1

Sriwijaya FC Minus Okto-Thierry Lawan VB Sport

Kamis, 28 April 2011.
Sriwijaya Football Club akan tampil tanpa Oktovianus Maniani dan Thierry Gathuessy pada laga grup F AFC Cup melawan VB Sport di Maladewa, 4 Mei 2011.

Okto mendapatkan kartu merah pada pertandingan sebelumnya yakni melawan Song Lam Nghe An, di Vietnam, Selasa (26/4). Sementara, Thierry mendapatkan akumulasi kartu kuning, kata assiten manajer Jamalluddin di Palembang, Rabu (27/4).

Kondisi ini akan sangat merugikan "Laskar Wong Kito", karena kedua pemain itu merupakan andalan tim.

"Okto dan Therry merupakan andalan tim karena memiliki kualitas di atas rata-rata. Meski tanpa kehadiran kedua pemain itu, kami tetap optimistis bisa meraih kemenangan saat bertandang ke VB Sport agar lolos ke babak 16 besar," kata dia.

Hal senada disampaikan pelatih SFC Ivan Kolev.

"Peluang SFC untuk lolos ke babak selanjutnya masih terbuka karena sementara ini menduduki posisi runner-up grup dan masih ada dua pertandingan lagi," kata Kolev.

Sementara ini, SFC menduduki peringkat kedua grup dengan raihan tujuh angka, dan peringkat pertama ditempati oleh TSW Pegasus (Hongkong) dengan torehan sembilan angka. Sedangkan peringkat ketiga ditempati Song Lam Nghe An (Vietnam) dengan senam angka, dan VB Sport (Maladewa) dengan hanya meraih satu angka.

"Laskar Wong Kito" masih harus melakoni dua laga, melawat ke Maladewa menjajal VB Sport dan menjamu TSW Pegasus (Hongkong) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, 11 Mei 2011.

"Dua tim yang tersisa, memang saat ini berada dibawah SFC. Tapi, hal itu tidak membuat kami lengah dan menguragi kewaspadaan. Sebagai pelatih saya harus meloloskan target awal terlebih dahulu yakni masuk ke babak 16 besar," kata pelatih asal Bulgaria itu.
Sumber http://goal.com
Selanjutnya...
0

Fokus Hadapi Lawatan Maladewa

Para punggawa Sriwijaya FC diminta melupakan kekalahan 0-4 dari Song Lam Nghe An, Selasa (26/4/2011) dan bangkit serta fokus menghadapi lawatan ke Maladewa pada 4 Mei 2011 mendatang.

"Lupakan kekalahan lawan Song Lam dan bangkit. Sebab kita harus fokus menghadapi VB Sports dan harus meraih poin di Maladewa," kata bek Thierry Gathuessi, Rabu (27/4/2011).

Menurut dia, fokus di Maladewa adalah kunci bagi SFC untuk memastikan tiket lolos ke babak 16 besar. Meski kalah cukup telak, bek asal Kamerun ini yakin mampu bangkit dan meraih poin maksimal di Maladewa.

"Kami yakin bisa mencapai target untuk meraih poin, tentunya harus bekerja lebih keras lagi," jelas Thierry.
Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
0

WNI Vietnam Dukung Sriwijaya FC Lawan Song Lam

Jumat, 22 April 2011.
AFC CUP : Song Lam Nghe An VS Sriwijaya Fc, Selasa 26 April 2011 Pukul 15:30 WIB Live RCTI.



SFC tidak akan sendirian berjuang menghadapi Song Lam Nghe An di ajang Asian Football Confederation (AFC) Cup di Vietnam. Sebab puluhan warga Indonesia di Vietnam akan memberikan dukungan secara langsung kepada Laskar Wong Kito pada 26 April 2011 nanti.

“Informasi mengenai dukungan kepada SFC saat melawan Song Lam Nghe An nanti kita peroleh melalui fax dari KBRI yang dikirimkan langsung oleh Duta Besar RI Pitono Purnomo, melalui Conselor Pensosbud I Nyoman Gumitha, bahwa mereka akan memobilisasi masa WNI di Vietnam untuk mendukung SFC,” ungkap Faisal Mursyid Sekretaris Sriwijaya Optimis Mandiri (PT.SOM), Jumat (22/4).
Sumber http://sripoku.com
Menurut Faisal, Dubes Republik Indonesia (KBRI) untuk Vietnam di Hanoi menyatakan jika pihaknya siap melakukan mobilisasi masyarakat Indonesia untuk datang langsung ke Vinh Stadium dan mendukung langsung Sriwijaya FC.“Mereka juga mengatakan telah meneyebarluaskan informasi mengenai kedatangan dan rencana pertandingan SFC sebagai wakil Indonesia di Piala AFC kepada seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang ada disana ,” lanjut Faisal.

