0

Sriwijaya Hanya Pakai Tiga Pemain Asing Di Piala AFC

Sabtu, 26 Februari 2011.
Keputusan manajemen Sriwijaya FC Palembang untuk mencoret Yong Jie Mu pada putaran kedua Superliga Indonesia berimbas pada kekuatan mereka di ajang Piala AFC.

Di Piala AFC mendatang, Sriwijaya hanya dapat mengandalkan Claudiano Alves Do Santos, Thierry Gathuessi dan Keith Kayamba Gumbs sebagai pemain asing karena pendaftaran pemain sudah tertutup sehingga pemain baru mereka, Kim Yong Hee, tidak dapat didaftarkan.

Namun Direktur Teknik dan SDM Sriwijaya, Hendri Zainuddin, menyatakan hal tersebut adalah konsekuensi dari keputusan tersebut, tetapi masih ada kemungkinan Kim Yong Hee didaftarkan di Piala AFC, yaitu apabila Sriwijaya berhasil menembus babak delapan besar.

Sriwijaya memilih untuk mencoret Yong Jie Mu dan menarik mantan pemain Persiba Kim Yong Hee agar target Laskar Jakabaring musim ini, yaitu menjuarai Superliga Indonesia, tercapai. Kim Yong Hee akan menjadi andalan baru Sriwijaya di ajang Superliga dan Piala Indonesia mendatang.
http://goal.com
Selanjutnya...
0

SFC Pinjam Jajang Mulyana

Jumat, 25 Februari 2011.
Untuk mengatasi kekurangan striker seiring dengan cederanya Rudi Widodo, manajemen Sriwijaya FC mendatangkan Jajang Mulyana. Pemain muda Pelita Jaya ini, akan bermain untuk Laskar Wong Kito pada putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011.

"Berdasarkan permintaan pelatih kita datang Jajang ke Palembang. Proses negosiasi berjalan lancar dan pihak manajemen Pelita memberikan izin," kata Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Jumat (25/2/2011).

Menurut Hendri, Jajang akan langsung ke Palembang untuk bergabung dalam latihan SFC di Stadion Bumi Sriwijaya."Dia akan datang hari ini untuk latihan bersama," kata Hendri. Seperti diketahui SFC memang kehilangan Rudi Widodo untuk beberapa pekan lantaran striker asal Pati Jawa Tengah itu mengalami cedera lutut serius. Praktis SFC menambah lagi striker sebagai alternatif persiapan yang menghadapi jadwal kompetisi padat hingga akhir 2011.

Sumber http://sripoku.com

Selanjutnya...
0

SFC Rombak Pemain Putaran Kedua

Rabu, 23 Februari 2011.
Untuk menghadapi putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) awal Maret 2011 nanti, manajemen Sriwijaya FC melakukan perombakan pemain.

"Kita akan rombak pemain, tentunya akan ada yang dilepas dan ada yang masuk," kata Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Hendri Zainudin, Minggu (20/2/2011).

Menurut Hendri, perombakan sangat perlu dilakukan karena SFC akan menghadapi tiga kompetisi sekaligus diawal putaran kedua terutama sejak 1 Maret 2010.

"Kita menghadapi tiga kompetisi yakni LSI, Piala Indonesia dan AFC Cup. Kita butuh pemain yang benar-benar memiliki kontribusi dan berguna untuk tim," ujarnya.

Sumber berita http://sripoku.com

Untuk download jadwal SFC di ISL putaran II Silahkan download disini

Atau klik link ini berikut :

http://www.ziddu.com/download/13930916/JADWALSRIWIJAYAFCPUTARANII.docx.html

Selanjutnya...
0

Jadwal SRIWIJAYA FC di AFC cup

Setelah gagal menembus Liga Champion Asia dan kembali berlaga di AFC Cup tak membuat Sriwijaya FC patah arang. Tim berjuluk Laskar Wong Kito itu, justru punya misi besar pada kompetisi antar klub kasta kedua di kawasan Asia tersebut. Tak tangung-tangung Presiden Sriwijaya FC H Dodi Reza Alex menargetkan pada Farry Rotinsulu dkk masuk big four atau semi final.
Silahkan download jadwal laga sriwijaya fc di AFC cup :


Atau klik link download berikut ini :
http://www.ziddu.com/download/13930699/JADWALSRIWIJAYAFCDiGroupFAFCCUP.docx.html
Selanjutnya...
0

