0

Target Sriwijaya FC Pertahankan Gelar

Selasa, 29 Juni 2010.
Juara bertahan Sriwijaya FC (SFC) bertekad mengulang kesuksesan untuk kedua kalinya pada turnamen Piala Indonesia 2010.

Manajer SFC Hendri Zainuddin mengatakan, persaingan di babak delapan besar Piala Indonesia akan menjadi kompetisi sengit karena klub yang bisa lolos merupakan tim yang dinilai tangguh. Meski demikian, hal ini tidak akan memupus harapan "Laskar Wong Kito" menjadi kampiun musim ini.

"Semua klub yang lolos ke babak delapan besar adalah tim kuat. Jadi kami akan berusaha melakoni setiap pertandingan dengan pernampilan terbaik karena target kami adalah juara," kata Hendri dalam jumpa pers di kantor PT Liga Indonesia di Jakarta, Selasa (29/6/2010).

Untuk mewujudkan hal itu, kata Hendri, SFC akan menghadapi lawan-lawan berat. Yang terberat menurut Hendri adalah tim "Mutiara Hitam" Persipura Jayapura. "Untuk saingan terberat saya, semua tim hebat, terutama Persipura," sebut Hendri.

Dari hasil undian yang dilakukan PT Liga Indonesia pada Selasa hari ini, SFC akan bertemu Persebaya Surabaya di perempat final. Asisten Pelatih Persebaya, Markus Hafim yang ditemui dalam kesempatan yang sama mengaku tak gentar menghadapi klub tangguh sekelas Sriwijaya. Ia mengaku timnya telah melakukan persiapan ekstra guna merebut tiket ke semifinal Piala Indonesia 2010. "Kalau klub-klub lain memiliki banyak waktu istirahat, kami di Persebaya hanya memberikan libur satu kali bagi para pemain," tandas Markus.
Sumber http://kompas.com
Selanjutnya...
0

SFC Bertemu Bajul Ijo

PALEMBANG--Bukan Arema ataupun Persipura lawan Sriwijaya FC di babak delapan besar Piala Indonesia, tetapi Persebaya yang harus dihadapi Laskar Wong Kito pada 15- Juli mendatang. Meski bukan tim unggulan, Persebaya adalah tim yang penuh dengan kejutan. Memiliki materi pemain yang merata di semua lini dan sangat berkualitas."Kita lawan persebaya di 8 besar, Persebaya adalah tim kuat dan selalu menyulitkan SFC dalam setiap pertemuannya," jelas Manajer SFC Hendri Zainudin, Selasa (29/6).

Selain menyulitkan, tim berjuluk Bajul Ijo ini juga memiliki Bonek alias bondo nekat, pendukung fanatik yang juga sangat mempengaruhi setiap hasil pertandingan yang dilakoni. "Jelasnya kami siap bertemua dengan tim manapun di babak 8 besar ini. Misi kita sudah jelas ingin mempertahankan gelar Piala Indonesia," jelas Hendri. Jika SFC bertemu Persebaya, maka tim lainnya seperti Persipura lawan Pelita, Persib Bandung akan saling membunuh dengan tim juara Arema Malang dan Persija Jakarta melawan Persik Kediri. Kick off akan dimulai pada 15 sampai dengan 20 Juli mendatang.
Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

Demi Songket, SFC Tinggalkan Reebok

Sabtu, 19 Juni 2010.
Demi mempertahankan motif songket yang selama ini melekat bersama Sriwijaya FC, pihak manajemen akhirnya memilih meninggalkan Reebok yang habis kontrak dan beralih ke Specs sebagai mitra jersey resmi di kompetisi 2010/2011 mendatang. Pilihan ini diputuskan melalui rapat jajaran Direksi yang dipimpin Presiden Klub Dodi Reza Alex.

"Demi menyerap aspirasi masyarakat Sumsel. Kami terus bekerja keras untuk bisa mewujudkannya. Mudah-mudahan kesepakatan dengan pihak Specs ini tidak berubah," kata Dodi Reza Alex, kemarin (18/6).

Menurut Dodi, pihak manajemen sudan menemui kesepakatan dengan pihak Specs dan terus menjalin komunikasi. Kesepakatan ini diputuskan melalui pembahasan dalam rapat jajaran direksi di hotel Mulya Jakarta (15/3). "Kesepakat dengan Specs sudah mencapai 90 persen, tinggal tanda tangan saja,” jelas Dodi.

Dengan demikian Specs menyingkirkan beberapa apparel lainya seperti, Reebok yang saat ini di pakai Sriwijaya FC, Lotto, dan Adidas untuk musim mendatang.“Sebenarnya sebelumnya kami berencana untuk membeli Adidas, tapi harganya mahal. Maka kami putuskan kembali ke Specs,” imbuh Dodi.