Dengan demikian, Ponaryo Astaman dkk tidak akan sendirian berjuang, mereka bisa all out dalam mengeluarkan penampilan terbaiknya di lapangan sehingga hasil maksimal bisa diperoleh dan melancarkan langkah SFC ke babak selanjutnya serta mencapai target menuju semi final seperti yang harapkan. Namun sayangnya lanjut Faisal, sebagian besar masyarakat Indonesia di Vietnam tinggal di Kota Ho Chi Minh dan Hanoi, sedangkan Kota Nghe An terletak sekitar 6-7 jam perjalanan darat dari Hanoi, sehingga kemungkinan besar jumlah warga yang datang tidak banyak. Tetapi yang pasti pihak KBRI akan memfasilitasi kedatangan warga yang ingin menonton ke stadion.

Sementara itu pelatih Sriwijaya FC Ivan Venkov Kolev mengatakan, dukungan moril dari para suporter Indonesia yang ada di Vietnam akan sangat membantu perjuangan anak-anak asuhnya. Apalagi dalam laga tersebut tim tuan rumah akan bermain ngotot dan ingin memperoleh kemenangan untuk membalas kekalahan saat pertandingan sebelumnya.“Tentu saja sebuah keuntungan besar apabila ada suporter Indonesia disana ketika kita berhadapan dengan Song Lam Nghe An nanti. Karena pastinya motivasi kita untuk menang sangat besar dan meraih poin makin meningkat,’’pungkasnya.



Selanjutnya...
0

PERSIB Menundukkan SRIWIJAYA FC

Persib sukses membalas kekalahan memalukan 4-1 mereka di Jakabaring pada putaran pertama, dengan menundukkan Sriwijaya FC 1-0 di Stadion Jalak Harupat, Jumat (22/4).

Tampil di depan pendukungnya sendiri, Persib tak ingin kehilangan muka. Terbukti sejak menit pertama tim Maung Bandung ini tampil agresif menggempur pertahanan Sriwijaya FC.

Namun Sriwijaya tidak mau begitu saja bertahan, baru 3 menit pertandingan berjalan, Sriwijaya nyaris unggul jika saja Keith Kayamba Gumbs dalam posisi yang tepat untuk menendang bola.

Tim tamu kembali nyaris saja menciptakan gol bunuh diri yang akan menguntungkan tuan rumah ketika terjadi kesalahpahaman antara bek Thierry Gathuessy dengan kiper Ferry Rotinsulu. Thierry yang berusaha menghalau datangnya bola malah mengarahkan si klit bundar ke arah gawang sendiri. Beruntung, bola hanya menyamping dari gawang Sriwijaya FC.

Persib meneruskan tusukannya ke gawang Sriwijaya, kali ini lewat kerja sama striker Cristian Gonzales dengan Matsunaga Shohei. Sayangnya Matsunaga terjebak perangkap offside dan membuyarkan harapan Persib mencetak gol.

Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang di menit ke-33. Berawal dari tendangan bebas Miljan Radovic, Hilton menanduk bola ke gawang Ferry Rotinsulu. Bola tak bisa diatasi oleh Ferry dan membawa keunggulan bagi Persib Bandung dan membuat penonton di stadion Jalak Harupat bergemuruh.

Sriwijaya mencoba membalas melalui kombinasi serangan dari kedua sayap dan lini tengah. Namun hingga wasit Jiiy meniup peluit berakhirnya babak pertama, Persib masih memimpin 1-0.

Di babak kedua Sriwijaya tampil lebih percaya diri, mengandalkan pengalaman mereka membekuk Persib Bandung 4-1 di Jakabaring, Sriwijaya bermain lebih terbuka untuk menarik pemain lawan ke area mereka.

Persib bereaksi positif, lewat sebuah serangan balik yang cepat, Persib hampir saja menggandakan keunggulan. Tendangan lob Matsunaga mengecoh Ferry yang terlalu maju meninggalkan gawangnya. Sayangnya bola hanya dua kali membentur mistar gawang sebelum keluar meninggalkan lapangan.

Tensi permainan meningkat seiring derasnya seranagn dari kedua kubu. Dan disaat upaya Sriwijaya selalu menemui jalan terjal, Persib hampir saja menggandakan kedudukan. Aksi ceroboh Ferry Rotinsulu yang gagal mengantisipasi umpan silang Isnan Ali hampir saja memberikan keuntungan bagi Persib, jika pemain bertahan Sriwijaya tidak sigap menghadang.