Patok Big Four

Setelah gagal menembus Liga Champion Asia dan kembali berlaga di AFC Cup tak membuat Sriwijaya FC patah arang. Tim berjuluk Laskar Wong Kito itu, justru punya misi besar pada kompetisi antar klub kasta kedua di kawasan Asia tersebut.
Tak tangung-tangung Presiden Sriwijaya FC H Dodi Reza Alex menargetkan pada Farry Rotinsulu dkk masuk big four atau semi final. Target tersebut terbilang tinggi mengingat pada musim lalu mereka hanya mampu lolos sampai 16 besar. ”Kami telah belajar banyak dari musim sebelumya. Mudah-mudahan tahun ini bisa mendapat prestasi lebih baik lagi,” kata pria yang kini lebih akrab disapa DRA itu kemarin, ( 20/2).
Ya, pada musim 2009 tim yang berhome base di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring itu, hanya sebatas penyisihan grup LCA. Di musim 2010 mereka gagal menembus LCA lantaran kalah 0-3 dari Singapore Armed Forces FC Warriors (Singapura) pada playoff dan terlempar di AFC Cup.
Namun, tim Bumi Sriwijaya justru berhasil di AFC Cup. Mereka mampu menembus babak 16 besar sebelum dikalahkan Thai Port 1-4 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (12/5) lalu. ”Tahun pertama kami di AFC Cup berhasil menembus babak 16 besar. Dengan begitu bukan suatu hal yang mustahil bila pada tahun kedua kami bisa menembus semi final,” tambah dia.
Untuk memuluskan ambisinya Anggota DPR RI itu, tidak main-main. Dia berencana untuk mendatangkan sederetan pemain bintang dan menambahkan pemain asing yang benar-benar berkualitas. “Kami sudah gengam nama-nama pemain tersebut. Nanti kalau sudah resmi baru kami umumkan ke masyarakat lewat media,” tambah putra sulung Gubernur Sumsel H Alex Noerdin itu.
Belekangan ini, sederetan bintang tim nasional (timnas) sudah masuk radar manajemen Sriwijaya FC. Diantaranya duo Persib Bandung Eka Ramdani dan Siswanto, serta Titus Bonay dari Bontang FC. Selain itu juga ada nama-nama pemain asing asal Asia diantaranya De Jong dari Filipina. “Dengan tambahan tiga sampai empat pemain berkualitas kami optimis Sriwijaya bisa meraih prestasi lebih baik ditingkat internasional,” tandas dia. (mg42)

AFC Cup Grup F
1 Sriwijaya FC (Indonesia)
2 Song Lam Nghean (Vietnam)
3 TSW Pegasus (Hongkong)
4 V.B.Sport (Maladewa)

Jadwal AFC Cup Grup F
1 Maret 2011: Sriwijaya FC v VB Sport di Stadion Gelora Sriwijaya
15 Maret 2011: Pegasus Hongkong v Sriwijaya FC di Tseung Kwan O Hongkong
13 April 2011: Sriwijaya FC v Song Nghean di Stadion Gelora Sriwijaya
26 April 2011: Song Lam Nghe An Vinh di stadion Vinh
4 Mei 2011: VB v Sriwijaya FC di National Stadium, Male
11 May 2011: Sriwijaya FC v Pegasus di Stadion Gelora Sriwijaya

Sumber http://sumeks.co.id
Selanjutnya...
0

Kim Resmi Gabung SFC

Gelandang asal Korea Selatan Kim Yong Hee akhirnya resmi bergabung bersama Sriwijaya FC. Striker plontos ini mengikat kontrak untuk setengah putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) musim 2010/2011 bersama Laskar Wong Kito.

"Dia kita transfer dari Persiba sesuai dengan aturan PT Liga. Semua sudah beres dan tinggal tandatangan kontrak setengah musim," kata Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainudin, Rabu (23/2). Seperti diketahui Kim merupakan gelandang yang dibutuhkan SFC.

Posisinya hampir sama dengan Ponaryo Astaman atau Dirga Lasut memungkinkan baginya untuk mengisi skuad Laskar Wong Kito. Sebab SFC akan kehilangan Dirga Lasut yang masuk TC SEA Games. Sementara Firman Utina masih menjalani masa penyembuhan.

Pelatih Ivan Kolev mengatakan, SFC memang membutuhkan banyak gelandang untuk memaksimalkan setiap laga di tiga kompetisi yang diikuti SFC. Sebab dalam beberapa laga terakhir SFC kerap kewalahan di lini tengah. Lantaran kehilangan Firman.

