0

Ditunggu Ketegasan Sikap PSSI

Rabu, 30 November 2011.
Kita baru lepas dari euforia juara umum SEA Games XXVI, meski di cabang kebanggaan sepak bola, tim ”Garuda Muda” baru dapat mempersembahkan medali perak. Dari sisi penampilan, tim yang ditangani Pelatih Rahmad Darmawan itu tidak mengecewakan. Hanya karena tak beruntung, Garuda Muda gagal meraih gelar juara.

Seusai SEA Games, kita perlu menengok ke PSSI yang mulai memutar kompetisi yang sempat tertunda karena kesibukan di SEA Games dan menyiapkan tim senior di kualifikasi Piala Dunia. Walau terlambat, PSSI telah memulai kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) pekan lalu.

Kompetisi ini sedianya diikuti 24 tim, tetapi kenyataannya sejumlah klub tidak meregistrasi diri, dan sebagian walk out (WO) dengan tidak mengikuti jadwal sesuai terbitan PT LPIS (Liga Primer Indonesia Sportindo) yang ditunjuk PSSI sebagai badan pengelola kompetisi profesional di Indonesia.
Sumber http://kompas.com
Rata Penuh
Hingga Selasa (29/11), PT LPIS belum bisa mengalkulasi berapa tim yang akhirnya terlibat di LPI karena muncul berbagai opini dan pernyataan yang simpang siur dari klub. Dari beberapa klub yang memilih WO, disimpulkan mereka masih melihat perkembangan, atau lebih tepatnya menunggu sikap PSSI terhadap klub yang lebih dahulu menolak ikut LPI.

PSSI lambat
Otoritas tertinggi berada di tangan PSSI, terutama dalam menentukan sikap terhadap klub yang sudah jelas menolak ikut kompetisi LPI. Karena itu, PSSI harus segera menuntaskan masalah ini dengan mengambil langkah tegas. Ketegasan dan kepastian sikap PSSI ini multak diperlukan untuk mengakhiri atau paling tidak meredam gejolak yang lebih besar di masa datang. Lebih dari itu, PSSI akan lebih tenang bekerja menjalankan program lain yang selama ini terlambat atau belum disentuh sama sekali.

Sangat disayangkan klub menonjol seperti Persipura, Persib Bandung, dan Pelita Jaya tidak ikut LPI, mengingat mereka memiliki reputasi dan prestasi membanggakan di kancah sepak bola nasional. Sikap boleh saja diputuskan, tetapi konsekuensi atas sikap itu sebaiknya dipikirkan. Persipura, misalnya, otomatis kehilangan hak berlaga di Liga Champions Asia (LCA) karena regulasi AFC mengatakan klub yang terlibat di LCA harus terdaftar dan mengikuti kompetisi resmi di negaranya.

Semua pemain di klub yang ikut kompetisi bukan LPI juga akan otomatis kehilangan hak profesionalismenya. Dalam butir 2C isi kontrak antara klub dan pemain profesional disebutkan, ”Bahwa dalam rangka keikut- sertaan klub di kompetisi dan turnamen baik nasional maupun internasional yang diselenggarakan oleh PSSI, Liga, AFF, AFC dan FIFA, maka klub bermaksud melakukan ikatan kerja dengan pemain.”

Konflik internal
Juga, bukan rahasia lagi bahwa konflik internal di tubuh PSSI terjadi belakangan ini seiring rencana pengurus memunculkan berbagai program kerja. Yang paling menonjol dari konflik itu adalah adanya beberapa anggota Komite Eksekutif yang terang-terangan melangkahi keputusan rapat Exco.

Mereka ini lalu mengeluarkan pernyataan dan tindakan yang bertentangan dengan keputusan komite. Untuk itu, Komite Etika PSSI yang diketuai Todung Mulya Lubis perlu segera bertindak. Harus ada tindakan jelas dan konkret terhadap anggota Komite Eksekutif yang membuat konflik internal terembus ke publik.

Sikap pembiaran akan merusak dan merongrong kinerja PSSI. Padahal, sejumlah pekerjaan rumah dan tugas lain yang mendesak perlu mendapat perhatian dan penanganan serius.