Di akhir pertandingan, Sriwijaya mendapatkan kesempatan emas memanfaatkan kesalahan Maman yang luput menghalau bola. Beruntung ada Markus Horison yang jatuh bangun menutup ruang tembak Rendy Siregar. Tidak ada tambahan gol yang terjadi hingga wasit meniup peluit panjang, dan Persib sukses membalas kekalahan mereka atas Sriwijaya pada putaran pertama.

Dengan tambahan 3 poin ini, Persib Bandung naik ke posisi ke-7 menggeser Persiwa Wamena. Sementara kegagalan Sriwijaya meraup poin tidaj merubah posisi mereka di papan klasemen. Tim kebanggaan publik Palembang ini masih bercokol di peringkat ke-5 Klasemen sementara Liga Super Indonesia musim ini. (bola/mac)

Sumber http://bola.net

Selanjutnya...
0

Hapus Tren Megatif Away

Kamis, 21 April 2011.
Putaran kedua musim ini, Sriwijaya FC tampil garang saat bermain di kandang sendiri. Dibuktikan, dari lima laga yang telah dijalani dari segala ajang, Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) hanya menuai satu kali seri. Sisanya, skuadra Ivan Kolev selalu menang. Terakhir, tim double winner 2007 itu sukses menumbangkan Bontang FC dengan skor telak 4-1, Sabtu (16/4) lalu.
Tapi, hasil itu bertolak belakang dengan yang ditorehkan saat bermain away. Tim double winner itu terbilang memble. Ya, dari tiga laga yang telah dijalani pada putaran kedua ini, Sriwijaya hanya mampu menahan imbang 1-1 dari Arema FC, Minggu (27/3) lalu.
Nah, saat hadapi Persib Bandung, pada laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Jalak Harupat, Kutawaringin, Kabupaten Bandung, besok (22/4), skuadra Ivan Kolev berambisi untuk menghapus tren negatif itu. “Kami ingin memetik kemenangan lawan Bandung nanti. Mudah-mudahan tren yang dinilai negatif saat bermain di away bisa hilang saat lawan Persib,” kata pelatih Sriwijaya FC, Ivan Kolev.
Terget petik kemenangan juga dibidik untuk mengejar finis di peringkat tiga besar. Saat ini, tim juara Piala Indonesia tiga kali berturut-turut itu masih bercokol di peringkat kelima dengan koleksi 34 poin dari 21 laga.
Bila sukses memetik tiga poin, maka Sriwijaya berhak masuk big four sekaligus menggusur Persija Jakarta yang berada di peringkat ke-4 dengan torehan 34 poin. Serta mampu menempel ketat peringkat tiga, Arema FC yang mengoleksi 37 poin dari 21 laga.
“Kami tetap mematok tiga besar musim ini. Dan itu tidak akan kami ubah meski keadaan sulit kami jalani. Untuk itu, kami berharap Sriwijaya selalu menang di setiap pertandingan. Termasuk lawan Persib,” kata Direktur Teknik dan SDM, PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM), Hendri Zainuddin, kemarin (20/4).
Tapi, Sriwijaya tak boleh jumawa saat hadapi tim Maung Bandung (julukan Persib). Sebab, spirit Cristian Gonzales dkk sedang naik dua ratus persen. Ini setelah, Persib tumbang 0-1 dari PSPS Pekanbaru (18/4) lalu. Praktis, skuadra Daniel Roekito tak mau menelan pil pahit kali keduanya.
Bukan hanya itu, kemenangan menjadi harga mati bagi Maung Bandung. Ini untuk memenuhi ambisi tim asal Kota Kembang itu bisa tembus lima besar di musim ini. Saat ini, Persib masih bercokol di peringkat ke-9 dengan torehan 29 poin dari 23 laga yang telah dijalani.
Motivasi Eka Ramdani dkk bakal semakin mengganda lantaran Pangeran Biru (julukan lain Persib) ingin membalas kekalahan pada leg pertama. Saat itu, Persib harus tunduk 1-4 dari Sriwijaya di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, (12/1) lalu. “Sekarang kondisi tim sudah tidak ada masalah. Kami harus bisa membayar kegagalan lalu dengan kemenangan. Tapi, kami harus waspada,” kata gelandang Persib, Eka Ramdani.
Modal Persib untuk membalas dendamnya cukup besar. Selain bakal mendapat dukungan suporter, Persib juga unggul soal head to head dari Sriwijaya FC. Dari 13 kali bentrok, Persib mampu mengoleksi 6 kali kemenanngan. Serta 3 kali seri dan 4 kali menelan kekalahan. Praktis, dengan hasil itu menjadi motivasi tersendiri bagi Persib untuk memperbaiki prestasinya yang dinilai masih belum maksimal.
Untuk memuluskan misi tersebut, Persib sendiri sudah mulai melakukan berbagai persiapan. Pascatumbang 0-1 dari PSPS, (18/4) lalu, Persib langsung menggelar latihan rutin. “Hari ini (kemarin, red) kami libur satu hari. Ini untuk pemulihan pemain yang baru saja menjalani laga berat. Besok (Hari ini, red) kami sudah mulai latihan guna persiapan hadapi Sriwijaya FC,” kata pelatih Persib, Daniel Roekito.
Coach Daniel Roekito juga sudah mulai melakukan evaluasi kepada anak asuhnya jelang hadapi Sriwijaya nanti. “Kami terus berbenah. Evaluasi terus kami lakukan demi mendapatkan hasil maksimal. Yang penting saat ini bagaimana mengendalikan emosi dan bermain dengan teknik baik,” pungkasnya. (mg43)
Sumber http://sumeks.co.id
Selanjutnya...
0