Menurut Anggota DPR RI ini, terpilihnya Specs sebagai apparel SFC karena, Specs bisa mengakomidir keinginan klub dibandingkan apparel lainya. Sedangkan pemutusan kerja sama dengan Reebok lantaran tidak bisa mengakomodir songket.“Banyak pertimbangan kami kembali memilih Specs. Termasuk salah satunya adalah ingin mengembalikan songket. Sedangkan Reebok tidak bisa memberikan motif songket,” tambahnya.

Specs sendiri sudah tidak asing bagi Sriwijaya. apparel lokal ini, sebelumnya pernah bekerja sama dengan Sriwijaya sekaligus mengantarkan Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya) juara double winner 2007 dan juara Copa yang ke dua kalinya.

Memang setelah SFC tidak menggunakan Specs dan kehilangan motif songket. Laskar Wong Kito seperti kehilangan taji dan gagal meraih target. Satu-satunya peluang kini ada di Piala Indonesia.“Mudah-mudahan dengan memakai jersey songket, Sriwijaya bisa kembali berjaya dan menorehkan hasil yang maksimal,” tegasnya.
Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

Sembuh, Keceng Siap Bersinar

Senin, 14 Juni 2010.
Kabar baik menghampiri Sriwijaya FC jelang menghadapi babak delapan besar Piala Indonesia (PI) V. Pasalnya, beberapa pilar terbaik yang sempat absen sudah siap di turunkan. Salah satunya pemain sayap kanan Arif Suyono.
Bahkan, di babak delapan besar, pemain yang di boyong dari Arema Indonesia ini siap memberikan kontribusi terbaiknya untuk Sriwijaya. “Kondisi cedera saya sudah sembuh total. Mudah-mudahan nantinya tidak ada kendala lagi dengan cedera saya. Dan saya bisa memberikan yang terbaik bagi Sriwijaya,” kata Arif Suyono.
Bukan hanya siap tampil di laga sisa Sriwijaya. pemain berjersey nomor 14 ini juga siap bersinar dan menghasilkan banyak gol bagi Sriwijaya FC. “Pasti, setiap pemain ada tekad untuk bisa menciptakan banyak gol. Tapi, terpenting saat ini bisa bermain maksimal dan bermain untuk tim,” lanjutnya.

Keceng panggilan akrab Arif Suyono merupakan pemain subur di tim juara double winner 2007 ini. Ya, meski sering di plot di posisi sayap kanan oleh coach Rahmad Darmawan, Keceng sering menciptakan gol.
Sampai saat ini, pemain kelahiran Baru Malang, 3 Januari 1984 ini telah mengoleksi 11 gol. Yakni, 7 di Liga Super dan 3 di AFC Cup, dan 1 gol di Piala Indonesia. Gol Arif Suyono juga sering menjadi penentu kemenangan. Seperti saat Sriwijaya menang 1-0 atas PSPS Pekan Baru (9/1) lalu. Praktis, dengan jumlah gol yang telah di koleksinya, hal ini menjadi modal bagi Arif Suyono untuk bisa menembus misinya.
Arif Suyono sendiri mengalami cedera hamstring saat Sriwijaya menang telak 10-0 atas PSMP Mojokerto Putra pada laga pamungkas babak 16 besar Piala Indonesia (PI) grup J (3/6) lalu.
Bahkan, dengan cedera yang di deritanya, memaksa Arif Suyono tidak bisa tampil maksimal saat melakoni seleksi pemain timnas grup barat yang di gelar, 8 Juni lalu di Jakarta.
Sumber http://sumeks.co.id
Selanjutnya...
0

Hendri Santai Tanggapi Desakan Mundur Facebookers

PALEMBANG - Desakan mundur dari dunia maya di jejaring facebookers ditanggapi dingin Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainudin. Baginya desakan mundur dari dunia maya itu lebih bersifat rasa senang dan tidak senang, bukan kepada persoalan kinerja profesionalisme manajemen.

Menurut Hendri yang dikonfirmasi, Selasa (15/6) desakan dari facebokers bukanlah tolokukur, sebab setelah ditelusuri alamat dan kapasitanya tidak jelas. "Setelah ditelusuri tidak tahu," ujar Hendri.

Untuk itu Hendri mengaku tetap enjoy dan santai. Baginya hal itu adalah wajar apalagi kondisi dan prestasi SFC sedang mengalami penurunan. Dia tetap akan bekerja dengan semangat dan kemampuannya. Seperti diketahui tanggapan dari Hendri ini bermula dari pemberitaan yang beredar, karena ada desakan dari 600 facebookers agar anggota DPRD Banyuasin yang juga menjabat Direktur Teknik SFC ini mundur dari jabatannya sebagai manajer.

Namun Hendri tidak akan menanggapi langsung kepada pihak yang menjalin dukungan lewat situs jejaring sosial tersebut. Dia mengaku lebih senang menanggapi kritikan dan protes dari facebookers yang ada di login SFC.