Jika dalam dua bulan lalu PSSI memberi kesan lambat, kini saatnya PSSI menaikkan kecepatan. Berlarilah dengan gigi lima untuk dapat mengatasi semua rintangan jika memang perubahan yang menjadi komitmen awal berjalan baik. Tak usah ragu mengambil keputusan!
Selanjutnya...
0

Jadwal IPL Akan Berubah

Kompetisi Indonesia Premier League (IPL) musim 2011/2012 diikuti 13 klub atau berkurang empat klub dari jumlah yang dirilis oleh PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) selaku pengelola kompetisi.

CEO PT LPIS Widjajanto di Jakarta,kemarin,mengatakan dengan adanya pengurangan jumlah peserta IPL 2011/2012 juga berdampak pada jadwal pertandingan yang telah ditetapkan. “Jelas ada perubahan jadwal.Jadwal yang baru menyesuaikan dengan jumlah klub yang turun di IPL,”katanya di Kantor PSSI Senayan Jakarta. 13 klub yang akan turun di kompetisi IPL 2011/2012 adalah Persiraja Banda Aceh,PSMS Medan, Semen Padang,Sriwijaya FC,Persija Jakarta,Persiba Bantul,Persijap Jepara,Persibo Bojonegoro,Persema Malang,Arema Malang.Bontang FC, PSM Makassar dan Persebaya Surabaya.

Sedangkan empat klub yang sebelumnya diklaim turun di IPL dan saat ini turun di Indonesia Super League (ISL) adalah Persib Bandung, Mitra Kukar,Persipura Jayapura,dan Persidafon Dafonsoro. Keempat tim ini bahkan sudah tidak menjalani pertandingan yang telah ditetapkan 26 November lalu. Seharusnya pada pertandingan IPL, Persib Bandung seharusnya melawan Mitra Kukar,Persipura melawan Arema dan Persidafon melawan PSM Makassar. “Dengan tidak menggelar pertandingan maka klub dinyatakan WO.Saat ini kami telah menyerahkan kasus ini ke Komite Displin dan Komite Kompetisi PSSI,”katanya menambahkan.

Saat ini kompetisi sepak bola di Indonesia terpecah menjadi dua yaitu IPL dan ISL.Kompetisi itu semakin menarik setelah Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) akan memberikan rekomendasi kepada pengelola ISL yang saat ini keberadaannya tidak diakui oleh PSSI. “PT Liga Indonesia telah mengajukan izin kepada BOPI.Yang jelas saat ini masih dalam proses dan tinggal menunggu pengesahan saja,” kata Ketua Harian BOPI,Haryo Yuniarto. Rencana BOPI mengeluarkan rekomendasi pelaksanaan ISL musim 2011/2012 langsung ditanggapi serius oleh PSSI dan PT LPIS.Bahkan PSSI langsung menggelar jumpa pers untuk menyikapai hai itu meski surat rekomendasi resmi BOPI belum keluar.

“Kami cukup menyayangkan sikap BOPI.Saat ini kami masih menunggu surat resminya.Setelah itu kami baru menentukan sikap,”kata Direktur Legas PSSI,Finanta Rudy. Menurut dia,jika surat benarbenar turun,PSSI selaku federasi sepak bola Indonesia tidak akan memberikan izin pelaksanaan ISL karena yang didukung PSSI adalah IPL dibawah pengelolaan PT LPIS.Bahkan pihaknya juga akan melakukan langkah hukum bagi pengurus PT Liga Indonesia.
Sumber http://seputar-indonesia.com
Selanjutnya...
0

Sriwijaya FC akan Ikut LPI

Sabtu, 26 November 2011.
Sriwijaya FC akan ikut Liga Prima Indonesia (LPI) asalkan kompetisi di bawah naungan PSSI itu kembali kepada statuta.

"Jelas kami mau mengikuti kompetisi yang ada dalam naungan PSSI," jelas Gubernur Sumsel yang juga Dewan Pembina SFC, H Alex Noerdin.