Jelang PERSIB vs SRIWIJAYA FC

Persib Bandung dan Sriwijaya FC (SFC) akan bersitegang dalam lanjutan Kompetisi Djarum Indonesia Super League (ISL) 2011.

Mereka ingin memaksimalkan laga itu dengan kemenangan saat bentrok di Stadion Jalak Harupat,Soreang,Bandung, Jawa Barat,besok. Kemenangan memang diusung kedua tim,terutama Persib yang akan bertindak sebagai tuan rumah.Maung Bandungingin memanfaatkan keunggulan itu untuk revengesekaligus sebagai psywarsebelum menjalani pertandingan tersebut. Kapten Persib Eka Ramdani mengatakan,pihaknya ingin balas dendam setelah dipermalukan SFC 1-4,saat sowan ke Gelora Jakabaring,Palembang,di putaran pertama,Januari lalu.Pemain asal Purwakarta ini bahkan tak sabar ingin merealisasikannya.

Eka ingin target kemenangan akan meningkatkan motivasi bertanding Maung Bandungselepas ditaklukkan PSPS Pekanbaru 0-1,Senin (18/4).Dia optimistis timnya akan melakukannya karena mendapatkan pelajaran berharga setelah dipukul PSPS.”Tentu saja saya kecewa dengan hasil kekalahan dari PSPS.Punya banyak peluang,tapi tak bisa menjadi gol.Tapi,sudahlah,fakta itu jadi pelajaran buat pertandingan nanti. Sekecil apa pun peluang harus menjadi gol,” kata gelandang berusia 26 tahun tersebut. Menurut Eka,timnya memang harus berbenah sebelum menghadapi SFC.Sebab,Persib masih banyak kelemahan.Selain buruk dalam penyelesaian akhir,pemain Persib masih kurang sabar.Semoga dalam pertemuan kontra SFC kekurangan itu tak akan memengaruhi perjuangan anak-anak Bandung.

Eka pun mengharapkan timnya jangan menganggap remeh Firman Utina dkk meski tampil di kandang sendiri.”Sekarang kondisi tim sudah tidak ada masalah.Kami harus membayar kekalahan itu dengan kemenangan di pertandingan berikutnya. Kami harus lebih jeli lagi dalam memanfaatkan momentum,”paparnya. Terakhir kali Persib merasakan kemenangan atas SFC di kandang tersaji pada ISL musim 2009/2010.Eka yang turun penuh saat itu berhasil membawa timnya menang tipis 1-0.Gol tunggal Cristian Gonzales membawa publik Bandung begitu sumringah saat memadati Stadion Siliwangi.Memori manis itu yang akan diulang timnya saat kembali berjumpa SFC.

Sementara Pelatih SFC Ivan Venkov Kolev optimistis timnya akan mengimbangi permainan tuan rumah,terutama menekan agresivitas menyerang yang bakal diinstruksikan Pelatih Persib Daniel Roekito. Dengan membawa 18 pemain terbaik yang berangkat meninggalkan Palembang,kemarin, Kolev antusias akan melanjutkan tren positif atas Persib musim ini.Sebab,mantan arsitek tim nasional Indonesia ini menyadari tidak ada yang tak mungkin dalam sepak bola.

Asalkan para pemain mau bekerja keras di lapangan sepanjang pertandingan dan menjaga konsentrasi dengan menampilkan permainan disiplin,tim mana pun bisa dikalahkan.” Sepak bola itu mengenai kerja sama tim yang dibangun 11 orang pemain,bukan hanya satu atau dua orang.Jika pemain kami bisa menjaga irama permainan dan komunikasi antarpemain serta menjalankan instruksi dengan benar,mengalahkan Persib di kandangnya bukan hal yang mustahil untuk dilakukan,”ungkap Kolev. Pria berkebangsaan Bulgaria ini menyadari tidak mudah mewujudkan semua itu. SFC juga butuh keberuntungan karena tuan rumah tentu tidak mau kembali tergelincir untuk kedua kali setelah pada pertandingan sebelumnya kalah dari PSPS.Mereka diprediksi akan tampil maksimal.

