0

Imbang 3-3, SFC Gagal Tuntaskan Dendam

Minggu, 30 Mei 2010.
PALEMBANG - Pertandingan Sriwijaya FC versus Persiba Balik Papan ajang akhir Liga Super Indonesia (ISL) di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, berakhir dengan skor 3-3. Dengan hasil ini Gumbs cs gagal membalas dendam atas kekalahan mereka dari Persiba dengan skor 4-0 dalam pertemuan pertama Oktober 2009 lalu.

Gol SFC dilesakkan Arif Suyono menit 27 dan Zah Rahan menit 41, Kayamba menit 78. Sementara Gol Persiba diceploskan Mijo Dadic menit 19 dan Lopez menit 44, Sultan Samma menit 43.

Sejak kick off, kedua saling menyerang. Persiba menunjukkan agresivitasnya melalui pergerakan Julio Lopez dan Robertino Pugliara. Tidak mau kalah, suporter dan pendukung SFC yang memadati Stadion Gelora Jakabaring menyemangati tim Sriwijaya FC.

Selama pertandingan, kedua tim bermain agresif. Beberapa pelanggaran terjadi. Ferry Sempat terkapar ditendang striker Persiba Sultan Samma. Begitu juga Obiora mengerang kesakitan. Sementara SFC juga bermain tak kalah keras. Cristian Worabay melakukan tekel keras terhadap Edy Gunawan.

Serangan yangn dibangun SFC menghasilkan peluang. Peluang didapatkan SFC, namun Arif dan Obiora gagal menuntaskannya. Selanjutnya gantian Persiba melakukan tekanan. Namun berhasil digagalkan Isnan cs.

Serangan kembali dibangun Persiba pergerakan Julio Lopez kembali membahayakan gawang Ferry menit 18. Memasuki menit 19 assist Julio Lopez mampu dituntaskan Mijo Dadic dengan heading keras menundukkan Ferry.

Ketinggalan 1-0, Sriwijaya FC kembali membangun serangan. Setelah gagal menuntaskan peluang. Gelandang serang Arif Suyono memecahkan kebuntuan SFC sekaligus menyamakan kedudukan di menit 27. Bermula dari pergerakan Ponaryo dan Kayamba. Bola yang dibawa Ponaryo kemudian disodarkan kepada Obiora diteruskan ke Zah Ragan. Dengan skill-nya pemain asal Liberia ini memberikan assist kepada Arif dan dituntaskan dengan menjebol gawang I Made Wirawan.

Memasuki menit 36, Persiba melakukan pergantian pemain. Pemain asing Kim Young Hee yang cedera ditarik keluar. Posisinya digantikan Fery Ariawan.

Sementara itu permainan berlangsung tetap keras. Kiper Ferry Rotinsulu kembali terkapar akibat dilanggar pemain depan lawan. Menit ke 41, SFC unggul 2-1 atas tamunya Persiba di menit 41. Gol diciptakan Zah Rahan usai meneruskan umpan krosing Kayamba dari sisi kiri gawang Persiba. Dengan tenang pemain asal Liberia melakukan sontekan yang tidak dapat dihalau Kiper Persiba Wirawan.

Namun satu menit berselang Persiba justru menyamakan kedudukan. Bermula dari dari sepak pojok Ferry Irawan di sudut kanan lapangan. Bola meluncur ke arah Lopez yang dituntaskan dengan sundulan menundukkan Ferry menit 43.

Pertandingan babak kedua, SFC dan Persiba kembali saling menyerang. Permainan keras diperagakan Persiba. Zah Rahan terkapar di tekel pemain belakang Persiba M Sobran. Begitu juga Obiora bertabrakan dengan Muhammadan. Sementara Aang Suparman pemain belakang tim tamu menerima kartu kuning dari wasit Mardi di menit 52. Ia dengan sengaja menekel keras Ponaryo.

Memasuki 53 SFC ketinggalan dengan skor 2-3 dari tamunya Persiba. Tendangan keras Sultan Samma dari luar kotak penalti mampu mengecoh Ferry Rotinsulu. SFC berusaha mengejar ketertinggalan. Arif mendapatkan peluang, sayang sundulannya gagal. Selalu membantu melakukan penyerangan, pergantian pemain dilakukan Rahmad Darmawan di menit 60.

Arif Suyono ditarik keluar digantikan M Nasuha. Sementara Alamsyah digantikan Rahmat Rivai. Persiba melakukan pergantian pemain di menit 71. Pelatih Hariyadi menarik keluar M Sobran yang kelelahan digantikan Dwi Joko agar lini belakang lebih bugar.

Sementara itu menit 74 Worabay dan Dwi Joko menerima kartu kuning dari wasit.

Memasuki menit 85, Sriwijaya FC menyamakan kedudukan. Striker Keith Kayamba Gumbs mencetak gol setelah memanfaatkan kecerobohan kiper I Made Wirawan. Bola sempat ditangkap kiper Persiba itu, tetapi terlepas. Gumbs dengan cepat menyambar bola. Kedudukan SFC vs Persiba sementara 3-3.

Dalam pertandingan, Ponaryo Astaman menerima kartu kuning setelah menabrak Sultan Samma. Akibatnya sempat terjadi keributan. Bermula dari akting Sultan Samma yang berpura-pura kesakitan. Zah Rahan pun marah. Sultan Samma tiba-tiba bangun dan mendorong Zah Rahan. Beruntung wasit mampu menenangkan keadaan. Serangan bertubi-tubi dilakukan SFC. Sebanyak 3 peluang didapatkan Laskar Wong Kito, namun gagal diselesaikan dengan baik.