Praktis Kolev hanya memaksimalkan Ponaryo Astaman agak lebih ke depan sementara Dirga bertugas membantu pertahanan. Namun, keduanya kerap kehabisan tenaga lantaran selalu diturunkan full time.

"Kita butuh banyak gelandang untuk mengatur ritme permainan dari lini tengah," kata Kolev.

Kim tampil cukup baik dalam setiap pertandingannya bersama Persiba Balikpapan. Namun sang pemain kemudian dilepas setelah dianggap tidak cukup berkontribusi bagi skuad berjuluk Beruang Madu itu.

Selain itu tim asal Balikpapan ini memiliki banyak stok gelandang. Dilepasnya pemain usia 34 ini, menjadi berkah bagi SFC yang memang membutuhkan banyak gelandang.

Sumber http://sripoku.com

Selanjutnya...
0

Sriwijaya FC v Al-Ain Sama Sulit

Jumat, 18 Februari 2011.
Sriwijaya FC tinggal selangkah lagi untuk lolos pada Liga Champion Asia (LCA) musim ini. Tim berjuluk Laskar Wong Kito itu tinggal mengatasi Al-Ain FC dari Uni Emirat Arab pada laga kedua playoff LCA, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, besok (19/2).
Tapi, langkah Sriwijaya bakal sedikit berat untuk menuntaskan misi. Pasalnya, tim double winner 2007 itu sedang dalam kondisi menurun lantaran kelelahan. Ini menyusul Ponaryo Astaman dkk harus menjalani jadwal superpadat musim ini. Dengan menjalani enam laga dalam waktu 18 hari. Jelas, kondisi ini sangat memengaruhi kondisi fisik Laskar Sriwijaya saat menjamu Al-Ain.
“Kami tidak tahu bagaimana lagi untuk keluar dari kondisi seperti ini. Tidak ada solusi yang bisa kami berikan. Tapi, kami akan mencoba keluar dari masalah ini,” kata pelatih Sriwijaya FC, Ivan Kolev.
Kondisi Sriwijaya bakal semakin gambling lantaran bakal tak diperkuat beberapa pemain terbaiknya. Seperti, Firman Utina dan Muhammad Ridwan yang masih menjalani perawatan dari cedera. Selain itu Oktovianus Maniani, Gunawan Dwi Cahyo dan Rachmat Latief juga tidak bisa dimainkan karena gabung pelatnas Pra Olimpiade.
Tapi, skuadra Ivan Kolev mempunyai spirit tersendiri saat menghadapi Al-Ain pada laga pamungkas playoff LCA kali ini. Tim juara Piala Indonesia tiga kali berturut-turut itu mempunyai modal positif karena bakal didukung ribuan supoter fanatik Sriwijaya FC.
Selain itu pada empat laga terakhir, Sriwijaya sukses memetik hasil sempurna. Setelah menang 5-0 dari Semen Padang (6/2), unggul 2-1 atas Pelita Jaya (9/2). Kemudian dilanjutkan menang 9-8 lewat adu penalti atas Muangthong United (12/2), dan terakhir sukses menggulung Persijap dengan skor 2-0.
Kondisi terbalik dialami tim tamu. Al-Ain hanya mampu mengoleksi satu kali kemenangan dari empat laga yang telah dijalani pada laga United Emirat Arab League. Sisanya, The Boss (julukan Al-Ain) selalu keok. Praktis kondisi ini semakin menaikan motivasi Keith Kayamba Gumbs dkk untuk memetik kemenangan.
Soal peringkat, Sriwijaya juga lebih beruntung dibandingkan Al-Ain. Tim double winner 2007 itu saat ini menduduki peringkat ke-6 dengan torehan 23 poin. Sementara Al-Ain berada di zona merah lantaran masih bercokol di peringkat 11 dari 12 kontestan. Tapi, kondisi itu tak bisa menjadi patokan. Sebab, kompetisi di Uni Emirad Arab jauh di atas Indonesia Super League (ISL).
Meski Sriwijaya mempunyai modal lebih baik dibandingkan Al-Ain. Laskar Sriwijaya tak boleh jumawa. Sebab, meski prestasinya sedang menurun, Al-Ain tak boleh dipandang sebelah mata.
Tim bernama lengkap Al-Ain Sports and Cultural Club itu merupakan tim raksasa Asia. Berbagai juara level Asia pernah mereka rengkuh. Seperti, juara 9 kali UAE League, 4 kali juara UAE Emir Cup. Serta 3 kali juara UAE FA Cup, 2 kali juara UAE Super Cup, satu kali juara Gulf Club Champions Cup.
Tak hanya itu, klub yang berdiri sejak 1968 itu juga pernah menjuarai Friendly Tournament in Morocco 2006 lalu. Dan yang tak kalah penting, Al-Ain pernah menjadi juara LCA 2003 lalu. Serta mampu tembus partai final musim 2005 lalu.
Berbeda dengan Sriwijaya yang baru mengoleksi satu kali juara Liga, tiga kali juara Piala Indonesia, dan double winner pramusim. Jelas, dengan prestasi itu, Sriwijaya tak boleh menganggap remeh.
Tim asuhan Alexandre Tadeu Gallo sedang dalam kondisi down. Ini menyusul beberapa laga yang telah dijalani berbuah buruk. Sehingga, mereka harus berada di juru kunci kedua klasemen sementara UEA League musim ini.
Bukan hanya itu, mental pemain saat ini juga sedang dalam kondisi sebenarnya. Pasalnya, Al-Ain baru saja dibekuk di kandangnya sendiri oleh Al Nasr dengan skor 1-2 pada laga lanjutan UEA League, (14/2) lalu. Jelas, ini sangat memukul mental Mohanand Salim dkk.
“Kami selalu memberikan permainan terbaik. Dan menguasai pertandingan pada laga terakhir. Tapi, keberuntungan belum berpihak kepada kami,” ujar pelatih Al-Ain, Alexandre Tadeu Gallo seperti dilansir situs resmi AFC.
Tapi, meski sedang jatuh, mantan pelatih Tokyo FC itu optimis anak asuhnya mampu bangkit saat melawan Sriwijaya nanti. Dengan membawa 24 pemain, Gallo yakni mampu menembus LCA musim ini. “Kami harus bekerja lebih dan lebih untuk membantu tim agar keluar dari situasi buruk. Sebab, harapan kami saat ini sukses di LCA,” pungkas pelatih kelahiran Brazil, 29 Mei 1967 itu. (mg43)