”Persib pasti sangat ingin menang,kami juga demikian.Kami membutuhkan kemenangan agar mental para pemain lebih tinggi saat menghadapi Song Lam Nghe An,”ujar Kolev.

Sumber http://12paz.blogspot.com
Selanjutnya...
0

Sriwijaya FC Tampil Perkasa Atas Bontang FC

Sabtu, 16 April 2011.
Sriwijaya FC berhasil mengungguli Bontang FC 4-1, pada pertandingan Liga Super Indonesia, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/4) petang.

Gol kemenangan tuan rumah dicetak pada babak pertama dan kedua, dengan kedudukan pada babak pertama masih 2-1 untuk Sriwijaya FC (SFC).

Budi Sudarsono pada menit kelima berupaya menendang bola ke mulut gawang, namun bola masih berada di atas mistar gawang.

Begitu pula Kayamba pada menit ke-7 kembali menendang bola dengan keras, tetapi si kulit bundar melebar sehingga kesempatan emas belum membuahkan hasil.

Namun pada menit ke-13, kesebelasan Sriwijaya FC berhasil memasukkan gol melalui tendangan Budi Sudarsono, sehingga kedudukan menjadi 1-0 untuk tuan rumah.

Dengan kemasukan satu gol tersebut, membuat kesebelasan tamu memaksimalkan serangan dan pada menit ke 20 Bontang berhasil memasukkan bola melalui tendangan Kenji Adachihara sehingga kedudukan sama 1-1. Sriwijaya kembali unggul memasuki menit ke-22. Jajang Mulyana berhasil mencetak gol memanfaatkan bola muntah dan menutup skor babak pertama menjadi 2-1.

Dua gol lagi untuk SFC, dihasilkan oleh Ponaryo Astaman pada menit ke-55, dan gol terakhir (keempat) dicetak oleh Oktovianus Maniani pada menit ke-59.

Kemenangan kesebelasan berjuluk "Laskar Wong Kito" tersebut disambut gembira ribuan penonton yang menyaksikan pertandingan itu.

Dalam pertandingan ini, baik pada babak pertama maupun kedua, kesebelasan SFC terus berusaha melakukan dominasi dan serangan, sehingga banyak kesempatan untuk memasukkan bola ke gawang lawan.

Pemain kesebelasan tamu justru semakin kewalahan, apalagi di babak kedua setelah kedudukan berubah menjadi 4-1 untuk kemenangan tuan rumah mereka seperti pasrah.

Pelatih Bontang FC, Fakhri Husaini, melakukan penggantian pemain untuk bisa mengimbangi tim Sriwijaya FC, namun belum juga bisa mengubah kedudukan.

Bukan itu saja upaya yang dilakukan tim dari Kalimantan Timur itu, terlihat berupaya pula mengubah taktik bermain, namun tetap saja tim tuan rumah lebih unggul.

Sriwijaya FC pada babak kedua, justru terus melakukan penekanan untuk menambah angka, namun kedudukan tetap 4-1 hingga berakhir pertandingan। (ant/lex)
Sumber http://bola.net
Selanjutnya...
0

Kebangkitan Laskar Wong Kito

Rabu, 13 April 2011.
Peluang Sriwijaya FC (SFC) melaju ke babak perempat final Piala AFC 2011 terbuka lebar. Laskar Wong Kito membuka kesempatan itu setelah mengandaskan wakil Vietnam Song Lam Nghe An,3-1,di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring,Palembang,Sumatera Selatan, kemarin.

Kemenangan itu memang membuka kesempatan SFC tampil di level lebih tinggi lagi.Apalagi,melihat performa luar biasa yang ditunjukkan tim besutan Pelatih Ivan Kolev tersebut.Meski kehilangan satu pemain setelah Bobby Satria diusir wasit asal Korea Selatan (Korsel) Ko Hyung-jin karena menekel Nguyen Ngoc Anh pada menit ke-33,penampilan tuan rumah tak mengendur.

Striker SFC Keith Kayamba Gumbs membuktikan tingginya determinasi yang ditunjukkan tuan rumah.Dia memberikan keunggulan terlebih dahulu pada menit ke-12.Bahkan,selepas Bobby ke luar lapangan, permainan SFC membaik.Thierry Gathussi menggandakan kemenangan tuan rumah pada menit ke-75.Sementara Budi Sudarsono melengkapi pesta SFC dua menit kemudian.