Hingga pertandingan berakhir kedudukan bertahan 3-3 untuk kedua tim.
Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

RD Minta Gumbs cs Bermain Enjoy Lawan Persiba

Sabtu, 29 Mei 2010.
PALEMBANG - Sriwijaya FC menginginkan pertandingan terakhir mereka lawan Pesiba Balik Papan lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) di Stadion Gelora Jakabaring, Minggu (30/5) dengan hasil manis.
Maka pelatih Rahmad Darmawan meminta timnya bermain disiplin, konsentrasi, dan menikmati permainan. Keith

Kayamba Gumbs cs harus bermain enjoy seperti ketika mereka menghadapi PSM Makasar Rabu (26/5) lalu."Saya meminta anak-anak untuk bermain enjoy dan menikmati permainan," kata Rahmad Jumat (28/5).

Namun anak asuh Rahmad Darmawan pantas untuk ekstra waspada. Sebab PSM bukan tidak sama seperti Persiba. Tim berjuluk Beruang Madu itu baru saja menghempaskan Persib Bandung dengan 2-1. Mereka memiliki kepercayaan diri belipat ganda. Selain itu menurut RD, Persiba juga memiliki pemain-pemain yang berkecepatan tinggi.

Di sana ada lima pemain asing yang sangat berbahaya, terutama keberadaan Robertino Pugliara dan Julio Lopez serta Mijo Dadic. Ketiganya adalah palang pintu yang sangat berbahaya terhadap pertahanan SFC.

"Kelima pemain asing mereka sangat berbahaya. Begitu juga kekuatan pemain di sayap kiri-kanan. Tentunya kami harus berkonsentrasi menghadapi Persiba," ujar RD.

Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

Persiba Pilihan Bermain Agresif Lawan SFC

Jumat, 28 Mei 2010.
PALEMBANG - Persiba Balikpapan menjanjikan permainan agresif saat menghadapi Sriwijaya FC dalam laga penutup Liga Super Indonesia (ISL), di Stadion Gelora Jakabaring, Minggu (30/5).
Sebab Julio Lopez cs membutuhkan kemenangan untuk mempertahankan posisi mereka di tiga besar klasemen. Maklum, tim asal Balik Papan ini mengantongi nilai 53, di bawahnya Persija Jakarta mengantongi nilai 52, dan disusul Persib dengan nilai 50. Jika kalah Persiba akan tergusur. Sebab seluruh tim papan atas akan menyelesaikan pertandingan mereka pada Minggu (30/5).

"Kami membutuhkan kemenangan, begitu juga Sriwijaya FC. Tetapi kami mengingingin pertandingan ini dengan happy ending. Tentunya kami akan bermain dengan semangat dan tampil agresif seperti yang menjadi ciri khas permainan kami selama ini," ujar pelatih Persiba, Hariadi saat ditemui wartawan di Lapangan Futsal Bina Darma, Jumat (28/5).

Menurut Hariadi, SFC adalah tim yang kuat dan memiliki pemain-pemain berkualitas. Siapapun yang berada di tim SFC memiliki potensi untuk mencetak gol. Kondisi ini harus diwaspadai. Pemainnya harus disiplin dan berkonsentrasi."Untuk saya meminta anak-anak bermain lepas, menjaga konsentrasi dan tetap enjoy. Sebab semua pemain SFC berkualitas," ujarnya.

Keberadaan Rahmad Darmawan di dalam tim, menurut Hariadi harus diwaspadai. Sebab pelatih asal Metro Lampung ini memiliki peranan penting dalam mengatur strategi.

"Terutama pelatihnya harus diwaspadai. Tetapi yang menentukan adalah pemain ketika berada di lapangan," jelas Hariadi.

Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

Sriwijaya FC "Kembali" Menang

Kamis, 27 Mei 2010.
DI tengah penonton yang tidak begitu ramai, Sriwijaya FC akhirnya meraih kemenangan setelah sekian lama tidak merayakan kemenangan. Mereka mampu mengandaskan PSM Makasar dalam lanjutan Indonesia Super Liga (ISL), di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Rabu (26/5/2010), 2-0.

Gol kemenangan Sriwijaya FC diciptakan Keith Kayamba Gumbs menit ke-43, dan Obiora pada menit ke-71.

Permainan berlangsung keras, di menit 15 SFC harus melakukan pergantian pemain. Pelatih Rahmad Darmawan mengganti Oktavianus yang cedera sejak menit awal dan harus digantikan dengan Obiora. Namun 5 menit berselang giliran Pavel Solomin yang ditarik keluar karena cedera. Posisinya digantikan Rahmat Rivai. Masuknya dua pemain ini mampu menjaga permainan SFC. Serangan terus dilakukan Kayamba cs, namun selalu kandas di pertahanan PSM.

Sebaliknya serangan balik PSM juga merepotkan Charis cs.

SFC akhirnya unggul 1-0 di menit 43, setelah kapten tim Keith Kayamba Gumbs memeacahkan kebuntuan. Menyambut umpan terobosan Arif dari sisi kiri gawang PSM, Kayamba dengan tenang menendang bola menundukkan Samsidar.

Pada babak kedua PSM tetap mengandalkan serangan balik dan mampu merepotkan lini belakang SFC. Memasuki menit 49 tendangan penyerang PSM Rahmat mengejutkan kiper Hendro Kartiko namun masih gagal. Begitu juga tendangan Rahmat di menit 62 membentur kaki Arif.

Memasuki menit 71 tuan rumah unggul 2-0. Gol dicetak Obiora memanfaatkan bola rebound setelah sempat terjadi kemelut di depan gawang PSM yang dijaga Samsidar. Tendangan Obi tak mampu dihalau Samsidar.