Hasil Tiga laga terakhir
Sriwijaya FC
9 Februari 2011: Sriwijaya FC v Pelita Jaya 2-1 (ISL)
12 Februari 2011: Sriwijaya FC v Muangthong: 9-8 (Playoff LCA)
16 Februari 2011: Sriwijaya FC v Persijap: 2-0 (ISL)

Al-Ain
3 Februari 2011: Dubai v Al-Ain 1-0 (Super League UAE)
9 Februari 2011: Masafi v Al-Ain 0-3 (Piala Presiden UAE)
14 Februari 2011: Al-AIn v Anasr 1-2 (Super League UAE)
Sumber http://sumeks.co.id
Selanjutnya...
0

SFC 2 - 0 PERSIJAP

Rabu, 16 Februari 2011.
Sriwijaya FC sukses memperbaiki peringkatnya di klasemen Liga Super Indonesia (ISL) berkat kemenangan 2-0 atas Persijap Jepara di Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Rabu 16 Februari 2011.

Tampil tanpa sejumlah pemain andalan seperti Firman Utina, Muhamad Ridwan dan Oktovianus Maniani, serangan Sriwijaya yang dikomandoi Keith Kayamba Gumbs dan Budi Sudarsono tetap tajam.

Terbukti tim Laskar Wong Kito berhasil unggul 2-0 di babak pertama. Kayamba sukses membobol gawang Persijap menit ketujuh melalui titik putih, dan menit 45+1 sundulan Budi Sudarsono memanfaatkan umpan silang Supardi menggandakan keunggulan Sriwijaya.

Di babak kedua, Persijap sebenarnya bermain lebih percaya diri dan beberapa kali sukses menusuk pertahanan Sriwijaya. Namun, penyelesaian akhir yang buruk membuat Persijap selalu gagal mencetak gol.

Seperti peluang yang didapat Mahendra Tri di menit ke-47. Pemain pengganti itu mendapat peluang emas ketika tinggal berhadapan dengan kiper Sriwijaya, Ferry Rotinsulu. Sayang, tendangannya masih membentur mistar gawang.

Enam menit berselang, giliran Risky Novriansyah yang gagal memanfaatkan peluang di depan gawang Sriwijaya. Tendangannya masih bisa diblok oleh Ferry.

Frustrasi tidak bisa menembus gawang Sriwijaya justru membuat pemain Persijap bermain kasar. Bahkan, Johan Juansyah dan Risky Novriansyah sempat terlihat adu argumen di lapangan karena frustrasi tidak mampu menembus pertahanan tuan rumah.