Sementara tim tamu mampu memperkecil keadaan melalui Nguyen Cong pada menit ke-56. Pelatih SFC Ivan Kolev mengaku sempat cemas setelah Bobby keluar lapangan. Kekhawatiran mantan pelatih Persija Jakarta itu terbukti setelah Nguyen mampu menyamakan kedudukan. Kendati demikian,keuntungan sepertinya masih berpihak kepada SFC. Meski kalah jumlah pemain,timnya mampu mengungguli wakil Vietnam tersebut.

Prestasi itu membuat Laskar Wong Kitomasih kukuh di puncak klasemen Grup F.’’Saya pikir tim ini masih diliputi keberuntungan, terutama dijauhkan dari ancaman tim lawan yang terus melakukan intervensi,”kata Kolev seusai pertandingan,kemarin. Menurut Kolev,keuntungan itu membuatnya memiliki ekspektasi tinggi dalam perjalanan timnya pada babak selanjutnya.Dia optimistis SFC akan menembus fase berikutnya jika terus bermain konsisten. Namun,Kolev mencermati masih ada beberapa kekurangan saat menghadapi Song Lam Nghe An.

Salah satunya kecerobohan yang dilakukan Bobby terhadap pemain lawan.’’Saya pikir tindakan yang dilakukan Bobby tak perlu dilakukan.Beruntung tim ini masih mampu mengimbangi,bahkan memenangi pertandingan tersebut,”ujarnya. Karena itu,Kolev berharap kekurangan tersebut akan teratasi saat timnya dituntut kembali memberikan penampilan sempurna di Indonesia Super League (ISL). Dalam waktu dekat ini,SFC akan menjamu Bontang FC di Jakabaring,Sabtu (16/4).

Sementara wingerSFC Oktavianus Maniani menambahkan timnya sudah memberikan performa terbaik.Dia optimistis pencapaian maksimal itu akan meningkatkan kepercayaan timnya saat menghadapi Bontang.’’ Tak ada yang perlu dikhawatirkan lagi. Kami siap mengamankan kemenangan atas Bontang di Jakabaring,”tutur Oktavianus. Pelatih Song Lam Nghe An,Nguyen Huu Tang,begitu kecewa timnya gagal memaksimalkan keunggulan jumlah pemain.Padahal, dia sempat optimistis akan memetik kemenangan selepas Bobby dikeluarkan. ●edi yuli
Sumber http://seputar-indonesia.com
Selanjutnya...
1

Sriwijaya FC Tumbangkan Persisam

Sabtu, 09 April 2011.
Sriwijaya FC berhasil mengalahkan kesebelasan Persisam Samarinda pada pertandingan Liga Super Indonesia di Stadion Gelora Srwijaya Jakabaring Palembang, Sabtu (09/4) dengan skor 3-1.

Kemenangan "Laskar Wong Kito" itu disambut gembira ribuan penonton yang menyaksikan pertandingan tersebut. Dua gol untuk tuan rumah diciptakan pada babak pertama pertandingan berlangsung.

Gol pertama diciptakan Ponaryo Astaman dengan memanfaatkan umpan Jajang Mulyana pada menit ke 30. Dengan kemasukan satu gol itu membuat tim tamu menjadi kewalahan sehingga memaksimalkan serangan.

Tidak lama berselang Jajang Mulyana juga memasukan gol kedua untuk tim Sriwijaya FC pada menit ke 33, sehingga kedudukan 2-0 untuk tuan rumah pada babak pertama.

Sementara pada babak kedua tim tamu yang diarsiteki Hendri Susilo itu terus meningkatkan pola penyerangan, sehingga bisa memperkecil kekalahan setelah Julio Lopez memasukan bola ke jala gawang tuan rumah pada menit ke 57 pertandingan berlangsung.

Dengan memasukan satu gol tersebut membuat kedudukan menjadi, 2-1 untuk keunggulan tim tuan rumah. Memang, kesebelasan yang sudah menjadi perhitungan lawan tersebut pada babak kedua sering menguasai bola, sehingga pemain Sriwijaya FC sering kewalahan.

Pertandingan cukup menarik perhatian penonton itu, kedua tim bergantian menguasai pertahanan lawan, tetapi kesempatan emas yang ada itu belum juga berhasil mengubah kedudukan.

Bahkan, Persisam sering melakukan pergantian pemain untuk bisa menyamakan kedudukan.

Begitu juga kesebelasan Sriwijaya FC memasukan Firman Utina menggantikan, Kim Yong He.

Sementara pada menit menit terakhir kesebelasan Sriwijaya FC kembali menciptakan gol melalui tendangan Arif Suyono, sehingga memperbesar kemenangan menjadi 3-1 untuk tuan rumah.

Pelatih Sriwijaya FC, Ivan Kolev menyatakan merasa puas atas kemenangan tersebut, karena itu berkat kerja keras pemain dengan mendapat dukungan penonton.

"Kemenangan itu akan menjadi modal dalam mengikuti pertandingan berikutnya," kata Kolev.

