0

Samsul Arif Dan Rudi Widodo Segera Bergabung Dengan Sriwijaya FC

Jumat, 31 Desember 2010.
Amunisi baru akan segera didatangkan manajemen Sriwijaya FC untuk memperbaiki lini depan.

Mantan pemain pemain Persibo Bojonegoro, Samsul Arif dan Rudi Widodo, akan menjadi kekuatan baru Laskar Wong Kito pada laga lanjutan Superliga musim ini.

Manajemen klub mengaku telah menemukan kesepakatan nilai kontrak kerja dengan kedua pemain itu, sehingga dapat direkrut dalam waktu dekat.

"SFC sudah sepakat soal harga dengan Syamsul dan Rudi. Harga keduanya berkisar antara Rp 400 juta-500 juta hingga akhir musim," kata presiden klub H Dodi Reza Alex kepada GOAL.com Indonesia di Palembang, Jumat (31/12).

Menurut Dodi, manajemen klub akan segera mendatangkan kedua pemain itu, supaya dapat diturunkan saat menghadapi Persib Bandung di Palembang, Minggu (2/1).

"Saat ini manajemen SFC sedang mengurus masalah administrasi kedua pemain itu. Jika sudah selesai, keduanya akan segera datang ke Palembang," ujar dia.

Dia menerangkan, mundurnya Persibo dari kompetisi Superliga Indonesia membuat kedua pemain itu dianggap tidak memiliki klub oleh pihak PT Liga Indonesia, otoritas penanggungjawab kompetisi Superliga.

"Karena dipandang tidak memiliki klub maka Samsul dan Rudi dalam keadaan bebas dan dapat direkrut oleh klub manapun. Sehingga keduanya dapat langsung diturunkan saat menghadapi Persib nanti," kata putra sulung Gubernur Sumatera Selatan ini.

Sementara itu, pelatih Ivan Kolev menyambut gembira keberhasilan manajemen menemukan kesepakatan dengan kedua pemain itu.

"SFC memang membutuhkan penyerang untuk menambah daya gedor SFC. Saya berharap keduanya dapat segera bergabung," ujar dia
Sumber http://goal.com
Selanjutnya...
0

Thierry dan Arif Absen

Rabu, 29 Desember 2010.
Kekuatan Sriwijaya FC bakal pincang saat jalani laga perdana paska jeda dua bulan kompetisi melawan Persib Bandung. Tim berjuluk Laskar Wong Kito itu bakal kehilangan dua pilar terbaiknya, yakni Thierry Gathuessi dan Arif Suyono.
“Kami sudah menerima surat resminya soal larangan bermain dari PT Liga Indonesia. Kami juga mendapat info jumlah denda yang harus dibayar,” kata Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM), Faisal Mursyid, kemarin (28/12).
Thiery Gatuessi sendiri tak bisa diturunkan lantaran mendapat akumulasi kartu setelah mengantongi kartu merah saat melawan Persija Jakarta, (3/12) lalu. Sedangkan Arif Suyono harus absen lantaran mendapat akumulasi kartu kuning saat melawan PSPS Pekanbaru (27/11) dan Persija Jakarta (3/12) lalu.
Kehilangan dua pilar terbaik ini bakal menjadi momok bagi tim juara double winner 2007 itu. Sebab, lini belakang bakal keropos sepeninggal Thierry Gathuessi. Ini setelah Sriwijaya tinggal menyisakan satu defender tangguh, Claudiano Alves Do Santos.
Meski ada beberapa pemain pelapis yang siap tampil, seperti Ahmad Jufriyanto dan Rahmat Latief maupun Gunawan Dwi Cahyo itu belum menjadi jaminan. Pasalnya, kualitas beberapa pemain muda tersebut masih di bawah Thierry.
Begitu juga dengan lini serang. Absenya Arif Suyono bakal menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi coach Ivan Kolev untuk mencari racikan baru. Sebab, Arif sendiri merupakan salah satu pemain sayap yang produktif.
Gaya permainannya yang mobile dan lincah selalu mengacak-acak lini pertahanan lawan. Tak jarang, pemain asal Batu, Malang itu juga menciptakan gol. Ini di buktikan saat pemain berjersey nomor 14 itu bermain di Timnas dengan koleksi 2 gol.
Selain itu, tim juara Piala Indonesia tiga kali berturut-turut itu juga harus membayar denda sebesar Rp7 juta. Yakni, Rp3 juta untuk denda akumulasi kartu Arif Suyono dan Rp4 juta untuk Thierry. “Sesudah melawan Persib nanti, baru akan kami bayar denda akumulasi kartu itu,” tambahnya.
Sementara, di kubu Persib Bandung sendiri bakal kehilangan defender, Maman Abdulrahman. Pilar Timnas itu harus absen lantaran mendapat dua kartu kuning, yakni melawan PSPS Pekanbaru (2/11) dan Deltras Sidoarjo (2/10) lalu. “Keputusan ini kami dapatkan setelah mendapat surat resmi dari PT Liga bernomor 040/NLB-ISL/XII/2010,” pungkasnya.
Sumber http://sumeks.co.id
Selanjutnya...
0

