipis,” pungkas Rahmad.

Sumber http://goal.com
Selanjutnya...
0

Menanti Penampilan Sempurna Pavel Solomin

Jumat, 09 April 2010.
DI musim ini, para pendukung Sriwijaya FC begitu yakin Laskar Wong Kito meraih juara Liga Super Indonesia. Bukan apa-apa, sejumlah pemain berkelas ditarik atau dipertahankan. Terkahir, Sriwijaya FC mendatangkan striker nasional Uzbekistan Pavel Solomin. Tapi, meskipun tidak buruk, penampilan Pavel ternyata belum tampil optimal.

Dari enam penampilannya. Pavel baru menyumbang dua gol, dan dua assist. Memang jika dilihat, dua gol maupun dua assist-nya menunjukkan Pavel memang pemain kelas dunia. Sayang, hal itu tidak penuh dia tampilkan. Bahkan, terkesan, Pavel merupakan pemain "yang manja" bukan pekerja keras seperti Gumbs, karakter pemain yang sangat dibutuhkan Sriwijaya FC.

Para pemain Sriwijaya FC yang lalu, bukan pemain kelas dunia, tapi mereka adalah para pekerja keras seperti Wijay, yang kini bermain di Persebaya. Kini sederat nama beken menjadi line-up Sriwijaya FC. Sayangnya hanya beberapa pemain yang menunjukkan bermain habis-habisan di lapangan, seperti Gumbs, Obiora, Warobay, dan Ferry Rutinsulu.

Untungnya, Pavel Solomin, merasa apa yang diberikannya belumlah maksimal. Dia jelas tidak puas. Dia pun bertekad menambah koleksi golnya saat menghadapi Persela Lamongan di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu (10/04/2010) besok.

"SFC tim yang bagus dan mampu bersaing. Saya akan bermain maksimal dan "curi" poin di laga tandang," ujar Pavel.

Terpisah pelatih Rahmad Darmawan akan memasang Pavel bersama Kayamba di lini depan. Sebab SFC tidak memiliki tenaga segar di lini depan. Sebab Obiora masih belum pulih seratus persen dari cederanya. Dalam pertandingan nanti RD tetap menggunakan formasi 4-3-3 dengan menurunkan tiga penyerang sekaligus yakni, Kayamba, Pavel dan Rahmat Rivai, atau Arif Suyono.

"Sebab saya ingin memaksimalkan setiap laga akhir," ujarnya.

Sumber http://beritamusi.com
Selanjutnya...
0

Jadwal SFC Di Piala Indonesia 2010







JADWAL SFC DI PIALA INDONESIA 2010

Rabu, 14 April 2010 SFC vs PSPS
Jumat, 16 April 2010 SFC vs SEMEN PADANG
Minggu, 18 April SFC vs PERSIKABO


Jadwal lenkap klik disini

Selanjutnya...
0

Persela Waspadai Sriwijaya FC

Pelatih Persela Lamongan Djoko Susilo meminta pasukannya tidak terlena dengan kemenangan beruntun pada dua laga terakhir dan memberikan fokus penuh saat menghadapi Sriwijaya FC dalam duel lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (10/4/2010).

"Pemain tidak boleh terlalu percaya diri setelah kami meraih dua kemenangan beruntun. Tim yang akan kami hadapi nanti adalah tim kuat dengan pengalaman internasional, seperti keikutsertaan mereka pada Liga Champion Asia," kata Djoko Susilo, Jumat (9/4/2001).

Sejak masuk menggantikan Widodo C Putra, Djoko menyuguhkan dua kemenangan dan satu kekalahan. Pada laga pertamanya menangani Persela, tim asuhannya itu takluk 0-2 dari Persebaya Surabaya . Namun, Persela bangkit dengan menaklukkan Persema Malang di kandangnya, 2-1, dan menundukkan Persib Bandung 1-0 di kandang.