Namun Alex belum menegaskan apakah mengikuti LPI di bawah naungan PT Liga Indonesia Sportindo, lembaga baru bentukan PSSI di bawah kendali Djohar Arifin atau Liga Super Indonesia (LSI) di bawah naungan PT Liga Indonesia (PTLI) yang sudah eksis sejak 3 musim terakhir.

Alex hanya menegaskan akan mengikuti kompetisi yang sesuai dengan statuta dan hasil kongres PSSI di Bali.

"Tentunya kompetisi yang sesuai dengan statuta," jelas Alex.

Sejalan dengan pernyataan itu, Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainudin, menegaskan, hingga saat ini pihaknya masih belum mendaftarkan diri ke LPI dan menunggu instruksi dari Presiden Klub H Dodi Reza Alex, serta dewan pembina.

Mereka akan menggelar rapat RUPS PT SOM selaku menajamen SFC untuk menentukan sikap.

"Sejauh ini kami masih berada di kubu 14 dan belum mendaftarkan diri ke LPI," jelas Hendri.

Seperti dilansir dari bola.net, Sekretaris Kompetisi PSSI, Saleh Mukaddar Rabu (2/11), telah membantah bahwa Alex menyatakan tidak pernah dihubungi, karena petinggi PSSI telah menghubungi orang nomor satu di Sumsel itu dan SFC akan mengikuti LPI. Dia pun menganggap statemen Alex itu hanya berita bohong yang sengaja dihembuskan pihak lain. Namun setelah dicek kebenarannya, Alex mengatakan bahwa dirinya belum pernah dihubungi ataupun ditemui pihak PSSI.

Hingga saat ini Hendri masih menyoroti keputusan PSSI yang memasukkan 6 klub tambahan tanpa melalui prosedur dan aturan berkompetisi, sehingga mendapatkan protes dari 18 klub peserta. Kondisi inilah yang dinilai Hendri bersama kubu 14 tidak sesuai statuta

Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

PSSI Segera Tindak Klub "Bandel"

Ketua Komite Kompetisi PSSI, Sihar Sitorus, mengatakan federasi akan begerak cepat melakukan tindakan kepada klub-klub yang menolak mengikuti kompetisi Indonesian Premier League (IPL). Hal ini disampaikan menyusul batalnya dua dari tiga laga yang harus digelar hari ini, Sabtu (26/11/2011).

Dalam jadwal yang sudah dirilis oleh PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS), seharusnya ada tiga pertandingan lanjutan IPL yang digelar pada hari ini. Di Papua, Persipura seharusnya bertanding dengan Arema Malang. Laga tersebut dipastikan batal karena Persipura tampil di laga final Inter Island Cup (IIC) melawan Persisam Samarinda.

Sementara itu, Persib Bandung melawanKukar yang rencananya digelar di Bandung juga dipastikan batal. Hanya laga antara Persiba Bantul melawan Bontang FC di Bantul yang dipastikan berlangsung.

"Dengan keadaan seperti ini, tentu akan kami lakukan tindakan cepat. Kami akan tunggu dua hari ini. Saya kira Komdis akan menanggapi hal ini Senin nanti," kata Sihar saat dihubungi wartawan, Sabtu siang.

Akan tetapi, Sihar belum bisa memastikan sanksi yang akan diberikan kepada klub-klub yang "bandel". Menurutnya, LPIS harus terlebih dulu menerima laporan dari pengawas pertandingan atau petugas technical meeting.

"Kemudian itu akan dilempar kepada LPIS dan Komdis. Dari situ nanti ada proses selanjutnya. Kalau tidak mengikuti pertandingan kan kalah WO. Tapi ini lebih daripada WO. Aremanya hadir, tapi Persipuranya yang tidak hadir. Jadi nanti yang kemungkinan mendapat sanksi pihak Persipura," tandasnya.

Sumber http://kompas.com
Selanjutnya...
0

IPL JALAN TERUS

Jumat, 25 November 2011.
Masa depan sepak bola Indonesia makin diliputi ketidakpastian. Pagelaran Indonesian Premier League (IPL) yang direstui PSSI ternyata mendapat pembelotan beberapa klub peserta. Dari rencana 24, IPL kini menyisakan 14 kontestan.