Hendri Susilo, pelatih Persisam mengakui Sriwijaya FC banyak kemajuan, sehingga kesebelas binaannya belum bisa berbuat banyak.

"Awal pertandingan Persisam memang mampu menguasai pertahanan lawan, namun 20 menit kemudian mulai kewalahan," katanya.

"Kekalahan tersebut akan dijadikan bahan evaluasi supaya dalam pertandingan berikutnya kekuatan semakin maksimal," tambah Hendri Susilo
Sumber http://bola.net
Selanjutnya...
0

SRIWIJAYA vs PESISAM

Kamis, 07 April 2011.
Juru taktik Sriwijaya FC Ivan Venkov Kolev waspadai kekuatan Persisam Putra Samarinda. Pesut Mahakam (julukan Persisam) punya sederetan pemain berkualitas. Meskipun demikian ada satu pemain yang bakal menjadi pusat perhatiannya. Ya, bomber Julio Lopez atau J-Lo.
Menurut Kolev pemain asal Cili tersebut punya skill menawan dan garang di depan gawang. Terbukti dari 20 kali penampilan pada kompetisi Djarum Indonesia Super League (DSIL) J-Lo (sapaan akrab Julio Lopez) mampu ciptakan 9 gol. “Memang J-Lo sangat berbahaya. Pemain seperti dia (J-L0, red) tidak bisa dibiarkan begitu saja,” kata Kolev sapaan karibnya kemarin, (7/4).
Karena itu Kolev tidak diam saja. Dia mengaku telah menyiapkan jurus maut untuk mengantisipasi serangan J-LO. Namun sayang Kolev tidak mau bicara soal strategi yang bakal diterapkan. “Kami sudah pelajari gaya permainan Persisam tidak terkecuali J-Lo. Selain putar beberapa video pertandingan Persisam, kami juga analisa hasil pertemuan pertama saat kalah 1-4 di Stadion Segiri Samarinda (16/1) lalu,” tambah dia.
“Intinya pemain harus bisa kerja maksimal dan bermain all out. Untuk pemain belakang jelas harus bisa lebih displin. Tak begitu bermasalah meski Supardi dan Thierry Gathuessi absen lantaran akumulasi dan Claudiano Alves dos Santos terancam tidak tampil lantaran masih belum 100 persen fit,” tambah dia.
Sedangkan J-LO sendiri dalam keadaan lebih bugar dan on fire. Sebab dia absen pada derby Borneo versues Bontang FC (2/4) lalu. Sebelumnya mantan pemain PSIS Semarang ini menjadi satu-satunya pemain yang sukses ciptakan gol pada laga Persisam kontra Pelita di Samarinda (20/3) lalu. J-Lo juga sempat ciptakan dua gol kegawang Sriwijaya FC pada pertemuan pertama lalu.
“Tidak ada masalah dengan kebugaran saya. Kalau diberi kesematan saya akan berusaha tampil maksimal. Sudah tentu ingin cetak gol tapi saya lebih utamakan kemenangan tim,” timpal J-Lo saat mendarat di Hotel The Aryaduta Palembang kemarin, (7/4).
Pemain belakang Bobby Satria mengakui, J-Lo memiliki naluri menyerang yang cukup besar apalagi diimbangi dengan kemampuannya menembus kotak penalti lawan. Mobilitas J-Lo ini harus diwaspadai agar tidak menimbulkan bahaya bagi gawang. Para pemain belakang jangan sampai terpengaruh oleh manuver J-Lo yang bisa bergerak ke berbagai tempat.
Memang diakui Bobby gerakan J-Lo harus selalu diwaspadai, tapi tidak perlu sampai mengikutinya gerakannya, karena itu justru akan menimbulkan bahaya. ’’Yang penting harus disiplin menjaga lini depan Persisam, karena mereka punya pergerakan yang bagus. Jangan sampai terpengaruh oleh gerakan mereka, tapi tetap disiplin menjaga daerahnya,’’ jelas dia
Sumber http://sumeks.co.id
Selanjutnya...
1