Pada laga menjamu Sriwajaya FC nanti, Djoko memutuskan tidak akan menurunkan striker Franco Hitta. Pemain asal Argentina tersebut cedera engkel sehingga tidak dapat mengisi lini depan Persela. Kemungkinan besar Djoko akan menurunkan mantan striker nasional, Kurniawan Dwi Yulianto, yang kerap menghuni bangku cadangan.

Ham Hyong-kyu, gelandang asal Korea Selatan, juga kemungkinan besar tidak akan masuk line up kami. Mutu permainannya sejauh ini belum terlalu memuaskan, kata Djoko, yang menangani Persela sejak Februari lalu.

Pada klasemen sementara, Persela bertengger di posisi ke-10 dengan nilai 35. Sementara tim tamu, Sriwajaya FC, berada di peringkat keenam dengan nilai 41

Sumber http://bola.kompas.com
Selanjutnya...
0

Sriwijaya FC Jauh dari Harapan Juara

Minggu, 04 April 2010.
SRIWIJAYA kian jauh dari harapan meraih juara Liga Super Indonesia, sementara Persijap Jepara gagal merangkak ke papan tengah Liga Super Indonesia. Sebab keduanya bermain imbang 1-1 Kamis (01/04/2010) sore tadi.

Bermain di bawah dukungan para suporternya di Stadion Gelora Bumi Kartini, Kamis (1/4/2010), gol Persijap dicetak Pablo Frances, sedangkan gol Sriwijaya dilesakkan Pavel Solomin.

Persijap dikejutkan oleh gol Sriwijaya saat laga baru memasuki menit ke-17. Dari umpan akurat Keith Gumbs, Solomin menguasai bola sebelum merobek gawang Persijap dengan tendangan kerasnya.

Skor tersebut kemudian bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, tepatnya di menit 73, Persijap nyaris menyamakan kedudukan jadi 1-1 setelah tendangan kaki kiri Ferli La'ala dari sisi kiri kotak penalti menyamping di kiri gawang Feri Rotinsulu.

Namun menit 81, Persijap akhirnya berhasil mencetak gol balasan. Dari sebuah umpan silang dari sayap kanan, Pablo Frances menanduk bola yang tidak bisa ditahan Feri.

Empat menit berselang, Frances nyaris membawa Persijap menang. Tendangan deras penyerang Argentina itu dari luar kotak penalti ditip Feri ke udara sehingga gagal berbuah gol.

Perolehan satu angka untuk masing-masing tim membuat Persijap naik satu strip ke peringkat 10 dengan nilai 34, sedangkan SFC tertahan di posisi kelima dengan koleksi 41 angka
Sumber http://www.beritamusi.com
Selanjutnya...
0

Pavel Makin Tajam

Pavel Solomin semakin tajam bermain sebagai seorang striker, sejak bergabung dengan Sriwijaya FC (SFC) pertengahan Februari 2010, kata pelatih kesebelasan "Laskar Wong Kito", Rahmad Darmawan.

Menurut Rahmad, saat dihubungi dari Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu, kendati baru berkesempatan berlaga pada empat pertandingan, tapi pemain asal Uzbekistan ini dapat menjawab kepercayaan yang dibebankan sebagai seorang "target man" yang bertanggung jawab dalam penyelesaian akhir (finishing touch) agar membuahkan gol.

"Penampilannya di laga kemarin (melawan Persijap, Red) cukup mengesankan saya. Saya optimistis, seiring dengan waktu dia dapat menunjukkan kelasnya sebagai seorang striker berkualitas," ujar Rahmad pula.

Pavel yang memperkuat SFC saat bertandang ke Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah, berhasil melesakkan satu gol ke gawang Persijap Jepara. Meskipun tak dapat membawa tim kebanggaan masyarakat Kota Palembang itu meraih kemenangan karena ditahan imbang "Laskar Kalinyamat" dengan skor 1-1, namun setidaknya Pavel menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan, kata Rahmad.