SFC dapatkan peluang melalui Keith Kayamba Gumbs menit 79. Sayang keburu diganjal Fandi Edi dari belakang sehingga bisa melepaskan tembakan. Akibat pelanggaran itu Fandi menerima kartu kuning. Memasuki menit 83, PSM melakukan pergantian pemain gelandang, Shin Hyu Jun diganti Padly M. Sementara pelatih SFC Rahmad Darmawan menarik Arif Suyono dengan memasukkan Amirul Mukminin
Selanjutnya...
0

Harga Tiket Sriwijaya FC Diturunkan

Sabtu, 22 Mei 2010.
MUNGKIN akibat penurunan penampilan Sriwijaya FC di lima pertandingan terakhir di semua ajang kompetisi, serta peristiwa kekerasan pemain klub itu terhadap sporternya, cukup memengaruhi animo jumlah penonton yang datang ke Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang. Maka pengelola tiket menurunkan harga tiket normal hingga 50 persen.

Anak asuh RD tidak mampu meraih kemenangan dalam 5 pertandingan terakhir. Yakni imbang lawan Persija 1-1, Sabtu (08/05/2010) dan Persisam 2-2, Senin (10/05/2010) di Piala Indonesia.

Kemudian kalah 1-4, Rabu (12/05/2010) di ajang Asian Football Confederation (AFC). Juga kalah dari Persib 0-1, Senin (17/05/2010) dan Pelita 2-3, Kamis (20/05/2010) di ajang Indonesia Super Liga (ISL).

Akibat dari penurunan ini, selain merugikan SFC dari segi pemasukan dari sektor tiket, juga mengurangi dukungan penonton kepada Keith Kayamba Gumbs cs.

Hal inilah yang dikhawatirkan pengelola tiket dan manajemen SFC, bahwa dua laga home Indonesia Super Liga (ISL) akan sepi penonton.

”Memang akan sangat berpengaruh. Padahal dua pertandingan terakhir di kandang ini sangat penting bagi kita. Sebab sangat menentukan posisi SFC, meski harapan untuk masuk 4 besar itu sudah jauh,” ujar Hendri Z, manajer Sriwijaya FC, Jumat (21/05/2010).

Untuk itu dia berharap suporter dan masyarakat tetap memberikan dukungan langsung kepada dua pertandingan terakhir SFC.

Secara terpisah pihak pengelola tiket Pandji Lalang Buana Enterprise akan memberikan potongan harga tiket pertandingan dari 10-50 persen. Potongan harga tiket ini sebagai hadiah bagi suporter dan masyarakat Sumsel.

Yakni jika sebelum tiker tribun VVIP Rp 100 ribu diturunkan menjadi Rp 50 Ribu, tribun VIP dari Rp 75 ribu menjadi Rp 40 Ribu, selanjutnya tiket tribun Barat Atas dari Rp 40 ribu menjadi Rp 30 Ribu, tiket tribun Timur dari Rp 30 ribu menjadi Rp 25 Ribu, dan tiket tribun Utara-Selatan Rp 20 ribu menjadi Rp 15 Ribu.

“Sebab sudah memasuki akhir kompetisi. Penurunan harga tiket ini sebagai hadiah bagi masyarakat Sumsel, fans dan terutama bagi suporter yang selama ini selalu mendukung SFC,” jelas Amran.

Sumber http://beritamusi.com
Selanjutnya...
0

SFC Bertahan di Peringkat Delapan ISL

Kamis, 20 Mei 2010.
Sriwijaya FC menelan kekalahan atas Pelita Jaya dengan skor 2-3 dalam lanjutan Indonesia Super Liga (ISL) di Karawang, Kamis (20/5).
Gol SFC dilesakkan Obiora menit 5 dan Pavel Solomin menit 35. Namun dibalas Pelita melalui gol Superdi menit 62, dan Barkuoi menit 64 dan Marwan menit 73. Kekalahan ini membuat SFC tertahan di peringkat 8 Klasemen sementara Indonesia Super Liga (ISL), sementara Pelita memiliki harapan untuk keluar dari zona degdradasi.
Sejak menit awal, kondisi SFC memang sedikit meragukan menyusul masalah yang menimpa 4 pemain andalan mereka Charis Yulianto, Ambrizal, Cristian Worabay dan Isnan Ali.
Meski sempat diragukan pasca rentetan masalah yang menimpa Charis cs atas aksi pemukulan yang mereka lakukan terhadap suporter, karena dikhawatirkan memengaruhi psikologi, pelatih Rahmad Darmawan justru menurunkan 4 pemain bermasalah yakni Charis Yulianto, Isnan Ali, dan Ambrizal serta Cristian Worabay.