Gol Rifky Menangkan SFC

Sabtu, 18 Desember 2010.
PALEMBANG--Pertandingan ujicoba Sriwijaya FC versus African Selection di Stadion Soemantri Brojonegoro Kuningan Jakarta, Sabtu (18/12) berakhir dengan 1-0. Gol tunggal Laskar Wong Kito dicetak M Rifky menit 42.
Dalam laga ini, pelatih Ivan Kolev yang hendak mematenkan pola 4-3-3 dan 4-4-2 dengan menurunkan duet Park Jung Hwan dan M Rifky di depan. Sementara di kiri dan kanan di pasang Mahayadi Pangabean dan Rendy Siregar.
Sejak pertandingan dimulai duet Park Jung Hwan dan M Rifky, pelatih Ivan Kolev menginstruksikan anak asuhnya untuk terus menyerang dalam ujicoba lawan African Selection di Stadion Soemantri Brojonegoro, Sabtu (18/12).
Menghadapi pemain-pemain asal benua Afrika, anak asuh Ivan Kolev harus bekerja keras. Sebab para pemain asuhan Michael Babouaken ini, tampil agresif dengan teknik di atas rata-rata.
Namun para pemain SFC tidak kenal lelah, melalui pergerakan Ade Suhendra terjadi pelanggaran di depan kotak penalti. Ade kemudian mengambil tendangan bebas dan mengirim tendangan jauh kepada M Rifky. Selanjutnya mantan bintang sinetron ini sukses mencetak gol di menit ke-42. Kedudukan 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pelatih Ivan Kolev mulai mengganti beberapa pemainnya termasuk menurunkan semua pemain cadangannya diantaranya Yong Jie Mu dan Jeki Arisandi. Masuknya tenaga baru ini, membuat serangan-serangan Laskar Wong Kito lebih hidup. Beberapa peluang didapatkan Park, M Rifky, Ade Suhendra maupun Mahyadi Pangabean, namun ketatnya pertahanan African Selection yang tampil disipilin membuat anak-anak Laskar Wong Kito tidak mampu menambah gol, hingga pertandingan berakhir kedudukan bertahan 1-0 untuk Park cs.
Usai pertandinan Pelatih Ivan Kolev mengatakan, ujicoba ini merupakan persiapan tim untuk menghadapi Persib Bandung 2 Januari mendatang. Menurut dia, selalu ada peningkatan yang cukup bagus dalam setiap ujicoba."Saya tidak melihat hasil dalam ujicoba ini, tetapi lebih kepada peningkatan pemain secara individu dan kerjasama tim," urainya.
Menurut Kolev, usai ujicoba ini masih ada dua ujicoba lagi yang harus dijalani anak asuhnya sebagai pemantapan tim dan pemilihan para pemain untuk menghadapi laga berat di Liga Super Indonesia (ISL).
"Kami harus membiasakan diri bermain tanpa pemain utama dan hal itu sudah kita lakukan dalam 6 pertandingan terakhir SFC," ungkap Kolev.
Ditambahkan M Siswandi setelah ujicoba ini masih dua ujicoba yakni lawan UMJ Jakarta, Selasa (21/12) dan melawan Persipasi Jumat (24/12).
Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

Tanpa Delapan Pilar

Selasa, 14 Desember 2010.
Hari ini 15 desember 2010 uji coba SFC vs PERSIJA.