"Kian lama Pavel semakin padu dengan Kayamba (Keith Kayamba Gumbs, Red). Jika sebelumnya Kayamba belum mengerti pergerakan Pavel dan begitu pula sebaliknya, namun kali ini mereka menunjukkan perkembangan positif. Ini sangat baik untuk tim kami," ujar mantan pelatih Persija dan Persipura ini.

Penampilan baik Pavel ini, sebenarnya tak lepas dari peran kapten tim Keith Kayamba Gumbs yang tak kenal lelah berusaha menyatukan irama pergerakan di sektor depan. Keterpaduan keduanya juga terjadi saat "Laskar Wong Kito" menaklukkan Arema Malang 1-0 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, 20 Maret lalu. Saat itu, Pavel yang memberikan umpan matang kepada Kayamba.

"Semakin hari pertandingan semakin ketat. Kehadiran Pavel diharapkan dapat membuat sektor depan kami kian tajam," ujar pelatih berusia 42 tahun ini.

Pavel Solomin adalah striker yang diharapkan dapat mengatasi permasalahan klasik SFC yang dikenal memiliki tipe permainan menyerang namun masih cenderung buruk dalam penyelesaian akhirnya. Sebanyak empat laga yang dilakoni, Pavel telah mengemas dua gol, masing-masing di gawang Bontang FC dan Persijap Jepara.

Sumber http://www.bola.ne
Selanjutnya...
0

Sriwijaya FC Kekurangan Stok Lini Tengah

Sriwijaya FC tidak dengan kekuatan penuh saat bertandang ke home base tim raksasa Vietnam Becamex Binh Doung untuk melakoni fase Grup F Piala AFC 2010, 6 April nanti.

Tim kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan itu, tidak dapat diperkuat oleh dua geladang andalannya, Arief Suyono dan Toni Sucipto yang terkena akumulasi kartu pada pertandingan sebelumnya.

Seperti diketahui, Arif Suyono mendapat kartu merah saat Sriwijaya FC menjamu Becamex Binh Doung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, 24 Maret lalu. Sedangkan, Tony Sucipto terkena hukuman akumulasi kartu kuning yang memaksanya tidak dapat diplot memperkuat tim.

Praktis, kondisi ini membuat sektor tengah Laskar Wong Kito menjadi timpang.

Maklum saja, peran Arif Suyono di sisi sayap kanan demikian sentral dan tak tergantikan. Pemain ini, bahkan telah memberikan performa terbaiknya dengan terpilih sebagai man of the match saat Laskar Wong Kito mencukur Selangor FA 6-0.

Mungkin, kehilangan Tony Sucipto saja yang tidak begitu mengkhawatirkan pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan, karena masih memiliki Ponaryo Astaman yang tetap dalam kondisi fit meskipun turun saat berhadapan dengan Persijap Jepara, 1 April lalu.

"Kami memang kekurangan stok lini tengah. Mau tak mau ada sedikit perubahan komposisi pemain dari biasanya," kata Rahmad yang dihubungi GOAL.com Indonesia dari Palembang.

Kehilangan dua pemain ini, dipastikan sedikit memusingkan kepada pelatih yang terkenal pintar meramu skuad ini, karena hanya akan mengandalkan beberapa pemain saja. Sebut saja, Alamsyah Nasution, Ponaryo Astaman, Octavianus, dan Zah Rahan.

Bisa jadi, untuk mengatasi ini Rahmad akan memplot striker Anoure Obiora sebagai geladang serang, dan pemain serba bisa yakni M Nasuha sebagai gelandang sayap.

"Ada banyak skema permainan yang kami siapkan untuk mengatasi masalah ini. Bisa jadi, Kayamba dan Rahmat Rivai akan saya plot di depan," ujar pelatih yang telah memberikan tiga gelar kepada Sriwijaya FC ini.

Pada laga lanjutan fase grup ini, Sriwijaya FC memboyong 18 pemain dan meninggalkan dua pemain asingnya, Precious Emurejaye dan Pavel Solomin.

Kedua pemain ini diparkir karena memang tidak didaftarkan untuk berlaga di Piala AFC, karena kuota terbatas hanya untuk tiga pemain asing.