Bahkan Charis, Isnan, Ambrizal diturunkan sejak awal. Sementara Cristian Worabay sempat dicadangkan. peran Worabay di sayap kanan dipercayakan kepada Ambrizal, karena RD mengandalkan formasi 4-3-3. Dalam pertandingan ini Kapten Tim Kayamba harus absen karena akumulasi kartu kuning. RD memercayakan ban kapten kepada Charis Yulianto.
Namun tidak mengurangi spirit Laskar Wong Kito. Meski harus dikejutkan dengan serangan cepat di menit ke 2 oleh anak Pelita Jaya. Namun Ferry cs berhasil menggagalkan peluang anak asuh Dajajang Nurjaman.
Selanjutnya giliran SFC melakukan tekanan. Hasil di menit 5, Anoure Obiora membawa SFC unggul atas Pelita Jaya. Gol Obiora memanfaatkan umpan cantik Zah Rahan dari sisi kanan lapangan. Dengan tenang pemain asal Nigeria ini mencukil bola menundukkan kiper Alo Barkah. Kedudukan 1-0 untuk sementara bagi SFC. Pelita terus berusaha menekan. Namun SFC memilih bermain disiplin menjaga lini belakangnya. Tampak Ferry harus berjibaku mengamankan gawangnya. Memasuki menit 20, defender andalan Sriwijaya FC yang mengalami cedera serius dan harus ditarik keluar. Peranannya digantikan Crisitan Worabay. Keluarnya Ambrizal membuat SFC harus tertekan. Beberapa kali Pelita terus menekan. Bahkan memasuki menit 22, M Ridwan nyaris membobol gawang SFC. Namun gigagalkan kiper andalan Laskar Wong Kito Ferry Rotinsulu.
Namun Worabay mulai klop dan memperbaiki permainannya. Memasuki menit 29 SFC berbalik melakukan tekanan. Beberapa kali kerjasama Zah, Pavel, dan Obiora membahayakan gawang Pelita. Bahkan Obiora mendapatkan peluang matang di menit ke31. Namun tendangannya masih melebar ke sisi gawang SFC. Begitu juga tendangan Nasuha memanfaatkan umpa Pavel masih gagal menemui sasaran.
SFC terus meningkat tekanan. Setelah gagal menuntaskan 2 peluang matang, kali anak asuh Rahmad Darmawan benar-benar menuntaskan peluang matang. Melalui akselerasi Cristian Worabay di sisi kanan lapangan.
Dengan cedik pemain asal Papua yang tengah dirundung masalah ini melepas crossing terarah. Pavel dengan cerdas mengambil umpan itu dengan sudulan terarahnya menundukan kiper Ali Barkah menit 35. Kedudukan 2-0 untuk SFC menjelang akhir babak pertama.
3 Gol
Memasuki babak kedua pelatih Djajang Nurjaman melakukan pergantian pemain dengan memasukkan striker Redouane Barkoui menggantikan Jajang Mulyana. Ia berharap striker asal Marokko ini mampu memberikan tekanan untuk mengejar ketinggalan.
Pelita Jaya kembali menekan dan mendapatkan peluang, namun tendangan keras Khusnul Yakin digagalkan Ferry Rotinsulu. Djajang Nurjaman kembali melakukan pergantian pemain dengan menarik Khusnul dan memasukan Vizkara. Masuknya pemain asing Pelita ini mampu memberikan tekanan kepada lini belakang SFC. Namun digagalkan lini belakang SFC yang tampil disiplin.
Djajang kembali mengganti I Made Wirahadi dan memasukkan S Marwan. Sementara dari Sriwijaya FC, pelatih Rahmad Darmawan melakukan pergantian pemain. Pelatih asal Metro Lampung ini memasukkan Tony Sucipto untuk menggantikan winger Arif Suyono. Namun SFC kebobolan di menit 62 melalui Supardi setelah tendangan mengenai kepala Charis yang tidak mampu diantisifasi kiper Ferry.
RD memasukkan Tony agar SFC lebih bertahan. SFC kembali kebobolan di menit 64 melalui gol Barkoui usai menyambut umpan Vizkara. Pemain asal Marokko ini menyudul bola yang tidak mampu diamankan Ferry. Tensi permainan berlangsung keras, Worabay terima kartu kuning di depan kotak penalti. Reduane Barkoui mengambil tendangan namun digagalkan Charis. Bola liar diambil Ardan Aras yang memberikan umpan kepada Marwan. Dengan cerdik penyerang Pelita ini menundukkan Ferry Rotinsulu menit Marwan 73. SFC berusaha melakukan tekanan peluang didapatkan Worabay tetapi digagalkan kiper Pelita Ali Barkah.
Sementara pelatih Rahmad Darmawan mengganti M Nasuha dan memasukkan Octavianus untuk menambah daya gedor SFC. Memasuki menit 83 Zah Rahan mendapatkan kartu kuning karena melakukan pelanggaran terhadap pemain belakang Pelita. Hingga pertandingan berakhir kedudukan tetap bertahan 3-2 untuk keunggulan Pelita.

Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

SFC Terancam Bubar Sebelum Kompetisi

Jumat, 14 Mei 2010.
PALEMBANG - Diduga empat pemain Charis Yulianto, Ambrizal, Isnan Ali, dan Cristian Worabay akan ditahan. Kondisi ini membuat pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan gamang, kondisi tim terancam bubar sebelum kompetisi.

Lakskar Wong Kito terancam tidak bertanding lawan Persib Bandung dalam lanjutan Indonesia Super Liga (ISL), di stadion Jalak Harupat, Senin (17/5).

"Saya koordinasi dengan pemain, mereka ikut toleransi, nanti kita putuskan apa berangkat atau tidak ke Bandung. Kita lihat keputusan para pemain. Sebab semua akan terpengaruh karena SFC ini merupakan satu tim," kata Rahmad Darmawan ketika ditemui di Poltabes Palembang, Jumat (14/5). Sebab menurut RD, solidaritas pemain juga sama seperti suporter, mereka juga sangat tinggi kepeduliannya antar sesama pemain.

"Sama seperti suporter yang memiliki kepedulian dan solidaritas. Begitu juga pemain, mereka tidak mungkin bertanding sementara teman mereka diproses di kepolisian," ujarnya.

Menurut RD ada empat pertandingan sisa yang terancam tidak diikuti SFC karena kondisi ini. Semestinya semua pihak harus peduli dan melihat semuanya dari sisi kepentingan untuk tim yang membawa nama Sumsel.

"Kita lihat apakah empat pertandingan ini dapat kita ikuti. Atas semua permasalahan ini kita sudah dengan segala kerelaan meminta maaf dan memohon kepeduliannya. Tetapi tidak ada yang peduli dengan kondisi ini. Kalau kita sudah tidak mendapatkan dukungan harus bagaimana," ujarnya.

Sebab menurut RD pemain dan SFC sudah mendapatkan hukuman dari publik, nama mereka sudah terlanjur buruk di mata publik, pemain dan tim sduah dicap buruk.