Coach Ivan Venkov Kolev tetap optimistis menghadapi Persija Jakarta pada laga uji coba di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring 15 Desember nanti. Meskipun tim berjuluk Laskar Wong Kito sendiri dipastikan pincang. Pasalnya, delapan pilarnya kemungkinan besar absen.
Lima pemain memperkuat tim nasional (timnas) Indonesia diajang Piala AFF 2010 sebut saja Firman Utina, Oktovianus Maniani, M Ridwan, Arif Suyono dan Ferry Rotinsulu. Dan tiga pemain masih dalam proses pemulihan paska cedera mereka adalah Park Jung-Hwan, Claudiano Alves Dos Santos dan Budi Sudarsono.
“Sebenarnya kami tidak memasang target apa-apa pada pertandingan persahabatan nanti. Demi sebuah gensi meski tanpa “muka asli” kami tetap harus bermain maksimal dan meraih hasil terbaik,” ujar Kolev sapaan akrabnya kepada Sumatera Ekspres kemarin, (13/12).
Pelatih asal Sofia Bulgaria itu melanjutkan, selain gengsi laga ini akan sangat menguntungkan. Kedua kesebelasan akan bisa bereksplorasi pola, strategi dan tak ketinggalan komposisi pemain. Kolev manambahkan laga friendly tersebut akan menjadi ujian sebenarnya dan akan menjadi barometer tim double winner edisi 2007 itu selama recovery.
“Pada uji coba kali ini kami bisa memperbaiki, meningkatkan kerjasama dan kolektivitas tim. Sebab, selama berlatih kami hanya dapat memberikan materi fisik, teknik dan strategi saja,” tambah eks pelatih Persipura dan Persija Jakarta ini.
Pelatih asing yang sudah mahir berbahasa Indonesia ini, mengaku tidak akan mengangap remeh kekuatan tim Macan Kemayoran (sebutan Persija). Meskipun mereka bakal bertindak sebagai tim tamu dan tidak akan diperkuat oleh lima pemain andalannya. Tiga bersama tim Garuda (julukan timnas Indonesia) yakni Bambang Pamungkas, Tony Sucipto dan M Nasuha serta dua pemain asing yang masih belum bergabung yaitu Agu Casmir dan Eric Arsène Bayemi Maemble. “Kami tahu Persija tim yang bagus. Mereka tidak akan bergantung dengan pemain-pemainnya yang absen. Mereka bisa memberikan kejutan kalau kami tidak waspada,” tukasnya.
Sementara itu tactitian Persija Rahmad Darmawan mengaku betapa pentingnya uji coba ini. Pelatih yang beken disapa RD itu, memaknai laga tersebut sebagai persiapan awal menghadapi laga lanjutan Indonesia Super League (ISL). Mengingat, Persija bakal bermain away terlebih dulu. Yakni menyambangi Bontang FC (2/1/2011) dan Persisam (6/1/11) mendatang.
Sedangkan masih kata pria yang gemar memakai topi ini, Sriwijaya akan melanjudkan kompetisi dengan bermain home yakni menghadapi Persib (2/1/11), Persijab (5/1/11) dan Persibo (8/1/11). ”Oleh karena itu, kami tetap akan meraih hasil maksimal pada laga itu. Tidak ada istilah pemain pelapis buat kami. Semua pemain (19 pemain, red) akan saya turunkan,” tukas prian asa Metro Lampung ini
Sumber http://sumeks.co.id
Selanjutnya...
1

Kayamba: Lawan Persija Seperti Reuni

Senin, 13 Desember 2010.
Kapten Sriwijaya FC Keith Kayamba Gumbs mengatakan, laga uji coba melawan Persija di Palembang, Rabu (15/12), seperti reuni baginya.

"Ada sekitar delapan pemain SFC musim lalu, saat ini bermain di Persija. Termasuk pelatih Rahmad Darmawan juga berpindah ke sana. Ajang uji coba nanti tak sekadar pertandingan uji coba buat saya, tapi seperti ajang reuni," kata Kayamba di Palembang, Senin.

Delapan pemain SFC yang saat ini memperkuat tim asal ibu kota itu, di antaranya, Hendro Kartiko, Oktavianus, Andretany, AA Ngurah Wahyu, Ambrizal, Precious Emuerejaye.

Kemudian, dua pemain lagi, yakni Tony Sucipto dan M Nasuha yang saat ini memperkuat Timnas Indonesia pada Piala AFF 2010.

"Saya bisa bertemu dengan teman-teman lama saya, kecuali Tony dan Nasuha yang terpaksa tidak ikut uji coba karena memperkuat timnas," ujar dia.

Kayamba mengungkapkan, meskipun tidak berada dalam satu klub lagi, tetapi tetap menjalin komunikasi dengan beberapa mantan pemain SFC.

"Terkadang saya masih suka berkomunikasi dengan Rahmad Darmawan, dan beberapa mantan pemain SFC melalui telepon," kata dia.

Menurut Kayamba, kebersamaan selama beberapa musim tidak dapat dilupakan begitu saja. Apalagi, dalam masa itu meraih beberapa gelar, seperti tiga gelar Piala Indonesia, dan satu gelar Liga Indonesia.