Sebagai informasi, dipertemuan pertama dengan Binh Doung pada 24 April lalu, Laskar Wong Kito meraup poin sempurna dengan menang tipis 1-0.

Sumber http://Goal.com
Selanjutnya...
1

Grup Piala Indonesia V

Sabtu, 03 April 2010.
Pembagian Grup Piala Indonesia V

Grup A
Sriwijaya FC
PSPS
Semen Padang
Persikabo

Grup B
Persela
Persija
Persikab
Persiba Bantul

Grup C
Pelita Jaya
Persib
Persipasi
Persita

Grup D
Persik
Persitara
Persibo
PSBI

Grup E
Arema
Persijap
Deltras
PSMP

Grup F
Persebaya
Persema
Persipro
Persidafon

Grup G
Persiba
Bontang FC
Persemalra
Persisam

Grup H
Persipura
Persiwa
PSM
Persiram

Sumber http://Sumeks.co.id

Selanjutnya...
0

Sriwijaya FC Sebut PSPS Adalah Ancaman

Jumat, 02 April 2010.
Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin tak sungkan menyebut PSPS Pekanbaru adalah ancaman saat berlaga di fase grup Piala Indonesia yang akan bergulir, 14 April nanti.

Maklum saja, karena Laskar Bertuah terbukti berhasil memukul Keith Kayamba Gumbs dkk dua gol tanpa balas, saat melawat ke Stadion Rumbai, (27/3).

Sebagai juara Copa Indonesia musim lalu, tim kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan ini, jelas tak mau jatuh pada lubang yang sama sehingga membuang percuma kesempatan untuk meraih gelar musim ini yang telah menjadi target utama manajemen.

"Jika bicara PSPS, tentu kami akan waspada. Tim ini menjadi pesaing utama kami di penyisihan grup," kata Hendri kepada GOAL.com di Palembang, Jumat (2/4).

Seperti diketahui, berdasarkan hasil drawing yang diselenggarakan PT Liga Indonesia, Sriwijaya FC tergabung dalam grup A bersama tim-tim asal Sumatera, PSPS Pekanbaru, Semen Padang dan Persibo Bojonegoro.

Meski pun menjadi tuan rumah grup A Piala Indonesia, Sriwijaya FC Palembang tetap tak mau juwama, mengingat salah satu kontenstan yakni PSPS dipastikan memiliki ambisi untuk menjadi tim terbaik wilayah Sumatera.

PSPS yang mengandalkan duet lini depan Dzumafo dan Isnaini ini kian menjadi ancaman karena menunjukan trend positif di beberapa pertandingan terakhir.

"Kami mau menjadi tuan rumah, karena tujuan untuk memudahkan jalan di ajang Copa. Kami tak mau, ini buyar hanya karena PSPS," ucap Hendri yang juga anggota DPRD Kabupaten Banyuasin ini.

Sumber http://goal.com
Selanjutnya...
0

Obigol Siap Beraksi

DUDUK terpekur tanpa berbuat banyak dirasakan Anoure Obiora Richard saat timnya berjuang mengalahkan Becamex Binh Duong dalam ajang Asian Football Confederation (AFC Cup) di Stadion Gelora Jakabaring, Senin (24/3) lalu. Ia mengaku kesal karena hanya duduk manis, sementara rekan-rekannya berjuang habis-habisan mempertahankan kemenangan.

Beruntung dalam pertandingan itu, Obigol, julukannya, mendapati rekan-rekannya mampu mengalahkan Binh Duong dengan skor 1-0, melalui gol Keith Kayamba Gumbs. Obiora absen di tiga laga akhir SFC yakni, menghadapi Binh Duong, Senin (24/3), lawan PSPS Pekanbaru, Kamis (27/3), dan Persela Lamongan, Kamis (1/4). Oleh karena itu dia berharap timnya bisa mencuri poin di Vietnam.