Dualisme dan pembelotan itu akhirnya tak terhindarkan.Beberapa klub yang awalnya masuk dalam skema daftar peserta IPL mendadak beralih ke kompetisi Indonesian Super League (ISL) yang digelar PT Liga Indonesia (LI) yang notabene tak diakui PSSI.Otoritas sepak bola tertinggi di Indonesia itu hanya mengakui kompetisi yang digelar PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS). Imbasnya beberapa laga IPL terancam batal digelar.

Rencana IPL menggelar tiga pertandingan hari ini,dua laga di antaranya kemungkinan besar tidak akan berlangsung.Rencananya klub-klub yang akan bertanding diantaranya Persipura Jayapura kontra Arema Indonesia dijadwalkan berlaga di Stadion Mandala Jayapura,Papua. Sementara dua laga lainnya yaitu Persib Bandung menghadapi Mitra Kutai Kartanegara (Kukar) rencananya digelar di Stadion Si Jalak Harupat,Soreang.

Satu laga lainnya,mempertemukan Persiba Bantul versus Bontang FC di Stadion Sultan Agung,Bantul. Namun,sepertinya hanya laga Persiba kontra Bontang FC yang terlaksana. Sementara Arema yang dijamu Mutiara Hitam,julukan Persipura,tidak akan terlaksana. Karena Boaz Solossa dkk akan menjalani laga final Inter Island Cup (IIC) di Stadion Mandala.Sementara Persib yang dinyatakan siap menjadi tuan rumah, malah Mitra Kukar yang tidak hadir sampai kemarin di Bandung.

“Besok (hari ini) kami akan melihat di lapangan.Persipura mungkin tidak akan jadi bertanding,karena menjalani laga final IIC.Persib sudah siap,tapi Mitra Kukar sampai saat ini belum juga datang ke Bandung.Yang siap digelar,laga Persiba dengan Bontang FC,kedua tim sudah ada di Bantul,”ungkap Deputi Sekjen Bidang Kompetisi,Saleh Mukadar di Kantor PSSI, Jakarta,kemarin.

Ketidakjelasan jumlah peserta IPL, menurut Saleh karena klub-klub peserta sendiri tidak pernah mencabut surat keikutsertaanya berkompetisi di bawah IPL. “Sampai saat ini dari ke-17 klub yang awalnya menyatakan siap,belum ada satupun yang mencabut pendaftaran. Belum ada yang menyatakan keluar dari IPL,tapi kita lihat saja realitasnya di lapangan seperti apa,”kata Saleh.

Dari beberapa klub yang diindikasikan meninggalkan IPL,Saleh memprediksi hanya tinggal 14 klub saja yang akan tergabung dalam IPL.Akan tetapi mantan manajer Persebaya Surabaya ini menegaskan,jika IPL akan terus berjalan walau ada beberapa klub yang keluar dari kompetisi resmi PSSI tersebut.Selain itu, untuk klub-klub yang keluar dari IPL, Saleh tidak bisa menjawab sanksi apa yang akan diberikan.

“Kami akan terus berjalan,walau ada beberapa klub yang sepertinya tidak ingin berkompetisi di bawah IPL.Dari adanya beberapa klub yang keluar,mungkin sekitar 14 klub yang bertahan.Tapi saya tidak bisa sampaikan siapa-siapa saja , karena kami akan terus melihat fakta-fakta yang ada di lapangan,”tutur Saleh. “Jika soal hukuman apa yang akan diberikan,saya rasa itu bukan wewenang saya untuk menjawab.Itu tugas dari komisi disiplin (komdis) yang akan mengambil semua keputusannya,”tambahnya.

Sementara itu,dampak besar keluarnya Persipura dari IPL,akan berlanjut pada keikutsertaan klub kebanggaan masyarakat Papua di Liga Champions Asia (LCA).Saleh menyatakan,jika klub besutan Jacksen F Tiago itu hengkang, maka jatah tampil di LCA otomatis hangus akibat berkompetisi di luar asosiasi. “Satu slot Persipura di LCA otomatis hangus.Persipura sudah pasti hangus, karena mereka sudah memastikan diri tidak ikut di kompetisi resmi PSSI.