"Sebab kita bukan penjahat dan kita sudah meminta maaf," ujarnya. Ditegaskan RD dengan kondisi ini dia tetap menggelar latihan Jumat sore ini, tetapi tetap memperhatikan 4 pemainnya dan kondisi psikologis pemain secara keseluruhan.

"Ini harus dipikirkan. Sore ini tetap latihan dan saya akan kumpulin pemain untuk menyikapi kondisi ini, keputusan akan saya buat sore ini, jika kondisinya seperti ini kita mungkin tidak berangkat ke Bandung dan tidak mengikuti 4 pertandingan lainnya," sergah RD.
Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

RESMI: Empat Pemain Sriwijaya Masuk Bui

Empat pemain Sriwijaya FC, Charis Yulianto, Cristian Worabay, Ambrizal, dan Isnan Ali resmi masuk sel tahanan Mapoltabes Palembang, Jumat sore (14/5), setelah menjalani pemeriksanaan maraton oleh penyidik selama lima jam, di ruang Unit Pidana Ekonomi (Pidek) Sat Reskrim Poltabes Palembang, sejak pukul 10.00 WIB.

Kanit Pidana Ekonomi Poltabes Palembang, Iptu Wira Prayatna mengatakan keempat pemain SFC ini telah mengakui melakukan pengeroyokan terhadap anggota kelompok suporter Sriwijaya FC yakni Sriwijaya Mania Sumsel (SMS), di Lampu Merah RS Charitas, Sabtu (8/5), yang berujung satu luka berat dan dua luka ringan.

Aksi tak terpuji empat pemain pilar Laskar Wong Kito ini dipicu oleh yel-yel ejekan yang dinyanyikan kelompok suporter SMS saat mengiringi konvoi bis pemain kembali ke Mess Pertiwi dari Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, seusai ditahan imbang Persija.

Saat sama-sama berada di lampu merah, pemain Sriwijaya FC mengamuk dan langsung mengeroyok anggota kelompok suporter SMS dengan mendatangi bus suporter yang tepat berada di sebelah bis Sriwijaya FC.

Berdasarkan pengakuan korban, hanya empat pemain itu yang telah melakukan pemukulan dan penganiayaan.

"Keputusan penyidik, keempat pemain Sriwijaya FC ini harus bermalam di sel tahanan Poltabes Palembang, sejak malam ini. Hingga saat ini belum ada surat permintaan penangguhan penahanan dari keempat tersangka maupun pengacara Sriwijaya FC," kata dia.

Selama proses penyidikan itu tampak Arief Suyono bertindak sebagai saksi. Menurut korban, pemain asal Malang itu menjadi satu-satunya pemain Sriwijaya FC yang berusaha melerai.

Hadir juga, jajaran manajemen Sriwijaya FC, seperti manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin, pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan, Direktur Keuangan PT Sriiwijaya Optimis Mandiri Augie Bunjamin. Puluhan anggota kelompok suporter SMS juga hadir untuk melihat langsung proses penyidikan kepada empat pemain itu.
Sumber http://goal.com
Selanjutnya...
0

Sriwijaya Tersingkir Dari Piala AFC

Rabu, 12 Mei 2010.
Ambisi Sriwijaya FC untuk mencatatkan sejarah di Piala AFC akhirnya kandas setelah dipecundangi wakil Thailand, Thai Port, 4-1 dalam pertandingan babak 16 Besar Piala AFC di Stadio Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang.

Dengan kegagalan, Sriwijaya FC hanya menyisakan satu trofi yang diburu pada musim ini, setelah peluang di Superliga Indonesia 2009/10 tertutup. Trofi yang menjadi incaran adalah Piala Indonesia. Di ajang ini, Laskar Wong Kito masih bertahan di 16 Besar.

Dalam pertandingan itu, Sriwijaya FC dan Thai Port memperagakan permainan agresif dan cepat. Sejumlah peluang berhasil diperoleh, namun tidak menghasilkan gol.

Sriwijaya yang kembali mendapat dukungan dari publiknya sendiri di laga ini mampu mencuri gol terlebih dahulu ketika pertandingan telah berjalan tujuh menit melalui tendangan Richard Obiora.

Gol itu menyentak kubu Thai Port. Klub Thailand ini pun kemudian melakukan serangan sporadis ke pertahanan Sriwijaya. Mendapat tekanan membuat kubu Sriwijaya panik. Cristian Warobay terpaksa menjatuhkan Sompong Soleb di kotak penalti. Fery Rotinsulu sempat memblok tendangan Joesyard, namun gagal menghalau bola rebound yang diteruskan Joesyard.

Menjelang babak pertama berakhir, tim tamu berbalik unggul melalui gol Sompomg memanfaatkan sepak pojok Ponpipat Kamnuan. Hingga 45 menit pertama berakhir, Thai Port unggul atas Sriwijaya.

Di babak kedua, Sriwijaya dikejutkan dengan gol cepat Joesyard pada menit ke-48 setelah terlebih dahulu mengelabui Charis Yulianto. Joesyard mencetak hat-trick pada menit ke-78 memanfaatkan tendangan bebas Worawut.

Tertinggal selisih tiga gol membuat Sriwijaya semakin berat untuk mengejar ketertinggalan. Serangan yang dibangun selalu kandas di kaki pemain belakang lawan. Hingga pertandingan berakhir, Sriwijaya harus menerima kenyataan dikalahkan 4-1 di hadapan publiknya sendiri.
Sumber http://goal.com
Selanjutnya...
0

Diwarnai Demo, Sriwijaya FC Kembali Imbang

Senin, 10 Mei 2010.
SRIWIJAYA FC tampaknya kian sulit lolos dari Grup J Piala Indonesia, setelah kembali bermain imbang dengan Persisam 2-2, di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Senin (10/05/2010).