"Sebab facebook SFC jelas dan saya mau dan saya jawab. Sebab benar-benar menyerap aspirasi dari SFC mania. Itu jelas alamatnya dan kritikan mereka berimbang," jelas Hendri. Bagi Hendri, memperjuangkan SFC dilakukannya dengan ikhlas dan tanpa pamrih. Dia sebagai manajer siap mempertanggungjawabkan kinerjanya bersama SFC selama satu musim.
Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

Babak 8 Besar Piala Indonesia Digelar 17 Juli

Sabtu, 12 Juni 2010.
PALEMBANG - Berdasarkan hasil manajers meeting Piala Indonesia di Malang, Minggu (6/6) malam, Badan Liga Indonesia (BLI) memutuskan babak 8 besar Piala Indonesia dilaksanakan pada 17-22 Juli. Sementara drawing atau penentuan masing-masing pertemuan tim akan digelar pada 1 Juli di Jakarta.

"Berdasarkan hasil rapat diputuskan drawing pada 1 Juli. Sementara pelaksanaan babak 8 besar 17-22 Juli," jelas manajer SFC Hendri Zainudin, Senin (7/6).

Seperti diketahui babak 8 besar Piala Indonesia menyisakan 8 tim yakni Persija, Persipura, Arema Malang, Persebaya, Persik, Pelita Jaya, Persib dan SFC. Khususnya SFC berstatus sebagai juara bertahan. Dengan diketahuinya kepastian dan sistem babak 8 besar Piala Indonesia, maka manajemen SFC akan bersiap diri.

"Kita tinggal menunggu siapa lawan kita di babak 8 besar ini," tegas Hendri.
Selanjutnya...
0

Sriwijaya FC Sabet Gelar Tim Fair Play

Minggu, 06 Juni 2010.
Presiden PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Dodi Reza Alex Noerdin menerima trofi fair play di Stadion Kanjuruhan, Malang, kemarin (6/6). Apresiasi itu diberikan PT Liga Indonesia karena Sriwijaya FC (SFC) diplot menjadi tim fair play dalam Djarum ISL 2009/2010. Selama kompetisi, tim asal Palembang itu mengoleksi kartu paling sedikit dari 18 kontestan dengan rincian, 35 kartu kuning dan satu kartu merah.
Satu-satunya kartu merah diterima gelandang Arif Suyono. Sementara tim pengoleksi kartu terbanyak adalah Persebaya dengan 69 kartu kuning dan 1 kartu merah. Total 18 tim ISL, musim ini kumpulkan 896 kartu kuning dan 31 kartu merah. ''Alhamdulillah kita dapat trofi tim fair play. Trofi ini menjadi penawar setelah trofi di ISL diraih Arema. Penghargaan ini akan jadi pelecut kami di Piala Indonesia (PI),'' tukas Pelatih SFC Rahmad Darmawan kemarin (6/6).
Sejak SFC ditukangi arsitek asal Lampung pada musim 2007, ini adalah trofi kali kedua di penghargaan yang sama dan kali ketiga masuk nominasi tim fair play. Hanya musim 2008/2009 trofi itu tak mendarat di Gelora Sriwijaya, Jakabaring. Konsistensi meraih predikat tim fair play ternyata bukan kebetulan.
Dikatakan pelatih yang karib disapa RD, trofi ini buah dari perilaku santun pemain ketika di lapangan. Dan jawaban dari doa serta wejangan mantan arsitek Persija Jakarta itu kepada pemain. Dalam setiap kesempatan, dia selalu menekankan menghargai profesi orang lain di mana pun.
''Bisa dikatakan seperti itu. Saya selalu berdoa agar pemain saya diberi keselamatan dan selalu ingatkan untuk hargai profesi orang lain. Sampai saya sempat terenyuh dan ingin menangis ketika ada pemain di-tackling dengan keras tapi wasit tak beri kartu,'' ucap RD.

''Ini berkat kontribusi semua pihak, tak hanya pelatih tapi juga manajemen dan pengurus. Kami memang tekankan bahwa tak hanya pemain tapi juga suporter untk sportif di lapangan atau di mana pun,'' ucap Dodi, Presiden PT SOM. ''Program fair play sendiri telah kami dengungkan tahun lalu bersama PSSI melalu Komdis. Jadi terima kasih atas apresiasi yg diberikan ini,'' tambahnya.
Dalam kesempatan itu, PT Liga Indonesia juga berikan trofi Piala Presiden atas predikat juara yang diterima Arema. Trofi itu diserahkan oleh Menpora Andi Mallarangeng. Selain itu juga penghargaan kepada pemain terbaik.
Terpilihnya kiper Arema Kurnia Meiga sebagai pemain terbaik. ''Kurnia layak memperoleh penghargaan itu karena dia bisa membawa Arema juara meski sebelumnya ditinggal kiper andalan seperi Markus Horison,'' ujar CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono. (kmd)