Khusus Binh Duong, merupakan laga sangat berat bagi tim, sementara saya tidak bisa berbuat apa-apa. Namun kami mampu menang dan saya bisa bernafas lega,” kata Obiora, Jumat (2/4).
Obi merasa beruntung karena cederanya yang didapatkan saat menghadapi Persema, 13 Maret lalu sudah sembuh. Ia pun siap beraksi menghadapi Binh Duong FC di Vietnam. “Jika dipercaya saya siap bermain untuk SFC,” janji suami Saimaka itu yang akan merayakan hari kelahirannya pada 4 April besok.

Pelatih Rahmad Darmawan mengatakan, kondisi Obiora sudah siap 100 persen. Apalagi pemain asal Nigeria ini, memang diistirahatkan saat SFC berjibaku menghadapi Persijap yang berakhir dengan skor 1-1, di Stadion Gelora Bumi Kartini.

Menurut dia, tenaga Obiora sangat dibutuhkan terutama di even AFC. Laskar Wong Kito kekurangan stok penyerang karena striker Pavel Solomin tidak terdaftar di AFC. Sementara Rahmat “Poci” Rivai bermain habis-habisan menghadapi Persijap, sehingga pelatih kelahiran Metro Lampung ini berharap kepada sosok Obiora.
Kita tidak memiliki stok penyerang. Namun dengan kembalinya Obi akan membantu serangan SFC saat menghadapi Vietnam nanti,” ujar RD.

Menurut pelatih yang mempersembahkan gelar liga untuk Persipura musim 2004/2005 ini, keberadaan Obi sangat penting karena posturnya yang cukup besar dan memiliki penguasaan yang kuat saat mempertahankan bola. Pemain terbaik Copa Dji Sam Soe edisi 2008/2009 itu juga pandai membuka ruang, berani berduel dengan bek-bek lawan yang bertubuh lebih besar, dan memberikan assist bagi rekan-rekannya. “Dia juga pandai membantu pertahanan,” tandasnya.sripo

biodata



Nama: Anoure Obiora Richard
TTL:Nigeria, 4 April 1986
Posisi: Striker/gelandang
Tinggi:183 cm
Istri:Saimaka

Karir Klub:
PSDS Deli Serdang 2006-2007
Sriwijaya FC 2007-Sekarang

Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

Persijap-SFC Bermain Seri

Kamis, 01 April 2010.
Jepara - Persijap Jepara gagal merangkak ke papan tengah Liga Super Indonesia. Menjamu Sriwijaya FC, Laskar Kalinyamat harus puas dengan skor akhir 1-1.

Bermain di bawah dukungan para suporternya di Stadion Gelora Bumi Kartini, Kamis (1/4/2010), gol Persijap dicetak Pablo Frances, sedangkan gol Sriwijaya dilesakkan Pavel Solomin.

Persijap dikejutkan oleh gol Sriwijaya saat laga baru memasuki menit ke-17. Dari umpan akurat Keith Gumbs, Solomin menguasai bola sebelum merobek gawang Persijap dengan tendangan kerasnya.

Skor tersebut kemudian bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, tepatnya di menit 73, Persijap nyaris menyamakan kedudukan jadi 1-1 setelah tendangan kaki kiri Ferli La'ala dari sisi kiri kotak penalti menyamping di kiri gawang Feri Rotinsulu.

Namun menit 81, Persijap akhirnya berhasil mencetak gol balasan. Dari sebuah umpan silang dari sayap kanan, Pablo Frances menanduk bola yang tidak bisa ditahan Feri.

Empat menit berselang, Frances nyaris membawa Persijap menang. Tendangan deras penyerang Argentina itu dari luar kotak penalti ditip Feri ke udara sehingga gagal berbuah gol.

Perolehan satu angka untuk masing-masing tim membuat Persijap naik satu strip ke peringkat 10 dengan nilai 34, sedangkan SFC tertahan di posisi kelima dengan koleksi 41 angka.
Sumber http://www.detiksport.com

Selanjutnya...
 
Blog Laskar Wong Kito © Copyright 2010 | Design By Gothic Darkness |