Nasib SFC sanga bergantung kepada pertandingan Persija vs PSMP dan dua laga terakhir. Sejauh ini baru mengumpulkan nilai dua poin dan wajib menang lawan PSMP dalam laga terakhir nanti. Pertandingan ini diwarnai aksi SMS (Sumsel Mania Sumsel) yang menarik diri dari Stadion Gelora Jakabaring saat pertandingan berlangsung. Barisan suporter ini menggelar demonstrasi di depan Stadion. SMS diback up Si Manis pimpinan Kusoi melakukan aksi demo. Mereka meneriaki agar segera mengusir pelatih Rahmad Darmawan dan Cristian Worabay berserta Charis, Ambrizal, dan Isnan.

"Kami berharap bersihkan SFC dari aksi-aksi dan perbuatan oknum di dalam tim yang tidak bertanggung jawab," kata Presiden Simanis Kusoi.

Mereka menuntut manajemen bertindak tegas. Mereka akan terus melakukan aksi hingga tuntuan mereka terpenuhi.

"Kami meminta manajemen memecat keempat pemain dan mengevaluasi pelatih Rahmad Darmawan, kemudian usut oknum anggota yang terlibat, usut tuntas para pemain yang terlibat secara hukum dan masuk penjara, kemudian pemain tidak lagi boleh sombong dan berdayakan Amirul Mukmin. Ini sangat menyakiti masyarakat Sumsel," katanya.

Dalam pertandingan ini, Sriwijaya FC tertinggal dua kali. Persisam unggul lebih dulu melalui Pipat Tongkanya pada menit 11, lalu disamakan Poci pada menit ke-25. Babak kedua, Persisam yang terus terkekan kembali unggul Pipat, dan Arif Suyono akhirnya menyelamatkan Sriwijaya FC.

Sumber http://beritamusi.com
Selanjutnya...
0

SFC Dipermalukan Persipura

Rabu, 05 Mei 2010.
Sriwijaya FC gagal mempersembahkan kemenangan di depan publiknya. Menjamu Persipura dalam laga lanjutan Indonesia Super Liga (ISL) di Stadion Gelora Jakabaring, Rabu (5/5/2010), Sriwijaya FCdipaksa menyerah 1-2.

Gol tuan rumah SFC dilesakkan Zah Rahan menit ke-80. Sementara dua gol Persipura dilesakkan Boaz Salossa menit ke-73 dan Yustinus Pae menit ke-82.

Kekalahan ini membuat peluang SFC masuk empat besar semakin menipis, mengingat pertandingan SFC selanjutnya sangat berat yakni menghadapi pertandingan tandang lawan Persib dan Pelita. Dua pertandingan kandang lawan Persiba dan PSM Makasar juga bukan pertandingan mudah.

SFC gagal menekan lebih keras pertahanan Persipura. Namun, memasuki masa injury time, Ian Kabes melakukan pelanggaran terhadap Octavianus.

Wasit Jimmy Napitupulu menunjuk titik putih dan memberikan hadiah tendangan penalti kepada Sriwijaya. Sayangnya, Kayamba yang ditunjuk menjadi eksekutor gagal mengeksekusi penalti.

Usai pertandingan, Kayamba tampak menangis dan tidak mau bergabung dengan rekan-rekannya. Dia tertunduk malu dan menyesalkan kegagalannya. Pelatih Rahmad Darmawan terpaksa menenangkan sang kapten. Suporter pun berusaha menenangkan Kayamba dan menghiburnya.

Sumber http://kompas.com
Selanjutnya...
0

Jackson: Kami Masih Punya Kepentingan Di Liga Dibandingkan Sriwijaya!

Senin, 03 Mei 2010.
Pelatih Persipura Jayapura Jackson F Tiago optimistis dapat meraih poin di kandang Sriwijaya FC yang menjadi lawan tandang Superliga 2009/10 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Rabu (5/4).

Padahal, tim berjuluk Mutiara Hitam ini dipastikan tidak diperkuat delapan pemainnya karena terkena akumulasi kartu dan cedera.

Sebut saja, Gerald Pangkali, Stevie Bonsavia, dan Erol Iba, yang terkena akumulasi kartu kuning akibat kerasnya laga kontra Persib Bandung (2/3).

Kemudian, Ortizan Solossa yang terpaksa absen setelah diganjal kartu merah pada laga itu juga. Sedangkan, empat pemain lainnya yang terkena cedera adalah Alberto Goncalves, Jack Komboy, Tang Tian, dan kiper C Hendambo.

Akibatnya, Jackson terpaksa hanya memplot 15 pemain untuk dipersiapkan melawan Laskar Wong Kito.

"Kami tetap mempunyai harapan untuk mendapat poin di kandang Sriwijaya. Berdasarkan sejarah empat kali pertemuan, hasil kami dengan Sriwijaya cukup berimbang," kata Jacksen kepada GOAL.com, setiba di Palembang, Senin (3/4).

"Kami bisa meraih dua kemenangan atas Sriwijaya dan itu berbuah gelar Superliga pada musim lalu, dan dua kali kekalahan yakni pada laga kandang saat di Makassar, dan kalah secara kontroversi saat final copa."

Kepercayaan diri pelatih asal Brasil ini sebenarnya didukung sistem rotasi pemain yang diterapkannya sepanjang yang melakoni tiga kompetisi sekaligus, Superliga, Piala Indonesia, dan Liga Champions Asia (LCA).

"Absennya delapan pemain tidak masalah bagi kami, karena hampir satu tahun ini saya memposisikan pemain inti dan cadangan adalah sama. Tidak ada alasan untuk meragukan mereka yang tampil besok, karena mereka juga telah saya turunkan di Piala Kraton, Piala Indonesia, bahkan LCA, setelah peluang kami tidak ada lagi untuk lolos," bebernya.