Sriwijaya sendiri hanya mendapat satu peluang emas di babak kedua melalui Arif Suyono di menit ke-66. Tapi, tendangan Arif masih menyamping ke sisi kanan gawang Persijap meski tinggal berhadapan dengan kiper Danang Wihatmoko.

Laga ini merupakan laga terakhir putaran I bagi kedua tim. Kemenangan ini membuat Sriwijaya naik satu peringkat ke posisi enam klasemen sementara ISL dengan torehan 23 poin dari 14 pertandingan. Sedangkan Persijap tetap di posisi 12 dengan 14 poin.

Susunan Pemain
Sriwijaya FC: Ferry Rotinsulu; Supardi, Thierry, Claudiano Alves (Bobby Satria, 55'), Mahyadi Panggabean; Budi Sudarsono, Mahadirga Lasut, Ponaryo Astaman; Arif Suyono (Rendi Siregar, 85'), Keith Kayamba Gumbs, Korinus Fingkreuw (Ade Suhendra, 66').

Persijap Jepara: Danang Wihatmoko; Catur Bintang, Kasiadi, Evaldo Silva, Anam Syahrul; Nurul Huda, Johan Juansyah, Anggo Julian (Enjang Rohiman, 62'), Nanang Khadafi (Mahendra); Noor Hadi (Barkah Christian); Risky Novriansyah.
Sumber http://12paz.blogspot.com
Selanjutnya...
0

Sama Pincang

Selasa, 15 Februari 2011.
Sriwijaya FC dan Persijap Jepara bakal sama-sama pincang saat menjalani laga terakhir putaran pertama Indonesia Super League (ISL). Di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, besok (16/2).
Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) harus memarkir 3 pemain terbaiknya. Yakni, Claudiano Alves Do Santos, Firman Utina, dan Muhammad Ridwan yang mengalami cedera. “Ada beberapa pemain kami yang masih menjalani pemulihan cedera. Kemungkinan dari tiga pemain yang cedera, Diano yang dimungkinkan bisa turun,” kata pelatih Sriwijaya FC, Ivan Kolev, usai latihan, kemarin (14/2).
Claudiano Alves Do Santos disanksikan turun lantaran mengalami cedera penarikan otot diatas lutut. Dari pantauan koran ini, Diano hanya menjalani latihan ringan. Kemudian, sesekali mengompres kakinya yang cedera.
Muhammad Ridwan dan Firman Utina sudah dipastikan tak bisa turun. Ridwan tak bisa turun lantaran mengalami cedera tumit kambuhan. Sedangkan Firman Utina masih menjalani tahap penyembuhan dari cedera lutut pasca operasi.
“Menurut keterangan dokter, Ridwan bakal absen dalam tiga minggu kedepan. Sehingga, untuk Firman dan Ridwan sudah dipastikan tak bisa kami mainkan,” lanjut mantan arsitek Persija Jakarta itu.
Selain tiga pemain cedera, Sriwijaya juga bakal kehilangan tiga pemain yang menjalani training center (TC) Timnas proyeksi Pra Olimpiade. Mereka adalah Oktovianus Maniani, Rachmat Latief dan Gunawan Dwi Cahyo.
Sementara itu, Persijap bakal pincang pada laga terakhirnya. Pasalnya, Laskar Kalinyamat (julukan Persijap) bakal kehilangan empat pemainnya. Mereka adalah striker Gendut Doni, defender Ferly La’ala, Dimas Agung dan Danang Puspito.
Tiga pemainnya yakni Gendut Doni, defender Ferly La’ala sengaja tidak dibawa ke Palembang lantaran mengalami cedera. Sedangkan Danang Puspito tak bisa diturunkan lantaran mendapat akumulasi kartu.
“Sebenarnya dua pemain yang kami bawa ke Palembang yakni Noorhadi dan Angga Julian masih cedera. Mereka kami paksakan untuk menjalani terapi agar bisa diturunkan pada pertandingan nanti,” ujar pelatih Persijap Jepara, Suimin Diharja.
Sumber http://sumeks.co.id
Rata Penuh
Selanjutnya...
0

Kolev Pilih Lim Jung Sik

Senin, 14 Februari 2011.
Dua gelandang asal Korea Selatan, yakni Kim Yong Han dan Lim Jung Sik, telah mengikuti seleksi menjadi skuad Sriwijaya FC sejak sepekan lalu.

Pelatih Ivan Kolev akhirnya menentukan pilihan dengan lebih condong kepada Lim Jung Sik.