Distribusi Gelar
Juara : Arema Trofi+medali+Rp2 M
Runner Up : Persipura Trofi+medali+Rp1 M
Pemain Terbaik : Kurnia Meiga (Arema) Trofi
Top Scorer : Aldo Barreto (19 gol) Trofi
Tim Fair play : Sriwijaya FC (35 kk/1 km) Trofi
Pemain Fair play : Eduard Ivakdalam Trofi

Sumber http://sumeks.co.id
Selanjutnya...
0

Ini Dia Daftar "All Star" Djarum ISL

Sabtu, 05 Juni 2010.
Kompetisi Djarum ISL telah selesai dengan Arema sebagai juaranya. Kini tersisa laga eksebisi bertajuk "Perang Bintang" antara Arema melawan 18 pemain pilihan yang tergabung dalam "All Star Djarum" pada Minggu, (6/5/2010).

Selain kontra Arema versus All Star Djarum, pertandingan antara juara ISL U-21 tahun 2009 melawan juara ISL tahun 2010 juga akan digelar. Dari kubu All Star U-21 akan dipimpin Pandji Pragiwaksono sebagai manajer tim sementara dari All Star Djarum ISL oleh Dodi Alex Noerdin.

Sebelum mengadakan pertandingan tesebut, liga akan mengadakan inagurasi untuk mentahbiskan Arema sebagai kampium juara ISL musim 09/10 serta pemberian penghargaan pemain terbaik. Adapun nominasinya adalah : Kurnia Mega (Arema Indonesia), Erick Weeks (Persiwa), Ricardo Salampessy (Persipura), Aldo Beato (Bontang FC), dan Christian Gonzales (Persib).

Berikut susunan pemain All Star Djarum ISL 2010 :

Penjaga Gawang : M. Haris Maulana (Persib) Ferry Rotinsulu (Sriwijaya FC)
Pemain Belakang : Edi Sibung (PSPS) Nova Arianto (Persib) M. Roby (Persisam) Ricardo Salampessy (Persipura) Maman Abdurrahman (Persib)
Pemain Tengah : Diva Tarkas (Psm) M.Ilham (Persija) Atep (Persib) Eka Ramdani (Persib) Zah Rahan (Sriwijaya FC) Firman Utina (Persija) Aldo Baretto (Bontang FC)
Pemain Depan : Christian Gonzales (Persib) Boaz Solossa (Persipura) Bambang Pamungkas (Persija) Park Jung Hwan (Psm)
Pelatih : Jacksen F Tiago (Persipura)

Sumber http://kompas.com
Selanjutnya...
0

Piala Indonesia: Sriwijaya FC Remukkan Mojokerto Putra

Jumat, 04 Juni 2010.
Sriwijaya FC melibas PSMP Mojokerto 10-0 pada babak penyisihan grup J Piala Indonesia, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan, Rabu sore.

Sejak menit awal Laskar Wong Kito gencar melancarkan serangan untuk mengejar selisih gol dibandingkan dua tim lain, yakni Persija dan Persisam yang juga bertanding di tempat berbeda.

Sriwijaya FC (SFC) diharuskan menang dengan skor 5-0 jika Persija dan Persisam bermain dengan skor imbang.

Gol perdana SFC tercipta di menit ke-7 berkat tendangan Anoure Obiora Richard yang mendapat umpan silang Arief Suyono.

Menit 15, Obiora kembali menambah keunggulan menjadi 2-0.

Tak mau ketinggalan, tiga menit berselang giliran gelandang serang Zah Rahan yang menceploskan bola ke gawang setelah bekerja sama apik dengan Keith Kayamba Gumbs.

Gol tambahan dua gol berikutnya dilesakkan Arief Suyono di menit 20 dan Anoure Obiora menit 22 setelah memanfaatkan umpan silang Kayamba.

Obiora kembali mencetak gol di menit 27, mengubah kedudukan menjadi 6-0 .

Gol berikutnya diciptakan Tony Sucipto menit 32 dan Amirul Mukminin menit 42.

Di masa injury time babak pertama, kapten SFC, Kayamba Gumbs, masih sempat menambah keunggulan menjadi 9-0.

Memasuki babak kedua, tim lawan yang sudah kalah telak menerapkan strategi total bertahan, sehingga dapat mementahkan beberapa peluang gol untuk SFC.

Laskar Wong Kito hanya mampu menceploskan satu gol melalui Rahmat Rivai di masa injury time babak kedua, dan mengubah kedudukan menjadi 10-0.
Sumber http://bola.net
Selanjutnya...
 
Blog Laskar Wong Kito © Copyright 2010 | Design By Gothic Darkness |