Jackson tak membantah, kendala yang akan dihadapi skuad timnya adalah masalah kelelahan pemain.

Maklum saja, bagi Sriwijaya FC, lagi ini adalah laga kandang, sedangkan bagi Persipura laga ini menguras tenaga karena harus melakoni perjalanan udara dari Bandung ke Palembang sekitar sembilan jam.

"Kami berangkat dari Bandung jam 9 tadi pagi, dan baru tiga di Palembang pukul 6 sore. Pemain kami pasti sangat lelah sekali. Bukan karena perjalanan udara saja, tapi laga melawan Persib kemarin sangat menguras tenaga"

"Hanya saja, kami memiliki motivasi lebih besar dibandingkan Sriwijaya FC pada laga besok. Hal itu karena kami masih memiliki kepentingan di SuperLiga, sedangkan Sriwijaya FC tidak lagi," tutup mantan bomber Persebaya ini

Sumber http://goal.com
Selanjutnya...
0

Bonus Rp 670 Juta Menunggu Kayamba Cs

PALEMBANG — Para pemain Sriwijaya FC kemungkinan akan tampil habis-habisan di beberapa pertandingan ke depan, karena sedang mendapat motivasi tinggi. Pasalnya, bonus besar sudah menunggu Kayamba Gumbs cs, jika mampu lolos ke babak 8 besar di ajang Piala Indonesia dan Asian Football Confederation (AFC) Cup. Manajemen Laskar Wong Kito sudah menyiapkan total dana Rp 670 juta.

“Kami manajemen memutuskan jika lolos 8 besar di ajang AFC Cup, kita menyiapkan bonus Rp 200 juta dan tambahan lagi Rp 150 juta jika lolos 8 besar Piala Indonesia. Bonus ini kita berikan untuk memberikan semangat tambahan bagi pemain agar mampu melewati laga berat SFC,” jelas Presiden Klub, Dodi Reza Alex, Senin (3/5).

Kemudian ada lagi bonus rutin yang sudah ditetapkan manajemen jika memenangkan pertandingan, yakni 80 juta per pertandingan. “Jika Kayamba cs memenangkan 4 pertandingan di Piala Indonesia dan AFC, maka mereka akan menerima total bonus Rp 320 juta. Artinya ketika dijumlahkan maka total Rp 670 juta uang yang bakal diterima para pemain,” tandas Dodi.

Menurut putra sulung Alex Noerdin itu, bonus tambahan sangat diperlukan karena SFC melakoni 10 laga berat terhitung dari pertandingan lawan Persiwa di Stadion Gelora Jakabaring, Minggu (2/5).

Kemudian menghadapi Persipura Jayapura 5 Mei di ajang Indonesia Super Liga (ISL). Setelah itu melakoni Piala Indonesia, lawan Persija Jakarta 8 Mei, lawan Persisam Samarinda 10 Mei dan lawan PSMP Mojokerto 14 Mei. Satu lagi di ajang AFC Cup melawan Thai Port FC 12 Mei. Selanjutnya SFC

kembali menghadapi ajang ISL melawan Persib Bandung 17 Mei di laga tandang, lawan Pelita Jaya 20 Mei juga di laga tandang. Selanjutnya menghadapi PSM Makasar 26 Mei dan lawan Persiba Balik Papan 30 Mei di laga kandang. sripo

Laga Akhir SFC
05-05-2010 ISL SFC vs Persipura Jayapura
Piala Indonesia
8-5-2010 Piala Indonesia SFC vs Persija Jakarta
10-5-2010 Piala Indonesia SFC vs Persisam Samarinda
AFC Cup
12-5-2010 AFC Cup SFC vs Thai Port FC
Piala Indonesia
14-5-2010 Piala Indonesia SFC vs PSMP Mojokerto
ISL
17-5-2010 ISL Persib Bandung vs SFC
20-5-2010 ISL Pelita Jaya vs SFC
26-5-2010 ISL SFC vs PSM Makassar
30-5-2010 ISL SFC vs Persiba Balikpapan

Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
1

Jadwal SFC Piala Indonesia Babak 16 Besar

Minggu, 02 Mei 2010.
Jadwal SFC Di Piala Indonesia Babak 16 Besar

SABTU 08-Mei-10 SRIWIJAYA FC VS PERSIJA
SENIN 10-Mei-10 SRIWIJAYA FC VS PERSISAM
JUM'AT 14-Mei-10 PSMP VS SRIWIJAYA FC


Jadwal Lengkap Piala Indonesia 16 Besar Download

Grouping Piala Indonesia 16 Besar Download


Selanjutnya...
0

Jadwal Piala Indonesia Direvisi, Sriwijaya FC Lega

Sriwijaya FC setidaknya dapat bernafas lega karena permintaan untuk revisi jadwal pertandingan Piala Indonesia dan Superliga dikabulkan PT Liga Indonesia (Liga).

Semula, Liga menetapkan jadwal babak 16 besar adalah, 8-12 Mei, tapi karena pada 12 Mei 2010, Laskar Wong Kito akan menjamu Thai Port (Thailand) di babak 16 besar Asian Football Confederation (AFC) Cup 2010 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, jadwal diubah menjadi, 8-14 Mei.

Sementara penyesuaian yang dilakukan Liga untuk jadwal pertandingan Super Liga adalah pada pertandingan away Sriwijaya FC kontra Persib Bandung. Semula, pertandingan ditetapkan pada 16 Mei 2010, namun kemudian diundur satu hari, mengingat pertandingan ini adalah laga tandang.