"Kenangan mengangkat trofi bersama tidak akan saya lupakan. Para pemain SFC saat ini, demikian bekerja keras dan berjuang mati-matian untuk mendapatkan gelar juara," ujar dia
Sumber http://bola.net
Selanjutnya...
0

Kolev Diam-Diam Depak Putra Daerah Sumsel

Pelatih Sriwijaya FC Ivan Kolev ternyata diam-diam telah memulangkan pesepak bola putra daerah Sumatera Selatan Muhammad Alfan sejak sepekan lalu. Kolev di Palembang, Sabtu, mengakui sengaja tidak mempublikasikannya karena tidak mau melukai pencinta SFC yang berharap putra daerah lebih diberikan tempat dalam tim.

"Memang benar saya telah memulangkan Alfan. Saya terpaksa melakukan itu, karena Alfan memang belum bisa bermain pada level Superliga Indonesia," kata pelatih asal Bulgaria ini.

Menurut dia, dari segi teknik dan mental, Alfan masih jauh tertinggal dibandingkan pemain lain. Apalagi, posisinya sebagai seorang penyerang yang harus bersaing dengan Keith Kayamba Gumbs, Oktavianus Maniani, dan Budi Sudarsono.

"Sulit saya jabarkan, tapi yang jelas, memang kelas dia masih sangat jauh dibandingkan pemain lain, baik dalam hal teknik, fisik, taktik, visi bermain dan mental," kata mantan pelatih timnas Indonesia tahun 2007 ini

Kolev pun membantah, jika pemecatan Alfan ini tanpa melalui suatu proses.

"Pada beberapa kali uji coba, saya sudah memberikan Alfan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan. Tapi, hal itu tidak mampu mendongkrak kwalitasnya, jadi terpaksa saya bicara ke manajemen untuk memulangkan dia," ujar dia.

Keadaan itu berbeda dengan Jeki Arisandi (pemain SFC putra daerah Sumsel lainnya), yang menurut Kolev posisinya masih aman.

"Untuk Jeki, saya masih mempertahankannya. Jadi tidak ada masalah sementara ini," kata dia.

Alfan dan Jeki adalah dua pesepak bola putra daerah Sumsel yang memperkuat SFC musim ini.

Keduanya masuk dalam skuat SFC setelah melewati seleksi bersama 338 pesepakbola lainnya pada awal Agustus lalu. Kolev hanya meloloskan dua orang karena menilai kwalitas pesepak bola Sumsel masih jauh dari standar yang diharapkannya
Sumber http://goal.com
Selanjutnya...
0

Semen Padang Batalkan Ujicoba Lawan SFC

Minggu, 05 Desember 2010.
Tim penghuni papan atas klasemen Liga Super Indonesia (ISL) tiba-tiba membatalkan rencana ujicoba sekaligus laga amal lawan Sriwijaya FC di Padang, Sabtu (18/12) mendatang.
"Kami sudah menerima konfirmasi dari pihak Seman Padang bahwa laga amal itu dibatalkan. Sebab menurut mereka waktu penyelenggaraannya tidak memungkinkan dengan jadwal pertandingan ISL," jelas Direktur Teknik dan SDM SFC Hendri Zainudin, Minggu (5/12).
Menurut Hendri pembatalan laga ujicoba ini membuat pihaknya harus berdiskusi ulang dengan pelatih Ivan Kolev. Sebab harus ada laga pengganti, mengingat SFC membutuhkan dua laga ujicoba untuk pemantapan tim sebagai persiapan menghadapi Persib Bandung pada 2 Januari 2011 mendatang."Kami harus mencari alternatif pengganti dan hal ini akan didiskusikan dengan Kolev," ujarnya.
Sementara itu, laga ujicoba lawan Persija Jakarta pada Rabu (15/12) dipastikan akan digelar di Stadion Gelora Jakabaring."Untuk ujicoba lawan Persija sudah positif dan Persija akan tiba di Palembang 13 Desember nanti," ujar Hendri.
Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

Sriwijaya dan Persija Akan Tampilkan Kekuatan Penuh

Sriwijaya FC dan Persija akan menampilkan kekuatan penuh pada laga uji coba di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Rabu (15/12), kata Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri Hendri Zainuddin.

"Meskipun laga ini adalah laga uji coba, tapi kedua tim sudah berjanji akan menurunkan kekuatan penuh. Hanya saja, beberapa pemain timnas dipastikan tidak dapat diturunkan karena harus berlaga di Piala AFF," ujar Hendri di Palembang, Minggu.

Menurut dia, pelatih Persija Rahmad Darmawan telah menjanjikan hal itu, dan membuktikannya dengan memboyong semua pemain Persija.

"Rahmad berjanji akan mendatangkan semua pemainnya pada uji coba nanti. Rencananya mereka akan tiba di Palembang pada 13 Desember dengan membawa 30 pemain dan ofisial," kata dia.