"Kolev telah menyatakan kepada manajemen untuk segera merekrut Lim Jung Sik dan memulangkan Kim Yong Han," kata Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri Hendri Zainuddin kepada GOAL.com Indonesia di Palembang, Selasa (8/2).

Untuk itu, Hendri melanjutkan, manajemen SFC akan segera melakukan verifikasi kelayakan Lim Jung Sik untuk merumput di Indonesia.

"Saat ini kami sedang meneliti kebenaran data yang diberikan agen Lim Jung Sik. Kami cukup konsen dengan hal ini agar pemain yang didaftarkan benar-benar lolos verifikasi PT Liga Indonesia," ujar dia.

Menurut dia, manajemen SFC tidak mau mengulang kesalahan pada awal musim lalu yang gagal melegalkan Julio Cesar Mendez Moreira karena tidak lolos verifikasi PT Liga Indonesia.

"Kami sangat berhati-hati dalam hal ini, kita akui kualitas Lim sebagai gelandang sangat bagus, tetapi harus dilihat apakah dia memenuhi syarat bermain di LSI atau tidak," kata dia.

Dia menambahkan, seorang pemain asing Asia yang boleh merumput di Indonesia setidaknya memperkuat klub Divisi Utama. Sementara untuk pemain asing non-Asia, minimal harus berlaga di Divisi Utama.

"Kami akan bergerak cepat untuk melegalkan Lim Jung Sik karena kebutuhan akan seorang gelandang sangat mendesak sekali," ucap dia.

Usai melepas Park Jung Hwan yang dihantam cedera berat beberapa waktu lalu, Sriwijaya FC akhirnya getol mencari penganti. SFC akan melakoni tiga kompetisi sekaligus yakni Liga Champions Asia, Superliga, dan Piala Indonesia.

Selain itu, kehadiran gelandang baru diharapkan dapat mengatasi permasalahan absennya beberapa pemain yang dibekap cedera.
Sumber http://goal.com
Sumber foto http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

Arif Suyono Menangkan Sriwijaya FC

Rabu, 09 Februari 2011.
Gol Arif Suyono di menit akhir mampu membawa Sriwijaya FC mengalahkan tamu mereka Pelita Jaya 2-1, pada pertandingan lanjutan kompetisi Liga Super Indonesia di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan.

Kesebelasan tuan rumah SFC dalam laga itu berhasil lebih dulu memasukkan bola ke gawang lawan yang dijaga M Rahman tersebut. Gol pertama kesebelasan "Laskar Wong Kito" itu diciptakan Ponaryo Astaman pada menit ke-30.

Setelah kemasukan satu gol tersebut, membuat tim tamu Pelita Jaya berusaha memaksimalkan serangan, namun ketatnya pertahanan Sriwijaya FC masih sulit untuk mereka tembus.

Bahkan setelah pelatih Pelita Jaya, Misha Radovic, melakukan penggantian pemain, tetap saja kesebelasan tamu tersebut belum mampu menyamakan kedudukan. Namun SFC sempat kewalahan, karena kesebelasan tamu terus meningkatkan tempo permainan, sehingga bola sering berada di pertahanan tim tuan rumah.

Hingga babak pertama berlangsung, kedudukan bertahan 1-0 untuk Sriwijaya FC.

Di babak kedua, kesebelasan tuan rumah bermain lebih agresif, sehingga dengan mudah bisa masuk di daerah pertahanan lawan. Bahkan kesempatan emas tidak dimanfaatkan dalam pertandingan cukup menegangkan tersebut.

Namun Pelita Jaya pada babak kedua itu terus mengatur strategi pertandingan, sehingga malahan bisa menyamakan kedudukan setelah Joko Sasongko menjebol gawang Ferry Rutinsulu dan membuat kedudukan menjadi imbang 1-1.

Kedudukan imbang itu membuat pelatih SFC, Ivan Kolev, berusaha kembali memaksimalkan serangan sampai akhirnya Arif Suyono berhasil memasukkan gol dan mengubah kedudukan menjadi 2- 1 untuk tim tuan rumah.