Kemungkinan,jatah untuk Indonesia atas nama Persipura akan diambil klub asal Singapura,”terang Saleh. Sementara itu Persipura menegaskan, pihaknya memang memilih bermain di Indonesia Super League (ISL).Hal itu harus diambil manajemen klub yang musim lalu berstatus sebagai juara bertahan musim kompetisi 2010/2011, karena menganggap ada beberapa kejanggalan dari pihak PSSI.

“Awalnya kami minta penjelasan kenapa ada enam klub naik ke kasta tertinggi. Itu berbeda dengan amanat kongres Bali 18 klub. Kami tetap keberatan karena ada masalah dalam fair play,”tutur Sekretaris Umum (Sekum) Persipura, Thamrin Sagala. “Dalam surat berikutnya kepada PSSI, kami minta ada rekonsiliasi nasional. Dalam surat AFC dan FIFA, kami minta masalah ini diselesaikan lewat kongres atau komite arbitrase. Karena tidak kunjung terlaksana,kami ambil sikap tidak ikuti jadwal IPL,”tutup Thamrin. decky irawan jasri
Sumber http://www.seputar-indonesia.com
Selanjutnya...
0

Ikuti Liga Segitiga untuk Pemantapan Skuad

Sriwijaya FC memastikan diri mengikuti laga segitiga yang digelar Persija Jakarta, 27 November 2011. Laga yang meniru konsep Inter Island Cup (IIC) ini dianggap sebagai bentuk ujicoba dan pemantapan tim.

"Kita menghormati undangan dari Ferry Paulus dan mengikuti pertandingan sebagai langkah pemantapan tim," jelas Direktur Teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainudin, Kamis (24/11/2011).
Menurut dia, SFC akan menghadapi Persija Jakarta selaku tuan rumah kemudian tim undangan PSMS Medan. Pertandingan akan gelar selama 45 menit dan pemenangnya akan bertanding di final menentukan siap yang layak menjadi juara.
"Kita tidak memiliki target dan membebani pemain, namun yang paling penting bagaimana kita para pemain bisa tampil lebih kompak dan solid. Apalagi tim yang kita hadapi adalah Persija dan PSMS," jelasnya.
Seperti diketahui liga segitiga yang digelar ini sebagai rangkaian acara launching Persija Jakarta versi Ferry Paulus, Persija yang dianggap memiliki basis massa dan lebih membumi dibandingkan Persija versis LPI itu, mengenalkan diri bahwa mereka masih ada.
"Kita menghormati mereka dan memenuhi undangan ini," katanya.

Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
1

SQUAD SRIWIJAYA FC 2011-2012

Kamis, 24 November 2011.








SQUAD SRIWIJAYA FC 2011-2012

PELATIH
- Kashartadi
- Keith Jerome Kayamba Gumbs
KIPER
12. Ferry Rotinsulu
19. Andi Irawan
33. Rifky Deython Mokodomfit
94. Tri Hamdani Goentara (*)
BELAKANG
2. Muhammad Sobran
6. Thiery Gathuessi
13. Achmad Jufriyanto
21. Jeki Arisandi
22. Supardi Natsir
24. Mahyadi Pangabean
26. Septiahadi
27. Rendy Siregar
30. Nova Arianto
32. Ahmad Markus Bakhtiar
-- Darwin (*)
TENGAH
4. Lim Joon Sik
7. Siswanto
8. Syamsul Bachri Chaerudin
11. Ponaryo Astaman
15. Firman Utina
23. Muhammad Ridwan
-- Hairul Huda (*)
DEPAN
9. Rahmat Rivai
10. Hilton Moreira
14. Rizky Novriansyah
16. Ilham Jaya Kusuma
17. Keith Jerome Kayamba Gumbs
-- Muhammad Riski (*)
-- Rully Saputra (*)
Ket:
(*), Pemain Magang
Selanjutnya...
 
Blog Laskar Wong Kito © Copyright 2010 | Design By Gothic Darkness |