Dia menyebutkan, diantaranya pemain yang bakal dibawa Rahmad adalah lima pemain asing, Greg Nwokolo, Precious Emuejeraye, Eric Bayei Maemble, Oliver Makor, dan Agus Casmir.

Sementara, SFC dipastikan juga menurunkan pemain terbaik, seperti dikatakan pelatih Ivan Kolev.

"Laga melawan Persija adalah kesempatan saya untuk mematangkan tim untuk menghadapi Persib Bandung pada 2 Januari nanti. Jika pada beberapa uji coba sebelumnya menurunkan semua pemain, maka lawan Persija akan lebih kepada pemain "starting eleven"," ujar dia.

Menurut dia, hal itu dilakukannya karena Persija dinilai merupakan lawan uji coba yang cukup sepadan dibandingkan dua tim sebelumnya yakni melawan PS AD dan Persime Muaraenim.

"Meskipun laga melawan Persija adalah laga uji coba, tapi saya sangat menseriusinya. Saya mempersiapkan tim secara matang untuk menghadapi Persija nanti," kata dia
Sumber http://bolaindo.com
Selanjutnya...
0

Lolos Playoff LCA, Pemain SFC Dapat Bonus

Manajemen Sriwijaya FC menjanjikan bonus berlipat kepada para pemain jika berhasil lolos pada babak "playoff" Liga Champions Asia 2011, kata Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri Hendri Zainuddin.

"Kami ingin tim berlaga di LCA, untuk itu kami akan memotivasi pemain dengan bonus yang lebih dari biasanya jika berhasil menembus babak playoff," kata Hendri di Palembang, Jumat.

Namun, terkait dengan besaran bonus itu, Hendri enggan menerangkan secara detail.

"Yang jelas, akan lebih dari biasanya. Jika setiap menang pada pertandingan Liga Super mendapatkan bonus Rp80 juta, maka jika lolos playoff LCA akan lebih besar dari itu. Bisa jadi, naik beberapa kali lipat," ujar dia.

Menurut dia, pemberian bonus yang terbilang besar kepada "Laskar Wong Kito" merupakan hal yang wajar, mengingat untuk lolos babak playoff membutuhkan perjuangan keras.

Apalagi peluang menjadi tuan rumah babak playoff terbilang kecil, karena pertandingan tidak menggunakan sistem kandang-tandang seperti tahun sebelumnya.

"Yang terpilih menjadi tuan rumah babak playoff adalah tim yang memenangkan undian. Jadi, laga kandang dan tandang akan dilakukan di satu tempat," ujar dia.

Selain itu, dia menambahkan, sistem pertandingan yang digunakan adalah sistem "knock out" atau tim yang kalah akan langsung gugur.

"Jadi tidak menggunakan sistem home (kandang) dan away (tandang) dengan melihat agregat dan selisih gol. Jika kalah pada satu pertandingan, maka akan langsung gugur," kata dia.

Menurut anggota DPRD Sumsel ini, selain peluang tuan rumah sangat kecil karena berdasarkan undian, semua lawan yang dihadapi juga sangat berat.

Di antaranya, Al Ittihad (juara AFC Cup) musim 2009/2010 dan Muang Thong United (semifinalis AFC Cup) musim lalu. Kemudian, juara Liga India Dempo SC, juara Liga Uni Emirat Arab Al-Ain, juara Liga Qatar Al Saad.

"Selaku manajemen kami berperan maksimal untuk membuat pemain enjoy dan fokus menghadapi pertandingan di LCA. Meningkatkan motivasi pemain melalui pemberian bonus, merupakan salah satu usaha kami," ujar dia.

Penentuan tempat pertandingan babak playoff akan ditetapkan pada drawing LCA di Malaysia, 7 Desember 2010.

Sriwijaya FC mewakili Indonesia pada babak playoff LCA 2011 karena menjadi juara Piala Indonesia 2010, sementara Arema FC yang menjadi juara Liga Super 2010 secara otomatis mendapatkan tiket berlaga di LCA tanpa melalui babak playoff.

"SFC berusaha maksimal berlaga di LCA, karena diakui ajang ini lebih bergengsi dibandingkan AFC Cup. Tapi, jika tidak lolos, maka tim akan tampil maksimal di AFC Cup. Yang penting, SFC tetap berlaga di ajang tingkat regional seperti tahun-tahun sebelumnya," kata dia
Sumber http://bola.net
Selanjutnya...
 
Blog Laskar Wong Kito © Copyright 2010 | Design By Gothic Darkness |