Skor 2-1 untuk kemenangan kesebelasan tuan rumah SFC bertahan hingga berakhir pertandingan.
Sumber http://bola.net
Selanjutnya...
0

Usung Motivasi Menang

Selasa, 08 Februari 2011.
Motivasi Sriwijaya FC sedang membumbung tinggi. Usai bantai Semen Padang dengan skor 5-0, Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) siap pesta gol lagi. Jamu Pelita Jaya besok (9/2) tim asuhan Ivan Kolev ini punya ambisi meraih poin penuh demi masuk ke papan atas Indonesia Super League.
“Kemenangan atas Semen Padang Minggu (6/2) menjadi modal bagi kami untuk menjalani pertandingan selanjutnya,” kata pelatih Sriwijaya FC, Ivan Kolev saat konferensi pers, Minggu (6/2) lalu.
Pelatih kelahiran Sofia, Bulgaria, 14 Juli 1957 itu mengandalkan motivasi anak asuhnya. Sebab, menghadapi The Young Guns (julukan Pelita Jaya), kondisi Sriwijaya sedang tidak baik. Menyusul persiapan tim juara double winner 2007 itu sangat minim. Ya, setelah menang 5-0 atas Semen Padang, Ponaryo Astaman dkk harus kembali menjalani pertandingan, Rabu (9/2) besok.
Jelas, Laskar Sriwijaya hanya mempunyai waktu dua hari recovery. Padahal, tim juara double winner pra musim ini kondisinya masih kelelahan. Pascamenjalani tur Papua. Melawan Persipura Jaya Pura (30/1) dan melawat ke Persiwa Wamena (2/2). “Tapi, kami akan mencoba melewati kondisi itu,” lanjut mantan arsitek Persija Jakarta itu.
Selain minim persiapan, komposisi Sriwijaya juga bakal pincang. Ini menyusul empat pemain terancam absen. Keith Kayamba Gumbs harus tidak bisa main lantaran mendapat akumulasi kartu kuning. Sedangkan tiga pemain lainnya, yakni Claudiano Alves Do Santos, Thierry Gathuessi, dan Budi Sudarsono terancam diparkir lantaran masih dibekap cedera. Claudiano sendiri mengalami cedera paha. Sedangkan Thierry Gathuessi dan Budi Sudarsono mengalami cedera engkel. Hal ini berbeda dengan Pelita yang bakal bermain full team.
Tapi, meski demikian, Sriwijaya masih mempunyai kans untuk menjaga tradisi belum terkalahkan saat bermain di kandang. Dari empat pertemuan di kandang, tim juara Piala Indonesia tiga kali berturut-turut itu belum terkalahkan.
Yakni, menang 1-0 pada laga Divisi Utama (11/09/07), imbang 0-0 pada laga Piala Indonesia (10/01/08), unggul 1-0 pada laga ISL (31/1/09) dan terakhir menang 3-1 pada laga lanjutan ISL (24/11/09) lalu.
Jelas rekor ini bakal menjadi modal Sriwijaya untuk menjaga tren positif yang belum pernah kalah dari Pelita Jaya. Terlebih, dari lima laga terakhir, hasil Sriwijaya lebih baik dibandingkan Pelita.
Dengan dua kali menang, setelah unggul 5-0 atas Semen Padang (6/2) dan unggul 3-2 atas Bontang FC (19/1). Serta satu kali seri saat ditahan imbang 1-1 oleh Arema FC (26/1). Dan dua kali kalah saat tumbang 2-3 dari Persipura (30/1) dan kalah 0-3 dari Persiwa (2/2) lalu.
Pelita sendiri hanya mampu satu kali menang saat unggul 1-0 atas Bontang FC (27/1) lalu. Sedangkan sisanya selalu kalah. Setelah tumbang, 0-1 dari Semen Padang (13/1), kalah 0-1 dari Persijap Jepara (22/1), keok 0-1 dari Persisam (30/1). Dan terakhir kalah 0-1 dari tuan rumah Persib Bandung (6/2) lalu. “Yang pasti, kami harus fokus pada pertandingan nanti,” tambah mantan arsitek Timnas Indonesia itu.
Sementara itu, kubu Pelita Jaya datang ke Palembang dengan membawa optimisme tinggi. Dengan membawa 21 pemain terbaiknya, skuadra Misha Radovic berharap mampu mencuri poin di kandang Sriwijaya FC.
“Setiap bertanding kami selalu menargetkan menang. Siap apun itu musuh kami yang bakal dihadapi. Kami ingin memberikan yang terbaik,” kata pelatih Pelita Jaya, Misha Radovic saat ditemui di Hotel Wisata, kemarin (7/1).
Motovasi memetik kemenangan ini diusung Pelita untuk memperbaiki rekornya yang selalu kalah di beberapa laga terakhir. Termasuk tumbang 0-1 dari Persib Bandung (6/2) lalu. “Motivasi pemain saat ini tidak ada masalah. Kami membawa pemain muda-muda yang motivasinya sangat besar untuk menang. Mudah-mudahan target kami terlaksana,” pungkasnya. (mg43)