"Pertandingan demikian ketat bulan Mei ini. Mau tak mau hal ini harus dihadapi oleh tim kami yang menjalani tiga kompetisi sekaligus, karena pada awal bulan Juni-11 Juli tidak ada kegiatan sepakbola di dunia kecuali Piala Dunia. Artinya seluruh kompetisi harus selesai di bulan Mei ini," kata sekretaris PT PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid kepada GOAL.com di Palembang, Jumat (30/4).

Meski bersyukur karena keinginannya dituruti, manajemen Sriwijaya FC yang dikomandoi PT SOM tak dapat menutupi kegalauan karena terjadi pembengkakan biaya pertandingan untuk tampil di Piala Indonesia.

Maklum saja, selaku satu dari empat provinsi yang dipercaya sebagai tuan rumah babak lanjutan Piala Indonesia yakni Grup J, PT SOM terpaksa harus merogoh kocek cukup dalam lantaran terjadi pembengkakan biaya operasional seiring dengan penambahan hari pertandingan.

Seperti diketahui, selaku tuan rumah Sriwijaya FC dibebani atas biaya penginapan, biaya akomodasi, dan biaya pertandingan.

"Terjadi pembekakan biaya sekitar 20-25 persen. Jika babak 32 besar lalu kita mengeluarkan biaya Rp500 juta, maka diperkirakan menjadi Rp700-Rp750 juta," ujar Faisal

Selanjutnya...
0

Arif-Pavel Bawa SFC Tekuk Persiwa 4-1

PALEMBANG - Sriwijaya FC sukses mengalahkan tamunya Persiwa Wamena dengan skor telak 4-1 dalam lanjutan Indonesia Super Indonesia (ISL), di Stadion Gelora Jakabaring, Minggu (2/5). Sebanyak 4 gol dilesakkan Arif Suyono menit 19 dan 54 dan Pavel mencetak dua gol menit 36 dan 53 (penalti) dan Kayamba 54.

Tuan rumah Sriwijaya nampak tertekan di menit awal. Persiwa Wamena tampak menekan lini pertahanan yang dijaga Charis Yulianto cs. Tercatat pada 10 menit pertama Persiwa sudah mendapatkan 2 peluang, namun tidak terjadi gol. Sementara SFC berusaha menekan, peluang matang didapatkan Kayamba, namun tendangan striker asal St Kitts N Nevis ini masih melebar ke kanan lapangan.

Laskar Wong Kito bermain lebih efektif dan terus melakukan tekanan. Kali ini peluang kembali didapatkan Kayamba. Namun masih diblok kiper Persiwa Galih Firmansyah. Memasuki menit 13 terjadi benturan antara kiper Galih vs Kayamba. Akibatnya Gumbs terkapar karena pinggangnya dihajar dengkul Galih.

Serangan SFC membuah hasil, gol dicetak Arif Suyono memanfaatkan umpan sodoran Pavel Solomin yang bekerjasama satu dua dengan Rahmat Rivai menit 19. Menit 36 Pavel Bawa SFC Unggul 2-0 SFC unggul sementara 2-0 setelah Pavel Solomin mampu menembus gawang Galih kiper Persiwa menit 36. Unggul 1-0 membuat SFC terus menekan, beberapa peluang kembali didapatkan, namun tendangan Pavel belum mampu menambah keunggulan untuk SFC.

Sebalik Persiwa kembali coba menekan, Pieter Romaropen melakukan tendangan keras, namun berhasil diblok Ferry Rotinsulu, kiper SFC. SFC kembali melakukan serangan balik. Namun peluang matang itu gagal berbuah gol setelah tendangan Zah Rahan yang menyambut umpan Pavel mengenai mistar gawang SFC menit 30.

Memasuki menit 36 SFC akhirnya mampu menambah keunggukan SFC setelah menyambut umpan matang Kayamba. Tendangan keras dari luar kotak penalti mampu menembus gawang Persiwa. SFC terus melakukan tekanan namun kedudukan tetap bertahan 2-0 untuk SFC.

Memasuki babak kedua, pertandingan didominasi anak-anak Sriwijaya FC. Pavel Solomin kembali mendapat peluang. Namun umpan matang Worabay itu gagal diselesaikan penyerang asal Uzbekistan. Menit ke 50 wasit Iis Isa Permana memberikan kartu kuning untuk Arif Suyono, karena dianggap melakukan pelanggaran dan provokasi.

Memasuki menit 53 Pirly melakukan tekel terhadap Pavel. Wasit langsung menunjuk titik putih. Pavel yang menjadi eksekutor sukses menundukkan kiper Periswa Galih. SFC Unggul 3-0. Namun selang satu menit kemudian Arif menambah keunggulan menit 54 memanfaatkan umpan Kayamba.

Pada menit 69 kedua tim saling jual beli serangan. Persiwa beberapa kali mendominasi penyerangan, namun rapatnya pertahanan SFC dan gemilangnya Ferry Rotinsulu berhasil mementahkan peluang matang Persiwa. Sementara serangan balik SFC lebih efektif. Setidaknya dua peluang Pavel belum berbuah gol.

Pada menit 70, RD menarik Rahmat Rivai dan memasukkan Ponaryo Astaman untuk memperkuat lini tengah yang mulai kedodoran. Memasuki menit menit 76, Precious melakukan handsball dikotak penalti. Erick Weeks berhasil menundukkan Ferry. Pergantian pemain dilakukan RD dengan menarik Isnan memasukkan Tony Sucipto. Kemudian menarik Arif Suyono memasukkan Octavianus. Permainan SFC lebih hidup sebab tembakan-tembakan dari luar kotak penali mulai terlihat. Meski demikian kedudukan tetap bertahan 4-1 untuk SFC.

Selanjutnya...
 
Blog Laskar Wong Kito © Copyright 2010 | Design By Gothic Darkness |