Siap Tampung Bachdim

Rabu, 06 April 2011.
Upaya Badan Timnas Indonesia (BTN), akan memindahkan Irfan Bachdim ke klub Super Liga disambut baik oleh Sriwijaya FC. Bahkan, tim berjuluk Laskar Wong Kito itu siap menampung pemain kelahiran Amsterdam, Belanda, 11 Agustus 1988 itu.
“Kami akan mencoba berkoordinasi dengan BTN soal Irfan Bachdim. Kami akan mencoba mendekati mereka untuk bisa mendapatkan tenaga Irfan Bachdim,” kata Direktur Teknik dan SDM, PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM), Hendri Zainuddin, kemarin (5/4).
Bahkan, demi keseriusannya itu, tim juara double winner 2007 itu berencana mengontrak Bachdim hingga dua musim ke depan. “Minimal kami akan mengontrak dua musim langsung. Ini bukti keseriuasan kami untuk mendapatkan tenaga Bachdim,” lanjutnya.
Apakah sudah mendapat restu pelatih Ivan Kolev? “Soal disetujui atau tidak oleh pelatih nanti. Itu menjadi urusan kami untuk berkoordinasi dengan pelatih. Terpenting, kami ingin mendapatkan tenaga Bachdim,” imbuhnya.
Wajar, bila Sriwijaya kesengsem dengan Irfan Bachdim. Ya, pemain berpostur 172 itu merupakan pemain berkualitas musim ini. Meski masih terbilang muda, Bachdim merupakan salah satu striker yang ditakuti.
Selain mempunyai skill di atas rata-rata, mantan pemain FC Utrecht itu juga termasuk striker haus gol. Terbukti, bersama Timnas Indonesia, Bachdim mampu mengoleksi 2 gol dari 8 laga yang dijalaninya.
Tak hanya itu, perekrutan Irfan Bachdim juga untuk menambah daya gedor Sriwijaya. Maklum, saat ini Sriwijaya masih butuh striker yang haus gol. Saat ini, untuk suksesor, baru Budi Sudarsono dan Keith Kayamba Gumbs yang terbilang produktif. Striker lainnya sekelas Rudi Widodo, Korinus Fringkeuw dan Jajang Mulyana dinilai masih belum maksimal. Praktis, Sriwijaya butuh suntikan tenga Striker hasu gol.
Nah, untuk memuluskan misinya, Sriwijaya akan mencoba berkoordinasi dengan BTN atau PSSI, Menegpora atau pihak terkait soal administrasinya. “Bagaimana peraturannya akan kami koordinasikan dulu. Agar nantinya tidak ada masalah,” tambahnya.
Wacana pemindahan klub Irfan Bachdim ke Super Liga agar mantan pemain HFC Haarlem itu bisa memperkuat Timnas. Sebab, bila masih bersama dengan Persema, maka Bachdim tak bisa memperkuat Timnas. Sebab, Liga Primier Indonesia (LPI) tempat Persema bernaung tidak diakui oleh PSSI. “Kan peraturan harus dari klub resmi. Salah satu caranya ya harus ke Super Liga, biar bisa memperkuat Timnas,” pungkasnya.
Sumber http://sumeks.co.id
Selanjutnya...
0

Ambisi Gol Perdana

Senin, 04 April 2011.

STRIKER Jajang Mulyana selalu rutin mencetak gol dalam laga ujicoba Sriwijaya FC. Ia menyumbang satu gol ketika Laskar Wong Kito melakukan ujicoba di Stadion Serasan Sekate Sekayu Muba, Minggu (3/4). Namun dalam laga resmi Jajang belum mencetak sebiji gol pun untuk SFC.

Padahal mantan pemain Boavista, klub Brazil ini memiliki banyak peluang dan memiliki kemampuan lengkap sebagai seorang goal getter. Setidaknya Jajang sudah diturunkan dalam tiga laga resmi SFC.

“Dia hanya perlu waktu untuk mencetak gol dan saatnya akan tiba karena dia memiliki kemampuan untuk mencetak gol,” kata pelatih SFC, Ivan Kolev, Senin (4/4).

Menurut Kolev, kedatangan Jajang memberikan alternatif pilihan di lini depan seiring dengan cederanya Rudi Widodo. Kemampuan Jajang pun sudah dibuktikan dengan pemanggilan pihak Timnas agar memperkuat Tim SEA Games.

Apalagi menurut Kolev, pemilik postur 181 cm ini sudah kembali fit dan memiliki peluang untuk diturunkan, apalagi striker Budi Sudarsono masih cedera tulang rusuk karena disikut pemain belakang Arema.

“Dia mampu membuka ruang dan kuat dalam melindungi bola, ia bisa diturunkan saat menghadapi Persisam, apalagi Budi masih cedera rusuk kiri,” kata Kolev.

Sementara Jajang Mulyana mengaku sudah fit dan siap diturunkan menghadapi Persisam, baginya sudah menjadi tugas seorang striker untuk mencetak gol dan dia akan berusaha sekuat tenaga untuk menjalankan perannya di lini depan.

“Mencetak gol memang sudah menjadi tugas penyerang, tetapi bagi saya yang paling penting bagaimana caranya membawa SFC meraih kemenangan dalam setiap laga sisa,” tegas Jajang.
Sumber http://sripoku.com
Selanjutnya...
 
Blog Laskar Wong Kito © Copyright 2010 | Design By Gothic Darkness |