Head to head Sriwijaya FC v Pelita Jaya
Pelita Jaya 3-2 Sriwijaya (ISL) (20/05/10)
Sriwijaya 3-1 Pelita Jaya (ISL) (24/11/09)
Sriwijaya 1-0 Pelita Jaya (ISL) (31/01/09)
Pelita Jaya 2-1 Sriwijaya (ISL) (09/10/08)
Sriwijaya P 0-0 P Pelita Jaya (PI) (10/01/08)
Sriwijaya 1-0 Pelita Jaya (Divisi Utama) (11/09/07)
Pelita Jaya 2-0 Sriwijaya (Divisi Utama) (29/03/07)
Sumber http://sumeks.co.id
Selanjutnya...
0

Sriwijaya FC Cukur Semen Padang

Minggu, 06 Februari 2011.
Sriwijaya FC memperoleh hasil mengesankan dengan menggilas Semen Padang lima gol tanpa balas di Stadio Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu [6/2], dalam lanjutan Superliga Indonesia 2010/11.

Kemenangan itu membawa Sriwijaya FC naik ke posisi tujuh klasemen sementara dengan nilai 17 dari 12 laga yang sudah dijalani. Raihan angka Laskar Wong Kito sama dengan PSPS Pekanbaru, namun Sriwijaya FC unggul selisih gol.

Sebaliknya, kegagalan mendulang angka di Palembang membuat Semen Padang gagal mendekati Persipura Jayapura. Tim Kabau Sirah tetap berada di posisi kedua dengan nilai 25.

Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, Sriwijaya tampil dominan, dan mengambil inisatif menyerang sejak pluit kick-off ditiupkan wasit. Sebaliknya, Semen Padang mengalami kesulitan keluar dari tekanan tim tuan rumah.

Pada menit ke-24, publik tuan rumah bersorak kegirangan ketika tendangan Kayamba Gumbs usai menerima umpan matang dari Ponaryo Astaman merobak gawang Semen Padang. 1-0 untuk keunggulan Sriwijaya FC.

Tertinggal satu gol, Semen Padang berusaha bangkit dan menyamakan kedudukan. Namun upaya itu menjadi berat setelah Semen Padang hanya bermain dengan sepuluh orang menyusul kartu merah yang diperoleh Saktiawan Sinaga pada menit ke-31, karena dianggap melakukan pelanggaran keras.

Unggul jumlah pemain dimanfaatkan dengan maksimal oleh Sriwijaya FC. Selang dua menit kemudian, tendangan Rudi Widodo menggandakan keunggulan. Lima menit sebelum babak pertama berakhir, Budi Sudarsono memperbesar keunggulan, sehingga jeda laga ditutup dengan skor 3-0.

Kendati tertinggal tiga gol, Semen Padang tetap tidak mau menyerah dan terus berusaha memperkecil ketertinggalan. Sejumlah variasi serangan dikembangkan tim tamu, tapi tidak menghasilkan gol.

Di pertengahan babak kedua, permainan Semen Padang mengalami penurunan. Sriwijaya FC yang unggul jumlah pemain kembali melakukan tekanan untuk memperbesar selisih gol dari tamunya.

Pada menit ke-81, tendangan pemain anyar Korinus Finkreuw memperbesar keunggulan Sriwijaya. Budi kemudian mencetak gol keduanya di pertandingan ini pada menit ke-85. Laga tersebut akhirnya ditutup dengan skor 5-0.
http://goal.com
Selanjutnya...
0

Wong Kito Pulang Dengan Tangan Hampa

Rabu, 02 Februari 2011.
Sriwijaya FC kembali menelan kekalahan dalam tandang melawan Persiwa Wamena pada laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI), di Stadion Pendidikan, Wamena, Rabu (2/2).
Hasil ini memperpanjang rekor buruk Laskar Wong Kito yang tidak pernah mampu meraih poin dalam lawatan di Wamena.

Gol Persiwa dilesakkan F Sinaga di menit 46 dan Eriks Weeks Lewis pada menit 53.

"Saya sangat kecewa dengan hasil ini. Kami banyak melakukan kesalahan di babak kedua dan beberapa pemain bertahan tidak mampu menutup serangan pemain lawan. Tetapi pemain sudah bekerja maksimal dan saya tetap memberikan apresiasi untuk mereka," ujar Kolev
Sumber http://12paz.blogspot.com
Selanjutnya...
 
Blog Laskar Wong Kito © Copyright 2010 | Design By Gothic Darkness |